Kereta api Malabar

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
(Dialihkan dari KA Malabar)
Lompat ke: navigasi, cari
Kereta api Malabar
Plat nama KA Malabar.png
CC 206 13 74 Malabar kesiangan.jpg
KA Malabar mengalami keterlambatan total pada tanggal 30 Oktober 2016 dikarenakan kecelakaan di Sragen.
Informasi umum
Jenis kereta api Kereta api ekspres
Status Beroperasi
Lokal Daerah Operasi II Bandung
Mulai beroperasi 30 April 2010
Pemilik PT Kereta Api Indonesia
Penumpang harian 1.044 penumpang per hari (rata-rata)
Perjalanan
Relasi perjalanan Bandung-Malang, pp.
Jumlah perhentian Lihatlah di bawah.
Jarak tempuh 779 km
Waktu tempuh rata-rata 16-17 jam (rata-rata)
Frekuensi perjalanan harian Sekali pergi pulang sehari
Nomor kereta api 99-100
Jenis rel Rel berat
Pelayanan
Kelas Eksekutif, bisnis, dan ekonomi AC plus
Susunan tempat duduk 50 tempat duduk disusun 2-2, reclining and revolving seat (eksekutif)
80 tempat duduk disusun 2-2, reclining seat (bisnis)
106 tempat duduk disusun 3-2 saling berhadapan (ekonomi AC plus)
Fasilitas kereta makan Ada, dapat memesan sendiri makanan di kereta makan yang tersedia.
Jenis kaca jendela Kaca panorama dupleks, dengan tirai, lapisan laminasi isolator panas.
Fasilitas hiburan Ada (kereta eksekutif)
Bagasi Ada
Lain-lain Lampu baca, toilet, alat pemadam api ringan, rem darurat, AC, peredam suara.
Teknis sarana dan prasarana
Lokomotif CC206
Lebar sepur 1.067 mm
Elektrifikasi -
Kecepatan operasional 70 s.d. 100 km/jam
Pemilik prasarana Ditjen KA, Kemenhub RI
Nomor pada jadwal 99-100
Peta rute

Peta rute KA Malabar dan KA Kahuripan

  • Malabar dengan relasi Bandung-Malang.
  • Kahuripan dengan relasi Kiaracondong-Kediri.

Keterangan:

  • KA Malabar tidak berhenti di Lempuyangan dan Purwosari
  • KA Kahuripan tidak berhenti di Yogyakarta Tugu dan Solo Balapan
ke Jakarta
Continuation backward
Bandung
Station on track
Kiaracondong
Station on track
Jalan Soekarno-Hatta
Unknown route-map component "AKRZ-AUKum"
Jalan Tol Padalarang-Cileunyi
Unknown route-map component "AKRZ-UKu"
Cicalengka
Station on track
Leles
Unknown route-map component "xpBHF"
Cibatu
Station on track
Cipeundeuy
Station on track
Ciawi
Unknown route-map component "xpBHF"
Tasikmalaya
Station on track
Ciamis
Station on track
Banjar
Station on track
Sidareja
Station on track
ke Cilacap
Continuation to left Junction from right
Depo Pertamina, Maos
Non-passenger station/depot on track
ke Purwokerto
Junction from left Continuation to right
Kroya
Station on track
Terowongan Ijo
Enter and exit tunnel
Karanganyar
Station on track
Kebumen
Unknown route-map component "xpBHF"
Kutoarjo
Station on track
Kali Bogowonto
Bridge over water
Wates
Stop on track
Kali Progo, Kulonprogo
Bridge over water
Yogyakarta Tugu
Station on track
Kali Code, Yogya
Bridge over water
Lempuyangan
Station on track
Flyover Dr.Soetomo, Yogya
Unknown route-map component "AKRZ-AUKum"
Maguwo
Stop on track Airport
Kali Opak
Bridge over water
Klaten
Unknown route-map component "xpBHF"
Purwosari
Station on track
Solo Balapan
Station on track
ke Sumber Lawang
Junction both to and from left Continuation to right
Solo Jebres
Unknown route-map component "xpBHF"
Sragen
Unknown route-map component "xpBHF"
Madiun
Station on track
Nganjuk
Unknown route-map component "xpBHF"
Kertosono
Station on track
Kali Brantas
Bridge over water
ke Surabaya
Junction to left Continuation to right
Kediri
Station on track
Tulungangung
Station on track
Blitar
Station on track
Terowongan Eka Bhakti Karya
Enter and exit tunnel
Terowongan Dwi Bhakti Karya
Enter and exit short tunnel
Kepanjen
Station on track
Ml. Kotalama
Station on track
Malang
Station on track
ke Pasuruan
Continuation forward

Kereta api Malabar adalah kereta api kelas campuran eksekutif, bisnis, dan ekonomi AC yang dioperasikan oleh PT Kereta Api Indonesia di Jawa serta melayani jurusan Bandung-Malang via Kediri, pergi pulang. KA Malabar merupakan satu-satunya KA yang merangkai seluruh kelas, yaitu ekonomi (AC), bisnis, eksekutif, dan barang dalam satu rangkaian.

Nama kereta api Malabar diambil dari nama gunung berapi yaitu Gunung Malabar. Gunung ini terletak di bagian selatan Kabupaten Bandung dengan titik tertinggi 2.343 meter di atas permukaan air laut. Namun sebagian orang mengatakan nama Malabar tersebut berasal dari singkatan dari jurusan akhir kereta ini, yakni Malang-Bandung Raya.

Peresmian kereta api[sunting | sunting sumber]

Pada hari Jumat, tanggal 30 April 2010, pukul 15.30 meluncur perjalanan perdana KA Malabar (Malang–Bandung Raya) secara bersamaan baik dari stasiun Bandung maupun dari stasiun Malang. Peresmian dari stasiun Bandung akan dilakukan oleh Menteri BUMN, Mustafa Abubakar, Dirjen Perkeretaapian Tundjung Inderawan, dan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, didampingi pejabat terkait lainnya.

Sesuai jadwal perjalanannya, KA Malabar yang menempuh jarak sejauh 779 km selama sekitar 16 jam ini berhenti di Bandung, Kiaracondong, Cipeundeuy, Tasikmalaya, Banjar, Kroya, Gombong, Karanganyar, Kutoarjo, Yogyakarta, Solo Balapan, Paron, Madiun, Nganjuk, Kertosono, Kediri, Tulungagung, Blitar, Wlingi, Kepanjen, Malang Kotalama (hanya KA 100, ke arah timur), dan terakhir Malang.

KA Malabar adalah perwujudan dari aspirasi masyarakat yang menginginkan adanya kereta api dari Bandung langsung menuju Malang, Jawa Timur. Masyarakat tinggal memilih kelas KA yang diinginkan sesuai kemampuannya karena disediakan tiga macam kelas sekaligus yaitu eksekutif, bisnis, dan ekonomi AC.

Rangkaian KA ini terdiri dari tiga kereta kelas eksekutif, dua kereta kelas bisnis, tiga kereta kelas ekonomi AC, satu kereta makan dan pembangkit, serta dua kereta bagasi. Keseluruhan KA memakai AC, serta tarifnya, untuk kelas eksekutif, Rp 200.000,00, bisnis Rp 180.000,00, dan ekonomi AC Rp 120.000,00.[1]

Jadwal perjalanan[sunting | sunting sumber]

Jadwal Perjalanan Kereta api Malabar per 1 April 2015 (berdasarkan Gapeka 2015)

Per 1 Desember 2015, KA ini juga berhenti di Kertosono.

KA 99 Malabar (Malang - Bandung)

Stasiun Datang Berangkat
Malang - 16.00
Kepanjen 16.26 16.30
Wlingi 17.15 17.18
Blitar 17.42 17.46
Tulungagung 18.19 18.21
Kediri 18.53 18.56
Kertosono 19.29 19.31
Nganjuk 19.51 20.06
Madiun 20.48 20.55
Paron 21.18 21.20
Solo Balapan 22.30 22.35
Yogyakarta 23.25 23.32
Kutoarjo 00.27 00.31
Karanganyar 01.25 01.34
Gombong 01.43 01.49
Kroya 02.37 02.52
Banjar 04.18 04.25
Tasikmalaya 05.16 05.26
Cipeundeuy 06.16 06.26
Cicalengka 07.47 07.53
Kiaracondong 08.13 08.15
Bandung 08.25 -

KA 100 Malabar (Bandung - Malang)

Stasiun Datang Berangkat
Bandung - 16.50
Kiaracondong 17.00 17.02
Leles 17.58 18.08
Cipeundeuy 18.54 19.03
Tasikmalaya 19.58 20.02
Banjar 20.53 20.58
Kroya 22.24 22.29
Gombong 23.28 23.37
Kutoarjo 00.29 00.33
Yogyakarta 01.27 01.35
Solo Balapan 02.42 02.50
Paron 03.38 03.40
Madiun 04.02 04.08
Nganjuk 04.50 04.52
Kertosono 05.10 05.12
Kediri 05.48 05.52
Tulungagung 06.26 06.29
Blitar 07.03 07.07
Wlingi 07.31 07.33
Kepanjen 08.18 08.22
Malang Kotalama 08.54 08.56
Malang 09.01 -

Insiden[sunting | sunting sumber]

  • Pada hari Jumat, tanggal 4 April 2014, KA Malabar terguling di sekitar daerah Tasikmalaya, Jawa Barat antara petak Stasiun Ciawi-Cirahayu di km 244. Hingga saat ini, empat korban dilaporkan tewas, dua korban lainnya masih terjepit di antara kereta yang terguling. KA Malabar ini terguling akibat adanya tanah longsor. Dikabarkan kereta api ini terguling ke jurang. Korban-korban KA maut tersebut dibawa ke Puskesmas Ciawi. Kejadian ini terjadi sekitar pukul 18.30 WIB.[2]
  • Pada hari Sabtu, tanggal 02 Januari 2016, dua kereta penumpang KA Malabar yang sedang terparkir di bengkel lokomotif di jalan Industri Pasirkaliki, Bandung, terbakar, sekitar pukul 13.45 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut. Sampai saat ini pemadam kebakaran masih melakukan pendinginan di dua gerbong yang hangus terbakar.[3]
  • Pada tanggal 29 Oktober 2016, pukul 22.30 WIB, terjadi tabrakan antara kereta api Malabar dengan truk bermuatan alat berat backhoe nopol B 9071 ZJ di Kaliwuluh, Kebakkramat, Karanganyar. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun lokomotif penarik KA Malabar harus menjalani perbaikan besar-besaran. Akibatnya perjalanan KA Malabar, Mutiara Selatan, dan Malioboro Ekspres mengalami keterlambatan yang sangat parah. Malabar serta Mutiara Selatan tiba di Bandung pada sore hari.[4]

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]