Kereta api Dharmawangsa

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Kereta api Dharmawangsa
LiveryPapanStasiun 2020.svg
KA DHARMAWANGSA
SURABAYA PASARTURI - SEMARANG TAWANG - PASAR SENEN PP
KA Dharmawangsa TB 1.jpg
Kereta api Dharmawangsa saat melintas di Tambun Selatan, Bekasi.
Informasi umum
Jenis layananKereta api antarkota
StatusBeroperasi
Daerah operasiDaerah Operasi VIII Surabaya[1][2]
Mulai beroperasi2 Desember 2019
Operator saat iniPT Kereta Api Indonesia
Jumlah penumpang1.200 penumpang per bulan
Lintas pelayanan
Stasiun awalSurabaya Pasarturi
Jumlah pemberhentianLihatlah di bawah
Stasiun akhirPasar Senen
Jarak tempuh725 km
Waktu tempuh reratakurang lebih antara 11-11,5 jam
Frekuensi perjalananSatu kali pergi pulang sehari
Jenis relRel berat
Pelayanan
KelasEksekutif dan ekonomi (reguler)
Pengaturan tempat duduk
  • 50 tempat duduk disusun 2-2 (kelas eksekutif)
    kursi dapat direbahkan dan diputar
  • 106 tempat duduk disusun 3-2 (kelas ekonomi)
    kursi saling berhadapan dan tidak bisa direbahkan
Fasilitas restorasiAda.
Fasilitas observasiKaca panorama dupleks, tanpa tirai, lapisan laminasi isolator panas.
Fasilitas hiburanAda
Hanya pada layanan kelas eksekutif
Fasilitas bagasiAda
Fasilitas lainToilet, alat pemadam api ringan, rem darurat, penyejuk udara, peredam suara.
Teknis sarana dan prasarana
Bakal pelantingCC201/CC203
Lebar sepur1.067 mm
Kecepatan operasional60 s.d. 100 km/jam
Pemilik jalurDitjen KA, Kemenhub RI
Nomor pada jadwal135-136
Peta rute
Jalur KA Lintas Utara
(Jakarta-Semarang-Surabaya-Malang)
Untuk KA: (Mulai 1 Desember 2019)
ke Tanjung Priok/Jak Kota
Jakarta Pasar Senen Jakarta - KRL Commuter Cikarang Line Icon.png Jakarta - KRL Commuter Loop Line Icon.png Roundeltjk2.png Roundeltjk5.png
ke Gambir
Jatinegara Jakarta - KRL Commuter Cikarang Line Icon.png Jakarta - KRL Commuter Loop Line Icon.png Roundeltjk5.png Roundeltjk10.png Roundeltjk11.png
Jalan Tol Ir.Wiyoto Wiyono
DKI Jakarta
Jawa Barat
Bekasi Jakarta - KRL Commuter Cikarang Line Icon.png
Karawang
Cikampek
ke Bandung
Pegaden Baru
Jatibarang
Cirebon
Cirebon Prujakan
ke Purwokerto
Jawa Barat
Jawa Tengah
Babakan
Tanjung
Brebes
ke Purwokerto
Tegal
Pemalang
Pekalongan
Weleri
Semarang Poncol
Semarang Tawang
ke Solo
Ngrombo
ke Gundih
Jambon
Kradenan
Doplang
Randublatung
Cepu
Jawa Tengah
Jawa Timur
Bojonegoro
Babat
ke Jombang
Lamongan
Jalan Tol Surabaya-Gempol
Surabaya Pasar Turi
ke Kalimas
ke Surabaya Kota, Sidotopo
Surabaya Gubeng
Jalan Prof. Dr. Mustopo
ke Yogyakarta
Sidoarjo
Bangil
ke Jember
Lawang
Malang
ke Kertosono

Keterangan :

  • KA Jayabaya berterminus di Stasiun Malang
  • KA Tegal Ekspres berterminus di Stasiun Tegal
  • KA Gumarang, KA Kertajaya, KA Dharmawangsa, dan KA Maharani berterminus di Stasiun Surabaya Pasarturi.
  • KA Menoreh dan KA Tawang Jaya Premium berterminus di Stasiun Semarang Tawang.
  • KA Kaligung, KA Tawang Jaya, KA Ambarawa Ekspres, dan KA Blora Jaya berterminus di Stasiun Semarang Poncol
  • Hanya Jayabaya yang berhenti di stasiun bertulis miring
  • Hanya Dharmawangsa yang berhenti di stasiun bertanda bolong

Kereta api Dharmawangsa merupakan layanan kereta api penumpang kelas eksekutif dan ekonomi (reguler) yang dioperasikan oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero) untuk melayani lintas Surabaya PasarturiPasar Senen melalui Semarang dan sebaliknya.

Kereta api yang dioperasikan pertama kali pada 2 Desember 2019 sejak diberlakukan grafik perjalanan kereta api (gapeka) 2019 ini menggunakan rangkaian kereta api Brantas.[3]

Menurut Direktur Utama PT KAI, Edi Sukmoro, nama "Dharmawangsa" diambil dari salah satu raja di Kerajaan Medang, Dharmawangsa Teguh, yang diharapkan dapat meningkatkan pelayanan kepada pelanggan dalam berbagai keadaan.[3]

Data teknis[sunting | sunting sumber]

Lintas pelayanan Surabaya PasarturiPasar Senen pp.
Lokomotif CC201/CC203
Susunan rangkaian kereta 1 kereta pembangkit (P)* + 3 kereta kelas eksekutif (K1) + 1 kereta makan/kereta makan pembangkit (M1/MP1/MP2/KMP3)* + 6 kereta kelas ekonomi (K3)

*) Bersifat pilihan, hanya digunakan apabila kereta makan pembangkit mengalami masalah

Catatan : Susunan rangkaian kereta dapat berubah sewaktu-waktu

Tarif[sunting | sunting sumber]

Tarif kereta api ini berkisar antara Rp80.000,00–Rp150.000,00 untuk kelas ekonomi dan Rp210.000,00-Rp 390.000,00 untuk kelas eksekutif, tergantung pada jarak tempuh, subkelas/posisi tempat duduk di dalam kereta, serta hari-hari tertentu seperti akhir pekan dan libur nasional.

Selain itu, berlaku pula tarif khusus untuk lintas SurabayaCepu maupun sebaliknya dapat dipesan mulai dua jam sebelum keberangkatan dengan besaran tarif Rp65.000,00 untuk kelas ekonomi dan Rp110.000,00 untuk kelas eksekutif.

Jadwal perjalanan[sunting | sunting sumber]

Berikut ini adalah jadwal perjalanan kereta api Dharmawangsa per 1 Desember 2019 (sesuai gapeka 2019).

KA 135 Dharmawangsa
(Surabaya Pasarturi–Pasar Senen)
KA 136 Dharmawangsa
(Pasar Senen–Surabaya Pasarturi)
Stasiun Tiba Berangkat Stasiun Tiba Berangkat
Surabaya Pasarturi - 22.35 Pasar Senen - 08.25
Lamongan 23.10 23.13 Pegadenbaru 10.06 10.08
Babat 23.36 23.39 Cirebon Prujakan 11.22 11.37
Bojonegoro 00.02 00.12 Brebes 12.31 12.34
Cepu 00.42 00.50 Tegal 12.47 12.57
Randublatung 01.12 01.15 Pekalongan 13.44 13.48
Ngrombo 02.01 02.04 Weleri 14.28 14.31
Semarang Tawang 02.52 03.07 Semarang Tawang 15.07 15.20
Weleri 03.44 03.48 Ngrombo 16.08 16.10
Pekalongan 04.29 04.34 Randublatung 16.56 16.58
Tegal 05.23 05.32 Cepu 17.18 17.24
Brebes 05.44 05.46 Bojonegoro 17.54 17.57
Cirebon Prujakan 06.30 06.40 Babat 18.26 18.29
Pegadenbaru 07.58 08.00 Lamongan 18.51 18.54
Jatinegara 09.35 09.37 Surabaya Pasarturi 19.30 -
Pasar Senen 09.47 -

Galeri[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Daop 8 Surabaya Luncurkan Dua Relasi Kereta Api Baru". Republika. Diakses tanggal 2020-05-19. 
  2. ^ "KAI Surabaya Siapkan KA Dharmawangsa untuk Natal dan Tahun Baru". Tempo. Diakses tanggal 2020-05-19. 
  3. ^ a b "KAI Luncurkan Kereta Dharmawangsa, Rute Jakarta-Surabaya". liputan6.com. Diakses tanggal 2020-01-09. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]