Kereta api Senja Utama Solo

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
KA Senja Utama Solo sedang langsir di stasiun Solo Balapan.
Kereta api Senja Utama Solo
New Papan Nama KA Senja Utama Solo khas Daop 6.PNG
Senja slo.JPG
CC206 menarik kereta api Senja Utama Solo menikung di dekat Sentolo, Kulonprogo.
Informasi umum
Jenis layananKereta api Jarak Jauh
StatusBeroperasi
Daerah operasiDaerah Operasi VI Yogyakarta
Mulai beroperasi14 Oktober 1978 (sebagai KA Senja Utama Solo Bisnis sekalian peresmian KA Sribilah dengan Kelas Ekonomi)
Operator saat iniPT Kereta Api Indonesia
Jumlah penumpang119.300 penumpang per hari (rata-rata)
Rute
Stasiun awalSolo Balapan
Jumlah pemberhentianLihatlah di bawah.
Stasiun akhirPasar Senen
Jarak tempuh510 km
Waktu tempuh rerata
  • 9 Jam 24 Menit Untuk KA 115
  • 8 Jam 55 Menit Untuk KA 116
Frekuensi perjalanansatu perjalanan pulang pergi
Jenis relRel berat
Pelayanan
KelasEksekutif Plus dan Premium Plus
Pengaturan tempat duduk
  • 50 tempat duduk disusun 2-2, reclining and revolving seat
  • 80 tempat duduk disusun 2-2, reclining and revolving seat, saling berhadapan ke kiri dan berhadapan ke kanan
Fasilitas kateringAda, dapat memesan sendiri makanan di kereta makan yang tersedia.
Fasilitas observasiKaca panorama dupleks, dengan tirai, lapisan laminasi isolator panas.
Fasilitas hiburanAda
Fasilitas bagasiAda
Teknis sarana dan prasarana
Bakal pelantingCC206
Lebar sepur1.067 mm
Elektrifikasi-
Kecepatan operasional70 s.d. 120 km/jam
Pemilik jalurDitjen KA, Kemenhub RI
Nomor pada jadwal115-116
Peta rute
Lintas KA Solo-Yogyakarta-Jakarta
Untuk Kereta api:
Ke Surabaya
Solo Balapan
Purwosari
Klaten
Jawa Tengah
DI Yogyakarta
Lempuyangan
Yogyakarta
Jembatan Kali Progo
Wates
DI Yogyakarta
Jawa Tengah
Jembatan Kali Bogowonto
Jenar
Kutoarjo
Kebumen
Karanganyar
Gombong
Terowongan Ijo
Sumpiuh
Kroya
Ke Cilacap, Bandung
Terowongan Kebasen
Jembatan Kali Serayu
Terowongan Notog
Purwokerto
Jembatan Sakalimolas
Bumiayu
Ke Tegal
Ketanggungan
Jawa Tengah
Jawa Barat
Ciledug
Ke Semarang
Cirebon Prujakan
Cirebon
Jatibarang
Haurgeulis
Ke Bandung
Cikampek
Bekasi KRL Icon Blue.svg  ARS 
Jawa Barat
DKI Jakarta
Jatinegara KRL Icon Blue.svg KRL Icon Yellow.svg Roundeltjk5.png Roundetjk10.png Roundetjk11.png
Ke Gambir
Pasar Senen KRL Icon Blue.svg KRL Icon Yellow.svg Roundeltjk2.png Roundeltjk5.png
Ke Jakarta Kota
Keterangan:

1. Stasiun terminus kereta api

  • Solo Balapan: KA Senja Utama Solo
  • Purwosari: KA Bengawan dan KA Purwosari Tambahan
  • Lempuyangan: KA Bogowonto, KA Gajahwong, KA Jaka Tingkir, KA Progo, dan KA Mataram
  • Yogyakarta: KA Fajar/Senja Utama Yogya

2. Stasiun pemberhentian

  • Sebagian besar KA arah Jakarta berhenti di Bekasi, kecuali KA Fajar Utama Yogya dan Bogowonto
  • KA Fajar/Senja Utama Yogya dan Senja Utama Solo berhenti di Cirebon, sedangkan lainnya berhenti di Cirebon Prujakan
  • Hanya KA Jaka Tingkir arah Lempuyangan saja yang berhenti di Cikampek
  • Hanya KA Bogowonto arah Lempuyangan, Gajahwong arah Jakarta, dan Fajar Utama Yogya yang berhenti di Haurgeulis
  • Hanya KA Bengawan arah Purwosari, Jaka Tingkir arah Jakarta, dan Fajar Utama Yogya yang berhenti di Jatibarang
  • Hanya KA Bengawan arah Jakarta, Bogowonto, dan Gajahwong yang berhenti di Ciledug
  • Hanya KA Fajar Utama Yogya arah Jakarta dan Gajahwong arah Lempuyangan saja yang berhenti di Ketanggungan
  • Hanya KA Fajar Utama Yogya, KA Jaka Tingkir, dan KA Gajahwong yang berhenti di Bumiayu
  • Hampir semua KA di atas berhenti di Kroya, kecuali KA Senja Utama Solo arah Solo, Jaka Tingkir arah Lempuyangan,
    Bengawan arah Purwosari, Progo arah Lempuyangan, dan Fajar Utama Yogya arah Jakarta
  • Hanya sebagian kecil KA arah Jakarta saja yang berhenti di Sumpiuh (KA Bengawan dan Mataram)
  • Hampir semua KA di atas berhenti di Gombong, kecuali KA Senja Utama Yogya arah Yogyakarta,
    Jaka Tingkir arah Lempuyangan, Fajar Utama Yogya, dan Mataram
  • Hanya KA Gajah Wong arah Jakarta dan Fajar Utama Yogya arah Yogyakarta saja yang berhenti di Karanganyar
  • Hampir semua KA di atas berhenti di Kebumen, kecuali KA Senja Utama Solo arah Jakarta, Jaka Tingkir arah Jakarta,
    Progo arah Jakarta, dan Fajar Utama Yogya
  • Hanya KA Bogowonto saja yang berhenti di Jenar
  • Hampir semua KA di atas berhenti di Yogyakarta, kecuali KA Mataram arah Lempuyangan, Jaka Tingkir,
    Bengawan, dan Progo
  • Hanya KA Senja Utama Solo saja yang melintas langsung di Wates, Lempuyangan, dan Purwosari
  • Hanya KA Senja Utama Solo dan Bengawan yang berhenti di Klaten

Kereta api Senja Utama Solo (bahasa Jawa: ꦱꦼꦥꦸꦂ​ꦱꦼꦚ꧀ꦗ​ꦈꦠꦩ​ꦱꦸꦫꦏꦂꦠ, translit. Sepur Senja Utama Surakarta), merupakan kereta api Kelas Eksekutif dan Ekonomi AC Premium yang dioperasikan oleh PT Kereta Api Indonesia Daop VI Yogyakarta di Jawa dengan relasi Solo Balapan-Pasar Senen pp. Kereta ini dinamakan Senja Utama Solo karena kereta ini berangkat meninggalkan Jakarta ataupun Solo Balapan pada malam hari.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Kereta api Senja Utama Solo diresmikan pada 14 Oktober 1978 sebagai kereta kelas bisnis yang melayani rute Jakarta-Solo, pada saat itu juga kereta ini dilengkapi dengan kereta terbaru buatan Gosa, Yugoslavia dan lokomotif CC 201 yang baru didatangkan pada tahun 1978.

Karena rangkaian kereta api ini hanya beroperasi pada malam hari, maka sebagai optimalisasi rangkaian pada pagi hari di Pasar Senen maupun di Solo Balapan, rangkaian kereta ini akan digunakan sebagai KA Argo Parahyangan Tambahan (7061-7062) relasi Pasar Senen-Bandung PP atau KA Fajar/Senja Utama Cirebon (125F-126F) relasi Pasar Senen-Cirebon PP (Beroperasi secara bergantian) dan KA Sidomukti (127F-128F) relasi Solo Balapan-Yogyakarta PP. Rangkaian KA Senja Utama Solo tidak akan membawa Kereta Bagasi saat Dinas Perjalanan sebagai KA Argo Parahyangan Tambahan (7061/7062) dan KA Fajar/Senja Utama Cirebon (125F-126F) dan KA Sidomukti (127F-128F).

Rangkaian[sunting | sunting sumber]

Pada awalnya, kereta api Senja Utama Solo menggunakan kereta bisnis buatan tahun 1978 (K2 0 78 xx), buatan GOSA, Yugoslavia buatan Gosa, Yugoslavia.[1] Kereta bisnis keluaran tahun 1978 ini memiliki ciri khas yaitu jumlah jendela yang lebih sedikit, hanya 8 unit pada satu sisi, meskipun akhirnya banyak dari kereta bisnis buatan tahun 1978 ini diubah menjadi seperti kereta bisnis lain pada umumnya. (standar kereta bisnis adalah 10 unit jendela pada satu sisi).

Pada 21 Mei 2018, Kereta Api Senja Utama Solo Menggunakan rangkaian stainless steel terbaru dari INKA, kelas eksekutif plus dan premium plus trainset 9 dan 10.

Dalam satu rangkaiannya, selain lokomotif, kereta api Senja Utama Solo terdiri dari kereta pembangkit (P), 4 kereta eksekutif (K1), kereta makan (M1), dan 4 kereta ekonomi premium (K3). Keseluruhan rangkaiannya merupakan rangkaian stainless steel, dan terkadang bertukar rangkaian dengan KA Lodaya. Mm

Tarif[sunting | sunting sumber]

Tarif kereta api ini bersifat fluktuatif, yakni berkisar antara Rp 215.000,00 - Rp 350.000,00 untuk kelas ekonomi premium dan Rp 300.000,00 - Rp 500.000,00 untuk kelas eksekutif, bergantung pada jarak tempuh, subkelas/posisi tempat duduk di dalam kereta, serta hari-hari tertentu seperti akhir pekan dan libur nasional. Selain itu, berlaku pula tarif khusus yang hanya dapat dipesan di loket stasiun mulai dua jam sebelum keberangkatan kereta api ini pada stasiun yang berada dalam rute berikut.

  • Kutoarjo - Yogyakarta maupun sebaliknya Rp 45.000,00 (Eksekutif) dan Rp 25.000,00 (Ekonomi Premium)
  • Kutoarjo - Solo maupun sebaliknya Rp 75.000,00 (Eksekutif) dan Rp 45.000,00 (Ekonomi Premium)
  • Yogyakarta - Solo maupun sebaliknya Rp 55.000,00 (Eksekutif) dan Rp 40.000,00 (Ekonomi Premium)
  • Cirebon - Jakarta maupun sebaliknya Rp 165.000,00 (Eksekutif) dan Rp 105.000,00 (Ekonomi Premium)
  • Bekasi - Jakarta maupun sebaliknya Rp 30.000,00 (Eksekutif) dan Rp 20.000,00 (Ekonomi Premium)

Jadwal perjalanan[sunting | sunting sumber]

Kereta api Senja Utama Solo pada zaman Perumka pertengahan, karena ditarik oleh CC203.

Jadwal sesuai Malka Perubahan Gapeka 2017

PLB 115A Senja Utama Solo
(Solo Balapan - Yogyakarta - Pasar Senen)
Stasiun Datang Berangkat
Solo Balapan - 17.30
Klaten 17.57 18.00
Yogyakarta 18.27 18.40
Kutoarjo 19.34 19.40
Kroya 20.58 21.05
Purwokerto 21.32 21.46
Cirebon 23.42 23.58
Bekasi 02.23 02.25
Jatinegara 02.41 02.44
Pasar Senen 02.54 -
PLB 116A Senja Utama Solo
(Pasar Senen - Yogyakarta - Solo Balapan)
Stasiun Datang Berangkat
Pasar Senen - 22.00
Cirebon 00.47 00.56
Purwokerto 02.54 03.14
Kebumen 04.21 04.26
Kutoarjo 04.50 05.00
Yogyakarta 05.53 06.00
Klaten 06.25 06.28
Solo Balapan 06.55 -

Insiden[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Galeri[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]