Chaidir Syam

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
H.
Andi Syafril Chaidir Syam
S.I.P., M.H.
ᨕᨉᨗ ᨔᨄᨛᨑᨗᨒᨗ ᨖᨕᨗᨉᨗᨑᨗ ᨔᨛᨐᨆ
Bupati Maros Chaidir Syam.jpg
Bupati Maros
Mulai menjabat
26 Februari 2021
PresidenJoko Widodo
GubernurNurdin Abdullah
Andi Amran Sulaiman (Plt.)
[[Wakil Bupati Maros|Wakil]]Hj. Suhartina Bohari, S.E.
PendahuluAndi Davied Syamsuddin, S.STP, M.Si.
Mayoritas82.770
Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Maros
Masa jabatan
3 Oktober 2019 – 15 September 2020[1]
PresidenJoko Widodo
GubernurNurdin Abdullah
PendahuluH. Andi Patarai Amir, S.E.
PenggantiHj. Haeriah Rahman, S.P.
Daerah pemilihanMAROS 5
Mandai & Marusu
Mayoritas6.322
Masa jabatan
2010 – 20 Agustus 2014
PresidenSusilo Bambang Yudhoyono
GubernurSyahrul Yasin Limpo
PendahuluIr. H. Muhammad Hatta Rahman, M.M.
PenggantiH. Muhammad Rusdi Rasyid, S.E.
Daerah pemilihanMAROS 3
Tanralili, Tompobulu, Moncongloe, Mandai & Marusu
Ketua DPRD Kabupaten Maros
Masa jabatan
2014 – 20 Agustus 2019
PresidenSusilo Bambang Yudhoyono
Joko Widodo
GubernurSyahrul Yasin Limpo
Nurdin Abdullah
PendahuluHj. Andi Ermawati Nadjamuddin, S.H.
PenggantiH. Andi Patarai Amir, S.E.
Daerah pemilihanMAROS 4
Tanralili, Tompobulu, Moncongloe, Mandai & Marusu
Mayoritas7.701
Ketua DPW BM PAN Provinsi Sulawesi Selatan
Mulai menjabat
21 April 2018
PresidenJoko Widodo
GubernurNurdin Abdullah
PendahuluIlham Rifurio Hadi Jamal
Informasi pribadi
Lahir2 Februari 1977 (umur 44)
Bendera Indonesia Bone, Sulawesi Selatan, Indonesia
Kewarganegaraan Indonesia
Kebangsaan Indonesia
Partai politikLogo PAN.svg Partai Amanat Nasional
PasanganHj. Ulfiah Nur Yusuf, S.Si., Apt.[2][3]
AnakMuhammad Gemilang Pagessa[3]
Tis'a Nurfath Pagessa[3]
Andi Muhammad Fathan[3]
Andi Fahira Chaidir[3]
Andi Muhammad Fahmi[3]
Andi Naurah Alfaza Chaidir[3]
IbuHj. Andi Nadjemiah (ibu)[3]
Bapak(alm.) Andi Syamsuddin[3]
Tempat tinggalBendera Indonesia Jl. Flamboyan No. 17 RT 002/RW 004, Lingkungan Kassi Lama, Kelurahan Pettuadae, Kecamatan Turikale, Maros, Sulawesi Selatan, Indonesia
Alma materUniversitas Hasanuddin (2001)
Universitas Muslim Indonesia (2018)
ProfesiLegislator, politikus

H. Andi Syafril Chaidir Syam, S.I.P., M.H. (Lontara Bugis: ᨕᨉᨗ ᨔᨄᨛᨑᨗᨒᨗ ᨖᨕᨗᨉᨗᨑᨗ ᨔᨛᨐᨆ , transliterasi: Andi Sapêril Haidir Sêyam ) atau lebih dikenal dengan nama Chaidir Syam (lahir di Bone, Sulawesi Selatan, 2 Februari 1977; umur 44 tahun)[4] adalah seorang politikus dari Partai Amanat Nasional di Kabupaten Maros. Ia pertama kali menduduki jabatan politik sebagai PAW Anggota DPRD Kabupaten Maros tahun 2007. Ia juga merupakan salah satu kader terbaik Partai Amanat Nasional di Kabupaten Maros saat ini. Sebelumnya, Chaidir Syam pernah maju dan berpartisipasi pada Pemilihan Umum Legislatif Kabupaten Maros Periode 1999–2004. Namun, pada pemilihan umum tersebut dirinya gagal mendapatkan kursi di DPRD. Pada tahun 2007 sampai 2009, ia ditunjuk dan diangkat utusan PAN sebagai PAW anggota DPRD Maros. Pada Pemilihan Umum Legislatif Kabupaten Maros Periode 2009–2014, ia berhasil meraih kursi di DPRD Maros. Tahun 2010, ia diangkat sebagai Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Maros menggantikan posisi M. Hatta Rahman yang maju sebagai calon bupati Maros periode 2010–2015. Pada 2 September 2020, ia mengundurkan diri dari Anggota DPRD Kabupaten Maros dengan alasan mencalonkan diri sebagai Calon Bupati Maros periode 2021–2024 dan ikut kontestasi Pilkada Maros 2020 dengan berpasangan dengan Suhartina Bohari. Berdasarkan hasil penghitungan suara dari KPU Kabupaten Maros, Chaidir Syam unggul di Pilkada tersebut.

Kiprah politik[sunting | sunting sumber]

Pasca reformasi di tahun 1999, Chaidir Syam bergabung dengan Partai Amanat Nasional dan pada tahun itu juga ia menjadi Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAN Kabupaten Maros. Setelah bergabung di PAN, dirinya memberanikan diri bertarung pada pemilihan umum legislatif pada tahun 1999. Hanya saja, waktu itu, dia tidak lolos karena aturan pemilihan umum legislatif (pileg) yang masih memberlakukan sistem nomor urut, tetapi dirinya tetap konsisten dan komitmen dalam setiap kegiatan partainya.[3]

Kemudian, Chaidir Syam mulai fokus kembali untuk menggeluti dunia Non Goverment Organisation (NGO) atau Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM). Ia menjabat asisten City Forum Spesialist dan Urban Coordinator program SWASH CARE International Indonesia. Sampai akhirnya dia mendapat kepercayaan untuk Pergantian Antar Waktu (PAW) Anggota DPRD Kabupaten Maros dari PAN di daerah pemilihannya pada tahun 2007. Selama dua tahun sebagai PAW, Chaidir Syam kembali mengikuti pemilihan umum legislatif tahun 2009. Pada Pileg tersebut Chaidir Syam terpilih menjadi wakil rakyat Kabupaten Maros periode 2009–2014. Tahun 2010, ia diangkat menjadi Wakil Ketua I untuk menggantikan posisi M. Hatta Rahman yang maju dan ikut kontestasi di Pilkada Maros 2010. Chaidir Syam menjabat sebgai Wakil Ketua I dari tahun 2010 sampai tahun 2014. Pada tahun 2014, ia kembali terpilih dengan perolehan suara tertinggi diantara legislator-legislator lainnya di Kabupaten Maros. Ia duduk sebagai wakil rakyat untuk periode 2014–2019 dengan jabatan sebagai Ketua DPRD Kabupaten Maros. Pada Pileg 2019, Chaidir Syam kembali terpilih sebagai wakil rakyat untuk periode 2019–2024 dengan jabatan sebagai Wakil Ketua I. Pada 2 September 2020, ia mengundurkan diri sebagai legislator DPRD Kabupaten Maros dengan alasan ikut mencalonkan diri sebagai Calon Bupati Kabupaten Maros pada Pilkada Maros 2020[5]. Pengunduran dirinya diterima secara resmi pada 15 September 2020.[3]

Kharismatik[sunting | sunting sumber]

Chaidir Syam merupakan sosok pribadi yang murah senyum dan setiap kebijakannya selalu mengutamakan kemaslahatan masyarakat. Dia mengakui ketertarikannya terjun di dunia politik, karena kekagumannya pada sosok reformis Amien Rais.[3]

Chaidir Syam juga dikenal sebagai seorang aktivis, karena dia aktif di berbagai organisasi sejak mahasiswa. Selama menjadi Ketua DPRD Kabupaten Maros, Chaidir Syam juga mendorong perempuan anggota DPRD untuk berperan di lembaga legislatif tersebut, tidak sekadar menjadi anggota biasa. Di masa kepemimpinannya, DPRD Kabupaten Maros telah melahirkan beberapa kebijakan penting untuk pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, misalnya Peraturan Daerah (Perda) Pendidikan Anak Usia Dini, Perda Kabupaten Layak Anak, dan Perda tentang Pengarusutamaan Gender. Pada pembuatan Perda-perda tersebut, anggota DPRD yang terlibat di dalam Pansus (Panitia Khusus) bekerja aktif dan melibatkan pihak-pihak di luar, sehingga penyusunan Perda benar-benar sesuai dengan aturan. Ketika Reses Partisipatif diperkenalkan kepada anggota DPRD Kabupaten Maros, Chaidir Syam tertarik untuk menerapkannya. Menurutnya, reses adalah kegiatan yang diperintahkan undang-undang, namun tidak mempunyai teknis pelaksanaan yang harus diikuti oleh anggota DPR dan DPRD. Karena itu, setiap anggota DPRD dapat mencari metode yang pas untuk melakukan reses. Namun untuk menemukan metode yang pas tidak mudah karena harus melalui proses dan teruji. Ketika melakukan Reses Partisipatif pada Maret 2018, Chaidir Syam meminta tim MAMPU BaKTI untuk melatih secara cepat staf Setwan (Sekretariat Dewan) menjadi fasilitator. Namun ketika Reses Partisipatif dilakukan, peran fasilitator lebih banyak diambil alih oleh Chaidir Syam. Ini karena Chaidir Syam terbiasa dengan kerja-kerja pemberdayaan masyarakat yang menggunakan metode partisipatif. Menurut Chaidir Syam, penggunaan metode yang partisipatif dalam reses memungkinkan semua orang mempunyai kesempatan memberi usulan dan merespon usulan dari orang lain. Jadi ada proses yang memungkinkan masyarakat saling mengoreksi, sehingga jika ada usulan-usulan yang tidak penting atau tidak mendesak kemungkinan akan ditolak oleh sebagian besar peserta reses. Dengan begitu reses menjadi wadah bagi perencanaan pembangunan melalui anggota DPRD yang dilakukan secara transparan. Bagi Chaidir Syam, “Reses itu untuk rakyat, karena itu harus diserahkan kepada rakyat”. Chaidir Syam menjadi salah satu anggota DPRD yang aktif memperkenalkan Reses Partisipatif. Ia menjadi salah satu pemeran dalam video Panduan Reses Partisipatif yang telah diunggah ke Youtube. Pada Festival Forum Kawasan Timur Indonesia (FKTI) Oktober 2018 di Makassar, Chaidir Syam bersama Kaharuddin Kadir (Ketua DPRD Kota Parepare) dan Nur Jannah (Kelompok Konstituen Parepare) menjadi narasumber di acara tersebut. Chaidir Syam juga menjadi narasumber di DPRD Bengkulu pada November 2018 untuk memperkenalkan Reses Partisipatif kepada anggota DPRD Bengkulu. Kegiatan pengenalan Reses Partisipatif kepada anggota DPRD Bengkulu dilaksanakan oleh Yayasan PUPA (Pusat Pendidikan dan Pemberdayaan untuk Perempuandan Anak) Bengkulu. Dalam penyampaiannya, Chaidir Syam menyatakan, “sebagai wakil rakyat, anggota DPR dan DPRD dituntut untuk menyerap aspirasi rakyat untuk menjadi kebijakan pembangunan ketika melakukan reses. Namun, luas wilayah dan jumlah penduduk yang besar merupakan tantangan yang harus dihadapi. Dengan metode yang tepat reses bisa bermanfaat, dan Reses Partisipatif merupakan salah satu yang dapat digunakan oleh anggota DPRD. Reses Partisipatif mempunyai metode yang sistematis dan alat ukur sehingga dapat dipertanggungjawabkan.” Pada akhir 2018 Chaidir Syam, Haeriah Rahman, dan Fitriani mendorong dimasukkannya Reses Partisipatif ke dalam Tata Tertib DPRD Kabupaten Maros. Melalui Peraturan DPRD Kabupaten Maros Nomor 01/KPTS/DPRD/X/2018 Tahun 2018 tentang Perubahan Tata Tertib DPRD Kabupaten Maros, Pasal 102 ayat (5) disebutkan, reses dilakukan dalam bentuk: (a) ceramah; (b) tatap muka; (c) dialog; dan (d) reses yang bersifat partisipatif. Reses yang bersifat partisipatif yang dimaksud adalah Reses Partisipatif.[6]

Keluarga[sunting | sunting sumber]

Chaidir Syam merupakan anak semata wayang dari pasangan alm. Andi Syamsuddin dan Hj. Andi Nadjemiah. Sejak duduk di bangku SMA, ayahnya wafat dan sejak itu Chaidir Syam fokus membantu dan menemani ibunya. Saat ini Chaidir Syam tinggal di Jl. Flamboyan No. 17 Maros bersama istrinya Hj. Ulfiah Nur Yusuf dan telah dikaruniai tujuh anak, yaitu Muhammad Gemilang Pagessa, Tis'a Nurfath Pagessa, Andi Muhammad Fathan, Andi Fahira Chaidir, Andi Muhammad Fahmi, dan Andi Naurah Alfaza Chaidir. Bagi Chaidir Syam, keluarga adalah semangat hidupnya. Keluarga merupakan semangat meraih impian terbaik dalam karier.[3][4]

Riwayat pendidikan[sunting | sunting sumber]

Riwayat kursus/diklat[sunting | sunting sumber]

  • Good Governance di UGM (2001)[4]
  • Tenaga Pendamping Petani di PISP Maros (2006)[4]

Karier pekerjaan[sunting | sunting sumber]

Pengalaman organisasi kemasyarakatan[sunting | sunting sumber]

  • Ketua Asosiasi Futsal Kabupaten (AFK) Maros (2018–2021)[2][4]
  • Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Maros (2016–2017)[2][4]
  • Ketua Umum Pimpinan Pusat Himpunan Pemuda Pelajar dan Mahasiswa Indonesia (HPPMI) Kabupaten Maros (2000–2002)[2][4]
  • Pengurus Daerah Pemuda Muhammadiyah (PM) Kabupaten Maros (2009)[2]
  • Ketua Pemuda Muhammadiyah (PM) Kabupaten Maros (2011–2016)[4]
  • Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Maros (2011–2014)[2][4]
  • Ketua Majelis Pembina Karang Taruna Kabupaten Maros[2]
  • Ketua Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Kabupaten Maros (2017–2022)[2][4]
  • Ketua Bidang Pengembangan Ilmu Pengetahuan (PIP) PW IRM Sulawesi Selatan[3]
  • Asisten City Forum Spesialist dan Urban Coordinator program SWASH CARE International Indonesia (2007)[3]

Pengalaman di partai[sunting | sunting sumber]

  • Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAN Kabupaten Maros (1999–2004)[3]
  • Ketua DPD BM (Barisan Muda) PAN (Penegak Amanat Nasional) Kabupaten Maros (2007–2017)[3]
  • Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Barisan Muda (BM) PAN Provinsi Sulawesi Selatan (2007–2012)[3]
  • Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Barisan Muda (BM) PAN Provinsi Sulawesi Selatan (2018–2023)[2][3][8][9]
  • Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAN Kabupaten Maros (2005–2021)[2][3]
  • Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAN Kabupaten Maros (sekarang)

Prestasi dan penghargaan[sunting | sunting sumber]

  • Pemuda Berprestasi dari Pemda Maros (2012)[4]
  • Ketua DPRD termuda se-Sulawesi Selatan (2014)
  • Legislator peraih suara terbanyak pada Pemilihan Umum Legislatif DPRD Kabupaten Maros Periode 2014–2019 sehingga didaulat sebagai Ketua DPRD Kabupaten Maros pada periode tersebut (2014)
  • Lencana Pramuka dari Pramuka (2018)[4]

Riwayat partisipasi pemilu[sunting | sunting sumber]

Tahun Jenis Pemilu Daerah Pemilihan Perolehan Suara Hasil
1999 Pemilihan Umum Legislatif DPRD Kabupaten Maros TBA TBA Tidak terpilih
2009 Pemilihan Umum Legislatif DPRD Kabupaten Maros MAROS 3 (Mandai, Tompobulu, Moncongloe, Tanralili, & Marusu) TBA Terpilih
2014 Pemilihan Umum Legislatif DPRD Kabupaten Maros MAROS 4 (Mandai, Tompobulu, Moncongloe, Tanralili, & Marusu) 7.701 Terpilih
2019 Pemilihan Umum Legislatif DPRD Kabupaten Maros MAROS 5 (Mandai & Marusu) 6.322 Terpilih
2020 Pemilihan Umum Kepala Daerah Kabupaten Maros 82.770 Terpilih

Galeri[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Arafah, Muhammad (15 September 2020). "Profil Chaidir Syam, 2 Periode Jadi Caleg Peraih Suara Terbanyak di Maros". upeks.co.id. Diakses tanggal 12 Desember 2020. 
  2. ^ a b c d e f g h i j k l m n o p "Profil Chaidir Syam, 2 Periode Jadi Caleg Peraih Suara Terbanyak di Maros". makassar.tribunnews.com. 18 Mei 2019. Diakses tanggal 12 Desember 2020. 
  3. ^ a b c d e f g h i j k l m n o p q r s t u v w x y "Menjabat Ketua DPRD di Usia 37 Tahun". rakyatsulsel.co. 4 April 2016. Diakses tanggal 14 Desember 2020. 
  4. ^ a b c d e f g h i j k l m n o p q KPU RI. Daftar Riwayat Hidup. Diakses dari infopemilu2.kpu.go.id pada 30 Desember 2020
  5. ^ KPU RI. Surat Pengunduran Diri. Diakses dari infopemilu2.kpu.go.id pada 30 Desember 2020
  6. ^ Palulungan, Lusia; H. Kordi K., M. Ghufran; Ramli, Muhammad Taufan; Yanti, Puspita Ratna; Fattah, Ibrahim (2019). RESES PARTISIPATIF Menjadikan Reses Lebih Efektif. Yayasan Bursa Pengetahuan Kawasan Timur Indonesia (BaKTI). hlm. 91–93. ISBN 9786025089626. 
  7. ^ "Berhasil Raih Gelar Magister Hukum di UMI, Ketua DPRD Maros Resmi Diwisuda". www.marosfm.com. 24 Juni 2018. Diakses tanggal 16 Desember 2020. 
  8. ^ Siara, Asran (12 Januari 2019). "Chaidir Syam Resmi Dilantik Ketua BM PAN Sulsel 2018-2023". www.bonepos.com. Diakses tanggal 1 Januari 2021. 
  9. ^ "SELAMAT, CHAIDIR SYAM PIMPIN BM PAN SULSEL". www.marosfm.com. 21 April 2018. Diakses tanggal 1 Januari 2021. 
Jabatan politik
Didahului oleh:
Ir. H. Muhammad Hatta Rahman, M.M.
Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Maros
2010–2014
Diteruskan oleh:
H. Muhammad Rusdi Rasyid, S.E.
Didahului oleh:
Hj. Andi Ermawati Nadjamuddin, S.H.
Ketua DPRD Kabupaten Maros
2014–2019
Diteruskan oleh:
H. Andi Patarai Amir, S.E.
Didahului oleh:
H. Andi Patarai Amir, S.E.
Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Maros
2019–2020
Jabatan lowong
Selanjutnya dijabat oleh
Hj. Haeriah Rahman, S.P.
Didahului oleh:
(Plh.) Andi Davied Syamsuddin, S.STP, M.Si.
Bupati Maros
2021–2024
Petahana
Jabatan partai politik
Didahului oleh:
TBA
Sekretaris DPD PAN Kabupaten Maros
2005–2021
Petahana
Didahului oleh:
TBA
Ketua DPD Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Maros
2007–2017
Diteruskan oleh:
Andi Chaidir A.B.
Didahului oleh:
H. Muhammad Ilham Rifurio Hadi Djamal
Ketua DPW Barisan Muda PAN Provinsi Sulawesi Selatan
2018–2023
Petahana
Didahului oleh:
Ir. H. Muhammad Hatta Rahman, M.M.
Ketua DPD PAN Kabupaten Maros
2021–2026
Petahana