Masjid Al-Markaz Al-lslami Maros

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
(Dialihkan dari Masjid Raya Maros)
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Masjid Al-Markaz Al-lslami Maros
Masjid Raya Maros.JPG
Masjid Al-Markaz Al-lslami Maros
Informasi umum
LetakJl. Jenderal Sudirman No. 1, Kelurahan Pettuadae, Kecamatan Turikale, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Indonesia
Afiliasi agamaIslam
Deskripsi arsitektur
Jenis arsitekturMasjid

Masjid Raya Maros atau Masjid Al-Markaz Al-lslami Maros adalah sebuah masjid yang berada di Jl. Jenderal Sudirman No. 1, Kelurahan Pettuadae, Kecamatan Turikale, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Indonesia. Masjid ini merupakan masjid terbesar di Kabupaten Maros. Bupati Maros Andi Nadjamuddin Aminullah memprakarsai pembangunan masjid ini pada tahun 2003 dan rampung serta diresmikan oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla tahun 2006 dengan dana hibah para pengusaha dermawan, diantaranya H. Bohari.

Deskripsi[sunting | sunting sumber]

Salah satu daya tarik dan keunikan masjid ini adalah kubahnya yang berwarna merah putih. Halaman parkir dan taman yang luas juga menjadi faktor pendukung signifikan kemegahannya. Badan bangunan masjid juga tak kalah anggun. Dengan titik sentral bangunan berupa tangga dilingkupi relung tembok besar menjulang tinggi hingga ke bagian paling atas, bangunan tampak sangat kokoh namun artistik. Menaiki tangga menuju ruang dalam masjid, pengunjung akan disambut beduk yang diklaim sebagai bedug terbesar di Sulawesi Selatan dan didatangkan khusus dari Jepara.

Bagian dalam ruang utama sangat luas dan megah karena tidak tertutup oleh lantai di atasnya yang hanya mengitari bagian sisi ruang utama. Plafon ruangan yang mengikuti bentuk kubah dengan aksen lampu gantung hias menambah keindahan ruangan. Pencahayaan ruangan juga memesona. Cahaya alami masuk melalui bukaan jendela yang terhampar di sepanjang dinding masjid. Dinding bagian depan ruang utama dilapisi marmer. Di sana terletak mihrab yang dibedakan dari bagian lainnya dengan menggunakan relung berbentuk paduan persegi panjang dan segitiga lancip di ujungnya.

Mimbar di bagian depan pun merupakan keistimewaan masjid. Dengan bahan kayu jati berukir dari Jepara, mimbar besar ini menjadi pesona tersendiri di dalam ruangan. Adapun lantai ruangan menggunakan bahan marmer berwarna abu-abu tua hingga memberi kesan sejuk. Masjid difungsikan sebagai pusat aktivitas sosial keagamaan yang bertujuan menambah keimanan dan ketakwaan masyarakat sekitar.

Lihat Pula[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]