Sutan Riska Tuanku Kerajaan

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Sutan Riska Tuanku Kerajaan
SutanRiskaTuankuKerajaanSE.jpg
Bupati Dharmasraya ke-3
Mulai menjabat
26 Februari 2021
GubernurMahyeldi Ansharullah
WakilDasril Panin Datuk Labuan
PendahuluAdlisman (Plh.)
Masa jabatan
17 Februari 2016 – 17 Februari 2021
GubernurIrwan Prayitno
WakilAmrizal Datuk Rajo Medan
PendahuluSyafrizal Ucok (Pj.)
PenggantiAdlisman (Plh.)
Informasi pribadi
Lahir27 Mei 1989 (umur 32)
Bendera Indonesia Solok, Sumatra Barat
Kebangsaan Indonesia
Partai politik  PDI-P
Suami/istri
Dewi Lopita Sari, S.St.
(m. 2014)
AnakSutan Muhammad Athar
IbuHj. Puti Jawanis
BapakH. Rasul Hamidi Datuak Saridano
KerabatArcos Chaniago (kakak)[1]
Tempat tinggalJl. Lintas Sumatra Km. 5, Pulau Punjung, Dharmasraya (dinas)
AlmamaterSTIE Perdagangan Padang

Sutan Riska Tuanku Kerajaan, S.E. (lahir 27 Mei 1989) adalah pengusaha dan politikus Indonesia dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Ia menjabat sebagai Bupati Dharmasraya selama dua periode yakni 2016–2021 dan 2021–2024.[2][3] Ia merupakan salah seorang bupati termuda di Indonesia ketika dilantik, yakni dalam usia 26 tahun.[4]

Kehidupan awal dan pribadi[sunting | sunting sumber]

Rasul Hamidi, ayah Sutan Riska

Sutan Riska merupakan anak keenam dari tujuh bersaudara pasangan Rasul Hamidi dan Puti Jawanis. Ayahnya sedang menjabat sebagai Wali Nagari Sungai Rumbai, Dharmasraya selama tiga periode.[5] Lahir dengan nama Riska, ia diwarisi gelar Tuanku Kerajaan dari ayahnya ketika menginjak usia 14 tahun. Gelar tersebut merupakan gelar kebangsawanan Kerajaan Koto Besar di Sungai Rumbai. Adapun gelar Sutan diperolehnya setelah ia menikah pada tahun 2014.

Ia menikah pada 2014 dengan Dewi Lopita Sari dan dikaruniai dua orang anak laki-laki.[6]

Karier[sunting | sunting sumber]

Setelah lulus kuliah pada 2012, Sutan Riska memulai usaha perencanaan pembangunan SPBU. Pada 2013, dengan dukungan dari keluarganya, ia mendirikan sebuah SPBU.

Pada 2014, ia terjun ke politik melalui Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan menjadi Bendahara Dewan Pengurus Cabang (DPC) PDIP Dharmasraya.[6] Pada 2015, ia dicalonkan partainya untuk menjadi Bupati Dharmasraya.

Sutan Riska terpilih menjadi Bupati Dharmasraya di usia yaitu 26 tahun. Ketika dilantik sebagai bupati pada 17 Februari 2016, ia tercatat sebagai bupati termuda di Indonesia periode 2016–2021.[6]

Riwayat pendidikan[sunting | sunting sumber]

  • SD Negeri 48 Sungai Rumbai
  • SMP Negeri 01 Sungai Rumbai
  • SMA Negeri 01 Sungai Rumbai
  • STIE Perdagangan Padang[2]

Riwayat Jabatan[sunting | sunting sumber]

  • Direktur PT. Putra Rumbai Mandiri
  • Wakil Direktur Roembay Plaza
  • Bupati Dharmasraya (2016—2021)
  • Bupati Dharmasraya (2021—)

Riwayat Organisasi[sunting | sunting sumber]

  • Bendahara DPC PDIP Dharmasraya
  • Ketua Pengurus Daerah KARATE-SHO-TOKAI Sumatra Barat

Rujukan[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Terlibat Pesta Sabu, Kakak Bupati Dharmasraya Diciduk Polisi".
  2. ^ a b "Profil Bupati". Situs resmi Pemerintah Kabupaten Dharmasraya. 24 September 2015. Diakses tanggal 17 Mei 2016. 
  3. ^ https://padangkita.com/gubernur-sumbar-mahyeldi-lantik-11-kepala-daerah-ingatkan-visi-misi-harus-sesuai-dengan-provinsi/
  4. ^ "Bupati Termuda, Ganteng, Programnya Top". JPNN. 17 Februari 2016. Diakses tanggal 18 Mei 2016. [pranala nonaktif permanen]
  5. ^ "Salinan arsip". Diarsipkan dari versi asli tanggal 2021-05-11. Diakses tanggal 2021-05-11. 
  6. ^ a b c Pertiwi, Linda (2019). Perjalanan Karier Sutan Riska Tuanku Kerajaan Hingga Terpilih Menjadi Bupati Dharmasraya Termuda Di Indonesia (2012- 2016). Sarjana thesis, STKIP PGRI Sumbar. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]