Sebastianus Darwis

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Sebastianus Darwis,
Bengkayang-Bupati-Sebastianus Darwis.png
Darwis sebagai Bupati Bengkayang periode 2021-2024
Bupati Bengkayang ke-3
Mulai menjabat
26 Februari 2021
PresidenJoko Widodo
GubernurSutarmidji
WakilSyamsul Rizal
PendahuluSuryadman Gidot
Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat
Masa jabatan
2019–2020
PresidenJoko Widodo
GubernurSutarmidji
PenggantiNiken Tia Tantina
Daerah pemilihanKalimantan Barat 3
(Kabupaten Bengkayang dan Kota Singkawang)
Mayoritas17.295 suara sah
Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan
Provinsi Kalimantan Barat
Masa jabatan
2019–2020
Ketua UmumMegawati Soekarnoputri
Ketua DPD KalbarLasarus
Ketua DPRD Kabupaten Bengkayang
Masa jabatan
2009–2010
PresidenJoko Widodo
GubernurCornelis
BupatiJacobus Luna
Suryadman Gidot
PenggantiMartinus Kajot
Ketua DPC PDI Perjuangan
Kabupaten Bengkayang
Masa jabatan
2014–2019
Ketua UmumMegawati Soekarnoputri
Ketua DPD KalbarCornelis
Anggota DPRD Kabupaten Bengkayang
Masa jabatan
2004–2009
PresidenSusilo Bambang Yudhoyono
GubernurUsman Ja'far
Cornelis
BupatiJacobus Luna
Masa jabatan
2009–2010
PresidenSusilo Bambang Yudhoyono
GubernurCornelis
BupatiSuryadman Gidot
Daerah pemilihanBengkayang 1
(Bengkayang, Lembah Bawang, Monterado, Samalantan, Sungai Betung, Teriak)
Mayoritas1.761 suara sah
Masa jabatan
2014–2015
PresidenJoko Widodo
GubernurCornelis
BupatiSuryadman Gidot
Informasi pribadi
Lahir28 Juli 1973 (umur 49)
Singkawang
Partai politik  PDI-P (2003–2020)
  Gerindra (2020–sekarang)
Suami/istriAnita
Anak3 orang
Orang tua
Alma materUntan, Pontianak (2007)
STIE Perbanas, Jakarta (2000)
PekerjaanPolitikus

Sebastianus Darwis, S.E., M.M. (lahir 28 Juli 1973) adalah Bupati Bengkayang yang mulai menjabat sejak 26 Februari 2021.[1] Ia terpilih sebagai bupati Bengkayang setelah memenangkan Pilkada Bengkayang 2020 berpasangan dengan politikus Partai Golkar, Syamsul Rizal. Sebelum menjadi bupati Bengkayang, Darwis merupakan politikus PDI Perjuangan yang berhasil terpilih sebagai anggota DPRD tingkat provinsi dan kabupaten. Darwis bahkan dipercaya oleh PDI Perjuangan sebagai Ketua DPRD Kabupaten Bengkayang pada 2009. Darwis kemudian menjadi Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bengkayang peripde 2014-2019 namun akhirnya dipecat dari PDI Perjuangan akibat pencalonannya sebagai bupati Bengkayang dalam Pilkada 2020 melalui Partai Gerindra dan Partai Golkar sehingga ia memutuskan untuk bergabung dengan Partai Gerindra.[2] Darwis merupakan putra tertua dari Bupati Bengkayang pertama, Jacobus Luna.[3][4]

Riwayat pendidikan[sunting | sunting sumber]

Riwayat pekerjaan[sunting | sunting sumber]

Riwayat organisasi[sunting | sunting sumber]

Karier politik[sunting | sunting sumber]

Kader partai[sunting | sunting sumber]

Darwis semula merupakan kader PDI Perjuangan sejak 2003.[5] Ia kemudian menjadi Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Kabupaten Bengkayang periode 2005-2010 hingga dipercaya menjadi Ketua DPD PDI Perjuangan Kabupaten Bengkayang periode 2014-2019. Kariernya meningkat setelah masuk dalam jajaran kepengurusan tingkat provinsi dengan menjadi Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Kalimantan Barat pada 2019, tetapi tidak bertahan lama hingga ia dipecat karena mencalonkan diri sebagai bupati Bengkayang melalui partai politik lain.[6] Ia akhirnya memutuskan untuk bergabung menjadi kader Partai Gerindra pada 2020.[7]

Anggota DPRD[sunting | sunting sumber]

PDI Perjuangan mengantaran Darwis sebagai anggota DPRD Kabupaten Bengkayang selama tiga periode berturut-turut. Ia berhasil terpilih dalam Pemilu 2004, Pemilu 2009, dan Pemilu 2014. Pada periode keduanya, ia bahkan dipercaya menjadi Ketua DPRD Kabupaten Bengkayang dan dilantik pada 30 November 2009 sehingga mencatatkan sejarah karena ayahnya, Jacobus Luna, pada saat itu masih menjabat sebagai bupati Bengkayang.[8] Darwis kemudian mengundurkan diri pada 2010 dalam rangka mengikuti Pilkada 2010. Pada periode ketiganya, ia kembali mengundurkan diri dalam rangka mencalonkan diri sebagai bupati Bengkayang dalam Pilkada Bengkayang 2015 namun kalah oleh petahana. Darwis kemudian kembali terpilih sebagai anggota DPRD dalam Pemilu 2019. Ia berhasil meraih 17.295 suara sah di Dapil Kalimantan Barat 3 dalam pemilihan anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat. Dapil Kalimantan Barat 3 meliputi Kabupaten Bengkayang dan Kota Singkawang. Setahun kemudian ia mengundurkan diri dalam rangka mengikuti Pilkada 2020 yang mengantarkannya sebagai Bupati Bengkayang ketiga menggantikan Suryadman Gidot dan mengalahkan rekan separtainya, Martinus Kajot, yang dicalonkan oleh PDI Perjuangan. Posisinya di DPRD Provinsi Kalimantan Barat digantikan oleh Niken Tia Tantina.[9]

Menjadi kepala daerah[sunting | sunting sumber]

Darwis tidak hanya sekali mencalonkan diri dalam pemilihan kepala daerah di Kabupaten Bengkayang. Ia pertama kali mendampingi Moses Ahie dalam Pilkada Bengkayang 2010 melalui PDI Perjuangan. Ahie merupakan wakil bupati pada periode pertama Bupati Jacobus Luna yang juga ayah Darwis. Hasil akhir menunjukkan kekalahan pasangan Ahie-Darwis terhadap petahana, Suryadman Gidot. Gidot adalah wakil bupati pada periode kedua Bupati Jacobus Luna namun berasal dari Partai Demokrat yang berpasangan dengan Agustinus Naon. Gidot-Naon berhasil menempati urutan pertama dengan meraih 31,2% suara sah, sedangkan Ahie-Darwis berada diurutan kedua dengan meraih 27,5% suara sah. Empat pasangan calon lainnya berturut-turut adalah Yohanes Pasti-M. Yunus (16,9%), Mariadi-Markim (10,1%), Jupi-Joni Abdullah (9,4%), dan Petrus-Ruma Faruma (4,0%).[10]
Darwis kembali diusung PDI Perjuangan dalam pemilihan kepala daerah di Kabupaten Bengkayang pada tahun 2015. Kali ini, ia mencalonkan diri sebagai bupati Bengkayang berpasangan dengan Rurakhmad. Pasangan Darwis-Rurakhmad menjadi satu-satunya penantang pasangan petahana, Suryadman Gidot yang kembali berpasangan dengan Agustinus Naon. Hasil akhir Pilkada Bengkayang 2015 kembali harus membuat Darwis mengakui keunggulan Gidot. Pasangan Gidot-Naon berhasil unggul tipis dengan meraih 55.341 suara sah (50,63%), sedangkan Darwis-Rurakhmad hanya dapat meraih 53.965 suara sah (49,37%). Darwis kemudian melanjutkan kepemimpinannya di PDI Perjuangan Kabupaten Bengkayang hingga berhasil terpilih menjadi anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat dalam Pemilu 2019.[5]
Dalam Pilkada 2020, Darwis kembali mempersiapkan diri untuk berkontestasi menjadi bupati Bengkayang namun PDI Perjuangan lebih memilih untuk mengusung Martinus Kajot yang berpasangan dengan Carlos Djaafara.[11] Hal tersebut tidak menghentikan niat Darwis sehingga ia mencari perahu lain dan berhasil mendapatkan rekomendasi dari Partai Gerindra[12] dan Partai Golkar[13] serta didukung juga oleh Partai Berkarya.[14] Ia pun berpasangan dengan politikus Partai Golkar, Syamsul Rizal, dan menjadi kader Partai Gerindra setelah mengundurkan diri sebagai anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat.[15] Darwis-Rizal mengusung jargon SDM Unggul, Bengkayang Mantap dan menjadi salah satu dari 4 pasangan calon lainnya.[16] Pasangan Darwis-Rizal akhirnya berhasil unggul terhadap tiga pasangan calon lainnya, termasuk Kajot yang diusung PDI Perjuangan. KPU Kabupaten Bengkayang menetapkan Darwis-Rizal meraih 44.955 suara sah (38,10%), Kajot-Carlos meraih 38.083 suara sah (32,28%), Herman-Pasti meraih 20.608 suara sah (17,47%), dan Andi Max-Aliong meraih 14.338 suara sah (12,15%).[17][18] Sebastianus Darwis dan Syamsul Rizal kemudian ditetapkan sebagai Bupati dan Wakil Bupati Bengkayang terpilih pada 22 Januari 2021[19] dan dilantik oleh Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji, sebulan setelahnya. Pada 26 Februari 2021, Darwis-Rizal dilantik bersamaan dengan 4 pasangan kepala daerah terpilih lainnya, yaitu Martin Rantan dan Farhan sebagai Bupati dan Wakil Bupati Ketapang, Fransiskus Diaan dan Wahyudi Hidayat sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kapuas Hulu, Jarot Winarno dan Sudiyanto sebagai Bupati dan Wakil Bupati Sintang, serta Dadi Sunarya Usfa Yursa dan Kluisen sebagai Bupati dan Wakil Bupati Melawi.[20]

Galeri[sunting | sunting sumber]

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Sebastianus Darwis dan Syamsul Rizal Resmi Jabat Bupati dan Wakil Bupati". bengkayangkab.go.id. 26 Februari 2021. Diakses tanggal 17 Maret 2021. 
  2. ^ Suryadi (18-10-2020). "Megawati Pecat Sebastianus Darwis dari PDIP". Warta Pontianak. Diakses tanggal 27-08-2021. 
  3. ^ "Profil Pasangan Calon Sebastianus Darwis-Syamsul Rizal". infopemilu2.kpu.go.id. Diakses tanggal 24-11-2020. 
  4. ^ "Profil Pejabat Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Kabupaten Bengkayang". bengkayangkab.go.id. Diakses tanggal 26-08-2021. 
  5. ^ a b Ridwansyah, Andi (18-08-2020). "Sebastianus Darwis: Merawat Kejujuran dan Kerakyatan dari Pinggiran Kalbar". insidepontianak.com. Diakses tanggal 27-08-2021. 
  6. ^ Christina, Maria (14-11-2020). "Sebastianus Dipecat Karena Maju di Pilkada Bengkayang, Kader PDIP Diminta Sosialisasi". iNews.id. Diakses tanggal 27-08-2021. 
  7. ^ Hidayatullah, Syarif Nurul (10-08-2020). "Gabung Gerindra, Sebastianus Darwis Angkat Bicara". katalistiwa.id. Diakses tanggal 27-08-2021. 
  8. ^ Bhawy (20-11-2009). Radja, Aditia Maruli, ed. "Ayah Bupati, Anak Ketua DPRD". ANTARA News. Diakses tanggal 27-08-2021. 
  9. ^ Sutiana, Wiwin (15-03-2021). "Pelantikan PAW DPRD Prov. Kalbar Sisa Masa Jabatan Tahun 2019-2024". kalbarprov.go.id. Diakses tanggal 27-08-2021. 
  10. ^ "Partisipasi Pemilih dan Perolehan Suara dari Pilkada ke Pilkada Kabupaten Bengkayang". JaDI Bengkayang. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2021-08-24. Diakses tanggal 27-08-2021. 
  11. ^ Pradana, Ridho Panji (15-11-2020). "DPP PDIP Beberkan Alasan Tak Usung Sebastianus Darwis di Pilkada Bengkayang 2020". Tribunnews.com. Diakses tanggal 27-08-2021. 
  12. ^ Balasa, Kristiawan (29-07-2020). "Gerindra Keluarkan Rekomendasi Nama Paslon Pilbup Sambas, Bengkayang, dan Sekadau". insidepontianak.com. Diakses tanggal 25-08-2021. 
  13. ^ "Rekomendasi Turun, Partai Golkar Usung Sebastianus Darwis di Pilkada Bengkayang". kalimantantoday.com. 26-03-2020. Diakses tanggal 25-08-2021. 
  14. ^ Kurnadi (14-09-2020). "Mantapkan Formasi, Partai Pengusung dan Relawan Darwis-Rizal Selenggarakan Rapat Kerja". bengkayangpost.id. Diakses tanggal 25-08-2021. 
  15. ^ "DPP PDI P Rekomendasi Kajot, Darwis Tetap Maju Pilkada Bengkayang Walau Tanpa PDI P". berita.baca.co.id. Diakses tanggal 27-08-2021. 
  16. ^ Dedi (08-09-2020). Budiman, Budisantoso, ed. "Empat bakal pasangan calon daftar di Pilkada Bengkayang 2020". ANTARA News. Diakses tanggal 25-08-2021. 
  17. ^ Yunanto, Reza (17-12-2020). "Pilkada Bengkayang, Paslon Sebastianus-Syamsul Rizal Raih Suara Terbanyak". iNews.id. Diakses tanggal 25-08-2021. 
  18. ^ "Pleno Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bengkayang Usai". pontianakpost.co.id. 17-12-2020. Diakses tanggal 27-08-2021. 
  19. ^ Rahmayunita, Husna (22-01-2021). "Sah, Darwis-Rizal Pimpin Kabupaten Bengkayang". Suara.com. Diakses tanggal 25-08-2021. 
  20. ^ "Gubernur Kalbar Lantik 5 Bupati dan Wabup Terpilih Pilkada 2020". www.kompas.tv. 27-02-2021. Diakses tanggal 25-08-2021. 
Jabatan politik
Didahului oleh:
Suryadman Gidot
Bupati Bengkayang
2021–sekarang
Petahana
Didahului oleh:
Ketua DPRD Kabupaten Bengkayang
2009-2010
Diteruskan oleh:
Martinus Kajot