Lompat ke isi

Bengkayang, Bengkayang

Bengkayang
Bengkayang di Kalimantan
Bengkayang
Bengkayang
Peta lokasi Kecamatan Bengkayang
Bengkayang di Indonesia
Bengkayang
Bengkayang
Bengkayang (Indonesia)
Koordinat: 0°49′03″N 109°28′51″E / 0.817492°N 109.480766°E / 0.817492; 109.480766
Negara Indonesia
ProvinsiKalimantan Barat
KabupatenBengkayang
Pemerintahan
  CamatHery Setiyono[1]
Populasi
  Total36.823 jiwa
  Kepadatan193/km2 (500/sq mi)
Kode pos
79212 - 79213
Kode Kemendagri61.07.04 Suntingan nilai di Wikidata
Kode BPS6102040 Suntingan nilai di Wikidata
Luas191,01 km²
Kepadatan193
Desa/kelurahan4 desa
2 kelurahan
Situs webkecamatanbengkayang.bengkayangkab.go.id
Peta
PetaKoordinat: 0°49′54.36548″N 109°29′8.39324″E / 0.8317681889°N 109.4856647889°E / 0.8317681889; 109.4856647889

Bengkayang adalah kecamatan di Kabupaten Bengkayang, provinsi Kalimantan Barat, Indonesia, dan sekaligus menjadi ibukota Kabupaten Bengkayang. Jumlah penduduk kecamatan ini pada tahun 2025 sebanyak 36.823 jiwa.[2]

Demografi

[sunting | sunting sumber]

Penduduk asli atau suku yang mendiami provinsi Kalimantan Barat adalah suku Dayak, khususnya di kawasan pedalaman Kalimantan Barat. Suku ini dibagi menjadi beberapa kelompok, diantaranya suku Dayak Iban, Dayak Taman, Dayak Kayan, Dayak Punan, dan Dayak Kantun.[3] Kemudian, suku Melayu dan Tionghoa, kebanyakan mendiami kawasan pesisir Kalimantan Barat. Suku Jawa, Madura, dan Bugis, juga memiliki populasi yang banyak di Kalimantan Barat.[3]

Berdasarkan Sensus Penduduk Indonesia 2010, suku Dayak di Kalimantan Barat sebanyak 50,03% (2.194.009 jiwa) dari 4.385.356 jiwa penduduk.[4] Kemudian suku Melayu 18,57%, Jawa 9,74%, Madura 6,27%, Tionghoa 5,89%, Bugis 3,13%, Sunda 1,13%, Batak 0,60% dan beberapa suku lainnya dari berbagai daerah di Indonesia yakni 4,64%, juga tinggal di sini.[3] Sementara di Kabupaten Bengkayang, termasuk di kecamatan Bengkayang, mayoritas penduduk dari suku Dayak.

Selain bahasa resmi nasional yakni bahasa Indonesia, bahasa yang umumnya atau banyak digunakan di tempat ini adalah bahasa Dayak Bakatik. Bahasa Bakatik di Bengkayak masuk dalam dialek Sahan dan Rodaya.[5] Bahasa lain yang digunakan adalah bahasa Melayu, Jawa, Tionghoa, dan lainnya.[5]

Tahun 2025, jumlah penduduk kecamatan Bengkayang sebanyak 36.823 jiwa, dengan kepadatan 193 jiwa/km². Kemudian, persentasi penduduk kecamatan Bengkayang berdasarkan agama yang dianut yakni penduduk yang memeluk agama Kekristenan sebanyak 62,42%, dengan rincian Katolik 38,91% dan Protestan 23,51%. Pemeluk agama Islam juga banyak dianut, sekitar 29,35%, kemudian Buddha 7,98%, Konghucu 0,17%, Hindu 0,05% dan Lainnya 0,02%.[2][6][7]

Administrasi

[sunting | sunting sumber]

Pembagian wilayah

[sunting | sunting sumber]

Kecamatan Bengkayang terdiri atas 4 desa dan 2 kelurahan, yakni:

Kelurahan
  1. Bumi Emas
  2. Sabalo
Desa
  1. Bhakti Mulya
  2. Tirta Kencana
  3. Bani Amas
  4. Setia Budi[8]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. Struktur Organisasi, www.kecamatanbengkayang.bengkayangkab.go.id, 5 Maret 2026
  2. 1 2 3 "Kabupaten Bengkayang Dalam Angka 2026" (pdf). www.bengkayangkab.bps.go.id. hlm. 57, 120. Diakses tanggal 5 Maret 2026.
  3. 1 2 3 Putri, Vanya Karunia Mulia. Gischa, Serafica (ed.). "Suku yang Berasal dari Kalimantan Barat". Kompas.com. Diakses tanggal 28 Agustus 2021.
  4. "kewarganegaraan, Suku Bangsa, Agama dan Bahasa Sehari-hari Penduduk Indonesia" (pdf). www.bps.go.id. hlm. 36–41. Diakses tanggal 28 Agustus 2021.
  5. 1 2 "Bahasa Bakatik Provinsi Kalimantan Barat". www.petabahasa.kemdikbud.go.id. Diakses tanggal 28 Agustus 2021.
  6. "Visualisasi Data Kependudukan - Kementerian Dalam Negeri 2021" (Visual). www.dukcapil.kemendagri.go.id. Diakses tanggal 28 Agustus 2021.
  7. "Penduduk Menurut Wilayah dan Agama yang Dianut di Kabupaten Bengkayang". www.sp2010.bps.go.id. Diakses tanggal 28 Agustus 2021.
  8. "Kabupaten Bengkayang Dalam Angka 2019". www.bengkayangkab.bps.go.id. Diakses tanggal 21 Februari 2020.