M. Alwy Rum

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Drs. H. Andi
Muhammad Alwy Rum
S.H.
Bupati Maros ke-9
Masa jabatan
13 September 1989 – 13 September 1994
PresidenSoeharto
GubernurAhmad Amiruddin
Zainal Basri Palaguna
PendahuluBrigjen. Pol. Drs. H. Muhammad Arief Wangsa
PenggantiDrs. H. Nasrun Amrullah
Pelaksana Tugas Wali Kota Makassar
Masa jabatan
1999 – Mei 1999
PresidenSoeharto
GubernurZainal Basri Palaguna
PendahuluH. Andi Malik Baso Masry, S.E., M.Si.
PenggantiDrs. H. Baso Amiruddin Maula, S.H., M.Si.
Bupati Barru ke-6
Masa jabatan
2000–2005
PresidenAbdurrahman Wahid
Megawati Soekarnoputri
Susilo Bambang Yudhoyono
GubernurZainal Basri Palaguna
Amin Syam
PendahuluH. Andi Makkasau Razak
Masa jabatan
2005–2010
PresidenSusilo Bambang Yudhoyono
GubernurAmin Syam
Tanribali Lamo (Pj.)
Syahrul Yasin Limpo
PenggantiIr. H. Andi Idris Syukur, M.S.
Informasi pribadi
LahirBendera Indonesia Malimbu, Luwu Utara, Indonesia
Kebangsaan Indonesia
HubunganAndi Muhammad Thahar Rum, S.H. (adik)
Enny Thahar Rum (ipar)
AnakAndi Salahuddin Rum
PekerjaanBirokrat
ProfesiPensiunan Pamong praja
Dikenal karenaBirokrat

Drs. H. Andi Mochammad Alwy Rum, S.H. atau lebih dikenal dengan nama Drs. H. Andi Muhammad Alwy Rum atau M. Alwy Rum atau Alwy Rum (lahir di Malimbu, Luwu Utara, Sulawesi Selatan) adalah seorang Birokrat karier atau Pamong praja di wilayah Sulawesi Selatan. Alwy Rum telah banyak berperan di bidang pemerintahan di Sulawesi Selatan. Tercatat ia pernah menduduki jabatan strategis di pemerintahan, antara lain: Penjabat Wali Kota Palopo, Penjabat Bupati Majene, Bupati Maros, Bupati Barru, Pelaksana Tugas Walikota Makassar, dan lain-lain. Kariernya penuh dengan dedikasi, integritas serta petuah dan wejangan yang sangat penting untuk diteladani.

Kharismatik[sunting | sunting sumber]

Alwy Rum dikenal sebagai sosok yang tegas dan disiplin. Saat menjadi Guru Matematika di SMP Negeri 6 Makassar, Ia pernah menghukum dengan memukul Syahrul Yasin Limpo yang menjadi muridnya dengan penggaris hingga patah karena ulahnya yang berbuat keributan di kelas. Dia juga pernah membubarkan pengunjuk rasa yang brutal dengan turun langsung ke lapangan saat menjadi bupati di Kabupaten Maros.

Karier[sunting | sunting sumber]

  • Guru Aljabar (Matematika) di SMP Negeri 6 Makassar
  • Bupati Maros (1989–1994)
  • Asisten I Sekretaris Wilayah Daerah Bidang Pemerintahan di Pemerintahan Provinsi Sulawesi Selatan (1999)[1]
  • Anggota Panitia Khusus Pemekaran Kabupaten Luwu (Februari–April 1999)[1]
  • Pelaksana Tugas Walikota Makassar (April 1999 – Mei 1999)
  • Bupati Barru (2000–2010)
  • Penjabat Wali Kota Palopo
  • Penjabat Bupati Majene
  • Pensiun sebagai pejabat eselon I di Kantor Gubernur Sulawesi Selatan

Penghargaan dan Penghormatan[sunting | sunting sumber]

  • Penghargaan sebagai tokoh eks Walikota dari Walikota Makassar (2016)
  • Pencantuman nama "Alwy Rum" pada Pedestrian Bundaratta di Jl. Penghibur, Kota Makassar sebagai bentuk apresiasi telah berjasa bagi pembangunan di Kota Makassar (2016)

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b Tahir, Abdul Madjid (26 April 2015). "Kenangan Menjelang Pembentukan Kabupaten Luwu Utara". luwuraya.com. Diakses tanggal 4 Oktober 2020. 
  • Sukatanya, Yudhistira & Goenawan Monoharto (2001). Makassar Doeloe, Makassar Kini, Makassar Nanti. Makassar: Yayasan Losari. 
  • R, Hanta Yuda A & Tim Poltracking (2014). Jejak Para Pemimpin. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama. hlm. 598. 
Jabatan politik
Didahului oleh:
Brigjen. Pol. Drs. H. Muhammad Arief Wangsa
Bupati Maros
1989–1994
Diteruskan oleh:
Drs. H. Nasrun Amrullah
Didahului oleh:
H. Andi Malik Baso Masry, S.E., M.Si.
Pelaksana Tugas Wali Kota Makassar
1999
Diteruskan oleh:
Drs. H. Baso Amiruddin Maula, S.H., M.Si.
Didahului oleh:
H. Andi Makkasau Razak
Bupati Barru
2000–2005
Diteruskan oleh:
Posisi Tetap
Didahului oleh:
Posisi Tetap
Bupati Barru
2005–2010
Diteruskan oleh:
Ir. H. Andi Idris Syukur, M.S.