Rammang-Rammang

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian

Rammang-Rammang adalah sebuah tempat di gugusan pegunungan karst Maros-Pangkep. Letaknya di desa Salenrang, Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros, Provinsi Sulawesi Selatan, sekitar 40 km di sebelah utara Kota Makassar.

Sejarah dan pengelolaannya[sunting | sunting sumber]

Kawasan karst Rammang-Rammang sempat ditawar untuk ditambang oleh perusahaan marmer dan masyarakat sekitar sempat diiming-imingi jadi buruh dan karyawannya. Namun masyarakat tetap tidak gentar menolak.[1][2] Sekitar tahun 2007 silam, kawasan karst yang dilelang ialah sebesar 40 hektare untuk dieksplorasi oleh 3 perusahaan kaliber besar dari Cina oleh Pemda Kabupaten Maros.[3] Selain masyarakat menolak karena tahu akibatnya yang merusak, kawasan ini sendiri juga telah dikelilingi oleh beberapa tambang semen dan salah satunya berjarak sekitar 4 km dari kawasan karst.[2] Setelah bersatunya masyarakat menolak dan bahkan selama 6 tahun berjuang melawan perusahaan tambang, warga berhasil menyelamatkan kawasan ini[3] menjadikan kawasan ini sebagai tempat wisata.[2] Di tahun 2017 lalu pula, kawasan karst ini telah menjadi Taman Nasional Geopark[4][3] dan sedang diajukan kepada UNESCO untuk menjadi UNESCO Geopark Global, atau geopark tingkat internasional.[4]

Galeri Foto[sunting | sunting sumber]

hutan batu Rammang-Rammang
Sungai Pute

Referensi[sunting | sunting sumber]

Eksotika Rammang-Rammang

  1. ^ Aulia, Luki; Arman, Reny Sri Ayu (30 September 2019). "Kekayaan Ekowisata Menyelamatkan Kekayaan Karst". Kompas. Hlm. 1 & 11.
  2. ^ a b c Bakrie, Moehammad (4 Agustus 2019). "Cerita Karst Rammang-rammang yang Nyaris Jadi Tambang". Detik Travel. Diakses tanggal 23 Desember 2019. 
  3. ^ a b c Bakrie, Moehammad (27 November 2017). "Rammang-rammang di Maros Raih Status Geopark". Detik Travel. Diakses tanggal 23 Desember 2019. 
  4. ^ a b Paramitha, Tasya; Aria, Bimo (13 Juli 2018). "Geopark Maros Segera Didaftarkan ke UNESCO". Viva. Diakses tanggal 23 Desember 2019.