Syamsuddin Batola

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Syamsuddin Batola
Informasi pribadi
Nama lengkap Syamsuddin Batola
Tanggal lahir 4 Juli 1967 (umur 55)
Tempat lahir Maros, Sulawesi Selatan, Indonesia
Posisi bermain bek tengah (libero)
Nomor 6
Karier junior
1982-1984 Diklat PPLP Sulawesi Selatan di Sudiang, Kota Makassar
1984-? Diklat Ragunan Jakarta
Karier senior*
Tahun Tim Tampil (Gol)
?-? Pelita Jaya FC
?-1994 PKT Bontang
1994−2001 PSM Makassar
2002−2003 Persim Maros
Kepelatihan
2005–2006 Persim Maros (asisten pelatih)
2007–2011 Tim SSB Maros "PS Merpati Putih" (pelatih kepala)
2011–2014 Tim Porda Maros (pelatih kepala)
2014-2017 Tim Diklat PPLP Sulawesi Selatan (pelatih kepala)
2017–2019 PSM Makassar (asisten pelatih)
2020 Persim Maros (pelatih kepala)
2021 Akademi PSM Makassar (pelatih kepala)
2021–sekarang PSM Makassar (pelatih kepala)
* Penampilan dan gol di klub senior hanya dihitung dari liga domestik

H. Syamsuddin Batola[1] (Lontara Bugis: ᨔᨔᨘᨉᨗ ᨅᨈᨚᨒ , transliterasi: Samsuddiŋ Batola ) (lahir 4 Juli 1967)[2] adalah eks pemain sekaligus legenda PSM Makassar yang berposisi sebagai bek. Syamsuddin Batola bersama adiknya Zain Batola turut mempersembahkan gelar juara untuk PSM Makassar pada Divisi Utama Liga Indonesia 1999–2000. Sebelum pensiun sebagai pemain sepak bola profesional di Persim Maros pada tahun 2003, Syamsuddin Batola pernah memperkuat klub Pelita Jaya FC dan PKT Bontang pada era Galatama dan kemudian PSM Makassar pada awal era Liga Indonesia. Saat ini, Syamsuddin Batola melatih PSM Makassar di Piala Menpora 2021. Sebelumnya, ia melatih Persim Maros tahun 2020 untuk persiapan berlaga di Liga 3 dan Pra Pekan Olahraga Provinsi Sulawesi Selatan Cabang Sepakbola.

Nama Syamsuddin Batola menjadi sorotan publik karena kemampuannya memaksimalkan skuat yang 100 persen pemain lokal untuk PSM Makassar di turnamen Piala Menpora 2021. Sebelumnya, PSM Makassar dengan kekuatan pemain lokal dianggap pengamat sepakbola tak dapat bersaing dengan Borneo F.C., Bhayangkara Solo FC, dan Persija Jakarta yang berisikan pemain asing. Pelatih asal Bontoa,[3][4] Kabupaten Maros dengan lisensi A AFC[3] ini akhirnya menuai pujian setelah mengantarkan PSM Makassar ke babak 8 besar.

Karier[sunting | sunting sumber]

Bek asal Kabupaten Maros ini saat usianya masih belasan tahun memulai karier juniornya dengan status sebagai pemain Diklat PPLP Sulsel di Makassar. Setamat SMP, ia kemudian merantau dan berstatus sebagai pemain Diklat Ragunan di Jakarta. Selepas dari Diklat Ragunan, Syamsuddin direkrut Pelita Jaya yang dikenal sebagai klub yang doyan memanfaatkan pemain muda yang pernah menyandang status anggota skuat timnas junior. Dari Pelita Jaya, Syamsuddin hijrah ke PKT Bontang yang juga memiliki visi sama. Syamsuddin kembali ke Makassar untuk memperkuat PSM pada era Liga Indonesia. Pencapaian terbaiknya adalah trofi juara Liga Indonesia 1999-2000. Ia tampil pada laga final di Stadion Gelora Bung Karno melawan mantan mantan klubnya, PKT. Setelah gantung sepatu, Syamsuddin meneruskan kariernya sebagai pelatih.[5]

Pemain[sunting | sunting sumber]

Asisten pelatih[sunting | sunting sumber]

Pelatih kepala[sunting | sunting sumber]

  • 2007-2011: Tim Sekolah Sepak Bola (SSB) Maros "PS Merpati Putih"
  • 2011-2014: Tim Porda Maros
  • 2014-2017: Tim Diklat PPLP Sulsel
  • 2020: Persim Maros[6][3]
  • 2021: Akademi PSM Makassar
  • 2021-sekarang: PSM Makassar

Teknis[sunting | sunting sumber]

Kursus kepelatihan[sunting | sunting sumber]

  • 2017-2019: Lisensi Level A-AFC

Prestasi[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b c Amiruddin (9 Juli 2019). "Ali Baba Meninggal Dunia, Begini Kesan Syamsuddin Batola". Tribunnews.com. Diakses tanggal 7 April 2021. 
  2. ^ a b c Sunusi, Muhaimin (12 April 2019). "Syamsuddin Batola Bangkit dari Cedera Hingga jadi Asisten Pelatih". Sindonews.com. Diakses tanggal 7 April 2021. [pranala nonaktif permanen]
  3. ^ a b c Redaksi www.matamaros.com (28 Maret 2021). "Menelisik Hasil Positif PSM di Piala Menpora, Peran Besar Dua Putra Maros". www.matamaros.com. Diakses tanggal 7 April 2021. 
  4. ^ Rahmat, Adriyan Adirizky (22 Maret 2021). "Pelatih PSM Makassar Tunggu Boaz Solossa Gabung di Piala Menpora 2021". www.indosport.com. Diakses tanggal 8 April 2021. 
  5. ^ Satria, Abdi (4 Agustus 2020). "6 Pemain Perantau Makassar yang Membawa PSM Juara Setelah Pulang Kampung". www.bola.com. Diakses tanggal 9 April 2021. 
  6. ^ a b c d Anthony, Rio (6 Agustus 2020). "Mantan Legenda PSM Makassar Jadi Pelatih Persim Maros". www.tagar.id. Diakses tanggal 7 April 2021. 
  7. ^ a b Alfian (9 Juli 2019). "Sosok Ali Baba di Mata Sahabatnya, Syamsuddin Batola: Suka Membaca". Tribunnews.com. Diakses tanggal 7 April 2021. 
  8. ^ Sunusi, Muhaimin (12 April 2019). "Syamsuddin Batola Bangkit dari Cedera Hingga jadi Asisten Pelatih". Sindonews.com. Diakses tanggal 7 April 2021. [pranala nonaktif permanen]