Kereta api Argo Jati

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
(Dialihkan dari Kereta api New Argo Jati)
Jump to navigation Jump to search
Kereta api Argo Jati
Papan nama KA Argo Jati.svg
Porters waiting to go inside the train.JPG
CC 203 35 Menarik KA Argo Jati akan mempersiapkan Masuk di Jalur 3 Stasiun Gambir
Informasi umum
Jenis layanan Kereta api ekspres
Status Beroperasi
Lokal Daerah Operasi III Cirebon
Pendahulu Cirebon Ekspres Utama
Argo Jati (layanan lama)
Mulai beroperasi
  • 13 Mei 2005 (Cirebon Ekspres Utama)
  • 12 April 2007 (layanan lama)
  • 03 November 2010 (peluncuran ulang)
  • 29 Oktober 2018 (Ganti Rangkaian Stainless Steel)
Pemilik PT Kereta Api Indonesia
Penumpang harian 1.000 penumpang per hari (rata-rata)
Perjalanan
Relasi perjalanan CirebonGambir, p.p.
Jumlah perhentian Lihatlah di bawah
Jarak tempuh 217 km
Waktu tempuh rata-rata 3 jam (rata-rata)
Frekuensi perjalanan harian dua kali perjalanan pulang pergi sehari
Nomor kereta api
  • 15-18
  • 39F-40F
  • 7005-7006
Jenis rel Rel berat
Pelayanan
Kelas layanan
  • Eksekutif Plus (Reguler/Tambahan)
  • Eksekutif Satwa (Fakultatif)
Fasilitas difabel ada
Susunan tempat duduk 50 tempat duduk disusun 2-2, reclining and revolving seat
Fasilitas kereta makan Ada, dapat memesan sendiri makanan di kereta makan yang tersedia.
Jenis kaca jendela Kaca panorama dupleks, dengan tirai, lapisan laminasi isolator panas.
Fasilitas hiburan Ada
Bagasi Ada
Lain-lain Lampu baca, toilet, alat pemadam api ringan, rem darurat, AC, peredam suara.
Teknis sarana dan prasarana
Lokomotif CC206
Lebar sepur 1.067 mm
Elektrifikasi -
Kecepatan operasional
  • 70 s.d. 120 km/jam (KA Argo Jati Reguler)
  • 80 s.d. 120 km/jam (KA Argo Jati Fakultatif)
Pemilik prasarana Ditjen KA, Kemenhub RI
Nomor pada jadwal
  • 15-18
  • 39F-40F
  • 7005-7006
Peta rute
Tegal - Cirebon - Jakarta Gambir
Untuk Kereta api Tegal Bahari, Cirebon Ekspres, dan Argo Jati
Ke Semarang
Tegal
Ke Prupuk
Brebes
Tanjung
Losari
Babakan
Ke Prupuk
Cirebon
Arjawinangun
Jatibarang
Haurgeulis
Ke Bandung
Cikampek
Bekasi
Jatinegara
Ke Pasar Senen
Ke Bogor dan Sukabumi
Manggarai
Ke Tanah Abang dan Merak
Jakarta Gambir
Ke Jakarta Kota
Keterangan:
  • Cirebon Ekspres dan Argo Jati berterminus di Stasiun Cirebon
  • Argo Jati melintas langsung stasiun yang bertanda bolong
  • Tidak semua perjalanan KA Tegal Bahari maupun Cirebon
    Ekspres berhenti di Stasiun Cikampek
Logo pertama KA Argo Jati

Kereta api Argo Jati Merupakan Kereta api Penumpang Kelas Eksekutif Plus (Reguler/Tambahan) maupun Kelas Eksekutif Satwa (Fakultatif) yang dioperasikan Oleh PT Kereta api Indonesia (Persero) Daerah Operasi III Cirebon yang Melayani Rute Cirebon-Gambir dan Sebaliknya.

Dengan pola operasi 3 kali pergi pulang diawali pemberangkatan awal dari Cirebon di pagi hari kembali dan berangkat lagi ke Jakarta pada siang harinya. Adapun rangkaian kereta api Argo Jati adalah sebuah lokomotif, kereta bagasi (B), enam kereta eksekutif (K1), satu kereta makan (M1), dan kereta pembangkit (P). Tersedia juga KA Argo Jati Fakultatif yang berjalan setiap Jumat-Minggu dengan jadwal 07.30 dari Gambir dan 12.30 dari Cirebon.

Asal-usul nama[sunting | sunting sumber]

Nama Argo, sebagaimana disebutkan dalam kelas pelayanan PT KAI, merupakan sebuah brand image layanan kelas eksekutif. Sementara Jati sendiri berasal dari tokoh Walisongo yang berhasil mengembangkan Islam di Jawa, Sunan Gunung Jati. Keberhasilannya itulah yang kemudian dilekatkan pada nama kereta api ini, sehingga menumbuhkembangkan kebanggaan dan prestise bagi setiap penumpangnya.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Awal pengoperasian (2007-2010)[sunting | sunting sumber]

Sebelum KA Argo Jati diluncurkan, di jalur Jakarta - Cirebon, beroperasi 2 kereta, yaitu KA Cirebon Ekspres kelas eksekutif-bisnis sebanyak 3 kali PP dan KA Cirebon Ekspres Utama kelas eksekutif sebanyak 2 kali pergi pulang. Kedua kereta mengawali/mengakhiri perjalanan di Stasiun Gambir.

Peluncuran KA Argo untuk jalur ini pun sudah mulai diwacanakan, mengingat permintaan kelas argo dan turunnya pamor KA Cirebon Ekspres Utama. Maka, Daop III Cirebon meluncurkan KA Argo Jati pada tanggal 12 April 2007, berangkat pukul 14.00. KA ini menggunakan rangkaian bekas KA Argo Gede yang diproduksi pada tahun 1995 dan dengan diluncurkannya KA ini, lokomotif CC 203 01 05 (CC 203 35) pun dikirim ke Cirebon sebagai penarik utama KA Argo Jati.[1]

Peluncuran kembali (2010-sekarang)[sunting | sunting sumber]

Peluncuran ulang kereta api Argo Jati dengan nama "New Argo Jati" pada saat itu dilaksanakan pada tanggal 3 November 2010 sebagai pengganti rangkaian kereta api Argo Jati layanan lama yang merupakan hasil improvisasi/peningkatan dari kereta api Cirebon Ekspres yang diresmikan tanggal 13 Mei 2005, sebagai cikal bakal kereta api Argo Jati. Animo masyarakat kota Cirebon dan sekitarnya terhadap layanan kereta api kelas eksekutif yang semakin meningkat, sehingga PT KAI berupaya meningkatkan layanan kelas eksekutif argo dengan jurusan Stasiun Gambir dan stasiun Cirebon.

Saat ini, lokomotif CC206 resmi menggantikan CC 203 35, sementara CC 203 35 dijadikan sebagai salah satu lokomotif andalan kereta api Krakatau Ekspres.

Rangkaian[sunting | sunting sumber]

Pada masa-masa awal kereta api ini beroperasi, kereta api ini menggunakan rangkaian kereta eksekutif keluaran tahun 1995 yang sebelumnya digunakan oleh kereta api Argo Gede. Lalu, pada tahun 2010, bersamaan dengan peluncuran layanan baru yang bernama "New Argo Jati", maka kereta api ini pun kembali mendapatkan kereta eksekutif terbaru keluaran tahun 2010 dari PT INKA Madiun.

Pada tahun 2016, kereta api Argo Jati pun sempat menggunakan rangkaian yang dimodifikasi oleh Balai Yasa Gubeng pada tahun 2015, karena rangkaiannnya sempat dialihkan ke kereta api Purwojaya yang saat itu naik kelas menjadi kelas eksekutif seluruhnya (sebelumnya eksekutif-bisnis). Mulai 25 Februari 2017, Rangkaian Kereta api Argo Jati sudah kembali menggunakan kereta eksekutif buatan tahun 2010 dari Kereta api Purwojaya, dikarenakan Kereta api Purwojaya sudah mendapatkan hibah K1 buatan tahun 2009 yang sebelumnya merupakan milik Kereta api Gajayana.

Setelah KA Argo Sindoro ganti Rangkaian Kereta Stainless Steel buatan Tahun 2018 kini KA Argo Jati telah resmi menggunakan kereta eksekutif terbaru dari PT INKA Madiun berbodi stainless steel keluaran tahun 2018, lengkap dengan kereta makan dan kereta pembangkitnya yang juga baru (Mulai 29 Oktober 2018). Sedangkan rangkaian lama KA Argo Jati buatan tahun 2009 ex Dipo Kereta api Solo Balapan (SLO) maupun 2010 akan dihimbahkan ke Kereta api Ranggajati (CN-JR), Kereta api Cirebon Ekspres (CN-GMR), Kereta api Tegal Bahari (TG-GMR).

KA Argo Jati Reguler

  • 1 Lokomotif CC 206 Dipo Induk Cirebon (CN)
  • 1 Kereta Pembangkit (P 2018 CN)
  • 4 Kereta Eksekutif Plus (K1 2018 CN)
  • 1 Kereta Makan (M1 2018 CN)
  • 5 Kereta Eksekutif Plus (K1 2018 CN)

KA Argo Jati Fakultatif Gambir

  • 1 Lokomotif CC 201, CC 203 atau CC 206
  • 4 Kereta Eksekutif (K1 2016 JAKK)
  • 1 Kereta Makan (M1 2016 JAKK)
  • 4 Kereta Eksekutif (K1 2016 JAKK)
  • 1 Kereta Pembangkit (P JAKK atau P 2016 JAKK)

KA Argo Jati Tambahan Malam (Lebaran dan Nataru)

  • 1 Lokomotif CC 206 Dipo Induk Cirebon (CN)
  • 1 Kereta Pembangkit (P 2018 CN)
  • 4 Kereta Eksekutif Plus (K1 2018 CN)
  • 1 Kereta Makan (M1 2018 CN)
  • 5 Kereta Eksekutif Plus (K1 2018 CN)

Keterangan:

  • Saat Ini Argo Jati Fakultatif Masih menggunakan Rangkaian Sembrani Milik Daop 1.
  • Saat Ini KA Argo Jati Tambahan Malam akan meminjam Rangkaian KA Argo Jati Reguler (saat ini argo jati reguler tidak dinas dimalam hari) akan dioperasikan dihari hari Libur Nasional, Lebaran dan Nataru.

Fasilitas[sunting | sunting sumber]

Rangkaian kereta KA Argo Jati yang bernuansa batik dari Tegalan.

Kereta api Argo Jati menyediakan fasilitas sarana hiburan selama perjalanan. Selain hiburan, penumpang juga dapat memesan makanan dan minuman dari kereta makan yang tersedia. Kereta ini, seperti semua kereta api eksekutif lainnya, diperlengkapi dengan toilet, AC, tempat duduk yang bisa dilipat dan diputar, serta rak bagasi yang cukup untuk memuat bagasi yang relatif besar.

Tarif[sunting | sunting sumber]

Tarif kereta api ini adalah Rp 125.000,00 - Rp 230.000,00, bergantung pada jarak yang ditempuh penumpang, subkelas/posisi tempat duduk dalam rangkaian kereta, serta hari-hari tertentu seperti akhir pekan dan libur nasional. Selain itu, berlaku pula tarif khusus yang hanya dapat dipesan di loket stasiun mulai dua jam sebelum keberangkatan kereta api ini pada stasiun yang berada dalam rute berikut.

Jadwal perjalanan[sunting | sunting sumber]

  • Jadwal Perjalanan KA Argo Jati dan KA Argo Jati Fakultatif Mulai 1 April 2017 (Berdasarkan Gapeka 2017)
  • Untuk Jadwal Perjalanan KA Argo Jati Pagi dan KA Argo Jati Fakultatif diberangkatkan setiap jumat, sabtu dan minggu saja.[2]
Stasiun Kedatangan Keberangkatan Kedatangan Keberangkatan
KA 15 Argo Jati Pagi KA 17 Argo Jati Sore
Cirebon - 05.25 - 13.50
Jatibarang 05.55 05.57 14.20 14.22
Bekasi 07.51 07.53 16.15 16 17
Jatinegara 08.10 08.12 16.33 16.35
Gambir 08.27 - 16.49 -
KA 16 Argo Jati Pagi KA 18 Argo Jati Sore
Gambir - 09.00 - 17.20
Bekasi 09.32 09.34 17.50 17.52
Jatibarang 11.24 11.26 19.44 19.46
Cirebon 11.56 - 20.16 -
Stasiun Kedatangan Keberangkatan
KA 39F Argo Jati Fakultatif
Cirebon - 11.00
Jatibarang 11.31 11.34
Bekasi Ls 13.27
Jatinegara 13.42 13.44
Gambir 14.00 -
KA 40F Argo Jati Fakultatif
Gambir - 07.15
Bekasi Ls 07.44
Jatibarang 09.39 09.41
Cirebon 10.12 -

Galeri[sunting | sunting sumber]

Galeri KA New Argo Jati semasa ditarik CC 203 35.

Referensi[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]