Kereta api Argo Jati

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
(Dialihkan dari Kereta api New Argo Jati)
Lompat ke: navigasi, cari
Kereta api Argo Jati
Plat nama KA Argo Jati.png
KA Argo Jati Melikung Dawuan.jpg
Kereta api Argo Jati menikung di tikungan Dawuan.
Informasi umum
Jenis kereta api Kereta api ekspres
Status Beroperasi
Lokal Daerah Operasi III Cirebon
Pendahulu Cirebon Ekspres Utama
Argo Jati (layanan lama)
Mulai beroperasi 13 Mei 2005 (Cirebon Ekspres Utama)
12 April 2007 (layanan lama)
3 November 2010 (peluncuran ulang)
Pemilik PT Kereta Api Indonesia
Penumpang harian 300-600 penumpang per hari (rata-rata)
Perjalanan
Relasi perjalanan Cirebon-Gambir, pp.
Jumlah perhentian Lihatlah di bawah
Jarak tempuh 214 km
Waktu tempuh rata-rata 3 jam (rata-rata)
Frekuensi perjalanan harian Dua kali pergi pulang sehari (operasional normal)
Nomor kereta api 15-18
Jenis rel Rel berat
Pelayanan
Kelas Eksekutif
Fasilitas difabel ?
Susunan tempat duduk 50 tempat duduk disusun 2-2, reclining and revolving seat
Susunan tempat tidur -
Fasilitas kereta makan Ada, dapat memesan sendiri makanan di kereta makan yang tersedia.
Jenis kaca jendela Kaca panorama dupleks, dengan tirai, lapisan laminasi isolator panas.
Fasilitas hiburan Ada
Bagasi Ada
Lain-lain Lampu baca, toilet, alat pemadam api ringan, rem darurat, AC, peredam suara.
Teknis sarana dan prasarana
Lokomotif CC 203 35, CC206
Lebar sepur 1.067 mm
Elektrifikasi -
Kecepatan operasional 90 s.d. 120 km/jam
Pemilik prasarana Ditjen KA, Kemenhub RI
Nomor pada jadwal 15-18
Peta rute
Continuation backward
Ke Surabaya Pasar Turi
Station on track
Stasiun Cirebon
Stop on track
Stasiun Cangkring
Stop on track
Stasiun Bangoduwa
Stop on track
Stasiun Arjawinangun
Unknown route-map component "eHST"
Stasiun Kaliwedi
Stop on track
Stasiun Kertasemaya
Station on track
Stasiun Jatibarang
Stop on track
Stasiun Telagasari
Stop on track
Stasiun Terisi
Stop on track
Stasiun Kadokangabus
Stop on track
Stasiun Cilegeh
Unknown route-map component "eHST"
Halte Cipedang
Station on track
Stasiun Haurgeulis
Stop on track
Stasiun Cipunegara
Stop on track
Stasiun Pegadenbaru
Stop on track
Stasiun Cikaum
Stop on track
Stasiun Pasirbungur
Stop on track
Stasiun Pringkasap
Stop on track
Stasiun Pabuaran
Stop on track
Stasiun Tanjungrasa
Unknown route-map component "KMW"
Batas Daop I JAK - Daop III CN
Unknown route-map component "KRWg+l" Continuation to right
Ke Purwakarta, Bandung
Station on track
Stasiun Cikampek
Stop on track
Stasiun Dawuan
Stop on track
Stasiun Kosambi
Stop on track
Stasiun Klari
Stop on track
Stasiun Karawang
Stop on track
Stasiun Kedunggedeh
Stop on track
Stasiun Lemahabang
Stop on track
Stasiun Cikarang
Stop on track
Stasiun Tambun
Stop on track
Stasiun Bekasi
Stop on track
Stasiun Kranji
Stop on track
Stasiun Rawabebek
Stop on track
Stasiun Cakung
Stop on track
Stasiun Klender Baru
Stop on track
Stasiun Klender
Stop on track
Stasiun Cipinang
Station on track
Stasiun Jatinegara
Continuation to left Junction to right
Ke Pasar Senen, Jakarta Kota
Unknown route-map component "KRWg+l" Continuation to right
Ke Bogor, Sukabumi
Station on track
Stasiun Manggarai
Junction to left Continuation to right
Ke Tanah Abang
Unknown route-map component "BRÜCKEa"
Unknown route-map component "hHST"
Stasiun Cikini
Unknown route-map component "hHST"
Stasiun Gondangdia
Unknown route-map component "hBHF"
Stasiun Gambir
Unknown route-map component "hCONTf"
Ke Jakarta Kota
Logo pertama KA Argo Jati

Kereta api Argo Jati adalah kereta api kelas eksekutif argo yang dioperasikan oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero) di Pulau Jawa dengan jurusan dari Stasiun Gambir (GMR) ke Cirebon (CN) dan sebaliknya.[1][2]

Nama Argo, sebagaimana disebutkan dalam kelas pelayanan PT KAI, merupakan sebuah brand image layanan kelas eksekutif. Sementara Jati sendiri berasal dari tokoh Walisongo yang berhasil mengembangkan Islam di Jawa, Sunan Gunung Jati. Keberhasilannya itulah yang kemudian dilekatkan pada nama kereta api ini, sehingga menumbuhkembangkan kebanggaan dan prestise bagi setiap penumpangnya.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Di jalur Jakarta - Cirebon, beroperasi 2 kereta, yaitu KA Cirebon Ekspres kelas eksekutif-bisnis sebanyak 3 kali PP dan KA Cirebon Ekspres Utama kelas eksekutif sebanyak 2 kali pergi pulang. Kedua kereta mengawali/mengakhiri perjalanan di Stasiun Gambir.

Peluncuran KA Argo untuk jalur ini pun sudah mulai diwacanakan, mengingat permintaan kelas argo dan turunnya pamor KA Cirebon Ekspres Utama. Maka, Daop III Cirebon meluncurkan KA Argo Jati pada tanggal 12 April 2007, berangkat pukul 14.00. KA ini menggunakan rangkaian bekas KA Argo Gede yang diproduksi pada tahun 1995 dan dengan diluncurkannya KA ini, lokomotif CC 203 01 05 (CC 203 35) pun dikirim ke Cirebon sebagai penarik utama KA Argo Jati.[3]

Peluncuran kembali[sunting | sunting sumber]

Peluncuran ulang kereta api Argo Jati dengan nama "New Argo Jati" pada saat itu dilaksanakan pada tanggal 3 November 2010 sebagai pengganti rangkaian kereta api Argo Jati layanan lama yang merupakan hasil improvisasi/peningkatan dari kereta api Cirebon Ekspres yang diresmikan tanggal 13 Mei 2005, sebagai cikal bakal kereta api Argo Jati.[1] Animo masyarakat kota Cirebon dan sekitarnya terhadap layanan kereta api kelas eksekutif yang semakin meningkat, sehingga PT KAI berupaya meningkatkan layanan kelas eksekutif argo dengan jurusan Stasiun Gambir dan stasiun Cirebon.

Saat ini, lokomotif CC206 resmi menggantikan CC 203 35, sementara CC 203 35 dijadikan sebagai salah satu lokomotif andalan kereta api Krakatau Ekspres.

Rangkaian[sunting | sunting sumber]

Dengan pola operasi 3 kali pergi pulang diawali pemberangkatan awal dari Cirebon di pagi hari kembali dan berangkat lagi ke Jakarta pada siang harinya. Adapun rangkaian kereta api Argo Jati adalah sebuah lokomotif, kereta bagasi (B), enam kereta eksekutif (K1), satu kereta makan (M1), dan kereta pembangkit (P). Tersedia juga KA Argo Jati Fakultatif yang berjalan setiap Jumat-Minggu dengan jadwal 07.30 dari Gambir dan 12.30 dari Cirebon. Saat ini kereta api tersebut menggunakan rangkaian yang dimodifikasi oleh Balai Yasa Manggarai pada tahun 2015.

Fasilitas[sunting | sunting sumber]

Rangkaian kereta KA Argo Jati yang bernuansa batik dari Tegalan.

Kereta api Argo Jati menyediakan fasilitas sarana hiburan selama perjalanan. Selain hiburan, penumpang juga dapat memesan makanan dan minuman dari kereta makan yang tersedia. Kereta ini, seperti semua kereta api eksekutif lainnya, diperlengkapi dengan toilet, AC, tempat duduk yang bisa dilipat dan diputar, serta rak bagasi yang cukup untuk memuat bagasi yang relatif besar.[2]

Tarif[sunting | sunting sumber]

Tarif kereta api ini adalah Rp 140.000,00 - Rp 185.000,00, bergantung pada jarak yang ditempuh penumpang, subkelas/posisi tempat duduk dalam rangkaian kereta, serta hari-hari tertentu seperti akhir pekan dan libur nasional.

Jadwal perjalanan[sunting | sunting sumber]

Berikut ini adalah jadwal perjalanan kereta api Argo Jati sesuai dengan revisi 1 Gapeka 2015.[4]

Stasiun Kedatangan Keberangkatan Kedatangan Keberangkatan
KA 15L KA 17
Cirebon - 06.20 - 14.00
Jatibarang 06.49 06.51 14.29 14.31
Bekasi 08.42 08.44 16.17 16 19
Jatinegara 09.02 09.04 16.34 16.36
Gambir 09.16 - 16.48 -
KA 16L KA 18
Gambir - 10.00 - 17.15
Bekasi 10.24 10.26 17.37 17.39
Jatibarang 12.12 12.14 19.26 19.28
Cirebon 12.46 - 19.58 -

Galeri[sunting | sunting sumber]

Galeri KA New Argo Jati semasa ditarik CC 203 35.

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b "Layanan produk KA penumpang, KA eksekutif dan bisnis". Diakses tanggal 9 April 2012. 
  2. ^ a b "Kereta Api Argo Jati". Diakses tanggal 9 April 2012. 
  3. ^ Majalah KA Edisi Mei 2014
  4. ^ Jadwal Argo Jati

Pranala luar[sunting | sunting sumber]