Jalur LRT Cawang–Cibubur

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Cawang–Cibubur
Jakarta LRT CB.svg
Lrtjabodebek.png
Ikhtisar
Nama lainLintas pelayanan 1 LRT Jabodebek
JenisLintas rel terpadu, transportasi umum
SistemLRT Jabodebek
StatusTahap konstruksi
LokasiJakarta Timur dan Kota Depok
TerminusCawang
Harjamukti
Stasiun5
Operasi
Rencana pembukaan2022[1]
PemilikDirektorat Jenderal Perkeretaapian
Kementerian Perhubungan
OperatorPT Kereta api Indonesia[2]
Data teknis
Panjang lintas14,89 km (9,25 mi)
Lebar sepur1.435 mm (4 ft 8 12 in) sepur standar
Peta rute

LRT CW-DA
ke Dukuh Atas
CW
Cawang
Roundeltjk4.png Roundeltjk5C.png Roundeltjk5D.png Roundeltjk7.png Roundeltjk9.png Roundeltjk9A.png Roundeltjk9B.png Roundeltjk9C.png
LRT CW-BT
ke Jatimulya
TM
Taman Mini
Roundeltjk9.png Roundeltjk9B.png Roundeltjk9C.png
KR
Kampung Rambutan
Roundeltjk5E.png Roundeltjk7.png Roundeltjk9.png Roundeltjk10.png Bus interchange
CI
Ciracas
HM
Harjamukti
Fase 1: dibuka 2020
Fase 2: dibuka TBA
GP
Gunung Putri
CL
Cibinong
SL
Sentul (LRT Jabodebek)
SC
Sentul City
BR
Bogor Raya
Depot LRT Bogor

Jalur LRT Cawang–Cibubur merupakan salah satu lintas pelayanan LRT Jabodebek yang menghubungkan Stasiun Cawang dengan Stasiun Harjamukti. Lintas ini memiliki panjang 14,89 kilometer dan melayani lima stasiun.[3] Sebagian besar lintasan ini merupakan jalur layang dan rencananya akan dioperasikan pada tahun 2022.[1] Jalur ini juga direncanakan akan dioperasikan oleh PT Kereta Api Indonesia.[2]

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Tampak lintasan LRT Jabodebek dari Jalan Tol Jagorawi

Sama seperti sistem transportasi umum lainnya di Jabodetabek, sistem LRT Jabodebek dibangun untuk mengurai kemacetan. Pembangunan Jalur LRT Cawang−Cibubur dan jalur lainnya dalam pembangunan LRT Jabodebek tahap 1 dimulai dengan peletakan batu pertama pada tanggal 9 September 2015 oleh Presiden Joko Widodo. Acara peletakan batu pertama tersebut dilakukan di dekat rencana Stasiun TMII yang termasuk dalam jalur LRT ini.[4]

Pada awalnya, pembangunan tahap 1 ini ditargetkan akan selesai sebelum Asian Games 2018. Namun hingga Asian Games dilaksanakan, pembangunan untuk keseluruhan tahap 1 sendiri masih 45%. Meskipun begitu, pada saat itu beberapa jalur dalam lintas pelayanan Cawang–Cibubur telah mulai dipasangi rel.[5]

Pada bulan Maret 2019, keseluruhan lintasan jalur telah tersambung. Semua pekerjaan konstruksi layang telah selesai dan dilanjutkan dengan pekerjaan persinyalan dan pembangunan stasiun. Oleh karena itu, jalur ini diperkirakan sudah siap untuk uji coba rangkaian LRT mengingat jalur lainnya masih belum selesai pembangunan lintasannya.[6][7]

Pada tanggal 11 Oktober 2019, rangkaian pertama LRT Jabodebek tiba di Jakarta. Pengiriman tersebut dilakukan melalui jalur darat langsung dari Pabrik PT INKA Madiun. Untuk sementara, rangkaian LRT tersebut hingga saat ini diparkirkan di dekat Stasiun Harjamukti. Hal ini dilakukan mengingat depo LRT di Jatimulya masih belum selesai pembangunannya.[8][9]

Pada bulan Oktober 2020, armada LRT Jabodebek mulai diuji coba. Pengujicobaan ini dilakukan pada lintas pelayanan Cawang–Cibubur dengan rute Stasiun TMII–Stasiun Harjamukti. Uji coba ini dilakukan untuk mengecek kesiapan persinyalan dan jalur yang akan dilalui.[10][11]

Jaringan[sunting | sunting sumber]

Rute[sunting | sunting sumber]

Jalur LRT Cawang–Cibubur memiliki lintasan sepanjang 14,89 kilometer.[3] Sebagian besar lintasan jalur ini merupakan jalur layang yang berada di sisi Jalan Tol Jagorawi.[12] Dari Stasiun Cawang ke Stasiun TMII, jalur berpindah dari sisi barat ke sisi timur jalan tol. Di antara petak Cawang–TMII tersebut, terdapat jalur dibuat di atas permukaan tanah karena berada berdekatan dengan approach zone Bandara Halim Perdanakusuma. Setelah dari Stasiun TMII, jalur berpindah kembali ke sisi barat jalan tol hingga Stasiun Cibubur.[13]

Daftar stasiun[sunting | sunting sumber]

Jakarta - LRT Jabodebek Cibubur Line Icon.png Stasiun Antarmoda penghubung Keterangan Lokasi
Fase 1: Cawang–Cibubur
Cawang Transjakarta: Roundeltjk5C.png Roundeltjk5D.png Roundeltjk5E.png Roundeltjk7.png Roundeltjk7.png (7F) (7M) Roundeltjk9.png Roundeltjk9A.png Roundeltjk9B.png Roundeltjk9C.png Roundeltjk9.png (9M) Roundeltjk10.png (di halte BNN) Stasiun transit dengan lintas pelayanan lain Jakarta Timur DKI Jakarta
Taman Mini Transjakarta: Roundeltjk9.png Roundeltjk9B.png Roundeltjk9C.png Roundeltjk9.png (9M) (di halte Garuda Taman Mini) Terletak di dekat Taman Anggrek, TMII
Kampung Rambutan Transjakarta: Roundeltjk5E.png Roundeltjk7.png Roundeltjk7.png (7F) (7M) Roundeltjk9.png (9K) Roundeltjk10.png (10D) (di halte Kampung Rambutan)
Bus interchange Terminal Kampung Rambutan
Terintegrasi langsung dengan Terminal Kampung Rambutan
Ciracas
Harjamukti Terletak di dekat Taman Bunga Cibubur Kota Depok Jawa Barat
Fase 2: Cibubur–Bogor

Rencana pengembangan[sunting | sunting sumber]

Dalam rencana pembangunan fase 2, jalur LRT ini rencananya akan diperpanjang hingga Bogor bersamaan dengan lintas pelayanan Dukuh Atas–Senayan.[14][15] Lintas Cibubur–Bogor ini rencananya akan dibangun di permukaan tanah, tidak layang seperti lintas Cawang–Cibubur. Model bangunan di atas permukaan tanah ini dinilai akan menghemat biaya pembangunan hingga 50%.[16] Hingga saat ini, lintas Cibubur–Bogor masih dalam proses perencanaan desain.[17][18]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b Hamdani, Trio (5 Juni 2020). "Proyek LRT Jabodebek Molor ke 2022". detikFinance. Diakses tanggal 27 Juni 2020. 
  2. ^ a b Agustini Rahayu, Yayu (19 Desember 2017). "Pemerintah resmi tunjuk KAI jadi operator LRT Jabodebek, harga tiket Rp 12.000". merdeka.com. Diakses tanggal 2018-09-15. 
  3. ^ a b Aulia, Anastasia (27 Juli 2019). "Panduan Lengkap LRT Jabodebek, Rute dan Stasiun". KOMPAS.com. Diakses tanggal 2021-01-22. 
  4. ^ "LRT JABODETABEK: Jokowi 'Groundbreaking' Hari Ini". Bisnis.com. 9 September 2015. Diakses tanggal 2021-01-23. 
  5. ^ Prabowo, Dani (21 Agustus 2018). "Konstruksi Sipil LRT Jabodebek Rampung Akhir 2018". KOMPAS.com. Diakses tanggal 2021-01-23. 
  6. ^ "Lintas Cawang-Cibubur Tersambung, Progres LRT Capai 60 Persen". CNN Indonesia. 29 Maret 2019. Diakses tanggal 2021-02-20. 
  7. ^ Alif Alhikam, Herdi (3 April 2019). "Fakta Jalur LRT Cibubur-Cawang Sudah Tersambung". detikFinance. Diakses tanggal 2021-02-20. 
  8. ^ Lidyana, Vadhia (12 Oktober 2019). "Penampakan LRT Jabodebek yang Tiba di Jakarta". detikFinance. Diakses tanggal 2021-01-24. 
  9. ^ Bimo Pratomo, Harwanto (15 Oktober 2019). "Fakta-Fakta Terbaru LRT Jabodebek, Termasuk Tarif Rp 12.000". merdeka.com. Diakses tanggal 2021-01-24. 
  10. ^ Choirul Anwar, Muhammad (22 Oktober 2020). "Uji Coba LRT Cibubur: Mulai Mondar-Mandir, Kapan Operasi?". CNBC Indonesia. Diakses tanggal 2021-01-23. 
  11. ^ Anggraeni, Rina (22 Oktober 2020). "Jam 2 Siang, Uji Coba LRT Jabodebek 4 kali Bolak-balik". okefinance. Diakses tanggal 2021-01-23. 
  12. ^ "Konstruksi Jalur LRT Berada di Sisi Kanan Tol Jagorawi". TEMPO.CO. 21 Oktober 2015. Diakses tanggal 2021-02-20. 
  13. ^ Aditiasari, Dana (17 Agustus 2016). "Cibubur-Cawang Terhubung LRT, Ini Jalurnya". detikFinance. Diakses tanggal 2021-02-20. 
  14. ^ Aliya, Angga (10 Juni 2015). "Ini Dia Rute-rute LRT Jokowi yang akan Dibangun Adhi Karya". detikFinance. Diakses tanggal 2017-07-28. 
  15. ^ Ariefana, Pebriansyah (9 September 2015). "Ini Rute LRT dari Bekasi, Bogor, Depok dan Jakarta". suara.com. Diakses tanggal 2021-01-23. 
  16. ^ Fabian Thomas, Vincent (14 Oktober 2019). "LRT Jabodebek Tahap 2 Arah Bogor Dibangun di Darat, Biaya Turun 50%". tirto.id. Diakses tanggal 2021-01-24. 
  17. ^ Doni Tolok, Aprianus (11 November 2019). "Pembangunan Lintas Rel Terpadu Tahap II Rampung dalam 3 Tahun". Bisnis.com. Diakses tanggal 2021-01-24. 
  18. ^ Siregar, Efrem (11 November 2019). "Kabar Gembira! LRT Cibubur-Sentul-Bogor Siap Dieksekusi". CNBC Indonesia. Diakses tanggal 2021-01-24.