Petis Runting

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian

Petis Runting[1] adalah masakan khas Kabupaten Pati.

Keterangan[sunting | sunting sumber]

Petis yang satu ini merupakan variasi masakan daging kambing yang hampir sama dengan gulai. Perbedaanya, petis kambing dicampur tepung beras dan rebusan daging. Sekilas, menu ini seperti gulai, kuahnya sedikit gelap. Ada beberapa potong bagian kambing yang menyembul di kuah, namun kebanyakan gajih atau lemak serta tulang kambing. Umumnya, para penikmat petis kambing menyantapnya dengan sate kambing, tanpa nasi.

Segarnya petis kambing ini tergolong murah, hanya lima ribu rupiah per porsi. Maka tak heran jika para pelanggannya berasal dari berbagai kalangan, mulai dari petani, hingga para pejabat.

Makanan petis kambing merupakan makanan tradisional asal Desa Runting, Pati, Jawa Tengah dan saat ini telah berkembang hingga ke beberapa desa di sekitarya.

Bumbu untuk membuat petis kambing hampir sama dengan gulai, yaitu cabe, merica , jinten, bawang merah dan bawang putih. Namun ada tambahan bumbu lagi yaitu tepung beras dan gula jawa. Kambingnya juga harus kambing muda, sehingga tidak prengus, atau berbau menyengat. Kenikmatan petis kambing ini karena menggunakan resep kambing muda.

Resep Petis Kambing Runting[sunting | sunting sumber]

Bahan[sunting | sunting sumber]

250 gram iga kambing, dipotong-potong 3 lembar daun jeruk 2 sendok makan beras menir disangrai hingga cokelat lalu dihaluskan 25 gram gula merah 1 liter air 2 sendok makan kecap manis

Bumbu Halus[sunting | sunting sumber]

  • 5 butir bawang merah
  • 2 siung bawang putih
  • 2 buah cabai merah
  • 2 cm kunyit
  • 3 butir kemiri
  • 1 sendok teh ketumbar
  • 2 cm kencur
  • 1 sendok teh terasi
  • 1 1/2 sendok teh garam
Cara Membuat
  • Rebus iga kambing, sampai mendidih dan lunak.
  • Masukkan bumbu halus dan daun jeruk. Aduk sampai bumbu meresap.
  • Tambahkan tepung beras, kecap manis, dan gula merah. Masak sampai bumbu meresap.

Referensi[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]