Brengkes tempoyak

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Brengkes Tempoyak adalah makanan tradisional dari Sumatera Selatan yang menggunakan bahan dasar ikan Patin. Makanan ini juga menggunakan Tempoyak sebagai bumbu penyedapnya. Penambahan fermentasi durian pada Brengkes Tempoyak membuat cita rasa dari makanan ini menjadi gurih, manis, pedas dan asam.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Sebagai daerah yang memiliki sejarah kuat dengan budaya maritim, menjadikan Sumatera Selatan memiliki banyak makanan tradisional berbahan ikan. Salah satu makanan yang menggunakan ikan selain Brengkes Tempoyak diantaranya adalah Pempek, Pindang, Celimpungan, Laksan, Model dan Tekwan.

Brengkes berasal dari bahasa Palembang yang artinya sama dengan pepes yaitu pembuatan makanan dengan cara mengukus bahan utama dengan bumbu di dalam daun pisang. Sedangkan tempoyak adalah bumbu masak yang terbuat dari durian yang difermentasikan selama 5-7 hari [1]

Cara Pembuatan[sunting | sunting sumber]

Pembuatan Brengkes Tempoyak dimulai dengan menyiapkan bahan utama yaitu ikan patin yang sudah dibersihkan dan dipotong sesuai kehendak. Kemudian menyiapkan tempoyak durian dan bumbu halus berupa bawang putih, bawang merah, cabai merah, cabai rawit, kunyit dan lengkuas juga garam.

Tempoyak dan bumbu halus dimasak sebentar sampai berbau harum. Setelah itu lumuri potongan ikan patin dengan bumbu yang sudah matang dan bungkus dengan daun pisang. Kemudian brengkes di kukus hingga matang.[2]

Pranala[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Ibo, Ahmad (2021). "Brengkes Tempoyak, Menyatukan Ikan dan Durian ke dalam Satu Hidangan". IndonesiaKaya.com. Diakses tanggal 14 Maret 2022. 
  2. ^ Aisyah, Yuharrani (13 Maret 2021). "Resep Brengkes Tempoyak Khas Jambi, Pepes Patin dan Fermentasi Durian". Kompas.com. Diakses tanggal 14 Maret 2022.