Stasiun Nganjuk: Perbedaan revisi

Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
536 bita ditambahkan ,  1 tahun yang lalu
k
Jumlah jalur dan peron pasca jalur ganda Baron-Nganjuk dioperasikan per 14 Maret 2019.
k (Jadwal per 5 Maret 2019: PLB 7023-7024 terkadang dioperasikan hanya dengan layanan kelas bisnis saja.)
k (Jumlah jalur dan peron pasca jalur ganda Baron-Nganjuk dioperasikan per 14 Maret 2019.)
| ticketting = Sistem tiket ''online''; melayani pemesanan langsung dan pengubahan/pembatalan keberangkatan di loket.
Terdapat fasilitas ala [[Bandar udara|bandara]] berupa ''check-in'' mandiri untuk pencetakan ''boarding pass'' khusus keberangkatan KA jarak jauh/menengah.
| track = 4 (jalur 35: sepur lurus)
* jalur 3: sepur lurus arah Madiun
| platform = 3 (satu peron sisi yang rendah, satu peron pulau yang cukup tinggi, dan satu peron pulau yang rendah)
* jalur 4: sepur lurus jalur tunggal dari arah Madiun dan jalur ganda hanya untuk arah Kertosono
| platform = 34 (satu peron sisi yang rendah, satudua peron pulau yang cukup tinggi, dan satu peron pulau yang rendah; tidak ada peron pulau di antara jalur 3 dan 4)
| parking = Ya
| boardingpass = Ya
| merokok = Ya
}}
'''Stasiun Nganjuk (NJ)''' ([[Hanacaraka]]: {{jav|ꦱꦼꦠꦱꦶꦪꦸꦤ꧀​ꦔꦚ꧀ꦗꦸꦏ꧀}}, ''Sêtasiyun Nganjuk'') merupakan [[stasiun kereta api]] kelas I yang terletak di [[Mangundikaran, Nganjuk, Nganjuk]]. Stasiun yang terletak pada ketinggian +56 m ini termasuk dalam [[Daerah Operasi VII Madiun]]. Stasiun ini terletak agak masuk sedikit dari [[jalan raya]] [[Nganjuk, Nganjuk|Nganjuk]]-[[Kertosono, Nganjuk|Kertosono]] dan di sebelah barat stasiun ini terdapat [[perlintasan sebidang]] yang membelah jalan menuju [[Kota Kediri|Kediri]]. Stasiun ini memiliki empat jalur kereta api dengan jalur 3 sebagai sepur lurus dan jalur 4 yang saat ini jarang sekali digunakan.
 
Awalnya stasiun ini memiliki empat jalur kereta api dengan jalur 3 sebagai sepur lurus dan jalur 4 yang jarang sekali digunakan. Setelah [[jalur ganda]] pada segmen lintas antara stasiun ini dan [[Stasiun Baron]] sudah dioperasikan sejak 14 Maret 2019, terdapat satu jalur baru di sisi selatan stasiun sehingga kini jumlah jalurnya menjadi lima dengan jalur 3 yang hanya dijadikan sebagai sepur lurus arah [[Stasiun Madiun|Madiun]] saja dan jalur 4 yang juga dijadikan sebagai sepur lurus baru untuk jalur tunggal dari arah Madiun dan juga jalur ganda hanya untuk arah [[Stasiun Kertosono|Kertosono]].
 
Arsitektur bangunan bagian depan sudah mengalami renovasi dan pemugaran walaupun masih tetap ada nuansa arsitektur [[Belanda]], sedangkan ''overkapping'' (atap stasiun) sepur dan Kantor Resor Jalan Rel di samping stasiun masih terlihat kental dengan gaya Belanda. Selain itu, ruang tunggu stasiun ini berada di teras dalam serta di antara jalur 1 dan 2. Stasiun ini menggunakan selasar jalur untuk menempatkan ruang/kursi tunggu penumpang karena teras dalamnya sangat terbatas dan sempit.
 
Terkait dengan pembangunan [[jalur ganda]] lintas selatan Jawa, saat ini Stasiun Nganjuk sedang menjalani perombakan. Diagram tata letak stasiun ini sedang menjalani perubahan besar-besaran. Setelah jalur ganda ini beroperasi, sistem persinyalan mekanik akan segera digantikan dengan sinyal elektrik terbaru produksi [[Len Industri|PT Len Industri]]. Jalur ganda antara stasiun ini dan [[Stasiun Baron]] sudah dioperasikan sejak 14 Maret 2019.
 
Kereta api yang melintas langsung/tidak berhenti di stasiun ini adalah [[Kereta api Argo Wilis|KA Argo Wilis]] dan [[Kereta api Gaya Baru Malam Selatan|Gaya Baru Malam Selatan]].

Menu navigasi