Stasiun Baron

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Stasiun Baron
Logo PT KAI (Persero) (New version 2016).svg
PapanNamaStasiun BRN.png
  • Singkatan: BRN
  • Nomor: 4029
Baron Nganjuk Java Indonesia Baron-Railway-Station-01.jpg
Stasiun Baron dengan persusulan antarkereta api.
Lokasi
ProvinsiJawa Timur
KabupatenNganjuk
KecamatanTanjunganom
DesaKedungrejo
AlamatNasional 15 Jalan Raya Baron/Raya Kertosono-Nganjuk
Informasi lain
OperatorDaerah Operasi VII Madiun
Kelas stasiun[1]III/kecil
Ketinggian+46 m
Letak[2]km 103+810 lintas Surabaya Kota-Kertosono-Madiun-Solo Balapan
LayananHanya untuk persilangan dan persusulan antarkereta api.
Konstruksi dan fasilitas
Jumlah jalur3:
  • jalur 1: sepur lurus jalur ganda arah Madiun serta sepur raya jalur tunggal dari dan ke arah Kertosono
  • jalur 2: sepur lurus jalur ganda dari arah Madiun
Jumlah peron2 (satu peron sisi dan satu peron pulau yang sama-sama agak tinggi)
Tipe persinyalanElektrik tipe Sinyal Interlocking Len-02
Fasilitas yang tersedia di stasiun ini:
LiveryPapanStasiun 2017.svg
Fasilitas parkir: Ya


Stasiun Baron (BRN) (Hanacaraka: ꦱꦼꦠꦱꦶꦪꦸꦤ꧀​ꦧꦫꦺꦴꦤ꧀ , Sêtasiyun Baron) merupakan stasiun kereta api kelas III/kecil yang terletak di perbatasan antara Kecamatan Baron dan Kecamatan Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk, tepatnya di Desa Kedungrejo yang termasuk dalam wilayah Kecamatan Tanjunganom. Stasiun yang terletak pada ketinggian +46 m ini termasuk dalam Daerah Operasi VII Madiun.

Awalnya stasiun berperon sisi ini memiliki tiga jalur kereta api dengan jalur 1 sebagai sepur lurus. Setelah jalur ganda pada segmen lintas antara stasiun ini dengan Stasiun Nganjuk dioperasikan per 14 Maret 2019, jalur 2 dijadikan sebagai sepur lurus baru untuk jalur ganda dari arah Madiun saja dan jalur 1 digunakan sebagai sepur lurus jalur ganda arah Madiun serta sepur raya jalur tunggal dari dan ke arah Kertosono. Selain itu, sistem persinyalannya telah diganti dengan sistem persinyalan elektrik. Dari arah barat, stasiun ini berada agak masuk ke kanan jalan raya Nganjuk-Kertosono sebelum perlintasan sebidang.

Sejak 1 April 2015 stasiun ini hanya melayani persilangan dan persusulan antarkereta api saja, bukan untuk menaikturunkan penumpang. Layanan langsir lokomotif KA Dhoho dari stasiun ini dan Stasiun Sukomoro sudah dialihkan kembali ke Stasiun Kertosono.

Saat ini satu-satunya kereta api yang berhenti di stasiun ini adalah KA Matarmaja Tambahan tujuan Malang (PLB 7034) untuk bersilang luar biasa dengan KA Pasundan Tambahan tujuan Bandung (PLB 7035) yang melintas langsung.

Sehubungan dengan pembangunan jalur ganda lintas selatan Jawa, stasiun ini bersama seluruh stasiun kereta api di lintas Madiun–Kertosono, kecuali Kertosono, Wilangan, dan Nganjuk, akan menggunakan bangunan baru yang terletak di sebelah bangunan lama. Saat ini bangunan lama Stasiun Baron peninggalan Staatsspoorwegen yang terkena pembangunan jalur baru sebagai jalur perpanjangan sepur badug sisi timurnya sudah selesai dirobohkan. Stasiun ini direncanakan hanya akan melayani persusulan antarkereta api saja[3]

Galeri[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. 
  2. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  3. ^ "Kemenhub Bangun Tiga Stasiun Kereta Api". Jawa Pos. 26 September 2017. 
Stasiun sebelumnya   Logo PT KAI (Persero) (New version 2016).svg Lintas Kereta Api Indonesia Logo of the Ministry of Transportation of the Republic of Indonesia.svg   Stasiun berikutnya
Solo Balapan–Kertosono
Terminus

Koordinat: 7°36′10″S 112°02′20″E / 7.6028151°S 112.0388854°E / -7.6028151; 112.0388854