Stasiun Sukomoro

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Stasiun Sukomoro
Logo PT KAI (Persero) (New version 2016).svg
PapanNamaStasiun SKM.png
  • Singkatan: SKM
  • Nomor: 4027
- Stasiun Sukomoro -.jpg
Stasiun Sukomoro (kini sudah dirobohkan dan diganti dengan bangunan baru)
Lokasi
ProvinsiJawa Timur
KabupatenNganjuk
KecamatanSukomoro
DesaSukomoro
AlamatNasional 15 Jalan Raya Sukomoro/Raya Kertosono-Nganjuk
Kode pos64481
Informasi lain
OperatorDaerah Operasi VII Madiun
Kelas stasiun[1]III/kecil
Ketinggian+50 m
Letak[2]km 114+445 lintas Surabaya Kota-Kertosono-Madiun-Solo Balapan
LayananHanya untuk persusulan antarkereta api
Konstruksi dan fasilitas
Jumlah jalur4 (jalur 2 dan 3: sepur lurus)
Jumlah peron3 (satu peron sisi yang dan dua peron pulau yang sama-sama agak tinggi; tidak ada peron pulau di antara jalur 2 dan 3)
Tipe persinyalanElektrik tipe Sinyal Interlocking Len-02

Stasiun Sukomoro (SKM) (Hanacaraka: ꦱꦼꦠꦱꦶꦪꦸꦤ꧀​ꦱꦸꦏꦩꦫ , Sêtasiyun Sukamara) merupakan stasiun kereta api kelas III/kecil yang terletak di Sukomoro, Sukomoro, Nganjuk. Stasiun yang terletak pada ketinggian +50 m ini termasuk dalam Daerah Operasi VII Madiun. Stasiun ini berada sedikit masuk sebelah selatan dari jalan raya Kertosono-Nganjuk jika dari arah barat dan dekat dengan perlintasan sebidang jalan yang menghubungkan Sukomoro dengan Pace.

Awalnya stasiun ini memiliki tiga jalur kereta api dengan jalur 2 sebagai sepur lurus. Setelah jalur ganda pada segmen lintas antara Stasiun Baron dan Stasiun Nganjuk resmi dioperasikan per 14 Maret 2019, terdapat satu jalur baru di sisi selatan stasiun sehingga kini jumlah jalurnya menjadi empat dengan jalur 3 sebagai sepur lurus baru untuk arah Kertosono dan jalur 2 hanya dijadikan sebagai sepur lurus untuk arah Madiun. Selain itu, sistem persinyalannya telah diganti dengan sistem persinyalan elektrik. Saat ini bangunan lama stasiun peninggalan Staatsspoorwegen sudah dibongkar dan digantikan bangunan baru yang lebih besar.[3]

Dengan dioperasikannya jalur ganda pada segmen lintas tersebut, di stasiun ini sudah tidak ada lagi persilangan antarkereta api yang dilayani. Kini stasiun ini hanya melayani persusulan antarkereta api saja.

Insiden[sunting | sunting sumber]

Pada tanggal 4 Mei 2002 pukul 17.30 KA Logawa tergelincir 200 meter di timur Stasiun Sukomoro akibat adanya bantalan rel yang aus. Peristiwa naas ini tidak menelan korban jiwa, tetapi berakibat kemacetan sekitar 9 jam di sepanjang jalur selatan.[4]

Galeri[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. 
  2. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  3. ^ "Kemenhub Bangun Tiga Stasiun Kereta Api". Jawa Pos. 26 September 2017. 
  4. ^ KA Logawa Anjlok, Jalur Selatan Macet 9 Jam
Stasiun sebelumnya   Logo PT KAI (Persero) (New version 2016).svg Lintas Kereta Api Indonesia Logo of the Ministry of Transportation of the Republic of Indonesia.svg   Stasiun berikutnya
Solo Balapan–Kertosono
menuju Kertosono

Koordinat: 7°36′09″S 111°56′33″E / 7.6025705°S 111.9425243°E / -7.6025705; 111.9425243