Stasiun Bagor

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Stasiun Bagor
Logo PT KAI (Persero) (New version 2016).svg
PapanNamaStasiun BGR.png
  • Singkatan: BGR
  • Nomor: 4025
BGR 02.jpg
Stasiun Bagor
Lokasi
ProvinsiJawa Timur
KabupatenNganjuk
KecamatanBagor
DesaParon
AlamatNasional 15 Jalan Raya CarubanNganjuk
Informasi lain
OperatorDaerah Operasi VII Madiun
Kelas stasiun[1]III/kecil
Ketinggian+58 m
Letak[2]km 125+230 lintas Surabaya Kota-Kertosono-Madiun-Solo Balapan
LayananHanya untuk persusulan antarkereta api
Konstruksi dan fasilitas
Jumlah jalur4 (jalur 2 dan 3: sepur lurus)
Jumlah peron3 (satu peron sisi dan dua peron pulau yang sama-sama agak tinggi)
Tipe persinyalanElektrik tipe Sinyal Interlocking Len-02
Fasilitas yang tersedia di stasiun ini:
LiveryPapanStasiun 2017.svg
Fasilitas parkir: Ya
Toilet: Ya


Stasiun Bagor (BGR) (Hanacaraka: ꦱꦼꦠꦱꦶꦪꦸꦤ꧀​ꦧꦒꦺꦴꦂ , Sêtasiyun Bagor) merupakan stasiun kereta api kelas III/kecil yang terletak di Paron, Bagor, Nganjuk. Stasiun yang terletak pada ketinggian +58 m ini termasuk dalam Daerah Operasi VII Madiun dan merupakan stasiun aktif yang lokasinya paling barat di Kabupaten Nganjuk. Stasiun ini terletak beberapa meter di sebelah selatan jalan raya CarubanNganjuk dan agak masuk ke dalam.

Awalnya stasiun ini memiliki dua jalur kereta api dengan jalur 1 yang lama sebagai sepur lurus ditambah satu sepur badug di sisi tenggara bangunan lama. Setelah jalur ganda pada segmen lintas Nganjuk-Babadan resmi dioperasikan per 30 April 2019, jumlah jalurnya bertambah menjadi empat. Terdapat satu jalur baru di sisi barat daya stasiun sebagai jalur 4, jalur 2 yang lama diubah menjadi jalur 3 yang baru sebagai sepur lurus hanya untuk arah Kertosono, jalur 1 yang lama diubah menjadi jalur 2 yang baru sebagai sepur lurus hanya untuk arah Madiun, dan sepur badug tersebut diubah menjadi jalur 1 yang baru. Bangunan lama peninggalan Staatsspoorwegen terkena pembangunan jalur 1 yang baru sehingga harus dibongkar dan digantikan dengan bangunan baru yang lebih besar; terletak sekitar 50 m di sebelah timur posisi bangunan lama. Selain itu, sistem persinyalannya telah diganti dengan sistem persinyalan elektrik.

Dengan dioperasikannya jalur ganda pada segmen lintas tersebut, di stasiun ini sudah tidak ada lagi layanan persilangan antarkereta api. Kini stasiun ini hanya melayani persusulan antarkereta api saja.[3]

Ke arah barat laut stasiun ini, sebelum Stasiun Saradan, terdapat Stasiun Wilangan yang sudah dinonaktifkan sejak jalur ganda di lintas tersebut dioperasikan.

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. 
  2. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  3. ^ "Kemenhub Bangun Tiga Stasiun Kereta Api". Jawa Pos. 26 September 2017. 
Stasiun sebelumnya   Logo PT KAI (Persero) (New version 2016).svg Lintas Kereta Api Indonesia Logo of the Ministry of Transportation of the Republic of Indonesia.svg   Stasiun berikutnya
Solo Balapan–Kertosono
menuju Kertosono

Koordinat: 7°34′18″S 111°51′10″E / 7.5716282°S 111.8526864°E / -7.5716282; 111.8526864