Nusa Tenggara Timur

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
(Dialihkan dari NTT)
Nusa Tenggara Timur
NTT
Dari kiri ke kanan, atas ke bawah: Komodo, Pulau Padar, Pantai Pink, Kampung Adat Praijing Sumba, Alat Musik Sasando, Gunung Kelimutu, Tari Caci, dan Pantai Walakiri Sumba Timur.
Peta
Negara Indonesia
Dasar hukum pendirianUU Nomor 64 Tahun 1958
(11 Agustus 1958)[1]
Tanggal20 Desember 1958
Ibu kotaKota Kupang
Jumlah satuan pemerintahan
Daftar
  • Kabupaten: 21
  • Kota: 1
  • Kecamatan: 309
  • Kelurahan: 327
  • Desa: 3026
Pemerintahan
 • GubernurViktor Laiskodat
 • Wakil GubernurJosef Nae Soi
 • Sekretaris DaerahBenediktus Polo Maing
 • Ketua DPRDEmi Nomleni
Luas
 • Total47.931,54 km2 (18,506,47 sq mi)
Populasi
 • Total5.325.566
 • Kepadatan111/km2 (290/sq mi)
Demografi
 • AgamaKristen 91,71%
Katolik 52,45%
Protestan 39,26%
Islam 8,09%
Hindu 0,19%
Buddha 0,01%[3][4]
 • BahasaIndonesia (bahasa resmi)
Alor, Ende, Kedang, Komodo, Lio, Manggarai, Melayu Larantuka, Raijua, Rote, Tetun, Sabu, Sumba, Uab Meto
 • IPMKenaikan 65,28 (2021)
 sedang [5]
Zona waktuUTC+08:00 (WITA)
Kode pos
85xxx-87xxx
Kode area telepon
Daftar
  • 0380 - Kupang, Baa (Roti) 0381 - Ende
  • 0382 - Maumere
  • 0383 - Larantuka
  • 0384 - Bajawa
  • 0385 - Labuhanbajo, Ruteng
  • 0386 - Kalabahi
  • 0387 - Waingapu, Waikabubak
  • 0388 - Kefamenanu, Soe
  • 0389 - Atambua
Kode ISO 3166ID-NT
Pelat kendaraan
Daftar
  • DH (Pulau Timor)
  • EB (Pulau Flores dsk.)
  • ED (Pulau Sumba)
Kode Kemendagri53 Edit the value on Wikidata
DAURp 1.922.975.903.000,- (2020)[6]
Lagu daerahMoree, Bolelebo, Oras Loro Malirin, Es Kaubele, Aua Ia Mana Lolobanda, Anak Kambing Saya, O Nina Noi, Potong Bebek Angsa, Desaku, Ie ie, Lerang Wutun, Orere, Putar - Putar Kopi, Bale Nagi
Rumah adatMusalaki
Senjata tradisionalSundu
Flora resmiCendana
Fauna resmiKomodo
Situs webnttprov.go.id
Peta Administrasi Provinsi Nusa Tenggara Timur

Nusa Tenggara Timur (disingkat NTT) adalah sebuah provinsi di Indonesia yang meliputi bagian timur Kepulauan Nusa Tenggara. Provinsi ini memiliki ibu kota di Kota Kupang dan memiliki 22 kabupaten/kota. Provinsi ini berada di Kepulauan Sunda Kecil.[7][8] Tahun 2020, penduduk provinsi ini berjumlah 5.325.566 jiwa, dengan kepadatan 111 jiwa/km2.[2]

Setelah pemekaran, Nusa Tenggara Timur adalah sebuah provinsi Indonesia yang terletak di bagian tenggara Indonesia. Provinsi ini terdiri dari beberapa pulau, antara lain pulau Flores, pulau Sumba, pulau Timor, pulau Alor, pulau Lembata, pulau Rote, pulau Sabu, pulau Adonara, pulau Solor, pulau Ende, pulau Komodo dan pulau Palue.[9]

Provinsi ini terdiri dari kurang lebih 1.200 pulau, tiga pulau utama di Nusa Tenggara Timur adalah Pulau Flores, Pulau Sumba dan Pulau Timor (bagian barat).[10]

Arti lambang[sunting | sunting sumber]

Arti lambang Provinsi Nusa Tenggara Timur adalah sebagai berikut:

  • Berbentuk perisai dengan sudut lima dengan maksud, selain melambangkan makna perlindungan rakyat juga melambangkan Pancasila.
  • Dalam perisai terberkas: bintang, komodo, padi dan kapas, tombak dan pohon beringin.
  • Bintang melambangkan keagungan Tuhan yang Maha Esa, komodo satu-satunya reptil prasejarah yang hingga kini masih lestari. Binatang purba ini merupakan reptil raksasa yang oleh dunia dinyatakan dilindungi karena jenis hewan ini hanya terdapat di Nusa Tenggara Timur, tepatnya di pulau Komodo. Banyak wisatawan dari seluruh dunia datang ke pulau ini hanya untuk melihat komodo.
  • Padi-kapas melambangkan kemakmuran.
  • Tombak melambangkan keagungan dan kejayaan.
  • Pohon beringin melambangkan persatuan dan kesatuan yang tetap terpelihara.
  • Hari terbentuknya provinsi Nusa Tenggara Timur dilukiskan melalui jumlah padi (14) dan tahun 1958 tertera langsung pada sudut bawah lambang.

Batas wilayah[sunting | sunting sumber]

Adapun batas wilayah provinsi Nusa Tenggara Timur ialah;

Utara Laut Flores dan Pulau Sulawesi
Timur Timor Leste, Provinsi Maluku, dan Laut Banda
Selatan Samudra Hindia dan Australia
Barat Provinsi Nusa Tenggara Barat

Pemerintahan[sunting | sunting sumber]

Kepala daerah[sunting | sunting sumber]

Di Indonesia, gubernur adalah pimpinan pemerintah tertinggi di tingkat provinsi. Gubernur Nusa Tenggara Timur bertanggungjawab atas wilayah provinsi Nusa Tenggara Timur. Saat ini, gubernur atau kepala daerah yang menjabat di provinsi Nusa Tenggara Timur ialah Viktor Laiskodat, dengan wakil gubernur Josef Nae Soi. Mereka menang pada Pemilihan umum Gubernur Nusa Tenggara Timur 2018.dilantik oleh presiden Republik Indonesia, Joko Widodo di Istana Negara Jakarta pada 5 September 2018, untuk masa jabatan 2018-2023.[11]

No. Potret Gubernur Mulai menjabat Akhir menjabat Potret Wakil Gubernur Periode Referensi
8 Gubernur NTT Viktor Laiskodat.jpg Viktor Laiskodat 5 September 2018 Petahana Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soi.jpg Josef Nae Soi 12
(2018)
[11]

Dewan Perwakilan[sunting | sunting sumber]

DPRD NTT beranggotakan 65 orang yang dipilih melalui pemilihan umum setiap lima tahun sekali. Pimpinan DPRD NTT terdiri dari 1 Ketua dan 3 Wakil Ketua yang berasal dari partai politik pemilik jumlah kursi dan suara terbanyak. Anggota DPRD NTT yang sedang menjabat saat ini adalah hasil Pemilu 2019 yang dilantik pada 3 September 2019 oleh Ketua Pengadilan Tinggi Kupang, Andreas don Rade, di Gedung DPRD Provinsi NTT. Komposisi anggota DPRD NTT periode 2019-2024 terdiri dari 11 partai politik dimana PDI Perjuangan dan Partai Golkar adalah partai politik pemilik kursi terbanyak yaitu masing-masing 10 kursi.[12][12][13][14][15] Berikut ini adalah komposisi anggota DPRD NTT dalam empat periode terakhir.[16][17][18]

Partai Politik Jumlah Kursi dalam Periode
2004-2009 2009-2014 2014-2019 2019-2024
  RepublikaN (baru) 1
  PPI (baru) 1
  Pakar Pangan (baru) 1
  PPRN (baru) 1
  PNBK 1 Penurunan 0
  PKPB 0 Kenaikan 3
  PDK 2 Penurunan 1
  PPDI 4 Penurunan 1
  Pelopor 2 Penurunan 1
  PDS 4 Penurunan 3
  PKB 4 Penurunan 1 Kenaikan 5 Kenaikan 7
  PDI-P 12 Penurunan 9 Kenaikan 10 Steady 10
  Golkar 21 Penurunan 11 Steady 11 Penurunan 10
  PKS 0 Kenaikan 1 Kenaikan 2 Penurunan 0
  PPP 1 Steady 1 Penurunan 0 Kenaikan 1
  PAN 0 Kenaikan 1 Kenaikan 5 Kenaikan 6
  Demokrat 2 Kenaikan 7 Kenaikan 8 Penurunan 4
  PKPI 2 Penurunan 0 Kenaikan 3 Penurunan 0
  Gerindra (baru) 6 Kenaikan 8 Penurunan 6
  Hanura (baru) 5 Steady 5 Steady 5
  NasDem (baru) 8 Kenaikan 9
  Perindo (baru) 6
  PSI (baru) 1
Jumlah Anggota 55 Steady 55 Kenaikan 65 Steady 65
Jumlah Partai 11 Kenaikan 18 Penurunan 10 Kenaikan 11


Kabupaten dan Kota[sunting | sunting sumber]

No. Kabupaten/kota Pusat pemerintahan Bupati/wali kota Luas wilayah (km2)[19] Jumlah penduduk (SP 2020)[20] Kecamatan Kelurahan/desa Lambang
Peta lokasi
1 Kabupaten Alor Kalabahi Amon Djobo 2.864,60 211.872 17 17/158
Lambang Kabupaten Alor.jpg
2 Kabupaten Belu Atambua Agustinus Taolin 1.284,97 217.973 12 12/69
Lambang Kabupaten Belu.jpg
3 Kabupaten Ende Ende Djafar H. Achmad 2.046,50 270.763 21 23/255
Lambang Kabupaten Ende.png
4 Kabupaten Flores Timur Larantuka Doris Alexander Rihi (Pj.) 1.813,20 276.896 19 21/229
Lambang Kabupaten Flores Timur.jpg
5 Kabupaten Kupang Oelamasi Korinus Masneno 5.434,76 366.383 24 17/160
Lambang Kabupaten Kupang.png
6 Kabupaten Lembata Lewoleba Marsianus Jawa (Pj.) 1.266,00 135.930 9 7/144
Lambang Kabupaten Lembata.jpg
7 Kabupaten Malaka Betun Simon Nahak 1.160,63 183.898 12 -/127
Lambang Kabupaten Malaka.png
8 Kabupaten Manggarai Ruteng Herybertus Geradus Laju Nabit 2.096,44 312.855 12 26/145
Lambang Kabupaten Manggarai.jpg
9 Kabupaten Manggarai Barat Labuan Bajo Edistasius Endi 2.397,03 256.317 12 5/164
Lambang Kabupaten Manggarai Barat.png
10 Kabupaten Manggarai Timur Borong Agas Andreas 2.642,93 275.603 9 17/159
Lambang Kabupaten Manggarai Timur.png
11 Kabupaten Nagekeo Mbay Johanes Don Bosco Do 1.416,96 159.732 7 16/97
Lambang Kabupaten Nagekeo.png
12 Kabupaten Ngada Bajawa Andreas Paru 1.645,88 165.254 12 16/135
Lambang Kabupaten Ngada.jpg
13 Kabupaten Rote Ndao Baa Paulina Haning-Bullu 1.280,00 143.764 10 7/112
Lambang Kabupaten Rote Ndao.jpeg
14 Kabupaten Sabu Raijua Menia Nikodemus Nithanel Rihi Heke 460,54 89.327 6 5/58
Lambang Kabupaten Sabu Raijua.png
15 Kabupaten Sikka Maumere Fransiskus Roberto Diogo 1.731,90 321.953 21 13/147
Lambang Kabupaten Sikka.png
16 Kabupaten Sumba Barat Kota Waikabubak Johanes Dade 737,42 145.097 6 11/63
Lambang Kabupaten Sumba Barat.gif
17 Kabupaten Sumba Barat Daya Kota Tambolaka Markus Dairo Talu 1.480,46 303.650 11 2/173
Lambang Kabupaten Sumba Barat Daya.jpg
18 Kabupaten Sumba Tengah Waibakul Paulus Limu 1.868,74 85.482 5 -/65
Lambang Kabupaten Sumba Tengah.png
19 Kabupaten Sumba Timur Kota Waingapu Khristofel Praing 7.000,50 244.820 22 16/140
Lambang Kabupaten Sumba Timur.jpg
20 Kabupaten Timor Tengah Selatan Kota Soe Egusem Piether Tahun 3.947,00 455.410 32 12/266
Lambang Kabupaten Timor Tengah Selatan.jpg
21 Kabupaten Timor Tengah Utara Kota Kefamenanu Juandi David 2.669,70 259.829 24 33/160
Lambang Kabupaten Timor Tengah Utara.jpg
22 Kota Kupang - Jefirstson Riwu Kore 180,27 442.758 6 51/-
LOGO KOTA KUPANG.svg


Demografi[sunting | sunting sumber]

Tari Caci, tarian tradisional masyarakat Flores

Penduduk[sunting | sunting sumber]

Jumlah penduduk di provinsi ini adalah 4.683.827 jiwa dengan laju pertumbuhan penduduk sebesar 2,07%. Jumlah penduduk laki-laki sebanyak 2.326.487 jiwa dan penduduk perempuan sebanyak 2.357.340 jiwa (2010). Kepadatan penduduk di Nusa Tenggara Timur sebesar 96 jiwa/km2, dengan presentasi penduduk yang tinggal di perkotaan kurang lebih 20%, dan sisanya sebesar 80% mendiami kawasan pedesaan.

Sesuai data Badan Pusat Statistik provinsi Nusa Tenggara Timur tahun 2021, sebagian besar penduduk beragama Kekristenan yakni 91,71%, dengan rincian persentase Katolik 52,45% kemudian Protestan 39,26%. Pemeluk agama Islam sebanyak 8,09%, kemudian sebagian kecil lagi beragama Hindu 0,19% dan Budha 0,01%.[3] Sebagian penduduk di Pulau Sumba masih menjalankan kepercayaan setempat yakni Marapu.[4]

Tingkat pendaftaran Sekolah Menengah adalah 39% yang jauh di bawah rata-rata Indonesia, yaitu 80.49% tahun 2003/04 (menurut UNESCO). Minuman berupa air bersih, sanitasi dan kurangnya sarana kesehatan menyebabkan terjadinya kekurangan gizi anak (32%) dan kematian bayi (71 per 1000) juga lebih besar dari kebanyakan provinsi Indonesia lainnya.

Suku bangsa[sunting | sunting sumber]

Pria dan wanita mengenakan pakaian adat suku Rote.
Henge’do, tradisi cium hidung di Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur
Seorang pendeta prajurit suku Atoni

Berdasarkan Sensus Penduduk Indonesia 2010, berikut adalah jumlah penduduk menurut suku bangsa di provinsi Nusa Tenggara Timur, dari 4.672.648 jiwa penduduk:[21][22]

No Etnis Jumlah Persentasi
1 Suku asli Nusa Tenggara Timur 3.793.242 81,18%
* Atoni 927.753 19,85%
* Manggarai 727.404 15,57%
* Sumba 643.045 13,76%
* Solor 284.105 06,08%
* Ngada 274.870 05,88%
* Timor Leste 246.867 05,28%
* Rote 232.104 04,97%
* Lio 183.479 03,93%
* Alor 182.270 03,90%
* Sawu 172.916 03,70%
* Suku lain NTT 91.345 01,95%
2 Suku asal Kalimantan 678.090 14,51%
3 Jawa 54.511 01,17%
4 Suku asal Sulawesi 41.527 00,89%
5 Bugis 22.481 00,48%
6 Suku asal Nusa Tenggara Barat 18.798 00,40%
7 Suku asal Papua 14.218 00,30%
8 Suku asal Maluku 11.633 00,25%
9 Tionghoa 8.039 00,17%
10 Bali 6.567 00,14%
11 Batak 3.230 00,07%
12 Suku Lain 20.312 00,44%
Total Nusa Tenggara Timur 4.672.648 100%

Ekonomi[sunting | sunting sumber]

Menurut berbagai standar ekonomi, ekonomi di provinsi ini lebih rendah daripada rata-rata Indonesia, dengan tingginya inflasi (15%), pengangguran (30%) dan tingkat suku bunga (22-24%).

Kepulauan[sunting | sunting sumber]

Seperti halnya Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur merupakan provinsi yang didominasi oleh kepulauan, tiga pulau utama di wilayah ini adalah Pulau Flores, Pulau Sumba, dan Pulau Timor bagian Barat. Gugusan kepulauan ini sering disingkat dengan nama "Flobamora"

Sedangkan pulau-pulau lain di antaranya adalah Pulau-pulau Adonara, Alor, Babi, Besar, Bidadari, Dana, Komodo, Rinca, Lomblen, Loren, Ndao, Palue, Pamana, Pamana Besar, Pantar, Rusa, Pulau Mules, Raijua, Rote (pulau terselatan di Indonesia), Sawu, Semau dan Solor.

Pariwisata[sunting | sunting sumber]

Komodo spesies kadal terbesar di dunia
Danau Kelimutu di Flores
Rumah adat di Sumba Timur
Air Terjun Waimarang Sumba Timur

Beberapa tempat wisata yang ada di provinsi Nusa Tenggara Timur yakni:

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Catatan kaki[sunting | sunting sumber]


Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Pembentukan Daerah-Daerah Otonom di Indonesia s/d Tahun 2014" (PDF). www.otda.kemendagri.go.id. Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 12 Juli 2019. Diakses tanggal 6 Desember 2021. 
  2. ^ a b "Provinsi Nusa Tenggara Timur Dalam Angka 2021" (pdf). BPS. hlm. 9, 113. Diakses tanggal 2 April 2021. 
  3. ^ a b "Persentase Pemeluk Agama 2018-2020". ntt.bps.go.id. Diakses tanggal 7 Desember 2021. 
  4. ^ a b "Visualisasi Data Kependudukan - Kementerian Dalam Negeri 2020" (Visual). www.dukcapil.kemendagri.go.id. Diakses tanggal 7 Desember 2021. 
  5. ^ "Indeks Pembangunan Manusia 2020-2021". www.bps.go.id. Diakses tanggal 7 Desember 2021. 
  6. ^ "Rincian Alokasi Dana Alokasi Umum Provinsi/Kabupaten Kota Dalam APBN T.A 2020" (PDF). www.djpk.kemenkeu.go.id. (2020). Diakses tanggal 2 April 2021. 
  7. ^ "Badak Sunda dan Harimau Sunda". "[...] Mr. Muhamad Yamin yang pada 1950-an ketika menjadi Menteri P.P. dan K. mengganti istilah Kepulauan Sunda Kecil menjadi Kepulauan Nusa Tenggara. Sebab, istilah Kepulauan Sunda Kecil diganti dengan Kepulauan Nusa Tenggara, maka istilah Kepulauan Sunda Besar juga tidak lagi digunakan dalam ilmu bumi dan perpetaan nasional Indonesia – meskipun dalam perpetaan Internasional istilah Greater Sunda Islands dan Lesser Sunda Islands masih tetap digunakan." - Ajip Rosidi: Penulis, budayawan. Pikiran Rakyat, 21 Agustus 2010. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2015-07-08. Diakses tanggal Juli 7, 2015. 
  8. ^ "lifting devices - Article Shops Online Article Directory". 
  9. ^ "Jumlah UMK dan Jumlah Penduduk Menurut Pulau di Provinsi NTT 2017". www.ntt.bps.go.id. Diakses tanggal 18 September 2021. 
  10. ^ "Data Pulau di Indonesia". www.kamusdata.com. Diakses tanggal 18 September 2021. 
  11. ^ a b "Presiden Jokowi Lantik 9 Gubernur dan Wakil Gubernur Hasil Pilkada 2018". www.nasional.kompas.com. 5 September 2018. Diakses tanggal 26 Februari 2022. 
  12. ^ a b "65 Anggota DPRD NTT Dilantik". beritasatu.com. 03-09-2019. Diakses tanggal 03-12-2019. 
  13. ^ "65 Anggota DPRD NTT Periode 2019-2024 Dilantik". lintasntt.com. 03-09-2019. Diakses tanggal 03-12-2019. 
  14. ^ "Anggota DPRD NTT Periode 2019-2024 Resmi Dilantik". indonesiasatu.co. 04-09-2019. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2019-12-03. Diakses tanggal 03-12-2019. 
  15. ^ "Ketua Pengadilan Tinggi Kupang Melantik dan Mengambil Sumpah Jabatan Anggota DPRD Provinsi NTT masa bakti 2019 - 2024". pt-kupang.go.id. 03-09-2019. Diakses tanggal 03-12-2019. 
  16. ^ "KPU Provinsi NTT tetapkan 65 calon terpilih anggota DPRD". pemilu.antaranews.com. 24-07-2019. Diakses tanggal 03-12-2019. 
  17. ^ "45 Orang Wajah Baru Huni DPRD NTT". pos-kupang.com. 14-05-2014. Diakses tanggal 03-12-2019. 
  18. ^ "ANGGOTA DPRD NTT 2009-2014". pos-kupang.com. 15-09-2009. Diakses tanggal 03-12-2019. 
  19. ^ "Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan (Permendagri No.137-2017) - Kementerian Dalam Negeri - Republik Indonesia". www.kemendagri.go.id (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari versi asli tanggal 2017-04-29. Diakses tanggal 2018-07-10. 
  20. ^ "Jumlah Penduduk Hasil SP menurut Wilayah dan Jenis Kelamin, Provinsi Nusa Tenggara Timur 2020". Badan Pusat Statistik. Diakses tanggal 27 Juni 2021. 
  21. ^ Aris Ananta, Evi Nurvidya Arifin, M. Sairi Hasbullah, Nur Budi Handayani, dan Agus Pramono (2015). Demography of Indonesia’s Ethnicity. Institute of Southeast Asian Studies dan BPS – Statistics Indonesia. hlm. 62-64. Diakses tanggal 10 September 2021. 
  22. ^ "Kewarganegaraan, Suku Bangsa, Agama dan Bahasa Sehari-hari Penduduk Indonesia" (pdf). www.bps.go.id. hlm. 36–41. Diakses tanggal 10 September 2021. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

Koordinat: 9°24′S 122°4′E / 9.400°S 122.067°E / -9.400; 122.067