Pulau Sawu

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Sawu
Koordinat10°39′0″LS,121°53′0″BT
NegaraIndonesia
Gugus kepulauanSunda kecil
ProvinsiNusa Tenggara Timur
KabupatenSabu Raijua
Luas414 km²
Populasi-

Sawu (Sabu; Savu) adalah nama sebuah pulau yang terletak di sebelah selatan perairan Laut Sawu di sebelah timur Pulau Sumba dan sebelah barat Pulau Rote. Secara administratif, pulau ini termasuk wilayah Kabupaten Sabu Raijua, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Indonesia. Luasnya adalah 414 km².

Pulau ini selain disebut pulau Sawu, juga disebut sebagai pulau Sabu. Sedangkan penduduk setempat menyebut pulau ini dengan Rai Hawu (pulau Hawu).[1]

Geografis[sunting | sunting sumber]

Keadaan iklim di pulau Sabu dipengaruhi letaknya yang berdekatan dengan benua Australia. Karenanya pulau ini mempunyai ciri-ciri khas dengan musim kemarau yang panjang dan dengan curah hujan rendah. Dalam setahun hanya 14-69 hari musim hujan. Sejauh mata memandang hanya tampak bukit-bukit kapur yang kurang subur dengan beberapa puncak perbukitan yang menjulang, tetapi ketinggiannya tidak melebihi 250-an meter.

Pulau Sawu (Sabu) dibagi atas 5 kecamatan, yaitu:

Pulau-pulau sekitar[sunting | sunting sumber]

Pulau di sekitar pulau Sawu (pulau Sabu) antara lain:

Lain-lain[sunting | sunting sumber]

Di Sabu atau Sawu, selain memiliki musim panas yang berkepanjangan dan curah hujan yang panas, dari aspek budaya dan agama, ada beberapa klan atau marga yang masih hidup dan memelihara kepercayaan adat (Jingitiu). ada pendapat dalam kalangan orang Sabu sendiri mengenai hal ini. kebanyakan orang Sabu yang sudah memeluk agama yang telah diakui di Indoesia akan berpendapat bahwa "jingitiu" merupakan orang-orang yang tidak mengenal tuhan. Namun ternyata ada sejumlah acara dan kegiatan bahkan ritus-ritus dalam kebudayaan yang bertujuan untuk mengungkapkan rasa syukur bahkan doa bagi tuhannya.

berhubungan dengan kepercayaan masyarakat adat jingitiu, sapaan terhadap ilah tertinggi dipahami sebagai "sesuatu yang kramat, karena nama itu dapat membakar dan menghancurkan seseorang dalam waktu sekejap jika disebut dengan sembarangan", sehingga dalam mengungkapkan nama tuhannya, jingitiu merumuskan satu nama dengan bahasa yang diperhalus untuk menyapa tuhannya yaitu "Deo".

  • Di pulau ini terdapat lapangan terbang Terdamu
  • Mempunyai pantai yang indah yaitu pantai Boddo, yang merupakan Pantai tempat melihat Sunset yang sangat indah layaknya Pantai Kuta di Bali dan Pantai ini juga merupakan pusat yang cukup ramai di Pulau Sabu
  • Mempunyai sumber mata air berbentuk kolam alam di Menia (Ei Mada Bubu).
  • Pulau Sabu memiliki Goa Alam yang sangat indah dengan terdapat air segar dan terhubung dengan Laut Sawu terletak di kecamatan Hawu Mehara desa Daieko yaitu Gua (Lie-madira) Lie=Gua, serta ada Goa Ma Bala di desa Eimau Kecamatan sabu Tengah.
  • Memiliki Pantai yang bersih yang indah sepanjang Sabu Barat - Liae
  • Memiliki Jutaan Pohon Lontar yang membuat kekhasan dari Pulau Sabu
  • Terdapat 2 Pelabuhan di wilayah Seba dan Sabu Timur
  • Pulau Sabu juga memiliki alam bawah laut yang sangat indah namun belum tersosialisasi dengan baik kepada wisatawan
  • Di Pulau Sabu memiliki acara adat Hole yang biasa diadakan pada bulan April-Juni dan merupakan ritual upacara adat utama dan teramai di Pulau Sabu.
  • Terdapat situs Batuan Megalitik di Kampung Namata, Desa Raeloro Kecamatan Sabu Barat dan Hallapadji (Kolo Rame) di Desa Eilogo Kecamatan Liae.
  • Situs Benteng Hurati di Sabu Timur.
  • Situs Benteng Inggris di Ege Sabu Liae.
  • Situs Scheber di Desa Raeloro Kecamatan Sabu Barat.
  • Wisata Alam Perbukitan Kelabba Maja di Mehara Wadumaddi.
  • Terdapat kekhasan dengan cara membuat Garam di Pulau Sabu dengan Daun Lontar dan Kulit Kerang Kima
  • Memiliki 1 Hotel, dengan nama Hotel Rai Hawu
  • Adat Suku Sabu yang sangat kental dan masih mempertahankan budayanya di Desa Jiwuwu, Peddaro, Kudjiratu, Eimadake, Lobohede, Loboadju, Tanahhawu, Bolou, Seba, Liae, Limaggu, Raerobo, Deme, dan masih banyak lagi
  • Disini juga punya Penginapan yang Bersih dan Asri yaitu, Penginapan Maryo yang berada di pusat kota Seba yang dekat dengan Bandara dan Pelabuhan

GOA LIE MADIRA di Hawu mehara Desa Daieko Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Salinan arsip". Diarsipkan dari versi asli tanggal 2018-04-26. Diakses tanggal 2009-04-19. 

Lihat pula[sunting | sunting sumber]