Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah
Provinsi Nusa Tenggara Timur
Coat of arms or logo
Jenis
Jenis
Komposisi
Anggota65
250px
Partai & kursi
Pemilihan
Representasi Proposional
Pemilihan terakhir
9 April 2014
Tempat bersidang
Gedung DPRD Nusa Tenggara Timur
Kupang
Nusa Tenggara Timur
Indonesia
Situs web
humasdprdntt.blogspot.co.id

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur (DPRD NTT ) adalah lembaga legislatif unikameral yang menjadi mitra kerja Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur. Hasil Pemilu 2014, DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur memiliki anggota 65 orang, dengan jumlah kursi terbanyak diraih oleh Partai Golkar walaupun dalam jumlah perolehan suara Golkar kalah jumlah dengan PDI Perjuangan,[1][2][3][4][5]

Komposisi & Perolehan Suara[sunting | sunting sumber]

No Partai Jumlah Kursi Perolehan Suara
1 Partai Golkar 11 371.466
2 PDI Perjuangan 10 384.477
3 Partai Gerindra 8 253.250
4 Partai NasDem 8 243.226
5 Partai Demokrat 8 241.400
6 Partai Hanura 5
7 Partai Kebangkitan Bangsa 5
8 Partai Amanat Nasional 5
7 Partai Keadilan Sejahtera 3
8 Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia 2
Jumlah 67

Pimpinan DPRD[sunting | sunting sumber]

Empat pimpinan definitif DPRD Nusa Tenggara Timur periode 2014- 2019 dilantik dalam sidang paripurna istimewa yang dipimpin ketua sementara, Alfridus Bria Seran, pada hari Rabu tanggal 12 Nopember 2014. Empat pimpinan yang dilantik yaitu Anwar Pua Geno (Ketua) dan tiga wakil ketua masing- masing Nelson Obet Matara, Gabriel Kusuma Beri Bina, dan Alexander Take Ofong.[6]

No Nama Jabatan Asal Partai
1 Anwar Pua Geno Ketua Partai Golkar
2 Nelson Obet Matara Wakil Ketua PDI Perjuangan
3 Gabriel Kusuma Beri Bina Wakil Ketua Partai Gerindra
4 Alexander Take Ofong Wakil Ketua Partai NasDem

Anggota DPRD[sunting | sunting sumber]

KPU Nusa Tenggara Timur telah menetapkan calon anggota DPRD NTT terpilih pada Pemilu 2014 di Kupang, pada hari Selasa tanggal 13 Mei 2014. Berikut nama-nama 65 anggota DPRD, asal parpol, dan jumlah perolehan suara mereka:[7]3

Dapil 1 (Kota Kupang)[sunting | sunting sumber]

  • 1. Bele Antonius (PDIP, 9.084 suara)
  • 2. Viktor Lerik (Gerindra, 13.009 suara)
  • 3. Alexander Ena (NasDem, 9.635 suara)
  • 4. Mohammad Ansor Orang (Golkar, 8.348 suara)
  • 5. Jimmy Willbaldus Sianto (Hanura, 6.115 suara)
  • 6. Kardinad Leonard Kale Lena (Demokrat, 7.365 suara)


Dapil 2 (Kabupaten Kupang, Rote Ndao dan Sabu Raijua)[sunting | sunting sumber]

  • 1. Semuel Victor Nitti (Golkar, 9.192 suara)
  • 2. Wellem Banggu Kale (NasDem, 8.722 suara)
  • 3. Nelson Obed Matara (PDIP, 16.947 suara)
  • 4. Winston Neil Rondo (Demokrat, 13.127)
  • 5. Antonio Cesaltino Osorio Soares (Gerindra, 6.103 suara)
  • 6. Hamdan Saleh Batjo (Hanura, 5.646 suara)
  • 7. Junus Naisunis (PKB, 4.541 suara)

Dapil 3 (Kabupaten Sumba Timur, Sumba Tengah, Sumba Barat, Sumba Barat Daya)[sunting | sunting sumber]

  • 1. Yunus Huhu Takandewa (PDIP, 12.550 suara)
  • 2. David Melo Wadu (PDIP, 9.981 suara).
  • 3. Pdt. Adriana R. Kahi Awa Kossi (Golkar, 14.207 suara)
  • 4. Hugo Rehi Kalembu (Golkar, 12.991 suara)
  • 5. Kristien Samiyati Pati (NasDem, 8.331 suara)
  • 6. Pdt Abraham Litinau (Gerindra, 6.958 suara)
  • 7. Jonathan Kana (Demokrat, 6.358 suara)
  • 8. Noviyanto Umbu Pati Sangu Ate Lende (PKB, 6.524 suara)
  • 9. Cornelis Wungo (PAN, 3.481 suara).
  • 10. Lauransius Tari Wungo (Hanura, 6.022 suara)

Dapil 4 (Kabupaten Manggarai Timur, Manggarai, dan Manggarai Barat)[sunting | sunting sumber]

  • 1. Yohanes Halut (Gerindra, 11.810 suara)
  • 2. Yeni Veronika (PAN, 21.298 suara)
  • 3. Maximilianus Adipati Pari (Golkar, 11.648 suara)
  • 4. Kristofora B. Bantang (PDIP, 10.922 suara)
  • 5. Bonifasius Jebarus (Demokrat, 10.064 suara)
  • 6. Tobias Wanus (PKB, 8.844 suara)
  • 7. Inosensius Fredy Mui (NasDem, 8.267 suara)
  • 8. Timoteus Terang (Hanura, 6.531 suara)
  • 9. H Yusuf M. Tahir (PKS, 4.010 suara)
  • 10. Josep Leonardy Ahas (PKPI, 5.234 suara)

Dapil 5 (Kabupaten Ende, Sikka, Ngada, dan Nagekeo)[sunting | sunting sumber]

  • 1. Kornelis Soi (PDIP, 16.267 suara)
  • 2. Patrianus Lali Wolo (PDIP, 13.371 suara)
  • 3. Anwar Pua Geno (Golkar, 17.824 suara)
  • 4. Thomas Tiba (Golkar, 16.149 suara)
  • 5. Agustinus Lobo (PAN, 10.700 suara)
  • 6. Yucundianus Lepa (PKB, 7. 939 suara)
  • 7. Leonardus Lelo (Demokrat, 8. 228 suara).
  • 8. John E. Parera (NasDem, 6. 365 suara)
  • 9. Kasintus P Ebu Tho (Gerindra, 6.907 suara)
  • 10. Angela Mercy Piwung (Hanura, 7.047 suara)
  • 11. Oswaldus (PKPI, 6.913 suara)

Dapil 6 (Kabupaten Flores Timur, Lembata dan Alor)[sunting | sunting sumber]

  • 1. Gulielmus Agustinus Demon Beribe (PDIP, 12.062 suara)
  • 2. Ansgerius Takalapeta (Golkar, 17.339 suara)
  • 3. Alexander Take Ofong (NasDem, 7.686 suara)
  • 4. Gabriel Abdi Kesuma Beri Binna (Gerindra, 12.572 suara)
  • 5. Gabriel Suku Kotan ( Demokrat, 7.581 suara)
  • 6. Ismail J Samau (PAN, 5.721 suara) .
  • 7. Anwar Hajral (PKS, 5.068 suara)

Dapil 7 (Kabupaten Belu dan Timor Tengah Utara)[sunting | sunting sumber]

  1. Alfridus Bria Seran (Golkar, 16.287 suara)
  2. Gabriel Manek (Golkar, 14.366 suara)
  3. Hironimus Tanesib Banafanu (PDIP, 14. 650 suara)
  4. Dolivianus Kolo (PDIP, 11.193 suara)
  5. Agustinus Bria Seran (Gerindra, 10.674 suara)
  6. Anselmus Tallo (Demokrat, 5.667 suara)
  7. Kasimirus Kolo (NasDem, 7.533 suara)
  8. Angelino Belo da Costa (PAN, 8.125 suara)

Dapil 8 (Kabupaten Timor Tengah Selatan)[sunting | sunting sumber]

  • 1. Johny Army Konay (NasDem, 14.949 suara)
  • 2. Eldat M. M. Nenabu (Golkar, 13.024 suara)
  • 3. Ampera Seke Selan (Demokrat, 7.984 suara)
  • 4. Herman Hendrik Banoet (Gerindra, 9.047 suara)
  • 5. Jefri Unbanunaek (PKPI, 5.019 suara)
  • 6. Aleta Kornelia Baun (PKB, 3.997 suara)


Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Lintas NTT: [1], diakses 2 Juli 2016
  2. ^ , NTT.Provinsi: [2], diakses 2 Juli 2016
  3. ^ ZAILANI, Akhmad. Wajah Parlemen Daerah di Indonesia. Jakarta: Sultan Pustaka, 2015. ISBN 219-42-5470-8]
  4. ^ Tribun Makassar: [3], diakses 2 Juli 2016
  5. ^ , Antara. Sulsel: [4], diakses 2 Juli 2016
  6. ^ ZAILANI, Akhmad. Wajah Parlemen Daerah di Indonesia. Jakarta: Sultan Pustaka, 2015. ISBN 219-42-5470-8]
  7. ^ ZAILANI, Akhmad. Wajah Parlemen Daerah di Indonesia. Jakarta: Sultan Pustaka, 2015. ISBN 219-42-5470-8]