Bahasa Bolango

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Bahasa Bolango
Dituturkan di
Wilayah
Penutur bahasa
tak diketahui (23,000; versi 1986)
Austronesia
Dialek
Atinggola
Bolango
Kode bahasa
ISO 639-3bld
Glottologbola1252[1]

Bahasa Bolango adalah sebuah bahasa Austronesia yang dituturkan di Atinggola, Provinsi Gorontalo dan Bolaang Uki, Provinsi Sulawesi Utara.[2] Penutur bahasa ini diperkirakan sekitar 23.000 jiwa menurut data tahun 1986.[3] Bahasa Bolango termasuk salah satu bahasa di Sulawesi yang terancam mengalami kepunahan.[4]

Klasifikasi[sunting | sunting sumber]

Bahasa Bolango adalah anggota dari rumpun bahasa Gorontalik, sehingga berkerabat dengan bahasa Bintauna, Kaidipang, Buol, Gorontalo, Lolak, dan Suwawa.[5] Catatan mengenai bahasa Kaidipang sudah ada sejak abad ke-19, yaitu berupa teks[6] dan leksikon atau daftar kosakata.[7]

Bahasa ini terbagi menjadi 2 dialek, yaitu:

  1. Dialek Bolango, 18.000 penutur. Dituturkan di desa Molibagu, Toluaya, dan Popodu, Bolaang Mongondow Selatan; desa Sauk, Bumbung, dan Ayong, Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara.
  2. Dialek Atinggola, 15.000 penutur. Dituturkan di seluruh Kecataman Atinggola, Gorontalo; desa Kayuogu, Tontulow, dan Buko, Bolaang Mongondow Utara, Sulawesi Utara.

Kedua dialek ini hanya memiliki perbedaan di bidang leksikal atau kosakata, dengan persentase tingkat kognasi sebesar 90%.[2] Bahasa Bolango merupakah salah satu bahasa daerah yang terancam punah karena menurunnya jumlah angka penutur bahasa ini. Saat ini, upaya mempertahankan bahasa Bolango masih terus digalakkan, sejalan dengan program pelestarian Bahasa Suwawa dan Bahasa Gorontalo di kalangan generasi muda.[8]

Fonologi[sunting | sunting sumber]

Terdapat total 24 fonem di dalam bahasa Bolango, dengan rincian 20 fonem konsonan dan 5 fonem vokal.[9][10]

Konsonan[11][10]
Bibir Alveolar Palatal/
Retrofleks
Velar Glotal
Nasal m n ɲ ŋ
Letup nirsuara p t c k ʔ
bersuara b d ɡ
Frikatif s h
Lateral l ɭ̆
Getar r
Semivokal w j
Vokal[11][10]
Depan Madya Belakang
Tertutup i u
Tengah e o
Terbuka a

Selain itu, terdapat juga 5 fonem konsonan panjang, yaitu /aː/, /eː/, /iː/, /oː/, dan /uː/.

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Hammarström, Harald; Forkel, Robert; Haspelmath, Martin, ed. (2019). "Bahasa Bolango". Glottolog 4.1. Jena, Jerman: Max Planck Institute for the Science of Human History. 
  2. ^ a b Usup 1986, hlm. 32.
  3. ^ "Bolango". Ethnologue (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-09-05. 
  4. ^ "Bahasa Daerah Yang Alami Kemunduran | Indonesia Baik". indonesiabaik.id. Diakses tanggal 2020-09-18. 
  5. ^ "Bolango | e-MISI". misi.sabda.org. Diakses tanggal 2020-09-18. 
  6. ^ Riedel, Johann Friedrich (1896). Bijdrage tot de kennis der talen en dialekten, voorkomende op de eilanden Luzon of Lesoeng, Panai of Ilong-Ilong, Balangingi, Solog, Sangi, alsmede op Noord- en Midden-Celebes. Batavia: Lange & Co. hlm. 22-23. 
  7. ^ Jansen, Albert Jacques Frederic (1855). "Vergelijkende woordenlijst van talen en dialekten in de Residentie Menado" (PDF). Tijdschrift voor Indische Taal-, Land- en Volkenkunde. 4: 521-548. 
  8. ^ "Usman Hulopi: Orang Gorontalo Jangan Malu Berbahasa Daerah". Hulondalo.id. 2020-02-18. Diakses tanggal 2020-09-18. 
  9. ^ Kasim et al 1983, hlm. 15-18.
  10. ^ a b c Usup 1986, hlm. 107.
  11. ^ a b Kasim et al 1983, hlm. 19.

Bibliografi[sunting | sunting sumber]

  • Kasim, Mintje Musa; Wahidji, Habu; Hasan, Kartin; Daud, Asia (1983). Struktur bahasa Atinggola. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa.
  • Usup, Hunggu Tadjuddin (1986). Rekonstruksi protobahasa Gorontalo-Mongondow (Doktoral). Universitas Indonesia.  [1]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]