Lompat ke isi

Glottolog

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Glottolog adalah sebuah pangkalan data bibliografi daring yang mengelompokkan berbagai bahasa hingga ke tingkat bahasa isolatif (tidak diketahui khalayak). Glottolog dikelola oleh Max Planck Institute for Evolutionary Anthropology di Leipzig, Jerman. Ada beberapa perbedaan dengan Ethnologue, yakni menerima bahasa-bahasa yang dapat dipastikan tentang penggunaan atau telah mengalami kepunahan;[1]

Terdapat dua komponen yakni katalog "Languoid" (katalog bahasa-bahasa di dunia serta rumpun bahasa) dan "Langdoc" (jurnal) untuk menentukan klasifikasi bahasa dengan pemastian, informasi bibliografis yang cukup untuk bahasa-bahasa terpencil dan nama-nama lain sebagai alternatif. Meskipun demikian terdapat kritik dalam penamaan di entri jurnal yang tidak menjelaskan lokasi penggunaan bahasa secara valid atau tidak menyertakan informasi etnografis atau demografis dari bahasa-bahasa terpencil.

Rumpun bahasa

[sunting | sunting sumber]

Glottolog lebih konservatif dalam hal klasifikasi dibandingkan database virtual lain untuk pengelompokan bahasa dan jenis dalam rumpun bahasa, tetapi lebih liberal terhadap bahasa-bahasa tak terklasifikasi (bahasa isolatif). Edisi 2.4 dimasukkan daftar 425 rumpun bahasa percakapan, termasuk rumpun bahasa terpencil dan 75 rumpun sign-language, termasuk yang terisolasi.[2]

Rumpun bahasaWilayah[3]Jumlah bahasa
Atlantik-KongoAfrika, Amerika Utara1432
AustronesiaAfrika, Eurasia, Papunesia, Amerika Selatan1276
Indo-EuropaAfrika, Australia, Eurasia, Amerika Utara, Papunesia, Amerika Selatan585
Sino-TibetEurasia472
Afro-AsiatikAfrika, Eurasia372
Nuclear Trans New GuineaPapunesia315
Pama-NyunganAustralia, Papunesia240
OtomangueanAmerika Utara178
AustroasiatikEurasia164
Tai-KadaiEurasia96
DravidianEurasia81
ArawakanAmerika Utara, Amerika Selatan76
MandeAfrika74
TupianAmerika Selatan71
Uto-AztekAmerika Utara68
Central SudanicAfrika62
Nuclear TorricelliPapunesia55
NilotikAfrika51
AlgikAmerika Utara45
Athapaskan-Eyak-TlingitAmerika Utara45
QuechuanAmerika Selatan45
CaribanAmerika Selatan44
TurkiEurasia44
UralEurasia44
Hmong-MienEurasia39
PanoanAmerika Selatan38
SepikPapunesia36
MayaAmerika Utara33
Nuclear-Macro-JeAmerika Selatan31
Lower Sepik-RamuPapunesia30
Nakh-DaghestanianEurasia30
ChibchanAmerika Utara, Amerika Selatan27
TucanoanAmerika Selatan26
SalishanAmerika Utara25
Timor-Alor-PantarPapunesia22
Lakes PlainPapunesia20
DogonAfrika19
Mixe-ZoqueAmerika Utara19
Ta-Ne-OmoticAfrika19
SiouanAmerika Utara18
Morehead-WasurPapunesia17
MongolicEurasia16
BorderPapunesia15
Halmahera UtaraPapunesia15
JaponikEurasia, Papunesia14
Khoe-KwadiAfrika14
AnganPapunesia13
NduPapunesia13
NubianAfrika13
Tor-OryaPapunesia13
ChapacuranAmerika Selatan12
Eskimo-AleutEurasia, Amerika Utara12
GunwinyguanAustralia12
TotonacanAmerika Utara12
TungusicEurasia12
IroquoianAmerika Utara11
Miwok-CostanoanAmerika Utara11
Western DalyAustralia11
WorrorranAustralia11
Geelvink BayPapunesia10
AndamanEurasia, Papunesia10
HeibanAfrika10
IjoidAfrika10
MabanAfrika10
NyulnyulanAustralia10
SaharaAfrika10
SonghayAfrika10
SurmikAfrika10

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. See for example the bookkeeping section for ISO languages that Glottolog has deemed to be spurious distinctions. This discrimination does not apply to dialects, many of which have been inherited from MultiTree or other sources without verification.
  2. Sign languages are listed together, including those grouped typologically as village sign languages, as are pidgins and unclassified languages, but without a claim that they are necessarily related.
  3. Geographic regions include "Papunesia" (a portmanteau of Papua (New Guinea) and Austronesia), which refers to the islands of Insular Southeast Asia and Oceania.

Pranala luar

[sunting | sunting sumber]