Bahasa Batak Pakpak

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Bahasa Pakpak
Dituturkan di
Wilayah
Penutur bahasa
600.000 (2015)[1] (tidak tercantum tanggal)
Status resmi
Bahasa resmi di
-
Diatur oleh-
Kode bahasa
ISO 639-1-
ISO 639-2-
ISO 639-3btd

Bahasa Pakpak atau Batak Pakpak adalah sebuah dialek bahasa Batak yang terdapat di provinsi Sumatra Utara. Bahasa Pakpak merupakan bahasa asli dari Suku Batak Dairi.

Persebaran[sunting | sunting sumber]

Bahasa Pakpak merupakan bahasa sehari-hari yang digunakan oleh etnis Pakpak yang memiliki populasi yang signifikan di Kabupaten Dairi, Pakpak Bharat dan sebagian wilayah di Kabupaten Humbang Hasundutan dan Tapanuli Tengah di Sumatra Utara dan juga di wilayah kabupaten Aceh Singkil dan Kota Subulussalam, Aceh.

Percakapan sehari-hari[sunting | sunting sumber]

Njuah-njuah adalah ungkapan yang paling sering diucapkan pada saat membuka atau mengakhiri percakapan artinya sehat selalu (mirip dengan Horas dalam bahasa Angkola, Mandailing, Simalungun dan Toba atau Mejuah-juah dalam bahasa Karo, Ya'ahowu dalam bahasa Nias dan Ahoi dalam bahasa Melayu dialek Deli).
Bapa artinya Bapak.
Inang artinya Ibu.
Kaka artinya kakak/abang.
Dedahen artinya adek.
Puhun artinya paman.
Mike artinya kemana.
Tertaba artinya ketawa.
Mertapin artinya mandi.

Referensi[sunting | sunting sumber]

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]