Bahasa Wano

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Bahasa Wano
WilayahPapua Tengah
EtnisSuku Wano
Penutur
1.000 (2011)[1]
Kode bahasa
ISO 639-3wno
Glottologwano1243[2]
Status konservasi
Terancam

CRSingkatan dari Critically endangered (Terancam Kritis)
SESingkatan dari Severely endangered (Terancam berat)
DESingkatan dari Devinitely endangered (Terancam)
VUSingkatan dari Vulnerable (Rentan)
Aman

NESingkatan dari Not Endangered (Tidak terancam)
ICHEL Red Book: Definitely Endangered
Bahasa Wano diklasifikasikan sebagai bahasa terancam punah (DE) pada Atlas Bahasa-Bahasa di Dunia yang Terancam Kepunahan
Referensi: [3][4]
C10
Kategori 10
Kategori ini menunjukkan bahwa bahasa telah punah (Extinct)
C9
Kategori 9
Kategori ini menunjukkan bahwa bahasa sudah ditinggalkan dan hanya segelintir yang menuturkannya (Dormant)
C8b
Kategori 8b
Kategori ini menunjukkan bahwa bahasa hampir punah (Nearly extinct)
C8a
Kategori 8a
Kategori ini menunjukkan bahwa bahasa sangat sedikit dituturkan dan terancam berat untuk punah (Moribund)
C7
Kategori 7
Kategori ini menunjukkan bahwa bahasa mulai mengalami penurunan ataupun penutur mulai berpindah menggunakan bahasa lain (Shifting)
C6b
Kategori 6b
Kategori ini menunjukkan bahwa bahasa mulai terancam (Threatened)
C6a
Kategori 6a
Kategori ini menunjukkan bahwa bahasa masih cukup banyak dituturkan (Vigorous)
C5
Kategori 5
Kategori ini menunjukkan bahwa bahasa mengalami pertumbuhan populasi penutur (Developing)
C4
Kategori 4
Kategori ini menunjukkan bahwa bahasa digunakan dalam institusi pendidikan (Educational)
C3
Kategori 3
Kategori ini menunjukkan bahwa bahasa digunakan cukup luas (Wider Communication)
C2
Kategori 2
Kategori ini menunjukkan bahwa bahasa yang digunakan di berbagai wilayah (Provincial)
C1
Kategori 1
Kategori ini menunjukkan bahwa bahasa nasional maupun bahasa resmi dari suatu negara (National)
C0
Kategori 0
Kategori ini menunjukkan bahwa bahasa merupakan bahasa pengantar internasional ataupun bahasa yang digunakan pada kancah antar bangsa (International)
10
9
8
7
6
5
4
3
2
1
0
EGIDS SIL EthnologueC6b Threatened
Bahasa Wano dikategorikan sebagai C6b Threatened menurut SIL Ethnologue, artinya bahasa ini mulai terancam dan mengalami penurunan jumlah penutur dari waktu ke waktu
 Portal Bahasa
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L • B • PW
Info templat
Bantuan penggunaan templat ini
Pemberitahuan
Templat ini mendeteksi bahwa artikel bahasa ini masih belum dinilai kualitasnya oleh ProyekWiki Bahasa dan ProyekWiki terkait dengan subjek.

Apa tujuan penilaian artikel?

Sistem penilaian memungkinkan ProyekWiki memantau kualitas artikel dalam bidang subjeknya, dan memprioritaskan pengerjaan artikel ini

Siapa yang dapat menilai artikel?

Secara umum, siapa pun dapat menambah atau mengubah peringkat artikel. Namun, menilai sebuah artikel sebagai "Kelas-A" umumnya membutuhkan persetujuan dari setidaknya dua penyunting, dan label "AB" dan "AP" hanya boleh digunakan pada artikel yang telah diulas dan saat ini ditetapkan sebagai artikel bagus atau artikel pilihan.
05.47, Jumat, 1 Maret, 2024 (UTC) • hapus singgahan

Bahasa Wano adalah sebuah bahasa Papua yang dituturkan di Kabupaten Puncak dan Kabupaten Puncak Jaya di Papua Tengah, Indonesia.[5]

Dialek[sunting | sunting sumber]

Berdasarkan dialeknya Bahasa Wano terbagi menjadi 2 rumpun dengan kesamaan 60-65% dan kemudian terbagi lagi menjadi 5 dialek, berikut nama dialek beserta kampung dimana dialek tersebut dipakai:[6]

  • Wano Barat (kesamaan 97%)
    • Puduk: Puduk, Wodegoduk, Iratoi
    • Mbowid: Mbowid, Biricare, Yevamu, Turumo, Nggweri, Fawidua
  • Wano Timur (kesamaan 78%)
    • Acodi: Acodi, Mbomban, Yei (atau Yalome)
    • Dumo: Dumo, Kududomo, Ninggi, Mbinitmu, Wiga
    • Kiagai: Kiagai, Wina, Tumbui, Anevawi, Nggiduweni

Tingkat kesamaan[sunting | sunting sumber]

Tingkat kesamaan leksikal antar dialek:[7]

Puduk Acodi Dumo Kiagai
Mbowid 97% 59% 65% 60%
Puduk - 68% 64% 62%
Acomi - - 78% 78%
Dumo - - - 78%

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Bahasa Wano di Ethnologue (ed. ke-18, 2015)
  2. ^ Hammarström, Harald; Forkel, Robert; Haspelmath, Martin, ed. (2023). "Wano". Glottolog 4.8. Jena, Jerman: Max Planck Institute for the Science of Human History. 
  3. ^ "UNESCO Interactive Atlas of the World's Languages in Danger" (dalam bahasa bahasa Inggris, Prancis, Spanyol, Rusia, and Tionghoa). UNESCO. 2011. Diarsipkan dari versi asli tanggal 29 April 2022. Diakses tanggal 26 Juni 2011. 
  4. ^ "UNESCO Atlas of the World's Languages in Danger" (PDF) (dalam bahasa Inggris). UNESCO. 2010. Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 31 Mei 2022. Diakses tanggal 31 Mei 2022. 
  5. ^ Burung, Willem (2007). The Phonology of Wano (PDF) (dalam bahasa Inggris). SIL International. Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 2017-08-09. Diakses tanggal 2022-08-27. 
  6. ^ Burung, Willem (2016). A Grammar of Wano (Tesis PhD). Oxford University. 
  7. ^ Willem Burung 2016, bersama Isak Weya untuk dialek Dumo, Yote Wanimbo untuk dialek Kiagai, dan Yumilep Murib untuk dialek Acodi