Bahasa Javindo

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Bahasa Javindo yang juga dikenal dengan istilah peyoratif Krontjong adalah bahasa Kreol Belanda yang dituturkan di Pulau Jawa. Nama Javindo merupakan lakuran dari kata Java (Jawa) dan Indo, kata Belanda untuk campuran keturunan Indonesia dan Belanda. Bahasa ini dikembangkan dari komunikasi antara ibu yang berbahasa Jawa dan ayah yang berbahasa Belanda dalam keluarga Indo. Pembicara utamanya ialah orang Indo Eurasia. Tatabahasa didasarkan pada bahasa Jawa, sementara kosakata didasarkan pada bahasa Belanda. Leksikon Belanda diucapkan dengan cara Jawa.[1]

Javindo
Dituturkan di
Wilayah
Punahabad ke-20
Kode bahasa
ISO 639-2crp
ISO 639-3
jvd – tentatif [1]

Meskipun sebagian besar kata-katanya berasal dari bahasa Belanda, tata bahasa dan penyusunan kalimat sebagian besar berasal dari bahasa Jawa, termasuk unsur-unsur seperti: morfologi; kurangnya kata kerja, ada bentuk lampau, ada kata kerja yang terbatas.[2]

Javindo harap jangan dikelirukan dengan bahasa Pecok, bahasa Kreol Belanda-Melayu yang juga dituturkan di Indonesia. Seiring hilangnya generasi yang hidup pada era Hindia Belanda, bahasa ini hampir punah.

Bacaan lanjut[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Willems, Wim Sporen van een Indisch verleden (1600–1942)., Part III by de Gruiter, V.E. (COMT, Leiden, 1994) ISBN 90-71042-44-8 hal.140-143
  2. ^ Willems, Wim Sporen van een Indisch verleden (1600–1942)., Part III by de Gruiter, V.E. (COMT, Leiden, 1994) ISBN 90-71042-44-8 hal.150
  • De Gruiter, Miel (1994). "Javindo, a contact language in pre-war Semarang". Dalam Peter Bakker & Maarten Mous. Mixed Languages: 15 Case Studies in Language Intertwining. Amsterdam: IFOTT. hlm. 151–159.