Bahasa Sanggau

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Bahasa Sanggau
Dituturkan di
Wilayah
EtnisSanggau
Penutur bahasa
400.000 - 600.000 (tidak tercantum tanggal)
Kode bahasa
ISO 639-3scg

Bahasa Sanggau adalah sebuah bahasa dalam rumpun bahasa Dayak yang menghuni sebagian besar wilayah Kabupaten Sanggau hingga sekarang.

Penggunaan variasi verba [1][sunting | sunting sumber]

Penggunaan variasi verba bahasa Sanggau juga harus memperhatikan beberapa aspek yang berkaitan dengan konteks ketika sebuah percakapan tersebut muncul. Aspek yang dimaksud antara lain, siapa penutur dan lawan tutur, teman sebaya atau bukan, dan konteks situasi dan kondisi ketika tuturan tersebut muncul. Semua ini harus menjadi pertimbangan ketika akan menggunakan bahasa Sanggau karena berbagai variasi bahasa, khususnya verba menuntut ketepatan penggunaannya dengan aspek yang sudah disebutkan di atas ditambah lagi beberapa kosakata Sanggau memiliki multiarti yang harus dipahami secara saksama. Contoh kata multiarti dalam bahasa Sanggau ialah perkataan dirik (diri'), dirik dapat diartikan sebagai kamu/anda, dapat juga diartikan sebagai diri (sendiri/own), serta dapat pula diartikan sebagai kita (diri secara jamak/us) begitu juga dengan kata "kitak" yang dapat bermakna kamu atau kalian tergantung bagaimana konteks pembicaraan yang berlangsung.

Bahasa Sanggau dan Bahasa Melayu Sarawak [2][sunting | sunting sumber]

Bahasa Sanggau Bahasa Melayu Sarawak Bahasa Indonesia
Kula Kola Saya
Nya Nya Dia
Molah Molah Membuat
Tekasik Bekasik Bersin
Manok Manok Ayam
Ucing Pusak Kucing
Leak Leak Jahe
Cabik Cabik Cabai
Abas Abas Mengunjungi
Kupak Kupak Kupas
Bulu Mansu Bulu Mansu Alis
Alah Alah Mampu

Bahasa Sanggau dan Melayu Brunei [3][sunting | sunting sumber]

Bahasa Sanggau Bahasa Melayu Brunei Bahasa Indonesia
Setogal Setagal Sebentar
Licak Licak Becek
Jeloma Jelama Manusia/orang
Buntat Buntal Pendek mungil
Pisan Pisan Pingsan
Tunu Tunu Bakar
Malar Malar Sering
Umak Indung Ibu/emak

Pranala luar[sunting | sunting sumber]