Bahasa Sanggau

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search

Templat:Infobox Bahasa Melayu Bahasa Melayu Sanggau adalah salah satu bahasa dari rumpun bahasa Melayu-Polinesia yang dituturkan di Kalimantan. Penuturnya tinggal di kabupaten Sanggau, provinsi Kalimantan Barat, di sepanjang sungai Kapuas. Jumlahnya penuturnya sekitar 45.000 orang (Wurm dan Hattori, 1981).

Penggunaan Bahasa Melayu Sanggau adalah menggunakan Huruf Melayu Lama atau Melayu Kuno yaitu Arab gundul.

Dalam bahasa Melayu Sanggau juga sedikit dipengaruhi Bahasa Jawa karena mengenal tingkatan berbahasa seperti halus dan kasar. Seperti "Kula" untuk penyebutan "Aku", "Nika" untuk "Ikau", "Ngih" untuk "Auk", dan lain sebagainya.

Bahasa Melayu Sanggau juga memiliki keunikan, karena memiliki kosakata multi arti. Namun artinya dari kata tersebut tergantung pada kalimat yang mengiringi kata yang dimaksud. Seperti contoh untuk kosakata "Bayah" dan kalimatnya seperti ini. "Masih Bayah upa perawu ditaik" yang memiliki arti, "Sepertinya Perhaunya masih cukup untuk dinaiki". Dan kalimat kedua adalah, "Bayah Naik Perawu, kolak engkabur kaik" yang memiliki arti "Jangan Naik Perahu, nanti tercebur ke air".

Dibawah ini beberapa kosakata Bahasa Melayu Sanggau : Bahasa sanggau vs Indonesia

  • ajom artinya tidak, bukan
  • awuk artinya iya, setuju
  • apak/ama. artinya ayah
  • akai artinya aduh,
  • asa artinya kalau tidak Salah
  • ada artinya ada
  • asu artinya anjing
  • aku artinya saya
  • awas artinya pintar
  • antu artinya setan


  • bayah artinya jangan
  • baik bah artinya jgn takut, jgn kuatir, tak usah di fikirkan
  • bila artinya kapan


  • colap artinya dingin
  • cocal artinya kondisi di mana posisi kita lgi mkn bercolek


  • dinai (di, nai) artinya di mana
  • tabin artinya demam
  • dakik artinya kotoran
  • dalam artinya dalm
  • darah artinya darah


  • emer artinya ember
  • gulong artinya mengulong
  • garang artinya pemarah
  • gusar artinya marah
  • gusok artinya mengusap / mengosok
  • ganas artinya liar
  • itam artinya hitam
  • ijat artinya jelek
  • isap artinya menghisap
  • idup artinya hidup
  • jaja artinya kue
  • kasar artinya keras
  • kontut artinya buang angin
  • kula artinya saya
  • kaming artinya kambing
  • kulat artinya jamur
  • lupa artinya pelupa
  • lapar artinya kelaparan
  • lolam artinya pagi pagi
  • lalu artinya numpang lewat
  • lopas artinya terlepas
  • mada artinya tidak ada
  • misi artinya tidak ada
  • molah artinya membuat
  • majuh artinya makan
  • malang artinya bodoh
  • makai artinya pinjam
  • minta artinya memohon
  • molas artinya kasian
  • madah artinya kasi tahu
  • nawar artinya meminta
  • nulong artinya memberi pertolongan
  • nobas artinya menyinyang
  • nuna artinya mengikuti
  • nanak artinya memasak
  • nalang artinya membayar dulu
  • nunu artinya membakar
  • nucok artinya coblos
  • ngeronong artinya melihat
  • ompas artinya membanting
  • padah artinya memberi tahu
  • pasang artinya me masang., air kebanjiran
  • ponuh artinya penuh
  • pina artinya belum
  • payah artinya susah
  • pakai artinya meminjam, mencoba
  • panai artinya pintar, lihai, bisa
  • panok artinya membakar
  • piyak artinya iya kah
  • pelopas artinya campele
  • rorak artinya hancur
  • radak artinya menebrak
  • rubah artinya mengubah
  • samel artinya Sambil2
  • sopai artinya siapa
  • seloar artinya celana
  • supan artinya malu
  • surong artinya ulurkan
  • sulur artinya ulurkan
  • somut artinya semut
  • sunsong artinya cepat., minum tampa gelas
  • tulong artinya minta tolong
  • tingal artinya tertingal, diam, kelupaan
  • taroh artinya simpan,
  • tiduk artinya tertidur
  • telolap artinya tertidur
  • timul artinya muncul
  • telopas artinya lepas
  • tray artinya mencoba
  • temponan artinya kemasukan sesuatu di mata,
  • ubah artinya mengubah
  • upa artinya mirip
  • usah artinya jangan
  • Uma artinya ibu
  • urang artinya orang
  • upah artinya hadiah, bonus
  • udah artinya sudah

Penggunaan Bahasa Melayu Sanggau adalah menggunakan Huruf Melayu Lama atau Melayu Kuno yaitu Arab gundul.

Dalam bahasa Melayu Sanggau juga sedikit dipengaruhi Bahasa Jawa karena mengenal tingkatan berbahasa seperti halus dan kasar. Seperti "Kula" untuk penyebutan "Aku", "Nika" untuk "Ikau", "Ngih" untuk "Auk", dan lain sebagainya.

Bahasa Melayu Sanggau juga memiliki keunikan, karena memiliki kosakata multi arti. Namun artinya dari kata tersebut tergantung pada kalimat yang mengiringi kata yang dimaksud. Seperti contoh untuk kosakata "Bayah" dan kalimatnya seperti ini. "Masih Bayah upa perawu ditaik" yang memiliki arti, "Sepertinya Perhaunya masih cukup untuk dinaiki". Dan kalimat kedua adalah, "Bayah Naik Perawu, kolak engkabur kaik" yang memiliki arti "Jangan Naik Perahu, nanti tercebur ke air".

Dibawah ini beberapa kosakata Bahasa Melayu Sanggau : Bahasa sanggau vs Indonesia

  • ajom artinya tidak, bukan
  • awuk artinya iya, setuju
  • apak/ama. artinya ayah
  • akai artinya aduh,
  • asa artinya kalau tidak Salah
  • ada artinya ada
  • asu artinya anjing
  • aku artinya saya
  • awas artinya pintar
  • antu artinya setan


  • bayah artinya jangan
  • baik bah artinya jgn takut, jgn kuatir, tak usah di fikirkan
  • bila artinya kapan


  • colap artinya dingin
  • cocal artinya kondisi di mana posisi kita lgi mkn bercolek


  • dinai (di, nai) artinya di mana
  • tabin artinya demam
  • dakik artinya kotoran
  • dalam artinya dalm
  • darah artinya darah


  • emer artinya ember
  • gulong artinya mengulong
  • garang artinya pemarah
  • gusar artinya marah
  • gusok artinya mengusap / mengosok
  • ganas artinya liar
  • itam artinya hitam
  • ijat artinya jelek
  • isap artinya menghisap
  • idup artinya hidup
  • jaja artinya kue
  • kasar artinya keras
  • kontut artinya buang angin
  • kula artinya saya
  • kaming artinya kambing
  • kulat artinya jamur
  • lupa artinya pelupa
  • lapar artinya kelaparan
  • lolam artinya pagi pagi
  • lalu artinya numpang lewat
  • lopas artinya terlepas
  • mada artinya tidak ada
  • misi artinya tidak ada
  • molah artinya membuat
  • majuh artinya makan
  • malang artinya bodoh
  • makai artinya pinjam
  • minta artinya memohon
  • molas artinya kasian
  • madah artinya kasi tahu
  • nawar artinya meminta
  • nulong artinya memberi pertolongan
  • nobas artinya menyinyang
  • nuna artinya mengikuti
  • nanak artinya memasak
  • nalang artinya membayar dulu
  • nunu artinya membakar
  • nucok artinya coblos
  • ngeronong artinya melihat
  • ompas artinya membanting
  • padah artinya memberi tahu
  • pasang artinya me masang., air kebanjiran
  • ponuh artinya penuh
  • pina artinya belum
  • payah artinya susah
  • pakai artinya meminjam, mencoba
  • panai artinya pintar, lihai, bisa
  • panok artinya membakar
  • piyak artinya iya kah
  • pelopas artinya campele
  • rorak artinya hancur
  • radak artinya menebrak
  • rubah artinya mengubah
  • samel artinya Sambil2
  • sopai artinya siapa
  • seloar artinya celana
  • supan artinya malu
  • surong artinya ulurkan
  • sulur artinya ulurkan
  • somut artinya semut
  • sunsong artinya cepat., minum tampa gelas
  • tulong artinya minta tolong
  • tingal artinya tertingal, diam, kelupaan
  • taroh artinya simpan,
  • tiduk artinya tertidur
  • telolap artinya tertidur
  • timul artinya muncul
  • telopas artinya lepas
  • tray artinya mencoba
  • temponan artinya kemasukan sesuatu di mata,
  • ubah artinya mengubah
  • upa artinya mirip
  • usah artinya jangan
  • Uma artinya ibu
  • urang artinya orang
  • upah artinya hadiah, bonus
  • udah artinya sudah

Pranala luar[sunting | sunting sumber]