Jerman Nazi

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
(Dialihkan dari Reich Ketiga)
Jump to navigation Jump to search
Reich Jerman
Deutsches Reich (1933–43)
Großdeutsches Reich (1943–45)
1933–1945
Bendera Lambang
Lagu kebangsaan
Jerman pada saat kejayaan PD II (September-Desember 1942)
Ibu kota Berlin
Bahasa Jerman
Bentuk pemerintahan
Presiden/Führer
 -  1933–1934 Paul von Hindenburg
 -  1934–1945 Adolf Hitler[b]
 -  1945 Karl Dönitz
Kanselir
 -  1933–1945 Adolf Hitler
 -  1945 Joseph Goebbels
 -  1945 (sebagai Menteri Terkemuka) Lutz Graf Schwerin von Krosigk
Badan legislatif Reichstag
 -  Majelis Negara Reichsrat
Era sejarah Periode antar perang
Perang Dunia II
 -  Machtergreifung 30 Januari 1933
 -  Gleichschaltung 27 Februari 1933
 -  Anschluss 12 Maret 1938
 -  Awal PD II 1 September 1939
 -  Hitler meninggal 30 April 1945
 -  Menyerah 8 Mei 1945
Luas
 -  1939 [c] 633.786 km² (244.706 mil²)
Populasi
 -  Perk. 1939[1] 69.314.000 
     Kepadatan 109,4 /km²  (283,3 /mil²)
Mata uang Reichsmark (ℛℳ)
Pendahulu
Pengganti
Republik Weimar
Pendudukan Jerman
Pendudukan Austria
Polandia
Cekoslowakia
Uni Soviet
Yugoslavia
Sekarang bagian dari

Jerman Nazi (kadang-kadang disebut Nazi Jerman) atau Reich Ketiga (Bahasa Jerman: Drittes Reich; Bahasa Inggris: Third Reich) merujuk terutama pada masa dari tahun 1933 sampai 1945, ketika Adolf Hitler memimpin negara Jerman sebagai diktator dan menyebarkan ideologi nasional-sosialisme (Nationalsozialismus). Reich adalah kata Jerman untuk "kerajaan" yang secara literal artinya "alam/negeri". Disebut kerajaan ketiga karena kerajaan pertama adalah Kekaisaran Romawi Suci, dan yang kedua adalah Kekaisaran Jerman. Nama resmi negara yang menganut sistem politik sayap ekstrim kanan ini adalah Reich Jerman Agung (Bahasa Jerman: Großdeutsches Reich). Nama "Jerman Nazi" merupakan istilah populer media yang merujuk pada Jerman pada masa pemerintahan Partai Nazi yang berkuasa secara tunggal absolut. Sementara itu julukan "Reich Ketiga" merupakan nama tidak resmi yang dipropagandakan oleh Adolf Hitler selama menjadi führer.

Sebagai hasil dari kekalahan ini negara Jerman lantas dibagi menjadi Republik Federal Jerman di barat dan Republik Demokratik Jerman di timur serta wilayahnya di timur sungai Oder dan Neisse diberikan kepada Polandia dan Uni Soviet.

Wilayah taklukan Nazi Jerman

Lihat pula

Galeri

Referensi

  1. ^ Statistisches Bundesamt (Federal Statistical Office), Statistisches Jahrbuch 2006 für die Bundesrepublik Deutschland, p. 34.

Catatan

  1. ^ termasuk de facto teritori yang dianeksasi/dimasukkan.
  2. ^ Jabatan tersebut secara resmi kosong setelah Hitler meninggal. Gelarnya adalah Führer und Reichskanzler (dari Augustus 1934).
  3. ^ Wilayah pada tahun 1939, sebelum Jerman menganeksasi kembali Alsace-Lorraine, Danzig, dan Koridor Polandia