Wikipedia:Artikel pilihan

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Bantuan · Komunitas · Portal · Isi pilihan · ProyekWiki · Permintaan artikel · Pengusulan
Bintang ini melambangkan artikel pilihan di Wikipedia.
Artikel pilihan adalah artikel-artikel terbaik di Wikipedia, yang ditentukan oleh komunitas. Sebelum dimasukkan ke dalam daftar ini, artikel-artikel tersebut dinilai dan dibahas di Wikipedia:Artikel pilihan/Usulan, untuk memastikan keakuratan, kenetralan, kelengkapan, dan gaya penulisan, berdasarkan Wikipedia:Kriteria artikel pilihan.

Saat ini terdapat 406 artikel pilihan dari 410.330 artikel di Wikipedia, yang berarti ada satu artikel pilihan untuk setiap 1.011 artikel di Wikipedia.

Artikel yang berhasil mendapatkan status artikel pilihan akan diberikan bintang (Fairytale bookmark gold.svg) pada pojok kanan atasnya. Selain itu, apabila suatu artikel merupakan artikel pilihan di Wikipedia bahasa lain, akan diberikan bintang pada pranala interwiki di sisi kiri bawah artikel.

Hapus tembolok

Abdul Karim

Mohammed Abdul Karim adalah seorang Muslim India pengiring Ratu Victoria selama lima belas tahun terakhir masa pemerintahannya. Karim lahir di Lalatpur, dekat kota Jhansi, India Britania, sebagai putra seorang asisten rumah sakit. Pada 1887, tahun Yubileum Emas Ratu Victoria, Karim menjadi salah satu dari dua orang India yang terpilih menjadi pelayan Sri Ratu. Ratu Victoria sangat berkenan dengan pelayanannya dan menganugerahinya gelar "Munsyi", sebuah kata dari bahasa Urdu yang kerap diterjemahkan menjadi "juru tulis" atau "guru". Ratu Victoria mengangkat Karim menjadi sekretaris pribadi, melimpahinya dengan kehormatan, dan mengaruniakan sebidang tanah di India kepadanya. Hubungan platonis yang akrab antara Karim dan Ratu Victoria menimbulkan keretakan dalam Rumah Tangga Istana, karena sebagian warga Rumah Tangga Istana menganggap derajat mereka lebih mulia daripada Karim. Ratu Victoria bersikeras mengikutsertakan Karim dalam perjalanan-perjalanannya, sehingga menimbulkan perdebatan antara Sri Ratu dan para pengiringnya yang lain. Setelah Ratu Victoria mangkat pada 1901, penggantinya, Raja Edward VII, memulangkan Karim ke India dan menitahkan agar surat-menyurat antara Karim dan Ratu Victoria disita serta dihancurkan. Karim kelak hidup tenang di dekat Agra, di lahan pribadi karunia Ratu Victoria, sampai akhir hayatnya pada usia 46 tahun. (Selengkapnya...)

Artikel pilihan sebelumnya: SarawakShriya SaranAl-Qur'an


Bendera Sarawak

Sarawak adalah salah satu negara bagian Malaysia. Teritorial tersebut memiliki tingkat otonomi dalam pemerintahan, imigrasi, dan yudisier yang berbeda dari negara-negara bagian di semenanjung Malaysia. Sarawak terletak di barat laut Borneo, berbatasan dengan Sabah di timur laut, Kalimantan, bagian Indonesia dari Borneo, di bagian selatan, dan berpapasan dengan Brunei. Ibukotanya, Kuching, adalah pusat ekonomi negara bagian tersebut dan kursi dari pemerintahan negara bagian Sarawak. Kota lainnya di Sarawak meliputi Miri, Sibu, dan Bintulu. Sarawak memiliki iklim khatulistiwa dengan hutan hujan tropis dan spesies hewan dan tumbuhan yang beragam. Negara bagian tersebut dikenal karena keragaman suku bangsa, budaya, dan bahasa. Kepala negara bagiannya adalah Gubernur, yang sekarang dikenal sebagai Yang di-Pertua Negeri, sementara kepala pemerintahannya adalah Ketua Menteri. Sistem pemerintahannya mengikuti sistem parlementer Westminster dan memiliki sistem legislatur terawal di Malaysia. Negara bagian tersebut terbagi dalam distrik dan divisi administratif. Inggris dan Melayu adalah dua bahasa resmi di negara bagian tersebut; tidak ada agama resmi disana. Sarawak memiliki keragaman sumber daya alam, dan ekonominya sangat berorientasi ekspor, terutama minyak dan gas, kayu, dan minyak sawit. Industri lainnya meliputi pabrik, energi dan pariwisata. (Selengkapnya...)

Artikel pilihan sebelumnya: Shriya SaranAl-Qur'anKimi no Na wa.

Place de l'enfant martyr de Palestine, Bamako, Mali

Insiden Muhammad al-Durrah terjadi di Jalur Gaza pada 30 September 2000, pada hari kedua Intifada Kedua, saat merebaknya kerusuhan di seluruh teritorial Palestina. Jamal al-Durrah dan putranya yang berusia 12 tahun, Muhammad, direkam oleh Talal Abu Rahma, seorang juru kamera lepas Palestina untuk France 2, saat mereka berada di tengah-tengah baku tembak antara pasukan keamanan Israel dan Palestina. Rekaman tersebut menampilkan keduanya sedang meringkuk di balik sebuah benda silinder, sang bocah menangis dan ayahnya meleraikannya, kemudian muncul tembakan dan debu, setelah itu sang bocah terlihat terkapar di lutut ayahnya. Rekaman lima puluh sembilan detik tersebut disiarkan di Perancis dengan panduan dari Charles Enderlin, ketua biro stasiun di Israel, yang tak hadir saat adu tembak tersebut. Berbulan-bulan dan bertahun-tahun kemudian, para komentator mempertanyakan keakuratan dari laporan France 2. Pasukan Pertahanan Israel mula-mula menyatakan tanggung jawab atas penembakan tersebut namun kemudian menariknya. Rekaman ayah dan putra tersebut disebut sebagai kekuatan bendera tempur oleh seorang penulis. Perangko-perangko di Timur Tengah mencantumkan gambar tersebut; salah satu gambar diperlihatkan di bagian latar belakang saat Daniel Pearl, seorang jurnalis Yahudi-Amerika, dipenggal al-Qaeda pada 2002.(Selengkapnya...)

Artikel pilihan sebelumnya: Abdul Karim (Sang Munsyi)SarawakShriya Saran

Pengusulan artikel pilihan

Artikel pilihan sebelumnya

Lihat pula