Wikipedia:Artikel pilihan

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Bantuan · Komunitas · Portal · Isi Pilihan · ProyekWiki · Permintaan artikel · Pengusulan
Artikel bagus · Artikel pilihan · Gambar pilihan · Daftar pilihan
Bintang ini melambangkan artikel pilihan di Wikipedia.
Artikel pilihan adalah artikel-artikel terbaik di Wikipedia, yang ditentukan oleh komunitas. Sebelum dimasukkan ke dalam daftar ini, artikel-artikel tersebut dinilai dan dibahas di Wikipedia:Artikel pilihan/Usulan, untuk memastikan keakuratan, kenetralan, kelengkapan, dan gaya penulisan, berdasarkan Wikipedia:Kriteria artikel pilihan.

Saat ini terdapat 354 artikel pilihan dari 394.249 artikel di Wikipedia, yang berarti ada satu artikel pilihan untuk setiap 1.114 artikel di Wikipedia.

Artikel yang berhasil mendapatkan status artikel pilihan akan diberikan bintang (Fairytale bookmark gold.svg) pada pojok kanan atasnya. Selain itu, apabila suatu artikel merupakan artikel pilihan di Wikipedia bahasa lain, akan diberikan bintang pada pranala interwiki di sisi kiri bawah artikel.

Hapus tembolok

Patung kolosal Konstantinus I

Konstantinus Agung merupakan seorang Kaisar Romawi dari tahun 306 sampai 337 M. Pada tahun 305, Konstantius meraih pangkat Augustus, kaisar barat senior. Dengan pengakuan sebagai kaisar oleh pasukannya di Eboracum, Konstantinus meraih kemenangan dalam serangkaian perang saudara melawan Kaisar Maxentius dan Lisinius hingga ia menjadi penguasa tunggal di barat maupun timur pada tahun 324 M. Sebagai kaisar, Konstantinus melakukan banyak reformasi di bidang administrasi, keuangan, sosial, dan militer untuk memperkuat kekaisaran. Sebagai kaisar Romawi pertama yang mengaku melakukan konversi ke Kekristenan, Konstantinus memainkan suatu peranan penting dalam mendeklarasikan Edik Milan pada tahun 313, yang menetapkan toleransi bagi Kekristenan di dalam kekaisaran. Ia membangun kediaman kekaisaran yang baru di Bizantium dan mengganti nama kota itu menjadi Konstantinopel (Kota Konstantinus) menurut namanya sendiri. Gereja abad pertengahan mempertahankannya sebagai salah seorang teladan kebajikan, sementara para penguasa sekuler merujuknya sebagai suatu prototipe, titik acuan, serta simbol identitas dan legitimasi kekaisaran. Mulai dari Masa Renaisans, timbul penilaian-penilaian yang lebih kritis atas pemerintahannya karena ditemukannya kembali sumber-sumber anti-Konstantinian. Para kritikus menggambarkannya sebagai seorang tiran. Konstantinus Agung dihormati sebagai orang kudus (santo) oleh kalangan Ortodoks Timur, Katolik Bizantin, dan Anglikan. (Selengkapnya...)

Artikel pilihan sebelumnya: Bharat RatnaMahmoed JoenoesMRT Singapura

ArsipArtikel pilihan lainnya...


Bharat Ratna

Bharat Ratna adalah penghargaan sipil tertinggi di Republik India. Dibentuk pada 1954, penghargaan tersebut diberikan untuk "menghargai penampilan/pelayanan luar biasa dari rangka tertinggi", tanpa memandang ras, pekerjaan, jabatan, atau jenis kelamin. Penghargaan tersebut awalnya terbatas pada prestasi dalam bidang seni rupa, sastra, ilmu pengetahuan, dan pelayanan masyarakat, namun pemerintah mengubah kriterianya menjadi meliputi "berbagai bidang kemanusiaan" pada Desember 2011. Perekomendasian untuk Bharat Ratna dibuat oleh Perdana Menteri kepada Presiden, dengan maksimum tiga nominasi yang akan dianugerahkan per tahun. Para penerimanya meraih sebuah Sanad (sertifikat) yang ditandatangani oleh Presiden dan sebuah medali berbentuk daun peepal; tidak ada pemberian dalam bentuk uang pada penghargaan tersebut, Para penerima Bharat Ratna berpangkat ketujuh dalam ordo preseden India. Para penerima pertama Bharat Ratna adalah politikus C. Rajagopalachari, filsuf Sarvepalli Radhakrishnan, dan ilmuwan C. V. Raman, yang dianugerahkan pada 1954. Sejak itu, penghargaan tersebut telah diberikan kepada 45 orang, termasuk 12 orang yang dianugerahkan secara anumerta. (Selengkapnya...)

Artikel pilihan sebelumnya: Mahmoed JoenoesMRT SingapuraBig Bang (grup musik)

ArsipArtikel pilihan lainnya...

Poster "We Can Do It!" buatan J. Howard Miller dari tahun 1943

"We Can Do It!" (bahasa Indonesia: Kita Dapat Melakukannya!) adalah sebuah poster propaganda masa perang Amerika yang diproduksi oleh J. Howard Miller pada 1943 untuk Westinghouse Electric sebagai sebuah gambar inspirasional untuk meningkatkan semangat buruh. Poster tersebut jarang terlihat pada Perang Dunia II. Poster tersebut ditemukan kembali pada awal 1980an dan banyak diproduksi ulang dalam berbagai bentuk, yang tak hanya disebut "We Can Do It!" namun juga disebut "Rosie the Riveter" yang mengambil nama dari figur ikonik dari seorang buruh produksi perang wanita perkasa. Gambar "We Can Do It!" digunakan untuk mempromosikan feminisme dan masalah politik lainnya pada permulaan 1980an. Gambar tersebut dijadikan sampul majalah Smithsonian pada 1994 dan dicantumkan dalam sebuah perangko surat kelas pertama AS pada 1999. Gambar tersebut diikutisertakan dalam bahan-bahan kampanye untuk beberapa politikus Amerika pada 2008, dan dikerjakan ulang oleh seorang artis untuk menyambut wanita pertama yang menjadi Perdana Menteri Australia pada 2010. Poster tersebut merupakan salah satu dari sepuluh gambar yang paling diminta di National Archives and Records Administration. (Selengkapnya...)

Artikel pilihan sebelumnya: Konstantinus AgungBharat RatnaMahmoed Joenoes

ArsipArtikel pilihan lainnya...

Pengusulan artikel pilihan

Artikel pilihan sebelumnya

Lihat pula