Wikipedia:Artikel pilihan/Usulan
|
|
Di sini komunitas menentukan artikel apa yang menjadi artikel pilihan. Artikel pilihan adalah karya terbaik komunitas Wikipedia yang memenuhi kriteria artikel pilihan. Pengusul calon diharapkan untuk memperbaiki artikel berdasarkan masukan yang diterima di sini. Suatu artikel tidak boleh diusulkan menjadi artikel pilihan bersamaan waktu dengan diusulkan jadi artikel bagus. Untuk mendapatkan status artikel pilihan, artikel tersebut harus mencapai konsensus yang menyetujui bahwa artikel yang diusulkan sudah memenuhi kriteria. Konsensus ditetapkan setelah komunitas menyetujuinya. Apabila setelah waktu yang lama masukan terhadap artikel belum diperbaiki atau konsensus tidak dapat dicapai, usulan akan ditolak. Pengusulan yang disetujui maupun ditolak nantinya diarsipkan di halaman terpisah setiap bulannya, lihat arsip pengusulan disetujui dan ditolak bulan ini. |
|
|
Prosedur pengusulan
Peninjauan artikel Untuk pengusul
Untuk pembaca
Penerimaan artikel
Setelah disetujui Suatu artikel yang sudah disetujui menjadi artikel pilihan akan dihapus dari halaman ini lalu didaftarkan terlebih dahulu ke halaman arsip dan halaman jadwal usulan. | |
Daftar isi
- 1 Usulan
- 1.1 Muammar Gaddafi
- 1.2 Sistem imun
- 1.2.1 Komentar dari Hanamanteo
- 1.2.2 Komentar dari Veracious
- 1.2.3 Komentar dari HaEr48
- 1.2.3.1 Bagian pembuka
- 1.2.3.2 Sejarah imunologi
- 1.2.3.3 Perlindungan berlapis
- 1.2.3.4 Sistem imun bawaan
- 1.2.3.5 Sistem imun adaptif
- 1.2.3.6 Regulasi fisiologis
- 1.2.3.7 Gangguan pada imunitas
- 1.2.3.8 Manipulasi pada kedokteran
- 1.2.3.9 Evolusi dan mekanisme lainnya
- 1.2.3.10 Gambar
- 1.2.3.11 Kelengkapan
- 1.3 Penjarahan Amorion
Usulan
Muammar Gaddafi
Menurut saya artikelnya sudah sangat komprehensif dengan pembahasan yang netral dan rujukan yang lengkap. Mimihitam 17 Januari 2019 14.29 (UTC)
Sistem imun
Imunologi berkembang sebegitu pesatnya di luar negeri, namun di negara kita tercinta sumber bacaan terkini tentang sistem imun masih sangat terbatas. Selain itu, buku-buku Biologi siswa SMA sekarang sudah ada bab tentang Sistem Imun. Tapi setelah saya baca, penulis buku juga masih menggunakan acuan lama dan kurang relevan.Berdasarkan urgensi di atas, Wikipedia yang selalu muncul nomor satu di pencarian Google, dengan membuat artikel Sistem Imun menjadi artikel pilihan akan membuka kesempatan kepada para siswa dan mahasiswa serta guru dan dosen-dosen di Indonesia bisa mengejar ketertinggalan update informasi tentang sistem imun. Alasan kedua, artikel ini pernah menjadi calon menjadi artikel pilihan. Versi sekarang sudah diperbaiki signifikan dan direview dengan teliti baik-baik. – komentar tanpa tanda tangan oleh Helito (b • k) .
Ini baru penelusuran singkat, tetapi saya dapati sebagian rujukannya masih bermasalah. Mimihitam dan HaEr48, apa pendapat Anda? Hanamanteo Halaman pembicaraan saya 14 Januari 2019 02.45 (UTC)
- Masih bisa diperbaiki. Mimihitam 14 Januari 2019 07.46 (UTC)
Komentar dari Hanamanteo
- Kamus Besar Bahasa Indonesia
- "Namun" hanya digunakan di awal kalimat, sementara "tetapi" hanya digunakan di pertengahan kalimat. Tidak ada "tapi" karena bukan kata baku. Baca artikel ini.
- Seluler, bukan selular.
- Respons, bukan respon.
- Menyintesis, bukan mensintesis
- Bagian pembuka
- Pranalakan penyakit Hashimoto.
- Sejarah
- "Imunologi membuat perkembangan luar biasa pada akhir abad ke-19 pada penelitian imunitas humoral dan imunitas seluler" Sepertinya janggal.
- Perlindungan berlapis
- "Sistem imun tubuh melindungi organisme dari infeksi dengan perlindungan berlapis dengan meningkatkan spesifisitasnya (kekhususan jenis infeksi)" Hilangkan salah satu di antaranya.
- "..., tetapi respons yang dihasilkan tidak spesifik" Sebagian pembaca mungkin bingung dengan kalimat ini.
- "Respons ini lalu dipertahankan setelah patogen dimusnahkan dalam wujud memori imunologis dan sehingga di kemudian hari sistem imun adaptif dapat melawan patogen yang sama dengan lebih cepat dan efektif" Tidak perlu.
- "Bayi yang baru lahir belum pernah terpapar mikroba dan rentan terhadap infeksi" Sepertinya kontradiktif, sebagian pembaca mungkin bingung dengan kalimat ini.
- "..., jenis antibodi yang disebut IgG, dikirim dari ibu ke bayi secara langsung melewati plasenta, ..." Pranalakan IgG ke antibodi G dan hilangkan koma dengan "yang"
- Molekul diri dan molekul asing sudah tersedia padanannya, lalu mengapa masih menggunakan "molekul self" dan "molekul non-self"?
- Sebenarnya ketika masuk bahasan ini lebih sering tetap menggunakan self dan non-self, karena kata asing misalnya, tidak sepenuhnya bisa mewakili non-self. Seperti di kalimat berikutnya muncul: "Sebaliknya, molekul non-self adalah yang dianggap sebagai molekul asing." Jadi berdasar ini, padanan (diri dan asing) saya hilangkan sama sekali.Helito (bicara) 19 Januari 2019 14.58 (UTC)
- Rujukan
- Seluruh buku yang dikutip dalam artikel ini tidak merujuk kepada halaman tertentu.
- Seluruh situs web dari Microbiology and Immunology On-Line Textbook patut dipertanyakan relevansinya dengan artikel karena situs tersebut lebih terlihat seperti penjelasan mata kuliah yang diambil alih-alih materi yang relevan dengan artikel.
- Rujukan
5251 tidak dapat ditelusuri.- Sudah aku ganti linknya Mimihitam 14 Januari 2019 07.50 (UTC)
- Rujukan
6867 sepertinya tidak spesifik mengarah ke halaman mana.- Sudah aku hapus Mimihitam 14 Januari 2019 07.50 (UTC)
- Rujukan
8551 tidak bisa diakses. - Metchnikoff (1905) tidak merujuk kepada halaman tertentu.
Komentar dari Veracious
- Perlukah kita menerjemahkan Sel NK menjadi "sel pembunuh alami"? Karena di artikel ini sepertinya hanya dialah sel imun yang masih memakai istilah Bahasa Inggris. flixwito ^(•‿•)^ 17 Januari 2019 03.23 (UTC)
- Ketika membahas imunologi, kita sangat jarang mengatakan sel pembunuh alami, sel pembantu, sel pembunuh (atau sel sitotoksik, nama yang lebih umum) dan cukup sederhana dengan menulis dan mengatakan sel NK, sel Th, dan CTL. Ini sama kasusnya dengan kata DNA, ini adalah singkatan bahasa inggris, meski kita punya padanan Indonesia dan bisa disingkat ADN, tapi ini jarang digunakan. Terkait hal ini saya menyarankan, boleh membuat terjemahan untuk nama panjang, namun tetap menggunakan singkatan sel sesuai bahasa aslinya. (Sel NK, sel Th, dan CTL untuk sel T sitotoksik).
Helito (bicara) 19 Januari 2019 15.00 (UTC)
Komentar dari HaEr48
Status:
selesai meninjau, menunggu jawaban HaEr48 (bicara) 20 Januari 2019 18.11 (UTC)
Wah, bagus artikelnya :). Aku baca sejauh ini kualitas penerjemahanya cukup bagus, dan cara menjelaskannya cukup gampang diikuti pembaca awam. Sekilas melihat-lihat sumbernya, juga banyak yang berkualitas tinggi. Menurutku sangat pantas dicalonkan sebagai AP. Good job!
Di bawah ini saran-saranku untuk artikel ini. Agar tidak salah paham, aku jelaskan dulu kalau maksudku bukan untuk menjelek-jelekan artikel ini apalagi menjatuhkan penulisnya, tapi sebagai masukan agar artikelnya lebih mantap lagi. Semoga maklum.
Bagian pembuka
- Pada banyak spesies, sistem imun dapat diklasifikasikan menjadi sistem imun bawaan dan sistem imun adaptif, atau klasifikasi lainnya yaitu menjadi imunitas humoral dan imunitas dimediasi sel. => Kalau klasifikasi pertama mungkin cukup mudah ditebak klasifikasinya berdasarkan apa, tapi klasifikasi menjadi imunitas humoral dan imunitas dimediasi sel itu berdasarkan apanya ya?
- Oke saya paham. Ini saya dapat dari halaman bahasa inggris dan sudah saya coba modifikasi, tetapi memang masih membingungkan juga. Jadi saya ubah hanya menjadi "sistem imun bawaan dan sistem imun adaptif". Untuk yang kedua pada bagian selanjutnya dijelaskan pada subtopik pada sistem imun adaptif, sehingga pada bagian awal ini "atau klasifikasi lainnya yaitu menjadi imunitas humoral dan imunitas dimediasi sel." saya hapus. Helito (bicara) 19 Januari 2019 15.15 (UTC)
- memiliki sistem imun yang belum sempurna yang membentuk enzim sebagai perlindungan terhadap infeksi bekteriofaga => bagaimana kalau begini "memiliki sistem imun sederhana dalam bentuk enzim yang melindunginya dari infeksi bakteriofaga". Oh ya, "bakteriofaga" dipranalakan ke virus, kalau begitu kenapa tidak disebut "infeksi virus" saja?
- Mekanisme imun lainnya yang berevolusi terjadi pada eukariota kuno namun masih ada hingga sekarang seperti tumbuhan dan invertebrata => Mekanisme imun lainnya terbentuk melalui evolusi pada eukariota kuno namun masih ada hingga sekarang seperti pada tumbuhan dan invertebrata
- Imunitas adaptif (atau perolehan) : menurutku istilah perolehan ini agak kurang cocok. Di kalimat selanjutnya ada istilah "dapatan", bagainamana kalau ini dipakai mengganti "perolehan"?
- @Helito: Maaf ada tambahan yang baru sadar setelah membaca seluruh artikel. Aku jelaskan dulu, bagian pembuka ini hendaknya ditulis sebagai ringkasan atau versi singkat dari uraian-uraian di tubuh artikel. Jadi apa yang dijelaskan di sini sebaiknya cocok dengan apa yang dijelaskan di tubuh artikel. Salah satu kekhususan bagian pembuka adalah tidak perlu ada catatan kaki langsung, asal faktanya dijelaskan dengan referensi di tubuh artikel (bagian non-pembuka). Aku lihat paragraf ke-4 mengandung informasi-informasi yang tidak pernah dibahas di tubuh artikel, misalnya jenis-jenis penyakit autoimun. Tolong ditambahkan. HaEr48 (bicara) 21 Januari 2019 18.02 (UTC)
- Selain itu, uraian sistem imun bawaan dan sistem imun adaptif yang ada di artikel sebaiknya ditambahkan versi singkatnya ke bagian pembuka. Misalnya, bisa dituliskan "Sistem imun bawaan terdiri dari ..." demikian juga dengan sistem imun adaptif. Jika takut jadi kepanjangan, bagian-bagian yang dirasa kurang penting tapi dibahas di bagian pembuka, dapat dikurangi. HaEr48 (bicara) 21 Januari 2019 18.02 (UTC)
Sejarah imunologi
- Di bagian ini terlihat bahwa sejarah yang dijelaskan sangat barat-sentrik (memang artikel Wikipedia B. Inggris sering begini sekalipun sudah berstatus AP). Padahal, kan kemajuan kedokteran (terutama sebelum zaman modern ini) tidak hanya dimonopoli kebudayaan Barat. Agar bagian ini lebih kaya, kalau ada sumber akademik berkualitas tinggi, coba ditambahkan 1-2 kalimat mengenai kontribusi kebudayaan lain (misalnya Kebudayaan Islam, Tiongkok atau India) terhadap perkembangan imunologi. Aku akan coba bantu carikan sumbernya juga.
- Pendapat untuk @HaEr48: tapi kalau fokusnya pada imunologi modern, aku rasa kalau Barat sentris memang wajar, krn penemuan2 besar di bidang ini memang baru muncul di Eropa setelah abad ke-19. Contohnya nggak ada yg tau kalau virus itu ada sampai ditemukan pada awal abad ke-20. Belum lagi soal vaksin. Saranku kalau mau lebih lengkap lagi dgn menilik konsep2 yg menyerupai imunologi modern, mending masuk halamannya sendiri: sejarah imunologi. Kalau untuk artikel utama cukup difokuskan pada imunologi modern saja. Istilah Inggrisnya, keep it concise
Mimihitam 19 Januari 2019 08.53 (UTC)
- @Mimihitam: Kalau dibikin ringkas aku setuju. Bagian ini juga membicaraakan perkembangan pemahaman terhadap sistem imun. Dua peristiwa yang disebutkan sebelum Pasteur hanyalah pengamatan dari Thukidides dan percobaan de Maupertuis, yang dua-duanya terjadi di dunia barat. Apakah cuma dua ini perkembangan yang pantas disebutkan? Mengingat sebelum zaman modern perkembangan ilmu pengetahuan bisa dikatakan cukup merata antara dunia barat dan banyak kebudayaan lain, aku sangat yakin kalau dua contoh ini adalah cherrypicking dari sudut pandang barat. Karena Wikipedia proyek internasional (apalagi pembaca WBI sebagian besar bukan orang barat), ada baiknya kita koreksi bias ini. Aku setuju kalau yang perlu ditulis hanyalah ringkasan, dan hanyalah perkembangan yang benar-benar monumental dan disebutkan oleh sumber berkualitas tinggi. HaEr48 (bicara) 19 Januari 2019 19.40 (UTC)
- @HaEr48 soal perkembangan mana yang pantas disebutkan atau tidak, aku nggak tahu, karena harus ditelaah secara mendalam sumber2 sejarah yang ada, cuma tetap harus berhati2 agar tidak berujung pada pencocok2an gagasan2 kuno yang menyerupai imunitas dengan imunologi modern yang dikembangkan dengan mengikuti metode ilmiah. Thukikides mungkin disebutkan karena jadi contoh pertama. Menurutku mungkin Thukikides dan de Maupertuis sebaiknya dihapus saja dan langsung meloncat ke Pasteur yang benar2 memulai semua. Tapi aku tunggu perbaikan dari mas Helito dulu setelah sumber barunya ditelaah hehehe. Mimihitam 19 Januari 2019 20.46 (UTC)
- Sudah saya lengkapi bagian Sejarah, silahkan bisa di cek. – komentar tanpa tanda tangan oleh Helito (b • k) .
- @Helito: Terima kasih! Menurutku tambahannya sudah mantap, sudah fokus ke perkembangan penting dan tidak ngalor-ngidul. Bagaimana, Mimihitam? Dua pertanyaan bung Helito: pertama, apakah pembedaan cacar (smallpox) dan campak (measles) bisa dianggap dalam sejarah pemahaman sistem imun? Kalau tidak, bisa dihapus (ini terserah Bung, aku saran saja) tetapi kalau status al-Razi sebagai orang pertama yang mengusulkan teori imunitas bawaan (walaupun pasti sekarang teori ini sudah ketinggalan), ini jelas penting. Kedua, kenapa "vaksinasi" di kalimat mengenai Jenner diberi tanda kutip? HaEr48 (bicara) 21 Januari 2019 19.04 (UTC)
- Pembedaan itu penting dalam sejarah imunologi. Tanda kutip saya maksudkan, sebenarnya mau menegaskan mulai pada tahun inilah kata "vaksinasi" berasal. vacca artinya sapi. Nanah yang dimaksud diambil dari pemerah susu sapi. Apakah ada masukan?
- @Helito: Oh begitu. Kalau cuma dikasih tanda kutip begitu, tidak jelas apa maksud tanda kutipnya. Bagaimana kalau "Istilah vaksinasi pertama kali digunakan pada 1798, saat Edward Jenner ..." Lalu "Kata vaksinasi berasal dari ..." ditulis entah sebagai kalimat berikutnya, sebagai catatan kaki menggunakan format {{efn}}, atau dalam tanda kurung. Ini saran saja, kalau ketemu cara yang lebih bagus silakan. HaEr48 (bicara) 21 Januari 2019 23.46 (UTC)
- Pembedaan itu penting dalam sejarah imunologi. Tanda kutip saya maksudkan, sebenarnya mau menegaskan mulai pada tahun inilah kata "vaksinasi" berasal. vacca artinya sapi. Nanah yang dimaksud diambil dari pemerah susu sapi. Apakah ada masukan?
- @Helito: Terima kasih! Menurutku tambahannya sudah mantap, sudah fokus ke perkembangan penting dan tidak ngalor-ngidul. Bagaimana, Mimihitam? Dua pertanyaan bung Helito: pertama, apakah pembedaan cacar (smallpox) dan campak (measles) bisa dianggap dalam sejarah pemahaman sistem imun? Kalau tidak, bisa dihapus (ini terserah Bung, aku saran saja) tetapi kalau status al-Razi sebagai orang pertama yang mengusulkan teori imunitas bawaan (walaupun pasti sekarang teori ini sudah ketinggalan), ini jelas penting. Kedua, kenapa "vaksinasi" di kalimat mengenai Jenner diberi tanda kutip? HaEr48 (bicara) 21 Januari 2019 19.04 (UTC)
- Sudah saya lengkapi bagian Sejarah, silahkan bisa di cek. – komentar tanpa tanda tangan oleh Helito (b • k) .
- @HaEr48 @Helito Menurutku secara alur sudah OK, tapi aku juga ada masukan soal paragraf ini:
- @HaEr48 soal perkembangan mana yang pantas disebutkan atau tidak, aku nggak tahu, karena harus ditelaah secara mendalam sumber2 sejarah yang ada, cuma tetap harus berhati2 agar tidak berujung pada pencocok2an gagasan2 kuno yang menyerupai imunitas dengan imunologi modern yang dikembangkan dengan mengikuti metode ilmiah. Thukikides mungkin disebutkan karena jadi contoh pertama. Menurutku mungkin Thukikides dan de Maupertuis sebaiknya dihapus saja dan langsung meloncat ke Pasteur yang benar2 memulai semua. Tapi aku tunggu perbaikan dari mas Helito dulu setelah sumber barunya ditelaah hehehe. Mimihitam 19 Januari 2019 20.46 (UTC)
- @Mimihitam: Kalau dibikin ringkas aku setuju. Bagian ini juga membicaraakan perkembangan pemahaman terhadap sistem imun. Dua peristiwa yang disebutkan sebelum Pasteur hanyalah pengamatan dari Thukidides dan percobaan de Maupertuis, yang dua-duanya terjadi di dunia barat. Apakah cuma dua ini perkembangan yang pantas disebutkan? Mengingat sebelum zaman modern perkembangan ilmu pengetahuan bisa dikatakan cukup merata antara dunia barat dan banyak kebudayaan lain, aku sangat yakin kalau dua contoh ini adalah cherrypicking dari sudut pandang barat. Karena Wikipedia proyek internasional (apalagi pembaca WBI sebagian besar bukan orang barat), ada baiknya kita koreksi bias ini. Aku setuju kalau yang perlu ditulis hanyalah ringkasan, dan hanyalah perkembangan yang benar-benar monumental dan disebutkan oleh sumber berkualitas tinggi. HaEr48 (bicara) 19 Januari 2019 19.40 (UTC)
- Pendapat untuk @HaEr48: tapi kalau fokusnya pada imunologi modern, aku rasa kalau Barat sentris memang wajar, krn penemuan2 besar di bidang ini memang baru muncul di Eropa setelah abad ke-19. Contohnya nggak ada yg tau kalau virus itu ada sampai ditemukan pada awal abad ke-20. Belum lagi soal vaksin. Saranku kalau mau lebih lengkap lagi dgn menilik konsep2 yg menyerupai imunologi modern, mending masuk halamannya sendiri: sejarah imunologi. Kalau untuk artikel utama cukup difokuskan pada imunologi modern saja. Istilah Inggrisnya, keep it concise
| “ | Pada awal abad ke-18 terlihat minat baru pada imunitas dapatan melalui penggunaan variolasi sebagai tindakan pencegahan, yaitu memindahkan virus hidup dari lesi penderita cacar ke orang sehat. Pada sekitar 1000 M, bangsa Tiongkok dilaporkan telah mempraktikkan bentuk imunisasi ini dengan menghirup bubuk kering yang berasal dari kulit lesi cacar. Praktik variolasi juga makin umum dilakukan Inggris pada tahun 1720-an karena Mary Wortley Montagu, istri duta besar Inggris untuk Konstantinopel (Istanbul), mengamati efek positif dari praktik ini dan melakukannya pada anak-anaknya | ” |
- Kalimat yang aku cetak miring jadi terkesan nyasar di tengah-tengah, karena kalimat sebelumnya menyebut abad ke-18, dan selanjutnya loncat lagi ke Inggris pada abad ke-18. Mungkin bisa ditaro di awal paragraf dengan sedikit penyesuaian, misalnya: "Praktik yang mirip dengan variolasi dilaporkan sudah dilakukan di Tiongkok sekitar tahun 1000 M dengan menghirup bubuk kering yang berasal dari kulit lesi cacar".
- Sekalian mau konsultasi, artikel asli menulis 1000 AD, itu benar tidak ya artinya Masehi? Masukannya di terima. Helito (bicara) 21 Januari 2019 19.30 (UTC)
- @Helito benar kok, 1000 BC (Before Christ)/BCE (Before Common Era) = 1000 Sebelum Masehi, 1000 AD (Anno Domini)/CE (Common Era) = 1000 M. Mimihitam 21 Januari 2019 22.09 (UTC)
- Sekalian mau konsultasi, artikel asli menulis 1000 AD, itu benar tidak ya artinya Masehi? Masukannya di terima. Helito (bicara) 21 Januari 2019 19.30 (UTC)
- Terus masukanku yang berikutnya terkait dengan metode variolasi itu sendiri. Apakah sama persis dengan Tiongkok, yaitu dengan menghirup bubuk kering bekas lesi cacar? Setahu saya variolasi dilakukan dengan memasukkan keropeng variola atau cairan dari bintil ke dalam kulit.
- Lalu bisa ditambahkan pranala juga ke variolasi, saya sempat buat rintisannya untuk artikel Maria Theresia yang juga pernah memprakarsai variolasi di negaranya, tapi mungkin tidak perlu disebutkan di artikelnya. Mimihitam 21 Januari 2019 19.13 (UTC)
- Kalimat yang aku cetak miring jadi terkesan nyasar di tengah-tengah, karena kalimat sebelumnya menyebut abad ke-18, dan selanjutnya loncat lagi ke Inggris pada abad ke-18. Mungkin bisa ditaro di awal paragraf dengan sedikit penyesuaian, misalnya: "Praktik yang mirip dengan variolasi dilaporkan sudah dilakukan di Tiongkok sekitar tahun 1000 M dengan menghirup bubuk kering yang berasal dari kulit lesi cacar".
- Terima kasih atas sudut pandang barunya. Baik, ide diterima, dan saya sudah termukan referensi bagus sekali membahas tentang itu di sini.PMID 15530829 Saya baca dulu artikel ini untuk kemudian akan saya perbaharui bagian Sejarah.Helito (bicara) 19 Januari 2019 15.15 (UTC)
- Teori Pasteur merupakan perlawanan dari teori penyakit saat itu, seperti teori penyakit miasma => agar dapat dimengerti, menurutku perlu dijelaskan apa itu teori miasma, atau setidaknya perbedaan utama teori Pasteur dengan teori miasma. Akan lebih baik kalau teori miasma dibikin pranalanya.
- Paul Ehrlich mengusulkan teori rantai-sisi yang menjelaskan spesifisitas reaksi antigen-antibodi => teori rantai samping dan interaksi antigen-antibodi perlu dibikin dan dirintis pranalanya agar pembaca bisa menemukan apa yang dimaksud oleh kalimat ini
Perlindungan berlapis
- perlindungan berlapis dengan meningkatkan spesifisitasnya (kekhususan jenis infeksi): Sepertinya Bung salah terjemah di sini. Maksud "of increasing specificity" di sini adalah lapisan-lapisan ini semakin dalam spesifisitasnya makin tinggi.
Segini dulu, baru selesai baca hingga bagian ini. Aku baca pelan-pelan ya. Nanti setelah aku baca lanjutannya, aku tambah komentar lagi. HaEr48 (bicara) 19 Januari 2019 03.25 (UTC)
- Terima kasih atas semua koreksinya. Sebelumnya saya perlu sampaikan bahwa urutan versi bahasa Indonesia ini cukup berbeda dengan versi bahasa inggris, karena saya lihat di versi bahasa inggris urutan subtopik meloncat2/ tidak sistematis. Sehingga saya tata ulang dengan panduan dari buku Janeway Immunobiology Edisi 9 (2017). Jadi ketika mencari sumber asli ke bahasa inggris, bisa disesuaikan dengan melihat judul subtopiknya.Helito (bicara) 19 Januari 2019 15.15 (UTC)
Sistem imun bawaan
- saluran pencernaan dan saluran genitourinari: keduanya aku rasa butuh pranala (terutama genitorurinari) agar bisa dimengerti
- Demikian juga dengan "flora komensal", "kandiasis vagina". Coba diperiksa lagi seluruh artikel. Justru istilah-istilah yang penting untuk memahami artikel, pranalanya jangan dihilangkan, tapi sebaiknya dirintis.
- Peradangan dihasilkan oleh eikosanoid dan sitokin: eikosanoid dan sitokin ini apakah nama senyawa, sel, enzim atau apa? Sebaiknya ditulis didepannya, misal "peradangan dihasilkan oleh senyawa eikosanoid dan sitokin. Periksa juga bagian lain di artikel ini kalau ada yang perlu dijelaskan serupa
- Eikosanoid mencakup prostaglandin : Apa maksud "mencakup" disini? Aku tau ini pasti terjemahan dari "include". Saranku, tidak perlu struktur bahasa Inggrisnya ditiru, jangan ragu menata ulang kalimat kalau bisa memperjelas.
- Benar, dari kata include. Adakah saran atau berikan satu contoh bagaimana memperbaikinya. Eikosanoid merupakan nama umum senyawa, dengan salah dua contohnya yaitu prostaglandin dan leukotrien. Sitokin juga nama umum, dengan salah satu contohnya adalah interleukin. Apa bisa saya ganti menjadi "termasuk"? Helito (bicara) 20 Januari 2019 08.46 (UTC)
- Sitokin juga terlibat mencakup : ini juga. Banyak lagi contohnya di artikel, coba diperbaiki.
- kaskade biokimia: istilah yang tidak mudah dimengerti. Kalau memang ini istilah baku, tolong tambahkan penjelasan singkat dalam tanda kurung. Kalau bukan baku, gunakan istilah atau cara lain untuk menjelaskan sistem komplemen
- Ini sering muncul dan merujuk ke sini bung https://en.wikipedia.org/wiki/Biochemical_cascade Helito (bicara) 20 Januari 2019 08.46 (UTC)
- aktivasi proteolisis : tambahkan pranala, atau jelaskan dengan ringkas
- Sudah saya tambahkan pranala dan diberik keterangan
- "menarik sel-sel imun, meningkatkan permeabilitas pembuluh darah, dan opsoninisasi (membungkus) permukaan patogen" dua bagian awal (menarik, meningkatkan) dimulai dengan kata kerja, agar cocok bagian terakhir (sekarang dimulai dengan opsonisasi) harus dimulai kata kerja juga.
- Paragraf kedua "Sistem komplemen" menurutku tadinya terjemahannya agak kurang tepat. Misalnya "by controlled positive feedback" itu adalah "oleh umpan balik positif teratur", bukan "diatur oleh umpan balik positif". Selain itu banyak kata "this" yang seharusnya diterjemahkan jadi "ini" tapi Bung hilangkan. Misalnya "This recognition signal triggers..." Bung terjemahkan jadi "Sinyal pengenalan memicu …" sehingga artinya sedikit berubah. Sebagian aku perbaiki [1], tolong diperiksa apa perbaikanku sudah benar, dan lain kali harus ekstra hati-hati menerjemahkan kalimat kompleks seperti ini.
- Mediator biasanya artinya "penengah" , tapi di frasa seperti " mediator inflamasi" ada arti khususnya kah? Kalau ada, bisa dikasih sinonim dalam tanda kurung
- PRR, TLR, PAMP, dsb. Karena singkatannya dalam bahasa Inggris dan berbeda dengan singkatan Indonesianya, ada baiknya diperkenalkan juga istilah Inggrisnya, misalnya dengan menulis reseptor pengenal pola (PRR, pattern recognition receptor)
- Jika mungkin, "transmembran" dan "sitoplasmik" ditambahi penjelasan ringkas dalam kurung juga, agar jelas bedanya apa.
- "Selama radang fase akut …" kalimat ini ada referensinya kah? Apa sama dengan referensi paragraf selanjutnya?
- Sudah saya tambahkan referensi baru.
- " reseptor sel B atau T spesifik antigen": butuh beberapa pranala agar lebih jelas
- sehingga disregulasi mereka dapat: kalau diubah menjadi "sehingga jika tidak teratur, dapat …" atau apakah disregulasi ini adalah istilah yang lebih eksak dari segi biologi?
Sistem imun adaptif
- Istilah asing (misal: non-self) hendaknya konsisten ditulis miring (sumber: PUEBI)
- Bisa dijelaskan apa bedanya "dimediasi sel" vs "humoral". Sudah baca sampai di sini, tapi aku masih belum menemukan penjelasan
- dimediasi sel artinya imunitas diperankan oleh sel-sel, sedangkan humoral diperankan oleh molekul-molekul protein yang terlarut dalam cairan tubuh seperti antobodi dan mprotein komplemen. Sudah saya tambahkan paragraf baru di atas tabel awal tentang perbedaan keduanya juga tentang antibodi. Helito (bicara) 21 Januari 2019 02.25 (UTC)
- Jadi molekul MHC ini penanda self atau nonself? Kalau lihat di bagian "Sel pembunuh alami", kesannya MHC ini penanda "diri", tapi kalau lihat bagian "Imunitas dimediasi sel" kok kesannya MHC ini adalah molekulnya antigen yang dianggap musuh oleh sel T.
- MHC ada 2 kelas, MHC kelas I dan MHC kelas II dengan fungsi yang berbeda. MHC kelas I membentuk kompleks dengan peptida yang berasal dari intraseluler (misal peptida dari virus intrasel dan peptida self). Sedangkan MHC kelas II membentuk kompleks dengan peptida yang berasal dari luar sel (misal peptida dari bakteri dari luar, ditelan, selanjutnya dilekatkan ke MHC kelas II) untuk disajikan di permukaan sel. Idealnya ada subtopik di bagian pengantar khusus membahas MHC (seperti di kebanyakan buku2 imunologi), tapi saya sudah kehabisan energi sepertinya, hehe.. Helito (bicara) 21 Januari 2019 02.25 (UTC)
- Tidak perlu berulang-ulang mempranalakan artikel yang sama, seperti "sel T sitotoksik" yang sering kali dipranalakan.
- Ketika sel T yang aktif berikatan dengan sel lainnya: Aku rasa terjemahan "sel lainnya" disini kurang tepat. "such cells" itu maksudnya "sel yang demikian" atau "sel yang seperti ini".
- diversitas : keragaman?
- Benar, artinya merujuk ke keragaman, https://kbbi.kemdikbud.go.id/entri/diversitas Helito (bicara) 21 Januari 2019 02.25 (UTC)
- Apakah "Imunitas dimediasi sel" itu istilah standar? Kalau tidak, bagaimana kalau jadi "imunitas yang dimediasi sel"? Kalau sudah standar tidak apa begitu saja.
- beberapa subset: "sebagian sel-sel ini"
Regulasi fisiologis
- "Menariknya, ": penggunaan kata-kata "pendapat" seperti ini sebaiknya diganti istilah yang lebih netral atau dihapus saja
- Perbaikan dan regenerasi: apa bisa dijelaskan ringkas cara kerja hubungan sistem imun dengan perbaikan jaringan?
Gangguan pada imunitas
- "berkurang pada anak-anak dan orang tua, dengan respons imun mulai untuk berkurang pada usia sekitar 50 tahun akibat imunosenesens." Bagian yang aku warnai tidak umum di struktur bahasa Indonesia. Tolong diubah kalimatnya.
- Baik, sudah saya ubah menjadi" Kemampuan sistem imun untuk merespons patogen berkurang pada anak-anak dan orang tua, pada kasus orang tua disebabkan oleh imunosenesens.
- berhubungan dengan gangguan imunitas : dikaitkan, atau semacamnya
- ketiadaan timus : berikan pranala untuk timus karena ini kali pertama disebutkan. Pranala timus yang dibawahnya dihilangkan saja.
- Respons imun terlalu aktif mencakup: ganti kata mencakup
- Sudah saya ubah kalimatnya.
- dikenal juga sebagai diperantarai sel atau hipersensitivitas jenis tertunda: sepertinya "diperantarai sel" harusnya "hipersensitivitas diperantarai sel". Mungkin Bung terlupa karena di kalimat bahasa Inggris struktur frasa dibalik dan hypersensitivity ada di akhir
Manipulasi pada kedokteran
- banyak efek samping seperti obesitas pusat, hiperglikemia, osteoporosis dan penggunaan obat tersebut harus diawasi dengan baik. Kata "dan" diganti "sehingga"?
- Prediksi imunogenisitas: Paragraf pertama tidak ada sumber sama sekali
Evolusi dan mekanisme lainnya
- Paragraf pertama "Imunitas adaptif alternatif" terlihat alurnya kurang pas dengan paragraf-paragraf selanjutnya. Bagaimana kalau paragraf II sampai V dipindahkan ke awal bagian ini, diberi judul "Evolusi sistem imun", lalu paragraf I dengan judul "Imunitas adaptif alternatif" berada setelahnya?
- Alternatifnya, -> Selain itu,
- dapat menjelaskan kegagalan vaksin => bisa jadi adalah sebab gagalnya vaksin
Gambar
Semua gambar yang digunakan sudah pantas dan berstatus jelas dari segi hak cipta. Jadi sudah memenuhi kriteria AP dari segi penggunaan gambar.
- OKE
Kelengkapan
Aku baru sadar kalau istilah "antibodi" belum pernah dijelaskan walaupun banyak dipakai. Saran: dijelaskan di salah satu bagian awal. Mungkin di bagian "perlindungan berlapis" karena disitu ada gambaran garis besar sistem imun, dan ada penjelasan mengenai apa itu antigen juga.
- Saya buatkan paragraf baru khusus tentang imunitas diperantarai sel dan imunitas humoral, serta penjelasan tentang antibodi.
Demikian tinjauanku. Sekali lagi, terima kasih kerja kerasnya dalam artikel yang topiknya sulit tapi penting ini. Menurutku ditulis sangat bagus dan informatif sekali. Saran-saran di atas hanyalah untuk meningkatkan lagi kualitasnya, tolong dibaca. Kesalahan yang kutemukan cukup sedikit dibanding banyaknya penulisan-penulisan yang bagus di artikel ini. Semangat terus! HaEr48 (bicara) 20 Januari 2019 18.11 (UTC)
- Jangan lupa kalau ini artikel hasil periksa terjemahan. Berkat Helito, artikel ini terbebas dari tag periksa terjemahan setelah 9 tahunan lebih. Jadi kalau ada kesalahan penerjemahan, kemungkinan besar biang keladinya adalah orang pertama yang menerjemahkan seluruh teks ini :)) Mimihitam 21 Januari 2019 00.22 (UTC)
- Terima kasih sekali kepada mas HaEr48 atas masukan-masukan yang diberikan, semua ini menjadi bahan pelajaran baru bagi saya dalam hal menulis. Terima kasih kepada mas Mimihitam yang baik dan selalu mensuport untuk memperbaiki tulisan ini dan semua bantuan termasuk membirukan pranala merah dan buku imunologinya. Helito (bicara) 21 Januari 2019 03.17 (UTC)
Penjarahan Amorion
- Pengusul: Glorious Engine (b • k • l) · Status: Dalam diskusi
Peristiwa tentang bagaimana Gereja Ortodoks meninggalkan budaya Ikonoklasme karena Kaisar yang mencanangkannya kehilangan kota Amorion. --Glorious Engine (bicara) 8 Januari 2019 11.20 (UTC)