Dinasti Han

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
(Dialihkan dari Kekaisaran Han)
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian

Koordinat: 34°09′21″N 108°56′47″E / 34.15583°N 108.94639°E / 34.15583; 108.94639

Dinasti Han
漢朝
202 SM–9 M;
25 –220 M
Sebuah peta Dinasti Han Barat dalam tahun 2 M: 1) wilayah yang diarsir dengan warna biru tua menunjukkan kepangeranan dan jun yang diperintah oleh pusat dari Kekaisaran Han; 2) wilayah dengan warna biru muda menunjukkan luasnya Cekungan Tarim protektorat Kawasan Barat.[1]
Ibu kota Chang'an
(206 SM–9 M, 190–195 M)

Luoyang
(23–190 M, 196 M)

Xuchang
(196–220 M)
Bahasa bahasa Tionghoa Kuno
Agama Taoisme
kepercayaan tradisional Tionghoa
Bentuk pemerintahan Monarki
Kaisar
 -  202–195 SM (pertama) Kaisar Gaozu
 -  141–87 SM Kaisar Wu
 -  25–57 M Kaisar Guangwu
 -  189–220 M (terakhir) Kaisar Xian
Kanselir
 -  206–193 SM Xiao He
 -  193–190 SM Cao Can
 -  189–192 M Dong Zhuo
 -  208–220 M Cao Cao
 -  220 M Cao Pi
Era sejarah 202 SM
 -  Xiang Yu mengangkat Liu Bang sebagai Raja Han 206 SM
 -  Pertempuran Gaixia; mulainya kekuasaan Han di Tiongkok 202 SM
 -  Dinasti Xin 9 M–23 M
 -  Peralihan takhta kepada Cao Wei 220 M
Luas
 -  diperkirakan tahun 50 SM (puncak Han Barat)[2] 6.000.000 km² (2.316.613 mil²)
 -  diperkirakan tahun 100 M (puncak Han Timur)[2] 6.500.000 km² (2.509.664 mil²)
Populasi
 -  Perk. 2 M[3] 57,671,400 
Mata uang koin Ban Liang dan koin Wu Zhu
Pendahulu
Pengganti
Dinasti Qin
Chu Barat
Cao Wei
Shu Han
Wu Timur
Sekarang bagian dari Tiongkok
Mongolia
Korea Utara
Vietnam
Warning: Value not specified for "continent"
Dinasti Han

Han (Chinese characters).svg

"Han" dalam aksara segel kuno (kiri atas), aksara klerikal era Han (kanan atas), aksara Tionghoa Tradisional (kiri bawah), dan Sederhana (kanan bawah)
Hanzi tradisional: 漢朝
Hanzi sederhana: 汉朝
Pinyin: Hàncháo
Bagian dari seri artikel mengenai
Sejarah Tiongkok
ZAMAN KUNO
Neolitikum ±8500 – ±2070 SM
Tiga Maharaja dan Lima Kaisar ±6000 – ±4000 SM
Dinasti Xia ±2070 – ±1600 SM
Dinasti Shang ±1600 – ±1046 SM
Dinasti Zhou ±1046 – 256 SM
 Zhou Barat ±1046 – 771 SM
 Zhou Timur 770 - 256 SM
   Zaman Musim Semi dan Gugur 770 - 476 SM
   Periode Negara Perang 476 - 221 SM
ZAMAN KEKAISARAN
Dinasti Qin 221–206 SM
Dinasti Han 206 SM – 220 M
  Han Barat 206 SM – 8 M
  Dinasti Xin 8-23
  Han Timur 23-220
Tiga Negara 220–280
  Wei, Shu, dan Wu
Dinasti Jin (晉) 265–420
  Jin Barat (西晋) 265-316
  Jin Timur (东晋) 317-420 Enam Belas Negara
304-439
Dinasti Selatan dan Utara
420–589
Dinasti Sui 581–618
Dinasti Tang 618–907
  (Dinasti Zhou Kedua 690–705)
Lima Dinasti dan
Sepuluh Negara

907–960
Dinasti Liao
907–1125
Dinasti Song
960–1279
  Song Utara 960-1127 Xia Barat
1038-1227
  Song Selatan 1127-1279 Jin (金)
1115-1234
Dinasti Yuan 1271–1368
Dinasti Ming 1368–1644
Dinasti Qing 1644–1911
ZAMAN MODERN
Republik Tiongkok
Periode 1912–1949 di Tiongkok Daratan
Republik Rakyat
Tiongkok

1949–kini
Republik
Tiongkok di Taiwan

Periode 1949–kini di Taiwan
Peta pengaruh Dinasti Han

Dinasti Han (/hɑːn/;[4] Tradisional: 漢朝; Pinyin: Hàncháo) adalah dinasti kekaisaran Tiongkok (206 SM–220 M) yang kedua, didahului oleh Dinasti Qin (221–206 SM) dan digantikan oleh Zaman Tiga Negara (220–280 M). Bertahan selama lebih dari empat abad, periode Han dianggap sebagai zaman keemasan dalam sejarah Tiongkok.[5] Hingga saat ini, kelompok etnis mayoritas Tiongkok menyebut diri mereka sebagai "Tionghoa Han" dan aksara Tionghoa disebut sebagai "aksara Han".[6] Dinasti ini didirikan oleh pemimpin pemberontak Liu Bang, dikenal secara anumerta sebagai Kaisar Gaozu dari Han, dan secara singkat diselingi oleh Dinasti Xin (9-23 M) dari mantan bupati Wang Mang. Interegnum ini membagi Dinasti Han menjadi dua periode: Han Barat atau Han Awal (206 SM -9 M) dan Han Timur atau Han Akhir (25-220 M).

Kaisar berada di puncak dalam tataran masyarakat Han. Dia memimpin pemerintahan Dinasti Han tetapi berbagi kekuasaan dengan bangsawan dan menteri-menteri yang diangkat dan sebagian besar berasal dari kelas bangsawan terpelajar. Kekaisaran Han dibagi menjadi daerah-daerah yang secara langsung dikendalikan oleh pemerintah pusat dengan menggunakan inovasi yang diwarisi dari Qin yang dikenal sebagai jun, dan sejumlah kerajaan semi otonom. Kerajaan-kerajaan ini secara bertahap kehilangan seluruh sisa-sisa kemerdekaannya, khususnya setelah Pemberontakan Tujuh Negara. Dari masa pemerintahan Kaisar Wu (memerintah  141–87 SM) dan seterusnya, istana Tiongkok secara resmi mensponsori Konfusianisme dalam pendidikan dan politik istana, digabungkan dengan kosmologi dari para sarjana kemudian seperti Dong Zhongshu. Kebijakan ini bertahan sampai jatuhnya Dinasti Qing pada tahun 1911 M.

Dinasti Han mencapai zaman kemakmuran ekonomi dan pertumbuhan signifikan ekonomi uang yang pertama kali diperkenalkan pada masa Dinasti Zhou (sekitar tahun 1050–256 SM). Koin yang dikeluarkan oleh pencetakan koin pemerintah pusat pada tahun 119 SM tetap menjadi koin standar Tiongkok sampai Dinasti Tang (618–907 M). Periode ini mancatat sejumlah inovasi kelembagaan yang terbatas. Untuk membiayai kampanye militernya dan pemukiman wilayah perbatasan yang baru ditaklukkan, pemerintah Han menasionalisasi industri garam dan besi swasta pada tahun 117 SM, tetapi monopoli pemerintah ini dicabut pada masa Dinasti Han Timur. Ilmu pengetahuan dan teknologi Dinasti Han mencatat kemajuan yang signifikan, termasuk proses pembuatan kertas, kemudi belok kapal pengemudian nautikal, penggunaan angka negatif dalam matematika, peta relief timbul, bola dunia armillary bertenaga hidrolik untuk astronomi, dan seismometer yang memakai pendulum terbalik yang dapat digunakan untuk mengamati arah mata angin dari gempa bumi yang jauh.

Kronologi Kaisar[sunting | sunting sumber]

Ada 13 kaisar yang memimpin Dinasti Han Barat (202 SM - 9) dan 13 kaisar memimpin Dinasti Han Timur (25 - 220). Antara tahun 8 sampai dengan tahun 23 ada sebuah Dinasti Xin yang didirikan oleh Wang Mang dan kemudian dilanjutkan oleh Kaisar Han Gengshi dari tahun 23 sampai dengan 25 yang masih termasuk ke dalam kekaisaran Dinasti Han Barat.

Liu Bei yang merupakan keturunan dari keluarga kekaisaran Dinasti Han Timur, mendirikan negara Shu Han (221 - 263) pada masa Tiga Negara. Shu Han dideklarasikan untuk meneruskan Dinasti Han. Shu Han mempunyai dua kaisar yang memerintah sebelum kemudian ditaklukkan oleh negara Cao Wei.

Wilayah[sunting | sunting sumber]

Setelah mengalahkan negeri Chin, kemudian Liu Bang menggabungkan negeri-negeri lain di Tiongkok dan mendirikan dinasti Han.

Struktur Pemerintahan[sunting | sunting sumber]

Pada awalnya, Liu Bang (kaisar Gao) membagi negara menjadi beberapa negara bagian feodal dengan maksud untuk memuaskan para pemimpin negeri yang bergabung dengannya saat perang Chu-Han, walaupun dia berencana akan menyingkirkan mereka setelah Liu Bang menggabungkan dan mengkonsolidir pasukannya menjadi kekuatan penuh.

Sosial Budaya dan Agama[sunting | sunting sumber]

Pada masa dinasti Han, ajaran Konfusius dan Taoisme berkembang pesat.

Hubungan Luar Negeri[sunting | sunting sumber]

Dinasti Han melakukan perdagangan dan meluaskan budayanya ke negara Korea, Mongolia, Vietnam, dan Asia Tengah.

Tokoh-tokoh Terkenal[sunting | sunting sumber]

  • Liu Bang = pendiri dinasti Han dan kaisar pertama dinasti Han Barat
  • Liu Xiu = seorang anggota kerajaan Liu yang berhasil menggulingkan dinasti Xin, dan mendirikan kembali dinasti Han (atau yang dikenal dengan Han Timur)
  • Wang Mang = pemberontak yang pada akhirnya berhasil menggulingkan pemerintahan dinasti Han Barat, karena menganggap keluarga kerajaan Liu sudah tidak mempunyai kuasa mandat langit lagi. Wang Mang membuat Dinasti Xin. Karena pada masa pemerintahan Wang Mang dianggap tidak berhasil, yang mana pada masa pemerintahannya itu, ia membuat kebijakan yang memberatkan keluarga kerajaan dan rakyatnya. Sehingga, muncullah Pemberontakan Alis Merah. Pemberontakan itu berhasil karena dibantu juga oleh keluarga kerajaan.

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Barnes (2007), hlm. 63.
  2. ^ a b Taagepera (1979), hlm. 128.
  3. ^ Nishijima (1986), hlm. 595–596.
  4. ^ "Han". Random House Webster's Unabridged Dictionary.
  5. ^ Zhou (2003), hlm. 34.
  6. ^ Schaefer (2008), hlm. 279.