Lompat ke isi

Gongsun Kang

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Gongsun Kang
公孫康
Jenderal Kiri (左將軍)
Masa jabatan
207–210
Penguasa monarkiKaisar Xian dari Han
Administrator Liaodong (遼東太守)
Masa jabatan
204–210
Sebelum
Pendahulu
Gongsun Du
Pengganti
Gongsun Gong
Sebelum
Informasi pribadi
Lahir172[1]
Meninggal210[2]
HubunganGongsun Gong (saudara)
Anak
Orang tua
PekerjaanPejabat, panglima perang
Gelar kehormatanMarquis Xiangping
(襄平侯)
Sunting kotak info
Sunting kotak info L B
Bantuan penggunaan templat ini

Gongsun Kang (ejaan; fl. 200an sampai 210an) adalah seorang pejabat dan panglima perang yang hidup pada masa akhir Dinasti Han. Ia tunduk kepada Cao Wei pada permulaan Zaman Tiga Negara.[3]

Kehidupan

[sunting | sunting sumber]

Gongsun Kang adalah putra dari Gongsun Du, Pengurus Liaodong yang diangkat oleh pemerintah pusat. Pada tahun 204, ia mewarisi jabatan ayahnya dan mengendalikan jun Liaodong, Xuantu, dan Lelang. Ia tunduk kepada Kanselir Han Cao Cao. Pada tahun 207, setelah Yuan Shang dan Yuan Xi dikalahkan oleh pasukan Cao Cao dan melarikan diri ke Liaodong, mereka dibunuh oleh Gongsun Kang, dan kepala mereka diserahkan kepada Cao Cao.

Gongsun juga mengalahkan Raja Yiyimo di ibu kota negaranya, Goguryeo, dan memaksanya untuk pindah ibu kota.

Setelah Gongsun Kang wafat, ia digantikan oleh adiknya, Gongsun Gong, karena anak-anaknya masih terlalu kecil pada saat itu. Anak Gongsun Kang, Gongsun Yuan, menguasai kembali Liaodong pada tahun 228.

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. Tidak diketahui tahun kelahiran Gongsun Kang di catatan sejarah, namun di catatan biografinya di Sanguozhi menyatakan bahwa ia mewarisi jabatan Administrator Liaodong dari ayahnya saat ayahnya meninggal pada 204. Dari catatan itu, diketahui bahwa Gongsun Kang lahir pada 190 atau sebelumnya.
  2. Gongsun Kang meninggal diantara 209 sampai Desember 220, saat itu kakaknya Gongsun Gong menjadi Administrator Liaodong ketika Cao Pi menjadi kaisar
  3. Secara lebih spesifik, ia merupakan seorang vassal yang tunduk kepada Cao Cao yang merupakan Adipati (dan kemudian Raja) Wei.

Bacaan lanjut

[sunting | sunting sumber]