Asia Tengah

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Peta lokasi Asia Tengah

Asia Tengah adalah sebuah kawasan yang terkurung daratan di Benua Asia. Banyak arti yang berbeda dalam komposisi wilayah yang sebenarnya.

Arti[sunting | sunting sumber]

Peta Asia Tengah

Menurut sebuah definisi, Asia Tengah mencakup sekitar 9.029.000 km², atau 21% dari benua. Negara-negara yang termasuk dalam wilayah Asia Tengah menurut arti ini ialah Republik Rakyat Tiongkok (Provinsi Qinghai, wilayah otonomi Xinjiang dan Tibet), Kazakhstan (wilayah sebelah timur Sungai Ural), Kirgizia, Tajikistan, Turkmenistan, dan Uzbekistan.

Definisi kedua juga mencakup wilayah-wilayah definisi pertama ditambah Azerbaijan-Iran, negara-negara Transkaukasus (Azerbaijan, Armenia, dan Georgia), wilayah Turkic/Muslim selatan Rusia (Siberia selatan), Mongolia, Tiongkok bagian barat (Xinjiang dan Tibet), Afganistan, dan sebagian wilayah utara Pakistan.

Definisi ketiga menjelaskan wilayah Asia Tengah sebagai bekas negara Republik-republik Asia Tengah Uni Soviet ialah:

Negara Luas
km²
Penduduk
(2011)
Kepadatan Populasi
per km²
Nominal PDB
juta dolar AS (2011)
PDB per kapita
(2011)
Ibu kota Bahasa resmi
 Kazakhstan 2.724.900 16.674.023 6 178.312 $10.694 Astana Kazakh, Rusia
 Kirgizstan 199.900 5.532.710 27 5.920 $1.070 Bishkek Kirgiz, Rusia
 Tajikistan 143.100 7.849.579 51 6.523 $831 Dushanbe Tajik (Persia)
 Turkmenistan 488.100 5.526.406 10 25.742 $4.658 Ashgabat Turkmen
 Uzbekistan 447.400 28.850.508 62 45.353 $1.572 Tashkent Uzbek

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Sebuah lukisan abad ke-9

Pada masa lampau, Asia Tengah dihuni oleh orang normadik seperti:

Asia Tengah telah lama menjadi wilayah perdagangan antara Tiongkok dan masyarakat Barat, dengan Jalur Sutra melewati wilayah ini dan menjamurnya banyak kerajaan di sini.

Pada lima abad terakhir, kebanyakan wilayah ini perlahan-lahan dijajah oleh Kekaisaran Rusia dan Kerajaan Tiongkok, sedangkan Britania Raya menduduki India di bagian selatan Asia Tengah.

Semasa abad ke-20, kebanyakan wilayah di Asia Tengah merupakan bagian dari bekas negara aliran komunis Uni Soviet, yang pecah tahun 1991. Wilayah terkecuali ialah Mongolia dan daerah milik Tiongkok seperti Xinjiang. Negara-negara tersebut telah berpaling dari sistem komunis, dan sekarang mengikuti berbagai sistem politik yang terdiri dari demokratis lemah hingga sangat otoriter. Namun Tiongkok dan Rusia masih berpengaruh kuat dalam mengontrol wilayah itu. Kebanyakan negara di Asia Tengah bergabung dalam Organisasi Kerjasama Shanghai..

Geografi[sunting | sunting sumber]

Peta geologi Asia Tengah

Asia Tengah adalah wilayah yang sangat luas dengan jenis daratan yang bervariasi, misalnya tanah datar tinggi dan pegunungan (Tian Shan), gurun luas (Kara Kum, Kyzyl Kum, Taklamakan), dan tanah datar berupa rerumputan. Kebanyakan tanah sangat kering atau sangat kasar untuk dijadikan sebagai sawah. Mata pencaharian mayoritas penduduk ialah penggembala. Aktivitas industri berada di perkotaan.

Sungai utama ialah Sungai Amu Darya, Syr Darya dan Hari Rud. Aliran utama air juga berasal dari Laut Aral dan Danau Balkhash, keduanya adalah bagian dari kolam endorheic besar di Asia barat/tengah yang juga mencakup Laut Kaspia. Kedua aliran air ini mengalami penurunan volume pada akhir dekade ini yang disebabkan oleh pengalihan air dari sungai untuk aktivitas irigasi dan industri. Air merupakan sumber alam yang sangat berharga di Asia Tengah yang gersang, dan ia dapat berujung ke persengketaan internasional.

Demografis[sunting | sunting sumber]

Lebih dari 80 juta manusia tinggal di Asia Tengah, ±2% dari jumlah populasi Asia. Di antara wilayah Asia, hanya Asia Utara yang lebih sedikit penduduknya. Kepadatan penduduk di Asia Tengah ialah 9 orang per km², sangat kurang dari 80,5 orang per km² di benua Asia.

Pranala luar[sunting | sunting sumber]