Lompat ke isi

Skandinavia

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Skandinavia adalah subkawasan Eropa utara, dengan ikatan sejarah, budaya, dan bahasa yang kuat di antara masyarakat penyusunnya.[1] Skandinavia paling sering merujuk pada Denmark, Norwegia, dan Swedia. Terkadang juga merujuk pada Semenanjung Skandinavia (yang tidak termasuk Denmark tetapi mencakup sebagian Finlandia utara). Dalam penggunaan bahasa Inggris, Skandinavia terkadang digunakan sebagai sinonim untuk negara-negara Nordik.[2] Islandia dan Kepulauan Faroe terkadang dimasukkan ke dalam Skandinavia karena hubungan etnolinguistiknya dengan Swedia, Norwegia, dan Denmark. Meskipun Finlandia berbeda dari negara-negara Nordik lainnya dalam hal ini, beberapa penulis menyebutnya Skandinavia karena kesamaan ekonomi dan budayanya.[3]

Foto satelit Skandinavia dibuat 2002-Maret pada musim dingin - banyak salju dilihat.
Foto satelit Skandinavia dibuat pada musim panas - hampir tidak ada salju.
Peta Skandinavia politik.

Semenanjung Skandinavia mempunyai populasi yang rendah dan ditutupi dengan hutan tusam, betula dan cemara. Di bagian barat dan utara terdapat pegunungan. Pegunungan Skandinavia adalah salah satu pegunungan tertua di dunia. Gunung yang tertinggi adalah Galdhøpiggen di Norwegia.

Terkenal sebagai tempat yang terdapat di sebelah utara dan di sekitar lingkaran Artik. Wilayah Skandinavia memiliki iklim yang dingin bersalju dengan jangka yang panjang. Namun, pada saat pertengahan musim panas, siang hari bisa berlangsung 24 jam lamanya. Sebaliknya, pada saat memasuki akhir tahun, malam hari dapat berlangsung sepanjang hari.[4]

Geografi wilayah ini beragam, mulai dari fjord Norwegia di barat dan pegunungan Skandinavia yang meliputi sebagian Norwegia dan Swedia, hingga dataran rendah dan datar Denmark di selatan, serta kepulauan dan danau di timur. Sebagian besar penduduk di wilayah ini tinggal di wilayah selatan yang beriklim sedang, sementara wilayah utara mengalami musim dingin yang panjang dan dingin.

Selama Zaman Viking, bangsa Skandinavia berpartisipasi dalam perampokan, penaklukan, kolonisasi, dan perdagangan skala besar, terutama di seluruh Eropa. Mereka juga menggunakan kapal panjang mereka untuk eksplorasi, menjadi bangsa Eropa pertama yang mencapai Amerika Utara. Eksploitasi ini menandai berdirinya Kekaisaran Laut Utara yang mencakup sebagian besar Skandinavia dan Britania Raya, meskipun relatif singkat. Skandinavia akhirnya dikristenkan, dan pada abad-abad berikutnya terjadi berbagai persatuan negara-negara Skandinavia, terutama Uni Kalmar yang terdiri dari Denmark, Norwegia, dan Swedia, yang berlangsung selama lebih dari 100 tahun hingga raja Swedia, Gustav I, memimpin Swedia keluar dari persatuan tersebut. Denmark dan Norwegia, serta Schleswig-Holstein, kemudian bersatu hingga tahun 1814 sebagai Denmark–Norwegia. Berbagai perang antarnegara kemudian terjadi, yang membentuk perbatasan modern dan mengarah pada berdirinya Kekaisaran Swedia pada abad ke-17 dan awal abad ke-18. Persatuan Skandinavia terbaru adalah persatuan antara Swedia dan Norwegia, yang berakhir pada tahun 1905.

Denmark adalah negara Skandinavia yang terkecil, populasinya lebih padat, dan kebanyakan dari lahannya digunakan untuk pertanian. Kopenhagen, ibu kota dari Denmark, adalah kota terbesar kedua di Skandinavia setelah Stockholm, ibu kota dari Swedia. Bentuk sistem pemerintahan Denmark sama dengan Norwegia dan Swedia, yakni monarki konstitusional. Berbeda dengan Findlandia dan Islandia yang menganut sistem republik.

Skandinavia adalah bagian dari Negara Nordik yang juga mencakup Islandia dan Finlandia. Kelima negara ini mengkordinasi aktivitas politik dan kebudayaan di Dewan Nordik. Denmark, Finlandia, dan Swedia adalah anggota Uni Eropa. Sedangkan Norwegia dan Islandia adalah anggota Asosiasi Perdagangan Bebas Eropa (EFTA).

Bahasa-bahasa di Skandinavia sangat berkaitan dan kebanyakan orang Skandinavia bisa mengerti satu sama lain. Bahasa Skandinavia termasuk dalam bahasa Jermanik, sekeluarga dengan bahasa Jerman dan Inggris.

Nenek moyang dari Skandinavia sebagian besar berasal dari keturunan Jerman yang sempat berimigrasi 2000 tahun silam. Di bagian utara yakni Lingkaran Artik, suku Sami disebutkan sebagai penduduk paling awal di Swedia dan Findlandia. Nenek moyang lain dari penduduk Skandinavia adalah bangsa Finn yang bermigrasi dari Rusia Barat sekitar 2000 tahun lalu.[4]

Mata uang di Finlandia Euro. Setiap negara lain mempunyai mata uangnya masing-masing, walaupun bernama sama, krona atau krone. Satu krona dibagi lagi menjadi 100 øre atau öre. Nilai dari satu krona kira-kira sekitar 10...15 sen Euro.

Sepanjang sejarah, negara-negara Skandinavia telah melalui perang dan perbatasannya telah berubah lebih dari sekali, namun sekarang Skandinavia adalah negara yang cukup damai.

Di era modern, kawasan ini telah makmur, dengan perekonomian negara-negaranya termasuk yang terkuat di Eropa. Swedia, Denmark, Norwegia, Islandia, dan Finlandia semuanya menerapkan sistem kesejahteraan yang dianggap dermawan, dengan kebijakan ekonomi dan sosial negara-negara tersebut dijuluki "model Nordik".

Negara utama Nordik sebagai berikut:

Penambahan negara utama Skandinavia:

  •  Finlandia (Republik parlementer, kemerdekaan sejak 1917)
    •  Åland (provinsi otonomi di Finlandia sejak 1920)
  •  Kepulauan Faroe (sebuah wilayah otonomi dalam negara Denmark, membentuk pemerintahan sendiri sejak 1948)
  •  Greenland (sebuah wilayah otonomi dalam negara Denmark, membentuk pemerintahan sendiri sejak 1979)
  •  Islandia (Republik parlementer, kemerdekaan sejak 1918, menjadi bagian dari Denmark hingga 1944)
  •  Svalbard, merupakan wilayah yang termasuk dalam kedaulatan Norwegia, tidak dianggap sebagai bagian dari wilayah sejarah budaya Skandinavia, tetapi merupakan bagian dari kerajaan Norwegia (sejak 1925), termasuk dalam negara-negara Nordik.

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. (Inggris) oxforddictionaries.com/definition/Scandinavia Diarsipkan 2016-12-24 di Wayback Machine.
  2. "Nordic countries". Britannica (dalam bahasa Inggris). 14 May 2024. Diakses tanggal 28 June 2024. The term [Nordic] is sometimes used interchangeably with Scandinavia. [...] Scandinavia is typically defined more restrictively, however, and refers primarily to Norway, Sweden, and Denmark.
  3. "Definition of Scandinavia in English". Oxford Dictionaries. Diarsipkan dari asli tanggal 24 December 2016. Diakses tanggal 23 December 2016. A large peninsula in north-western Europe, occupied by Norway and Sweden [...] A cultural region consisting of the countries of Norway, Sweden, and Denmark and sometimes also of Iceland, Finland, and the Faroe Islands
  4. 1 2 Justice, Jennifer (2008). Ensiklopedia Pengetahuan Populer Jilid V. Jakarta: PT. Lentera Abadi. hlm. 413. ISBN 978 979 3535 31 9. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)

Pranala luar

[sunting | sunting sumber]