Musim tanam

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian

Musim tanam adalah istilah dalam budi daya tanaman di mana iklim pada periode tertentu dalam satu tahun sangat ideal untuk menanam tumbuhan asli maupun hasil domestikasi. Dalam ilmu botani, musim yang sama disebut dengan musim tumbuh.[1]

Musim tanam di suatu wilayah sangat ditentukan dari lokasinya terhadap khatulistiwa dan ketinggiannya dari permukaan laut.[2] Misal di kawasan beriklim sedang benua Amerika, musim tanam dimulai sejak udara beku terakhir terlihat di musim semi hingga kemunculan udara beku di musim gugur. Pengamatan ini telah dilakukan sejak puluhan tahun dan kini diketahui bahwa panjang musim tanam terus meningkat karena pengaruh perubahan iklim karena udara beku di musim semi menghilang lebih awal, dan udara beku di musim gugur muncul lebih terlambat.[3]

Pada kawasan beriklim tropis dan gurun pasir, musim tanam diawali dengan munculnya air melalui presipitasi (hujan atau kabut basah) pada awal tumbuhan mulai berkecambah, hingga dimulainya musim kemarau di saat tumbuhan mulai berbunga dan berbuah. Kondisi ini harus senantiasa terjaga, karena kondisi yang tidak ideal dapat menyeabkan tumbuhan tidak tumbuh atau tidak berbuah. Kondisi kering pada masa awal pertumbuhan dapat dicegah dengan irigasi. Namun kondisi basah seperti hujan deras di saat tumbuhan mulai berbunga akan mengurangi hasil panen.[2]

Rumah tanaman atau rumah kaca merupakan bangunan yang dibangun untuk mengendalikan kondisi iklim mikro di sekitar tumbuhan sehingga secara teori tumbuhan dapat ditanam di dalamnya sepanjang tahun tanpa terpengaruh cuaca di luarnya. Petani dapat mengatur jumlah air yang diterima tumbuhan serta temperatur dan kelembabannya sehingga mendapatkan hasil yang diinginkan.

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Growing Season (agriculture)". Encyclopedia Britannica Online. Encyclopedia Britannica. 24 January 2013. Diakses tanggal 2 August 2014. 
  2. ^ a b "Growing season". National Geographic. Diakses tanggal 2 August 2014. 
  3. ^ U.S. Environmental Protection Agency (2014). "Length of Growing Season". Climate Change Indicators in the United States, Third Edition: 80–81. Diakses tanggal 2 August 2014.