Lompat ke isi

Bahasa Kanayatn

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Bahasa Kanayatn
Kendayan, Baicit, Kendayan-Ambawang, Dayak Kendayan, Damea, Salako
Dituturkan diIndonesia
WilayahKalimantan Barat
Penutur
280.000
Latin
Kanayatn (terbatas)
Kode bahasa
ISO 639-1-
ISO 639-2-
ISO 639-3knx
Glottologkend1254[1]
IETFknx
Informasi penggunaan templat
Status pemertahanan
C10
Kategori 10
Kategori ini menunjukkan bahwa bahasa telah punah (Extinct)
C9
Kategori 9
Kategori ini menunjukkan bahwa bahasa sudah ditinggalkan dan hanya segelintir yang menuturkannya (Dormant)
C8b
Kategori 8b
Kategori ini menunjukkan bahwa bahasa hampir punah (Nearly extinct)
C8a
Kategori 8a
Kategori ini menunjukkan bahwa bahasa sangat sedikit dituturkan dan terancam berat untuk punah (Moribund)
C7
Kategori 7
Kategori ini menunjukkan bahwa bahasa mulai mengalami penurunan ataupun penutur mulai berpindah menggunakan bahasa lain (Shifting)
C6b
Kategori 6b
Kategori ini menunjukkan bahwa bahasa mulai terancam (Threatened)
C6a
Kategori 6a
Kategori ini menunjukkan bahwa bahasa masih cukup banyak dituturkan (Vigorous)
C5
Kategori 5
Kategori ini menunjukkan bahwa bahasa mengalami pertumbuhan populasi penutur (Developing)
C4
Kategori 4
Kategori ini menunjukkan bahwa bahasa digunakan dalam institusi pendidikan (Educational)
C3
Kategori 3
Kategori ini menunjukkan bahwa bahasa digunakan cukup luas (Wider Communication)
C2
Kategori 2
Kategori ini menunjukkan bahwa bahasa yang digunakan di berbagai wilayah (Provincial)
C1
Kategori 1
Kategori ini menunjukkan bahwa bahasa nasional maupun bahasa resmi dari suatu negara (National)
C0
Kategori 0
Kategori ini menunjukkan bahwa bahasa merupakan bahasa pengantar internasional ataupun bahasa yang digunakan pada kancah antar bangsa (International)
10
9
8
7
6
5
4
3
2
1
0
EGIDS SIL Ethnologue: C3 Wider communication
Bahasa Kanayatn dikategorikan sebagai C3 Wider Communication menurut SIL Ethnologue, artinya bahasa ini digunakan di wilayah yang cukup luas maupun dipertuturkan cukup luas, misalnya beberapa kota
Referensi: [2]
Lokasi penuturan
Peta
Peta
Perkiraan persebaran penuturan bahasa ini.
Koordinat: 1°28′48″N 109°28′12″E / 1.48000°N 109.47000°E / 1.48000; 109.47000 Sunting di Wikidata
 Portal Bahasa
L B PW   
Sunting kotak info  Lihat butir Wikidata  Info templat

Bahasa Kanayatn atau Kendayan adalah bahasa Austronesia yang digunakan di Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, Indonesia. Bahasa Kanayatn mempunyai beberapa dialek, antara lain Ambawang, Kendayan, Ahe, dan Selako.[3]

Dialek dan distribusi

[sunting | sunting sumber]

Bahasa Kanayatn adalah bahasa asli masyarakat Dayak Kanayatn dan paling umum digunakan di antara kelompok etnis Dayak Kanayatn. Mengenai identifikasi bahasa Kanayatn dikenal dengan dialek Pisang', Banane' (Bangape), Balangin, Salako, Badamea, Bajare, dan Badameo. Jika kita melihat wilayah geografisnya, penutur bahasa Kanayatn tersebar di delapan kabupaten dan kota, yaitu; Kabupaten Sambas, Kabupaten Bengkayang, Kota Singkawang, Kabupaten Mempawah, Kabupaten Landak, Kabupaten Sanggau, Kota Pontianak, dan Kabupaten Kubu Raya. Jumlah penutur bahasa Kanayatn terbanyak berada di Kabupaten Landak. Pada umumnya mereka tinggal di daerah pedesaan, sebagian kecil di antaranya berada di daerah perkotaan. Suku Dayak Kanayatn yang tinggal di daerah perkotaan adalah kelompok yang sebagian besar telah meninggalkan bahasa daerah (bahasa ibu) mereka, dan mengajarkan bahasa Indonesia sebagai bahasa pengantar di rumah atau dalam kelompoknya.[4]

Keberadaan perbedaan dialek-dialek bahasa Kanayatn, penyebaran penutur bahasa Kanayatn di wilayah yang begitu luas, juga menyebabkan munculnya sejumlah dialek bahasa dengan karakteristik yang sedikit berbeda satu sama lain. Jika asalnya di Kabupaten Sambas, Kabupaten Bengkayang, dan Kota Singkawang dikenal dengan dialek Salako (Badamea, Badameo, dan Bajare) yang mempunyai dialek khas. Begitu pula dengan penutur bahasa Kanayatn yang mendiami Kabupaten Landak, Kabupaten Mempawah, Kabupaten Kubu Raya, dan Kabupaten Sanggau (terutama dialek Pisang, Bangape, dan Balangin). Bahasa yang digunakan didasarkan pada bahasa yang digunakan dalam interaksi dengan kelompok-kelompok regional lainnya.[4]

Perbandingan bahasa

[sunting | sunting sumber]
Melayu Kanayatn Banjar Ngaju Bakumpai
yangnangnangijé/jē
tuatuhatuhabakasbakas
orangurakngurangOlohbara
berladangbahumabahuma (di darat) malan
perempuanbinibibinibawibawi
negeribinuabanuabanualebu
mukamuhamuhabaù
satuasa'asaijèije
duaduaduaduèdue
tigatalutalutelòtelo
bujanganbujakngbujanganbujang
malusupe'supanmahamen
kampungkampokngkampunglèwu
pengantinpangantenpangantenpanganten
botakpala'longorborang
bodohbagabungulbareh
bermainbaga'kasasahanganbusik
berenangngunanangbakunyung/
bananang
hanangui

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. Hammarström, Harald; Forkel, Robert; Haspelmath, Martin, ed. (2023). "Kanayatn". Glottolog 4.8. Jena, Jerman: Max Planck Institute for the Science of Human History. ; ;
  2. "Bahasa Kanayatn". www.ethnologue.com (dalam bahasa Inggris). SIL Ethnologue.
  3. Ethnologue - Kendayan language
  4. 1 2 Jermia, E. (2018). "Kajian Etno dan Linguistik: Bahasa Kanayatn, Sosio". Aksara, Morfologi, dan Sintaksis. Hlm. 27–28.

Pranala luar

[sunting | sunting sumber]