Mendadak Dangdut

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Mendadak Dangdut
Mendadak Dangdut.jpg
SutradaraRudi Soedjarwo
ProduserNovi Christina
Mitzy Christina
SkenarioMonty Tiwa
PemeranTiti Kamal
Kinaryosih
Dwi Sasono
Sakurta Ginting
MusikAndi Rianto
SinematografiRudi Soedjarwo
PenyuntingRudi Soedjarwo
Adjeng MJ
Krishto Damar Alam
Perusahaan
produksi
DistributorSinemArt Pictures
Tanggal rilis
10 Agustus 2006
Durasi
90 menit
NegaraIndonesia
BahasaBahasa Indonesia
Penghargaan
Festival Film Indonesia 2006

Mendadak Dangdut adalah film komedi musikal Indonesia yang dirilis pada tahun 2006. Film yang disutradarai oleh Rudi Soedjarwo ini dibintangi oleh Titi Kamal, Kinaryosih, Dwi Sasono dan Sakurta Ginting.

Plot[sunting | sunting sumber]

Petris (Titi Kamal) adalah seorang vokalis wanita rock alternatif yang kariernya mulai menanjak. Ia memiliki sifat yang sangat egois, pemarah dan selalu memandang remeh segala sesuatu. Kakak sekaligus manejer Petris, Yulia (Kinaryosih), selalu dimarahi, dimaki dan dibentak oleh Petris. Suatu hari, mereka berdua tertangkap basah membawa narkoba yang sebenarnya milik kekasih Yulia, memaksa mereka berdua untuk melarikan diri.

Petris berhasil melarikan diri dengan Yulia dan bersembunyi di sebuah kampung. Di sana, terdapat panggung dangdut keliling yang baru saja ditinggal oleh salah satu penyanyinya. Yulia melihat kesempatan ini untuk menghapus jejak mereka dari polisi dan meminta Petris untuk menjadi penyanyi dangdut mereka sementara waktu. Petris tentu tidak menyetujuinya, tetapi setelah ia memikirkannya, Petris akhirnya menerimanya dan ia ternyata dikontrak sebagai penyanyi dangdut Senandung Citayam dengan nama Iis.

Hari-hari Petris diisi dengan tinggal di rumah sang pemilik Senandung Citayam bernama Rizal (Dwi Sasono), yang diam-diam disukai oleh Yulia karena kepribadiannya yang ramah. Petris pun semakin hari semakin melatih kemampuan menyanyi dangdutnya karena cengkoknya masih payah. Dari sana, Petris mulai menyadari bahwa hidup tidak pernah semudah yang ia kira. Petris bertemu dengan beberapa warga kampung yang memiliki berbagai karakter, mulai dari anak cabul yang sebenarnya merindukan orang tua dan TKI yang setiap hari dipukuli majikannya.

Nama Petris sebagai Iis sang ratu panggung pun semakin meluas dan tawaran Senandung Citayam untuk tampil semakin banyak. Setiap minggunya Petris manggung dan karena keseksiannya, tidak jarang banyak penonton yang ribut dan rusuh karena ingin melihat Petris dari dekat. Senandung Citayam menjadi sangat sukses, sementara Petris dan Yulia semakin tenang karena mereka tidak dikejar polisi lagi, walaupun terkadang mereka masih harus sembunyi-sembunyi jika bertemu polisi.

Suatu malam, Petris menyadari apa yang sudah dilakukannya selama ini salah ketika ia memaki Yulia dan mengatakan bahwa Yulia sangat egois dan hanya mementingkan diri sendiri. Yulia, dengan air mata berlinang, mengatakan bahwa Petris sudah tidak punya hati. Yulia adalah satu-satunya orang di dunia ini yang sangat peduli dengan Petris karena bagaimanapun, dengan segala sifat sombongnya, Petris tetaplah adiknya. Yulia juga mengingatkan bahwa semenjak orang tua mereka meninggal, Yulia adalah orang yang selalu mengurus Petris yang tetap tidak mau dewasa. Yulia yang tertekan kemudian lari menuju rumah pemilik Senandung Citayam tadi, meninggalkan Petris yang terbengong-bengong dan sedih.

Petris sadar bahwa Yulia sebenarnya adalah orang yang paling berarti dalam hidupnya. Petris menangis memikirkan kata-kata kakaknya. Saat Petris akan meminta maaf kepada Yulia, semuanya sudah terlambat. Petris melihat polisi berdatangan menggerebek rumah tadi. Untungnya, Petris dan Yulia berhasil kabur, tetapi mereka akhirnya tersudut juga. Petris mengambil kesimpulannya bahwa ia bersalah selama ini pada Yulia dan menyuruh Yulia kabur. Setelah melepaskan Petris dengan sangat menyentuh hati, Yulia kabur sementara Petris dengan tangan terangkat menyerahkan diri kepada polisi.

Setelah beberapa bulan dipenjara, Petris kemudian keluar dari selnya. Tetapi bukan mengimplikasikan bahwa Petris sudah bebas, tetapi Yulia bertemu dengannya di penjara. Yulia ternyata menyerahkan diri saat Petris kabur dan akhirnya mereka berdua hidup bebas walau "dihukum" menyanyi di panggung penjara.

Pemeran[sunting | sunting sumber]

Album[sunting | sunting sumber]

OST Mendadak Dangdut
Ost Mendadak Dangdut.jpg
Album studio karya Kompilasi
Dirilis2006
Direkam2005-2006
GenrePop
LabelTrinity Optima Production
ProduserMonty Tiwa
Singel dalam album Mendadak Dangdut
  1. "Jablai"
  2. "Mars Pembantu"

OST Mendadak Dangdut adalah album lagu tema tahun 2006 untuk mengiringi film Mendadak Dangdut. Album ini diisi oleh aktris Titi Kamal serta grup band The Mon's, dengan lagu "Jablai" dan "Mars Pembantu" sebagai lagu utama yang mengiringi film ini.

Daftar lagu[sunting | sunting sumber]

  • Bunuh Reality – Titi Kamal
  • Dangdutkah Kita – The Mon's
  • Dangdutkah Kita – Titi Kamal
  • Mars Pembantu – Titi Kamal
  • Selalu Ada – Titi Kamal
  • Buronan Cinta – Titi Kamal
  • Adeudeuh Kakang – Titi Kamal
  • Jablai – Titi Kamal (DJ Ichun City Mix)
  • Dongeng Klasik – The Mon's

Penghargaan[sunting | sunting sumber]

Penghargaan Tanggal Kategori Penerima Hasil Ref.
MTV Indonesia Movie Awards 16 September 2006 Most Favourite Actress Titi Kamal Menang [1]
[2]
[3]
[4]
Most Favourite Supporting Actress Kinaryosih Nominasi
Best Crying Scene Titi Kamal dan Kinaryosih Nominasi
Festival Film Indonesia 21 Desember 2006 Film Terbaik Mendadak Dangdut Nominasi [5]
Pemeran Utama Pria Terbaik Dwi Sasono Nominasi
Pemeran Utama Wanita Terbaik Titi Kamal Nominasi
Pemeran Pendukung Wanita Terbaik Kinaryosih Menang
Penulis Skenario Asli Terbaik Monty Tiwa Nominasi
Penata Suara Terbaik Adityawan Susanto dan Trisno Nominasi
Tata Musik Terbaik Andi Rianto Nominasi
Festival Film Bandung 29 April 2007 Sutradara Terpuji Rudi Soedjarwo Nominasi [6]
Aktris Pendukung Terpuji Kinaryosih Menang
Penata Musik Terpuji Andi Rianto Menang
Indonesian Movie Awards 15 Desember 2007 Aktris Pendukung Terbaik Kinaryosih Menang [7]
Aktor Pendatang Baru Terbaik Dwi Sasono Nominasi
Pasangan Terbaik Titi Kamal dan Kinaryosih Menang
Aktris / Aktor Bernyanyi Terbaik Titi Kamal Menang
Aktor Pendukung Terfavorit Dwi Sasono Menang
Aktris Pendukung Terfavorit Kinaryosih Menang
Pasangan Terfavorit Titi Kamal dan Kinaryosih Menang
Pendatang Baru Terfavorit Dwi Sasono Nominasi
Soundtrack Terfavorit "Jablai / Jarang Dibelai" (Titi Kamal) Nominasi
Film Terfavorit Mendadak Dangdut Nominasi

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Berbagi Suami Borong Nominasi MIMA III". Detik.com. 6 September 2006. Diakses tanggal 14 November 2020. 
  2. ^ "MTV Movie Awards 2006, Segera Digelar". KapanLagi.com. 7 September 2006. Diakses tanggal 14 November 2020. 
  3. ^ "Tiga Popcorn Untuk 'Berbagi Suami'". Detik.com. 16 September 2006. Diakses tanggal 14 November 2020. 
  4. ^ "'HEART' Sabet Tiga Piala di MTV Indonesian Movie Award 2006". KapanLagi.com. 16 September 2006. Diakses tanggal 14 November 2020. 
  5. ^ "Dewan Juri FFI 2006 Umumkan Nominasi". KapanLagi.com. 17 November 2006. Diakses tanggal 14 November 2020. 
  6. ^ "Festifal Film Bandung 2007". qoidamos.wordpress.com. 5 Mei 2007. Diakses tanggal 15 November 2020. 
  7. ^ "'Mendadak Dangdut' Kuasai Indonesian Movie Award". DetikHot. 12 Mei 2007. Diakses tanggal 14 November 2020. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]