Hamba-Hamba Allah

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
Hamba-Hamba Allah
HHA.jpg
Pembuat SinemArt
Perancang Heru Hendriyarto
Pengarang Yeri Hermanto
Sutradara Noto Bagaskoro
Pemeran Opick
Dhea Annisa
Haykal Kamil
Febby Rastanty
Tasha Khalida
Stuart Collin
Joy Octaviano
Zahwa Aqeela
Teddy Syah
Rheina Ipeh
Penggubah lagu tema Purwacaraka
Lagu pembuka Hamba-Hamba Allah, Opick feat Amanda
Lagu penutup Hamba-Hamba Allah, Opick feat Amanda
Negara  Indonesia
Bahasa Indonesia
Jumlah episode 23
Produksi
Produser eksekutif Elly Yanti Noor
Produser Leo Sutanto
Lokasi Jakarta
Durasi 75 Menit
Rilis
Jaringan penyiar RCTI
Format audio Stereo
Dolby Digital 5.1
Tayang perdana 8 Juni 2008

Hamba-Hamba Allah adalah sebuah sinetron produksi SinemArt yang ditayangkan di RCTI. Dibintangi oleh Opick, Dhea Annisa, Haykal Kamil, Febby Rastanty, Tasha Khalida, Stuart Collin, Joy Octaviano, Zahwa Aqeela, Teddy Syah, Rheina Ipeh, dll.

Sinopsis[sunting | sunting sumber]

Sejak kepindahan keluarga Imam (Teddy Syach) ke desa Cipaganti. Hj. Titin (Rheina Ipeh) serta dua anaknya bernama Anti (Febby Rastanty) dan Kemil (Ezhar Maliki) sudah sentimen negatif kepada mereka. Terutama sekali Hj. Titin yang sangat tidak menyukai Imam dan keluarganya, karena menurutnya terlalu sok kota, sok pintar, sok baik, dan sebagainya. Intinya Hj. Titin yang merasa top di seantero desa, merasa tersaingi dengan kehadiran Imam dan keluarganya.

Hj. Titin semakin sewot ketika Imam memprakarsai berdirinya masjid Al-Akhlas di desa mereka. Walaupun banyak warga yang menentangnya, bahkan terkadang mengganggu mereka dengan mencuri bahan-bahan bangunan agar pembangunan masjid terhenti. Tetapi itu tidak menyurutkan semangat Imam dan istrinya, Anisa (Astri Ivo) beserta ketiga putrinya, Laluna (Dhea Imut), Kamila (Tasha Kalida) dan Muti (Zahwa Kalida). Tekad Imam yang kuat dalam membangun masjid membuat Ustadz Jaelani (Opick) merasa bersalah, karena tidak bisa membantu. Ia terlalu takut akan dominasi Hj. Titin. Imam dibantu oleh Darma (Joy Octaviano), seorang pemuda telantar yang berhasil diselamatkan Imam dari keroyokan warga, karena ketahuan mencuri di warung Hj.Titin. Imam pun menawarkan Darma agar tinggal di rumahnya, karena kebetulan ia tidak memiliki putra. Selain itu juga, dikarenakan Imam juga pernah diselamatkan Damar dari pukulan orang suruhan Hj. Titin. Keputusan Imam membuat Laluna kesal. Ia menganggap Damar telah merebut ayahnya. Seiring berjalannya waktu, Laluna mulai menyadari bahwa Damar tidak seburuk yang ia kira. Damar juga terkadang membantunya untuk mendekati Arya (Haykal Kamil), cowok yang sudah lama Laluna sukai. Arya adalah cucu dari Priatna (TB Maulana), pemilik perkebunan tempat ayahnya bekerja. Perjalanan Laluna pun tidak berjalan mulus. Karena Anti juga ternyata menyukai Arya.

Pemeran[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]