Pangeran Penggoda

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Pangeran Penggoda
Pangeranpenggodaposter.jpg
Genre
PembuatSinemArt
SutradaraOo'k Cemeng
Pemeran
Lagu pembukaNaluri LelakiSamsons
Lagu penutupNaluri LelakiSamsons
KomposerKafka Nafisa
Jmlh. episode26 (daftar episode)
Produksi
Produser eksekutifElly Yanti Noor
ProduserLeo Sutanto
Durasi60 Menit
Rumah produksiSinemArt
DistributorMedia Nusantara Citra
Rilis
Jaringan penyiarRCTI
Tanggal tayang asli19 Oktober 2006 (2006-10-19) –
12 April 2007 (2007-4-12)

Pangeran Penggoda adalah sinetron Indonesia yang ditayangkan perdana 19 Oktober 2006 hingga 12 April 2007 di RCTI. Sinetron Pangeran Penggoda merupakan sinetron debut pertama untuk Glenn Alinskie.

Pemain[sunting | sunting sumber]

Pemeran Peran
Mischa Chandrawinata Tora Satria Wira
Chelsea Olivia Bulan Xaitunia
Glenn Alinskie Alan
Moudy Wilhelmina Ana
Lucky Alamsyah Romi
Lucky Perdana Gilang
Chacha Frederica Wina
Risty Tagor Vini
Jesica Parera Liana
Hardi Fadhillah Koko
Yadi Timo Dosen
Kirana Larasati Kezia

Kontroversi kemiripan dengan sinema lain[sunting | sunting sumber]

Devil Beside You

Sinetron ini memiliki kemiripan dengan drama Taiwan berjudul Devil Beside You. Dari sinopsis, terlihat banyak kesamaan antara Pangeran Penggoda dengan Devil Beside You. Kesamaan itu di antaranya adalah:

  • Bulan (Qi Yue) menyukai Alan (Yuan Yi) dan ingin menyatakan cinta melalui surat
  • surat tersebut jatuh ke tangan Tora (Jiang Men) dan dijadikan Tora untuk memeras Bulan
  • mama Bulan akan menikah dengan papa Tora
  • Bulan akhirnya suka dengan Tora dan menghadapi dilema menjadi kekasih atau saudara

Serial drama Devil Beside You juga memiliki kemiripan dengan Benar Benar Cinta oleh MD Entertainment dan ditayangkan di SCTV.

Sinopsis[sunting | sunting sumber]

Bulan, seorang gadis lugu cantik, polos dan ceroboh, jatuh cinta pada Alan teman sekampusnya, tetapi tidak berani menyatakan cintanya itu. Ditambah dengan sikap Alan yang cuek dan cool, membuat Bulan kelimpungan. Tapi atas dukungan Liana dan Viny, Bulan memberanikan diri menulis surat cinta pada Alan. Namun sayangnya surat cinta tersebut jatuh ketangan Tora, seorang pemuda berandalan yang kasar dan terkenal nakal.

Tora mengancam akan menyebarluaskan surat cinta itu pada semua anak di kampus bila Bulan tidak mau menjadi anak buahnya. Bulan akhirnya menurut, ia harus melakukan apapun perintah Tora mulai dari mencatatkan pelajaran sampai membelikannya makan siang. Untungnya ketika Bulan sudah tidak tahan dengan semuanya itu, ia punya kesempatan untuk menyatakan cinta pada Alan. Ternyata Alan juga menyukai Bulan, jadilah mereka sepasang kekasih. Hal ini membuat Bulan punya kekuatan untuk melawan dan keluar dari kelompok Tora.

Sementara itu Ana ibunya Bulan yang hidup menjanda dilamar oleh seseorang yang kaya. Dan kemudian ketika ibunya ini ada keperluan keluar kota untuk beberapa lama, Bulan kemudian dititipkan kepada calon suami Ibunya itu. Bulan sangat kaget ternyata calon suami ibunya adalah Bapaknya Tora. Dengan berat hati Bulan tinggal serumah dengan Tora.Tapi justru di sinilah muncul godaan-godaan dari Tora yang menyebabkan Bulan berdebar-debar dan kadang-kadang malah merindukan godaan tersebut.

Berita simpang siur tentang Bulan dan Tora yang tinggal serumah kini menjadi hot news di kampus. Hal itu membuat Alan cemburu. Alan yang di mata Bulan sangat baik dan penyabar kini berubah. Mereka sering bertengkar dan akhirnya putus. Bulan kini dekat dengan Tora dan hubungan mereka semakin dekat aja, tapi selalu ada rintangan,Tora punya teman dekat Wina yang selalu dilindungi dan dibela Tora dari apapun.

Ternyata halangannya tidak itu saja, Eva neneknya Tora yang mencium adanya hubungan khusus Tora dan Bulan, lalu menjodohkan Tora dengan Tiara. Ditengah kegalauan Bulan ini justru muncul Angga, cinta pertama Bulan. Angga muncul di kampus sebagai dosen baru. Bulan dan Tora dihadapkan oleh dua pilihan, bersatu sebagai kekasih atau bersatu sebagai saudara dan memilih pasangan masing-masing?

Artikel Terkait[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]