Sentuh Hatiku

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Sentuh Hatiku
Genre
PembuatSinemArt
Pemeran
Negara asalIndonesia
Jmlh. musim1
Jmlh. episode23 (daftar episode)
Produksi
ProduserLeo Sutanto
Lokasi produksiJakarta
Durasi1 Jam
Rilis
Jaringan asliRCTI
Format audioStereo
Dolby Digital 5.1
Tanggal tayang asli03 Desember (2007-12-03) –
26 Desember 2007 (2007-12-26)
Pranala luar
[www.sinemart.com Situs web]

Sentuh Hatiku merupakan sebuah sinetron Religi Kristen yang ditayangkan di RCTI pada tahun 2007. Pemain utama di sinetron ini ialah Eva Celia Latjuba, Jessica Mila, Kevin Julio, Bobby Joseph, dan masih banyak lagi. Jumlah episodenya adalah 23, berakhir tepat sesudah hari perayaan Natal umat Kristiani.

Sinetron ini diproduksi oleh SinemArt.

Pemeran[sunting | sunting sumber]

Pemeran Peran
Eva Celia Siska
Bobby Joseph Jonathan
Jessica Mila Veronica
Kevin Julio N/A
Ranty Maria Maria
Ben Kasyafani Devon
Atalarik Syah N/A
Teddy Syah N/A
Temmy Rahadi N/A
Paola Tobing N/A
Tara Basro N/A
Moudy Wilhelmina N/A
Gunawan N/A
Lilis Suganda N/A
Unique Priscilla N/A
Robby Tumewu Bintang Tamu
Desta
Vincent Rompies
Tora Sudiro
Keterangan
  • N/A: Not Available

Sinopsis[sunting | sunting sumber]

VERONIKA adalah gadis berusia 15 tahun yang memiliki keluarga yang sangat sederhana. Ayahnya, LUKAS, seorang supir taksi dan karena berkat Tuhan mampu menyekolahkan ke empat anaknya yaitu, JONATHAN, SISILIA, VERONIKA dan yang paling kecil MARIA.

Keempatnya anak yang pintar. Bahkan Veronika mampu meneruskan ke bangku SMA dengan beasiswa. Sayangnya kebahagiaan mereka dikejutkan oleh kenyataan menyakitkan, bahwa sang Ibu tercinta, MARGARET, ternyata menderita kanker mulut rahim stadium tinggi.

Kesedihan kemudian kembali melanda keluarga tersebut. Lukas mengalami kecelakaan, dan meninggal di tempat. Penyakit Margaret pun ternyata semakin parah, dah akhirnya ia menyusul suaminya.

Dengan segala penderitaan dan cobaan yang datang bertubi-tubi, mereka semua berjuang habis-habisan untuk mencapai kebahagiaan mereka. Karena mereka percaya dan selalu berpegang akan pesan ibunya, bahwa Tuhan akan selalu memberi kejutan terindah bagi setiap umatnya yang selalu berharap dan percaya.

Pranala luar[sunting | sunting sumber]