Jalur kereta api Prupuk-Kroya

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Jembatan rel yang melintasi Kali Serayu di awal abad ke-20, bagian dari jalur Prupuk-Kroya. Foto koleksi Tropenmuseum
Jalur KA Kroya-Prupuk
Continuation backward
Kroya-Kutoarjo
Straight track Continuation backward
Kasugihan-Kroya
Junction both to and from left + Stop on track
Unknown route-map component "KRWr"
Kroya
Stop on track
Randegan
Unknown route-map component "eHST"
Kebasen Kidul
Stop on track
Kebasen
Stop on track
Notog
Unknown route-map component "eHST"
Jonggor
Unknown route-map component "exSTRrg"
Unknown route-map component "eABZgr+r" + Stop on track
Purwokerto
Unknown route-map component "exCONTf" Straight track
Purwokerto-Wonosobo
Unknown route-map component "eHST"
Kemayoran
Unknown route-map component "eHST"
Kebotjoran
Stop on track
Karanggandul
Stop on track
Karangsari
Unknown route-map component "eHST"
Legok
Stop on track
Patuguran
Stop on track
Paguyangan
Stop on track
Kretek
Stop on track
Bumiayu
Stop on track
Linggapura
Junction both to and from left + Stop on track
Unknown route-map component "KRWr"
Prupuk
Straight track Continuation forward
Cirebon-Prupuk
Continuation forward
Tegal-Prupuk

Jalur kereta api Prupuk-Kroya menghubungkan Stasiun Prupuk (PPK) dan Stasiun Kroya (KYA) sepanjang kurang lebih 83 kilometer. Di tengah jalur ini terdapat stasiun kereta api utama Purwokerto. Jalur ini merupakan bagian jalur utama yang menghubungkan jalur rel kereta api lintas utara Pulau Jawa (dari Cirebon) dengan jalur kereta api lintas selatan (dari Kroya). Saat ini, jalur ini tengah ditingkatkan dari jalur rel tunggal menjadi jalur rel ganda untuk mendukung semakin meningkatnya frekuensi lalu-lintas kereta api yang lewat. Jalur ini berada di bawah pengendalian oleh PT KAI Daerah Operasi (Daop) V Purwokerto.

Berbeda dengan kebanyakan jalur kereta api di Pulau Jawa, jalur ini menembus daerah pegunungan (di antara Pegunungan Pembarisan di sisi barat dan kaki Gunung Slamet di sisi timur) dengan jalur yang berliku-liku dan pemandangan yang menarik. Tanjakan yang cukup terjal membuat beberapa rangkaian panjang atau berat memerlukan traksi ganda (loko dobel) untuk memudahkan pergerakan. Terdapat banyak jembatan tinggi dan panjang di jalur ini, salah satunya adalah jembatan Kali Serayu di selatan Stasiun Notog dan terowongan di utara Stasiun Kebasen.

Jalur kereta api yang terhubung oleh jalur ini adalah

Daftar stasiun[sunting | sunting sumber]

Dari arah utara, stasiun-stasiun yang berada di jalur ini adalah sebagai berikut:

Semenjak ruas Prupuk-Purwokerto menjadi jalur ganda, satu stasiun telah dinonaktifkan, yaitu Stasiun Legok (LGK, +299 m) yang terletak di antara Patuguran dan Kretek.

Keterangan

  • Stasiun yang dicetak tebal merupakan stasiun besar
  • Stasiun yang tidak dicetak tebal merupakan stasiun kecil

Perubahan dalam perkeretaapian[sunting | sunting sumber]

Setelah pembangunan jalur ganda kereta api antara Cirebon Prujakan-Prupuk-Purwokerto-Kroya Mulai tanggal 14 Mei 2016, 5 stasiun kereta api di lintas kereta api Cirebon-Cirebon Prujakan-Prupuk-Purwokerto-Kroya tidak melayani naik-turun penumpang dan persilangan. Stasiun kereta api yang tidak melayani naik-turun penumpang dan persilangan tersebut mulai tanggal 14 Mei 2016 adalah Stasiun Karangsuwung dan Ketanggungan Barat (lintas Cirebon-Prupuk, Daerah Operasi III Cirebon), Stasiun Prupuk, Legok, dan Notog (lintas Prupuk-Kroya, Daerah Operasi V Purwokerto). Sehingga ini pelayanan naik-turun penumpang dan persilangan Kereta api hanya dapat dilakukan di stasiun kereta api Cirebon, Cirebon Prujakan dan Ciledug (Daerah Operasi III Cirebon), Bumiayu, Purwokerto, dan Kroya (Daerah Operasi V Purwokerto).

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Stasiun ini hanya melayani Kereta api lokal jurusan Purwokerto-Cirebon Prujakan, Kereta api Kamandaka jurusan Purwokerto-Semarang Tawang, Kereta api Gaya Baru Malam Selatan jurusan Pasar Senen-Surabaya Gubeng, Kereta api BBM jurusan Maos-Cilacap dan persusulan antar KA, serta pemberangkatan KRD Ciayumajakuning jurusan Prupuk-Cirebon-Jatibarang per 1 April 2015.