Mohammad Idris

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Mohammad Idris
Mayor of Depok Mohammad Idris.jpg
Foto resmi Mohammad Idris sebagai Walikota Depok (2016)
Wali Kota Depok ke-3
Mulai menjabat
17 Februari 2016
PresidenJoko Widodo
GubernurAhmad Heryawan
Iwa Karniwa (Plh.)
Mochamad Iriawan (Pj.)
Ridwan Kamil
WakilPradi Supriatna
PendahuluNur Mahmudi Ismail
Arifin Harun Kertasaputra (Pj.)
Wakil Wali Kota Depok ke-3
Masa jabatan
26 Januari 2011 – 26 Januari 2016
PresidenSusilo Bambang Yudhoyono
Joko Widodo
GubernurAhmad Heryawan
PendahuluYuyun Wirasaputra
PenggantiPradi Supriatna
Informasi pribadi
Lahir25 Juli 1961 (umur 58)
Bendera Indonesia Jakarta, Indonesia
KebangsaanBendera Indonesia Indonesia
Partai politikPartai Keadilan Sejahtera
PasanganHj. Elly Farida
Orang tuaAbdul Shomad (ayah)
Yumani (ibu)
Tempat tinggalPerumahan Taman Duta, Sukmajaya, Depok
Alma materUniversitas Islam Imam Muhammad bin Saud, Arab Saudi
ProfesiDosen
Politikus

Dr. K.H. Mohammad Idris, Lc., M.A. atau sering disebut Idris Abdul Shomad (lahir di Jakarta, Indonesia, 25 Juli 1961; umur 58 tahun) adalah Wali Kota Depok yang menjabat sejak 17 Februari 2016. Nama Idris Abdul Shomad memang lebih populer dibandingkan dengan nama aslinya Mohammad Idris, Penempatan nama belakang Abdul Shomad karena ayahanda Mohammad Idris bernama Abdul Shomad.[1]

Mohammad Idris mencalonkan dori sebagai calon Wali kota Depok beserta Pradi Supriatna sebagai pendampingnya. Mereka mendapat No.Urut 2 oleh Komisi Pemilihan Umum Kota Depok pada Pilkada Depok 2015. Pasangan Idris–Pradi ditetapkan sebagai Wali kota Depok terpilih bersama Pradi Supriatna sebagai Wakil Wali Kota Depok terpilih oleh Komisi Pemilihan Umum Kota Depok pada penetapan calon Wali kota dan Wakil Wali kota Depok terpilih hasil Pilkada Depok 2015.[2]

Foto resmi lain Idris sebagai Wali Kota Depok.

Mohammad Idris sebelum menjadi Wali kota Depok (2016–2021), ia pernah menjabat sebagai Wakil Wali kota Depok (2011–2016) mendampingi Nur Mahmudi Ismail. Selain itu, ia juga merupakan dosen di Universitas Indonesia, Universitas Islam Nasional Hidayatullah, Universitas Muhammadiyah Surakarta, dan Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) At Taqwa Bekasi. Di akhir jabatan Nur Mahmudi Ismail sebagai wali kota, ia mengajukan diri sebagai calon wali kota pada Pilkada Depok 2015.[3][4][5]

Kehidupan pribadi[sunting | sunting sumber]

Mohammad Idris dilahirkan di Jakarta, 25 Juli 1961. Ayahnya, H. Abdul Shomad asli Beji, sedangkan Ibunya Hj. Yumani Binti Sholeh asli kelahiran Cilodong. Kedua orang tuanya kemudian hijrah di Jakarta untuk berdagang di Manggarai. Idris dan kedelapan saudaranya lahir di Jakarta dengan lingkungan keluarga besar yang religius.

Ia merupakan cucu dari KH. Hasbi dan Nyai Siqot, Sesepuh Beji dan meski kedua orang tuanya berasal dari Depok, ia dilahirkan di Jakarta mengikuti kehidupan orang tuanya yang berdagang di Manggarai. menamatkan pendidikan di Madrasah Ibtidaiyah di Jakarta dan melanjutkannya ke Pondok Modern Darussalam Gontor, Ponorogo hingga meraih beasiswa studi di Arab Saudi pada tahun 1982. Ia kemudian meraih gelar doktor di Fakultas Syari’ah jurusan Tsaqofah Islamiyyah Universitas Islam Imam Muhammad bin Saud, Riyadh, Arab Saudi.

Sebagai Wakil Wali kota Depok[sunting | sunting sumber]

Di bawah Nur Mahmudi Ismail dan Mohammad Idris, Kota Depok meraih beberapa prestasi diantaranya penghargaan:

  • Satya Lencana Karya Bhakti Praja tahun 2010, 2011, 2012, dan 2014[6]
  • Rekor MURI “Pelatihan Tenaga Penyuluh Tuberculosis Dengan Peserta Terbanyak” dan World Rekor “The Most Trainee Participated For Tuberculosis Handling Workshop” dengan pelatihan tenaga penyuluh TBC terbanyak, yaitu 6.845 orang, (2013)[7]
  • Piagam tanda kehormatan Satya Lencana Karya Bhakti Praja Nugraha dari Presiden RI, yang diserahkan langsung oleh Gamawan Fauzi. (2013)[8]
  • Opini WTP (Wajar Tanpa Pengecualian), yang didasarkan pada hasil pemeriksaan LKPD Pemkot Depok Tahun Anggaran 2011, 2012, 2013, dan 2014.[9][10]
  • Penghargaan Anubhawa Sasana Kelurahan dari Kementerian Hukum dan HAM (2013)[11]
  • Penghargaan Nasional Adikarya Pangan Nusantara 2013[12] dan 2014[13]
  • Kota Sehat Nasional 2013[14]
  • Wali kota Teladan dalam gerakan Diversifikasi Pangan Tahun 2013 yang diberikan langsung oleh Presiden SBY dalam acara puncak Peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) XXXIII, di Kota Padang, Sumatra Barat.[15]
  • Upakarti 2014[16][17]
  • Sanipura Award 2014 dari Menko Kesra[18]
  • Enam sekolah di depok meraih penghargaan Adiwiyata Nasional 2014[19]
  • Manggala Karya Kencana 2014[20]
  • Anugerah Parahita Ekapraya 2014[21]
  • Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Depok mendapatkan penghargaan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terbaik dalam Akuntabilitas Kinerja tahun 2014.[22]
  • Kota Metropolitan Terbersih 2015.[23]
  • Kota Layak Anak 2015 oleh presiden RI,[24]
  • Kota Cerdas ke-4 se-Indonesia oleh Harian Kompas (2015)[25][26].

Selama menjadi wakil wali kota Depok, Indeks Pembangunan Manusia Kota Depok meningkat dan pada data tahun 2014 menempati peringkat pertama seprovinsi Jawa Barat, dan peringkat ketiga secara nasional.[27]

Sebagai Wali kota Depok[sunting | sunting sumber]

Wali Kota Depok Mohammad Idris (kiri) bersama Asisten Hukum dan Sosial Kota Depok, Sri Utomo, usai menonton film Chrisye di Plaza Depok, Jalan Margonda Raya Kota Depok pada Jumat malam (08/12/2017).

Dalam pemilihan umum Wali Kota Depok 2015, karena Ismail secara konstitusional dilarang untuk mencalonkan diri untuk masa jabatan ketiga, Idris mencalonkan diri sebagai wali kota dengan politisi Partai Gerakan Indonesia Raya[28] Pradi Supriatna. Pasangan ini mendapatkan 411.367 suara (59,4%) dan mengalahkan pasangan Dimas Oky Nugroho dan Babai Suhaimi yang didukung PDIP.[29]

Setelah diangkat sebagai wali kota pada tahun 2016, kebijakan resmi pertama yang dikeluarkannya adalah untuk berhenti mengeluarkan izin untuk minimarket.[30] Pada tanggal 31 Agustus 2019, lagu "Hati-hati" ciptaan Koko Thole yang dinyanyikan Idris mulai diputar di lampu merah Simpang Ramanda, Jalan Margonda Raya, Depok. Lagu ini berisi pesan untuk pengendara agar tertib berlalu lintas. Lagu ini mendapat tanggapan pro dan kontra dari masyarakat.[31]

Setelah dakwaan warga negara Indonesia dan pemerkosa serial gay Reynhard Sinaga di Inggris, Idris mengumumkan bahwa ia berencana untuk melakukan razia komunitas LGBT lokal di Depok. Pengumuman ini dengan cepat dikutuk oleh aktivis hak asasi manusia.[32]

Ketika dia menjabat sebagai wali kota, Kota Depok mendapatkan penghargaan Terbaik I dalam Anugerah Satu Data Pembangunan Jabar 2016 Kategori Kota dan Penghargaan sebagai Dokumen Perencanaan Terbaik II dalam Anugerah Pangripta Nusantara Tingkat Provinsi Jabar 2016.[33]

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Penetapan Mohammad Idris Sebagai Wali kota Depok kpud-depokkota.go.id
  2. ^ Surat Keputusan KPUD Depok Tentang Penetapan Mohammad Idris Sebagai Wali kota Depok Periode 2016-2021 www.dropbox.com
  3. ^ Profil Mohammad Idris Wali kota Depok www.depok.go.id
  4. ^ Wali kota Depok, Mohammad Idris www.depok.go.id
  5. ^ Wali kota dan Wakil Wali kota Depok, Mohammad Idris dan Pradi Supriatna Galakkan Program 100 Hari biz.kompas.com
  6. ^ http://www.transaktual.com/fullpost/daerah/1398717976/depok-raih-penghargaan-tertinggi-di-bidang-pemerintahan.html
  7. ^ http://lifestyle.okezone.com/read/2013/04/10/482/789217/punya-tenaga-penyuluh-tbc-terbanyak-depok-raih-rekor-muri
  8. ^ http://www.transaktual.com/fullpost/daerah/1398717654/walikota-depok-terima-satya-lencana-karya-bhakti-praja-nugraha-dari-presiden-ri.html
  9. ^ http://jabar.pojoksatu.id/depok/2015/05/28/pemkot-depok-kembali-meraih-opini-wtp/
  10. ^ http://jabar.pojoksatu.id/depok/2015/10/03/depok-kembali-raih-opini-wtp/
  11. ^ http://depoknews.id/depok-terima-penghargaan-anubhawa-sasana-kelurahan/
  12. ^ http://www.neraca.co.id/article/34905/kota-depok-raih-award-nasional-kota-sehat
  13. ^ http://www.hariandepok.com/20676/nur-mahmudi-raih-penghargaan-adhikarya-pangan-nusantara-apn-2014
  14. ^ http://www.neraca.co.id/article/34905/kota-depok-raih-award-nasional-kota-sehat
  15. ^ http://pusat-pkkp.bkp.pertanian.go.id/berita-388-penghargaan-diversifikasi-pangan-2013.html
  16. ^ http://www.islamedia.co/2014/10/depok-terima-penghargaan-upakarti-2014.html
  17. ^ http://depoknews.id/kembangkan-umkm-walikota-depok-raih-penghargaan-upakarti-2014/
  18. ^ http://www.kemenkopmk.go.id/artikel/penghargaan-sanipura-award-2014
  19. ^ http://news.merahputih.com/pendidikan/2014/12/23/6-sekolah-depok-raih-penghargaan-adiwiyata-nasional/2390/
  20. ^ http://duaanak.com/berita/wali-kota-depok-raih-penghargaan-manggala-karya-kencana/
  21. ^ http://saksimata.co/tokoh/756-depok-raih-penghargaan-anugerah-parahita-ekapraya-tingkat-utama.html
  22. ^ http://poskotanews.com/2015/06/09/bappeda-depok-terima-penghargaan/
  23. ^ http://www.depokraya.com/berita-depok/penilaian-adipura-depok-peringkat-1-kota-metropolitan-se-jabar/
  24. ^ http://www.hariandepok.com/45407/kota-depok-raih-penghargaan-madya-kota-layak-anak
  25. ^ http://jabar.pojoksatu.id/depok/2015/08/14/depok-raih-predikat-kota-cerdas/
  26. ^ http://www.hariandepok.com/45679/kota-depok-raih-penghargaan-kota-cerdas-indonesia-2015
  27. ^ http://www.depok.go.id/17/03/2014/06-sosial-kota-depok/ipm-depok-nomor-tiga-nasional
  28. ^ "Ketua DPC Gerindra: Pemimpin Depok Kedepan Harus Transparan". RadarOnline. 11 Maret 2015. Diarsipkan dari versi asli tanggal 12 September 2017. Diakses tanggal 12 September 2017. 
  29. ^ Virdhani, Marieska (22 December 2015). "Idris-Pradi Resmi Memenangkan Pilkada Depok". OkeZone. Diakses tanggal 12 September 2017. 
  30. ^ "Walikota Depok, M Idris Abdul Shomad Stop Ijin Minimarket". Kabar Depok. 22 Juli 2016. Diarsipkan dari versi asli tanggal 12 September 2017. Diakses tanggal 12 September 2017. 
  31. ^ Lova, Cynthia (2 September 2019). Maullana, Irfan, ed. "Pro Kontra Warga terhadap Lagu Hati-hati Nyanyian Wali Kota Depok". Kompas.com. Diakses tanggal 1 Februari 2020. 
  32. ^ Widianto, Stanley (14 Januari 2020). "Indonesia rights body condemns LGBT raids ordered by mayor after UK rape case". Reuters. Diakses tanggal 14 Januari 2020. 
  33. ^ "Idris: Penghargaan Ini Kami Persembahkan Untuk Seluruh Warga Depok". Siaran Depok. 15 April 2016. Diakses tanggal 1 Februari 2020. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

Jabatan politik
Didahului oleh:
Arifin H. Kertasaputra (Pj.)
Nur Mahmudi Ismail
Wali Kota Depok
17 Februari 2016–sekarang
Petahana
Didahului oleh:
Yuyun WS
Wakil Wali Kota Depok
2011—2016
Diteruskan oleh:
Pradi Supriatna