Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Depok

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah
Kota Depok
Dewan Perwakilan Rakyat
Kota Depok
2019–2024
Coat of arms or logo
Jenis
Jenis
Sejarah
Sesi baru dimulai
3 September 2019 (2019-09-03)
Pimpinan
Ketua
Tengku Muhammad Yusufsyah Putra (PKS)
sejak 27 September 2019
Wakil Ketua I
Yeti Wulandari (Gerindra)
sejak 27 September 2019
Wakil Ketua II
Hendrik Tangke Allo (PDI-P)
sejak 27 September 2019
Wakil Ketua III
Tajudin Tabri (Golkar)
sejak 27 September 2019
Komposisi
Anggota50
Partai & kursi
Pemerintah (31)
  PDI-P (10)
  PKS (12)
  PPP (2)
  PAN (4)
  Demokrat (3)

Oposisi (19)

  PKB (3)
  Gerindra (10)
  Golkar (5)
  PSI (1)
Pemilihan
Representasi Proposional
Pemilihan terakhir
17 April 2019
Pemilihan berikutnya
2024
Tempat bersidang
Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Depok.jpg
Gedung DPRD Kota Depok Jl. Raya Jatimulya No. 3
Jatimulya, Cilodong, Depok
Jawa Barat, Indonesia
Situs web
dprd.depok.go.id

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Depok atau disingkat DPRD Kota Depok adalah lembaga legislatif tingkat Kota yang berada di wilayah Kota Depok, Jawa Barat, Indonesia. Anggota DPRD Kota Depok dipilih berdasarkan daftar terbuka dari partai dalam Pemilihan Umum yang diselenggarakan setiap lima tahun bersamaan dengan pemilihan anggota Dewan Perwakilan Rakyat dan Dewan Perwakilan Daerah seluruh Indonesia.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Sejarah Kota Administratif Depok berubah status menjadi Kotamadya Depok pada tanggal 27 April 1999 berdasarkan Undang-undang Nomor 15 tahun 1999 tentang pembentukan Kotamadya Daerah Tingkat II Depok dan Kotamadya Daerah Tingkat II Cilegon, maka dipandang perlu untuk dibentuk Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Depok sebagai Badan Legislatif Daerah.

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Depok terbentuk berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Jawa Barat Nomor 171/SK979-Otda/99 tentang Peresmian Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kotamadya Daerah Tingkat II Depok Hasil Pemilihan Umum tahun 1999, yang peresmiannya dilakukan pada tanggal 3 September 1999.

Selama kurun waktu 3 tahun DPRD kota Depok mengalami perubahan jumlah Fraksi dan susunan kepenguruan dalam Fraksi, yang semula pada awal pembentukannya berjumlah 6 Fraksi yang ditetapkan dengan Keputusan DPRD Kota Depok No. 01 Tahun 1999 tentang Penetapan Pimpinan dan Keanggotaan Fraksi-Fraksi DPRD Kota Depok masa Keanggotaan 1999-2004 yang terdiri dari: F-PDIP, F-PAN, F-Golkar, Fraksi Madani (Gabungan dari PK, PKB, PBB dan PKP), Fraksi TNI dan Polri. Selanjutnya melalui Keputusan DPRD Kota Depok Nomor 06 tahun 1999 Fraksi DPRD menjadi 7 Fraksi, dimana Partai Keadilan (PK) memisahkan diri dari Fraksi Madani dan pembentuk Fraksi Partai Keadilan (F-PK).

Dengan semakin berkembangnya peran dan fungsi DPRD Kota Depok sebagai Badan Legislatif Daerah dan dalam rangka menghadapi tantangan millennium ke-2 serta pelaksanaan Otonomi Daerah seluas-luasnya, maka DPRD Kota Depok menetapkan Alat Kelengkapan DPRD yang terdiri dari Pimpinan DPRD, Komisi-komisi dan panitia-panitia. Oleh karena itu DPRD Kota Depok untuk pertama kalinya melakukan Pemilihan Pimpinan DPRD pada tanggal 27 September 1999 dan terpilih Sutadi, S.H sebagai Ketua DPRD, H. Naming D. Bothin, M. Hasbullah R, S.Pd dan Muhammad Amin sebagai Wakil Ketua DPRD yang pada tanggal 15 Oktober 1999 dilantik menjadi Pimpinan DPRD Kota Depok periode 1999-2004 dengan Keputusan Gubernur Provinsi Jawa Barat No. 60 Tahun 1999 tentang Pelantikan Pimpinan DPRD Kota Depok.

Selanjutnya dibentuk alat-alat kelengkapan DPRD yang terdiri dari Panitia Musyawarah, Panitia Anggaran dan komisi-komisi dan ditetapkan dengan Keputusan DPRD Kota Depok Nomor 07 tahun 1999 tentang Penetapan Susunan Pimpinan dan Anggota Alat-alat Kelengkapan DPRD Kota Depok Masa Bhakti 1999-2004, selanjutnya Alat-alat kelengkapan DPRD kecuali Pimpinan DPRD mengalami 2 kali pergantian susunan pimpinan dan keanggotaan, yaitu pada tanggal 20 Februari 2001 yang ditetapkan dengan Keputusan DPRD Kota Depok No. 07 tahun 2001 tentang Penetapan Perubahan susunan Pimpinan dan Kenggotaan Alat-alat Kelengkapan DPRD Kota Depok tahun 2001-2002 dan tanggal 2 April 2002 yang ditetapkan dengan Keputusan DPRD Kota Depok No. 04 Tahun 2002 tentang Penetapan Perubahan Susunan Pimpinan dan Keanggotaan Alat-alat Kelengkapan DPRD Kota Depok tahun 2002-2003 sebagai berikut:

  • Ketua Panitia Anggaran - Bambang Sutopo
  • Ketua Komisi A - Damanhuri
  • Ketua Komisi B - Ahmad Dahlan
  • Ketua Komisi C - Bernhard, SH
  • Ketua Komisi D - Agus Sutondo
  • Ketua Komisi E - Kusdiarto

Komposisi anggota[sunting | sunting sumber]

Berikut ini adalah komposisi anggota DPRD Kota Depok berdasarkan asal partai politik dalam lima periode terakhir.

Partai Politik Jumlah Kursi pada Periode
1999–2004 2004–2009 2009–2014 2014–2019 2019–2024
  PDI-P 12 Penurunan 5 Steady 5 Kenaikan 11 Penurunan 10
  PPP 7 Penurunan 4 Penurunan 1 Kenaikan 4 Penurunan 2
  PAN 7 Penurunan 5 Kenaikan 6 Steady 6 Penurunan 4
  Golkar 6 Kenaikan 8 Penurunan 7 Penurunan 5 Steady 5
  PKS 3 Kenaikan 12 Penurunan 11 Penurunan 6 Kenaikan 12
  PKB 2 Steady 2 Penurunan 1 Steady 1 Kenaikan 3
  Demokrat (baru) 8 Kenaikan 15 Penurunan 5 Penurunan 3
  Gerindra (baru) 3 Kenaikan 9 Kenaikan 10
  Hanura (baru) 2 Penurunan 0
  NasDem (baru) 1 Penurunan 0
  PSI (baru) 1
  PBB 1 Penurunan 0 Steady 0 Steady 0 Steady 0
  PKPI 1 Penurunan 0 Steady 0 Steady 0 Steady 0
  PDS (baru) 1 Steady 1
  Persatuan 1
Fraksi TNI/Polri 5
Jumlah Anggota 45 Steady 45 Kenaikan 50 Steady 50 Steady 50
Jumlah Partai 10 Penurunan 8 Kenaikan 9 Kenaikan 10 Penurunan 9


Daftar anggota[sunting | sunting sumber]

Periode 1999–2004[sunting | sunting sumber]

Tersangka dalam kasus korupsi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang melibatkan para mantan anggota DPRD Kota Depok berjumlah 18 orang, diantaranya Sutadi, Naming D. Bothin, Hasbullah Rahmad, Bambang Sutopo, Bambang Prihanto, Mansuria, Mazhab HM, Rafie Ahmad, Machruf Aman, Ratna Nurianah, Sasono, Damanhuri, Kusdiarto, Hiras Toni Hutapea, Agus Sutondo, C. P. S. Silaban, dan Haryono, serta Erwin Limbong, tetapi beliau mengalami stroke permanen sehingga tidak dapat diselidiki.[1] Sedangkan untuk tersangka yang merupakan anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI), berkas dan tersangkanya tidak diselidiki oleh Polda Metro Jaya, yaitu Saliman Mintaredja (Angkatan Udara), Letkol. Muhammad Amin (Angkatan Laut), dan Sumaris Sudamara (Angkatan Darat). Kerugian atas kasus korupsi ini berjumlah Rp9.400.000.000.

Anggota DPRD Kota Depok dengan jumlah 45 kursi
Anggota Partai Fraksi Catatan
Agus Sutondo[1] PDI-P PDI-P Ketua Komisi D
Ketua Panitia Khusus RTRW Kota Depok (2000–2010)
Bernhard PDI-P PDI-P Ketua Komisi C
C. P. S. Silaban[1] PDI-P PDI-P
Syamsirwan PDI-P PDI-P
Togu Sibuea PDI-P PDI-P
Sasono[1] PDI-P PDI-P
Rini Sunarisasi PDI-P PDI-P
Sutadi[1] PDI-P PDI-P Ketua (sejak 15 Oktober 1999)
Manahan Panggabean PDI-P PDI-P
Siswanto PDI-P PDI-P
Rintis Yanto PDI-P PDI-P
Erwin Limbong[1] PDI-P PDI-P
Mazhab HM[1] PPP PPP Wakil Ketua Panitia Anggaran
Harun PPP PPP
Usman PPP PPP
Azhari PPP PPP
Istikhori PPP PPP
Ahmad Damanhuri[1] PPP PPP Ketua Komisi A
Rafie Ahmad[1] PPP PPP
Hasbullah Rahmad[1] PAN PAN Wakil Ketua (sejak 15 Oktober 1999)
Ahmad Dahlan PAN PAN Ketua Komisi B
Kusdiharto[1] PAN PAN Ketua Komisi E
Haryono[1] PAN PAN
Bambang Prihanto[1] PAN PAN
Mulani MK PAN PAN Ketua Panitia Khusus Hari Jadi Kota Depok
Sutikno PAN PAN Sekretaris Panitia Anggaran
Naming D. Bothin[1] Golkar Golkar Wakil Ketua (sejak 15 Oktober 1999)
Amsir Golkar Golkar
Ratna Nurianah[1] Golkar Golkar
Machruf Aman[1] Golkar Golkar
Adung Sodik Golkar Golkar
Syahrir Sahid Golkar Golkar
Imam Budi Hartono PK PK
Bambang Sutopo[1] PK PK Ketua Panitia Anggaran
Abdullah PK PK
Syihabuddin Ahmad PKB Madani
Salim Ibrahim PKB Madani
Mansuria[1] PBB Madani
Dadang Ibrahim PP Madani
Hiras Toni Hutapea[1] PKP Madani
Muhammad Amin[1] TNI TNI/Polri Wakil Ketua (sejak 15 Oktober 1999)
Agus Setyawanto TNI TNI/Polri [note 1]
Palgoenadi TNI TNI/Polri
Arteleri Hilal Badari TNI TNI/Polri [note 2]
Sumaris Sudamara[1] TNI TNI/Polri
Rusia Panu TNI TNI/Polri [note 3]
Endang Widartih TNI TNI/Polri
Saliman Mintaredja[1] TNI TNI/Polri
Keterangan

      Pergantian Antar Waktu (PAW)

  1. ^ Dilantik berdasarkan Pergantian Antar Waktu (PAW) menggantikan Muhammad Amin.
  2. ^ Dilantik berdasarkan Pergantian Antar Waktu (PAW) menggantikan Palgoenadi.
  3. ^ Dilantik berdasarkan Pergantian Antar Waktu (PAW) menggantikan Sumaris Sudamara.

Periode 2004–2009[sunting | sunting sumber]

Berdasarkan aturan baru mengenai ketentuan pembentukan fraksi di DPRD Kota Depok dimana aturan lama untuk pembentukan fraksi syaratnya minimal lima kursi, kemudian berganti dengan syarat empat kursi. Untuk itu pada 3 Januari 2008, Fraksi Persatuan Bangsa berubah nama menjadi Fraksi Partai Persatuan Pembangunan. Alat Kelengkapan Dewan juga diatur kembali menurut hasil paripurna pada 13 Februari 2008.

Anggota DPRD Kota Depok dengan jumlah 45 kursi
Anggota Partai Fraksi Catatan
Amri Yusra PKS PKS Wakil Ketua
Muhammad Supariyono PKS PKS
Imam Budi Hartono PKS PKS Anggota Badan Kehormatan Dewan
Adriyana Wira Santana PKS PKS Sekretaris Fraksi
Saleh Marta Permana PKS PKS
Jaya Wikaya PKS PKS [note 1]
Muttaqin PKS PKS
Nuri Wasisaningsih PKS PKS
Qurtifa Wijaya PKS PKS Sekretaris Komisi A
Ketua Fraksi
Budi Wahyudi PKS PKS
Dedy Martoni PKS PKS Ketua Komisi D
Mohammad Said PKS PKS
Bahrunsyah PKS PKS
Kuat Sukardiono PKS PKS Sekretaris Panitia Legislasi[note 2]
Naming D. Bothin Golkar Golkar Ketua[2]
Machruf Aman Golkar Golkar
Amsir Golkar Golkar Wakil Ketua Komisi A (hingga 13 Februari 2008)
Ratna Nurianah Golkar Golkar Sekretaris Komisi B
Naisan Golkar Golkar Anggota Badan Kehormatan Dewan
Babai Suhaimi Golkar Golkar Sekretaris Komisi C
Wakil Ketua Panitia Legislasi
Lia Kamelia Golkar Golkar
Na'alih Golkar Golkar
Soerwarki Golkar Golkar [note 3]
Agung Witjaksono Demokrat Demokrat Wakil Ketua
Rintis Yanto Demokrat Demokrat Ketua Badan Kehormatan Dewan
Wahyudi Demokrat Demokrat Wakil Ketua Komisi C
Ketua Panitia Legislasi
Anita Dyah Puspitasari Demokrat Demokrat
Lewi Octaviano Demokrat Demokrat Wakil Ketua Komisi A (sejak 13 Februari 2008)
Marthada Sinuraya Demokrat Demokrat Anggota Panitia Anggaran
Marlyn Agnes Pantouw Demokrat Demokrat Sekretaris Komisi D
Soleh Demokrat Demokrat
Imam Subardjo Demokrat Demokrat [note 4]
R. Sugiharto PDI-P PDI-P
Widya Jaya Antara PDI-P PDI-P Ketua Komisi B
Siswanto PDI-P PDI-P
Otto Simon Leander PDI-P PDI-P Wakil Ketua Badan Kehormatan Dewan
Zaenudin PDI-P PDI-P
Ritandiyono PDS PDI-P
Mazhab HM PPP PPP Ketua Komisi C (sejak 13 Februari 2008)
Muhammad Triyono PPP PPP Ketua Komisi A (hingga 13 Februari 2008)
Wakil Ketua Fraksi
Dadang Ibrahim PPP PPP
Sjuhada PPP PPP Wakil Ketua Komisi B
Syihabuddin Ahmad PKB PPP Wakil Ketua Komisi D
Ahmad Damanhuri PKB PPP Anggota Badan Kehormatan Dewan
Hasbullah Rahmad PAN PAN Ketua Komisi C (hingga 13 Februari 2008)
Kusdiharto PAN PAN
Busri Syahrir PAN PAN Anggota Panitia Anggaran[note 5]
Andah Suhanda Rundih PAN PAN
Ahmad Dahlan PAN PAN Ketua Komisi A (sejak 13 Februari 2008)
Arsid PAN PAN
Rahmat Sukindar PAN PAN [note 6]
Keterangan

      Pergantian Antar Waktu (PAW)

  1. ^ Dilantik berdasarkan Pergantian Antar Waktu (PAW) menggantikan Saleh Marta Permana.
  2. ^ Dilantik berdasarkan Pergantian Antar Waktu (PAW) menggantikan Bahrunsyah.
  3. ^ Dilantik berdasarkan Pergantian Antar Waktu (PAW) menggantikan Na'alih.
  4. ^ Dilantik berdasarkan Pergantian Antar Waktu (PAW) menggantikan Soleh.
  5. ^ Dilantik berdasarkan Pergantian Antar Waktu (PAW) menggantikan Kusdiharto.
  6. ^ Dilantik berdasarkan Pergantian Antar Waktu (PAW) menggantikan Arsid.

Periode 2009-2014[sunting | sunting sumber]

Sebelum pelantikan Wali Kota Depok, Fraksi Partai Demokrat, Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Fraksi Partai Golongan Karya, dan Fraksi Gerindra Bangsa menyatakan menolak pelantikan Nur Mahmudi Ismail sebagai Wali Kota.[3] Keempat fraksi tersebut membentuk Koalisi Permanen dengan menyatakan bahwa surat pernyataan pelantikan Wali Kota Depok yang dikirimkan oleh Prihandoko selaku Wakil Ketua DPRD Kota Depok cacat administrasi karena tidak diketahui oleh pimpinan lainnya. Surat tersebut juga menyalahi kode etik Badan Kehormatan Dewan. Koalisi Permanen dari keempat fraksi ini merupakan bagian dari oposisi dari pemerintahan Nur Mahmudi.

Anggota DPRD Kota Depok dengan jumlah 50 kursi
Anggota Partai Fraksi Daerah pemilihan Catatan
Rintis Yanto Demokrat Demokrat Kota Depok II Ketua
Agung Witjaksono Demokrat Demokrat Kota Depok III Ketua Badan Kehormatan Dewan
Ketua Fraksi
Ayi Nurhayati Demokrat Demokrat Kota Depok V
Edi Sitorus Demokrat Demokrat Kota Depok II
Endah Winarti Demokrat Demokrat Kota Depok III
Fahmi Sobri Demokrat Demokrat Kota Depok VI
Jeanne Noveline Demokrat Demokrat Kota Depok II
Karno Demokrat Demokrat Kota Depok II
Mochammad Taufik Demokrat Demokrat Kota Depok II
Robby Aswan Demokrat Demokrat Kota Depok IV
Septer Edward Sihol Demokrat Demokrat Kota Depok IV
Siti Nurjanah Demokrat Demokrat Kota Depok IV
Siti Zubaidah Demokrat Demokrat Kota Depok I
Susilawati Demokrat Demokrat Kota Depok III
Sutopo Demokrat Demokrat Kota Depok VI
Todung Panabor Lumbantoruan PDS Demokrat Kota Depok III
Joice L. Hassan PDS Demokrat [note 1]
Abdul Gofar Hasan PKS PKS Kota Depok IV
Aceng Toha Abdul Qadir PKS PKS Kota Depok IV
Andyarini Kencana Wungsu PKS PKS Kota Depok III
Muhammad Supariyono PKS PKS Kota Depok III Ketua Fraksi
Mohammad Said PKS PKS Kota Depok II
Muttaqin PKS PKS Kota Depok VI Wakil Ketua Fraksi
Nur Komariyah PKS PKS Kota Depok V
Prihandoko PKS PKS Kota Depok II Wakil Ketua
Qurtifa Wijaya PKS PKS Kota Depok III
Sri Rahayu Purwita Ningsih PKS PKS Kota Depok II Sekretaris Fraksi
Tengku Farida Rachmayanti PKS PKS Kota Depok I Wakil Ketua Komisi B (hingga 2012)
Anggota Badan Kehormatan Dewan
Naming D. Bothin Golkar Golkar Kota Depok I Wakil Ketua
Ardja Djunaidi Golkar Golkar Kota Depok VI
Babai Suhaimi Golkar Golkar Kota Depok IV Ketua Fraksi
Ernawati[N 1] Golkar Golkar Kota Depok IV Anggota Komisi D (hingga 9 April 2013)
Edmon Johan Golkar Golkar Anggota Komisi D (sejak 3 Juni 2013)[note 2]
Ervan Teladan Golkar Golkar Kota Depok V Sekretaris Fraksi
Juanah Sarmili Golkar Golkar Kota Depok III
Nurhasyim Golkar Golkar Kota Depok II Wakil Ketua Fraksi
Acep Saepudin PAN PAN Kota Depok V
Rojali H. Tjilut PAN PAN Anggota Badan Kehormatan Dewan (hingga 8 Februari 2014)[note 3][A]
Tazmaludin Eldad PAN PAN Anggota Badan Kehormatan Dewan (sejak 7 Maret 2014)[note 4]
Enthy Sukarti PAN PAN Kota Depok III
Muhammad PAN PAN Kota Depok IV
Fitri Hariono PAN PAN [note 5]
Isdiyanti PAN PAN Kota Depok II
Lilis Latifah PAN PAN Kota Depok II
Nurhasan PAN PAN Kota Depok I
Mazhab HM PPP PAN Kota Depok IV
Siswanto PDI-P PDI-P Kota Depok I Ketua Fraksi
Soetadi Dipowongso PDI-P PDI-P Kota Depok VI Wakil Ketua
Mad Arif PDI-P PDI-P Kota Depok V Wakil Ketua Fraksi
Otto Simon Leander PDI-P PDI-P Kota Depok IV
Rachmin Siahaan PDI-P PDI-P Kota Depok III Sekretaris Fraksi
Femmy Merry Christina Gerindra Gerindra Bangsa Kota Depok III
Mohammad HB Gerindra Gerindra Bangsa Kota Depok VI Ketua Fraksi
Yeti Wulandari Gerindra Gerindra Bangsa Kota Depok II
Slamet Riadi HS PKB Gerindra Bangsa Kota Depok V
Keterangan

      Pergantian Antar Waktu (PAW)

  • A Meninggal dunia pada saat menjabat
  1. ^ Dilantik berdasarkan Pergantian Antar Waktu (PAW) menggantikan Todung Panabor Lumbantoruan.
  2. ^ Dilantik 3 Juni 2013 berdasarkan Pergantian Antar Waktu (PAW) menggantikan Ernawati.
  3. ^ Dilantik berdasarkan Pergantian Antar Waktu (PAW) menggantikan Acep Saepudin.
  4. ^ Dilantik 7 Maret 2014 berdasarkan Pergantian Antar Waktu (PAW) menggantikan Rojali H. Tjilut.
  5. ^ Dilantik berdasarkan Pergantian Antar Waktu (PAW) menggantikan Muhammad.

Periode 2014–2019[sunting | sunting sumber]

Anggota DPRD Kota Depok dengan jumlah 50 kursi
Anggota Partai Fraksi Daerah pemilihan Catatan
Veronica PDI-P PDI-P
Indah Haryani PDI-P PDI-P
Siti Sutinah PDI-P PDI-P Kota Depok II
Rudi Kurniawan PDI-P PDI-P Kota Depok II
Yuni Indriani PDI-P PDI-P
Mad Arif PDI-P PDI-P Kota Depok III
Harmanto PDI-P PDI-P Kota Depok IV
Sahat Farida Berlian PDI-P PDI-P Kota Depok IV
Rachmin Siahaan PDI-P PDI-P Kota Depok V
Agustina Simanjuntak PDI-P PDI-P Kota Depok V
Hendrik Tangke Allo PDI-P PDI-P Kota Depok VI Ketua (sejak 1 Oktober 2014)
Yeti Wulandari Gerindra Gerindra Wakil Ketua (sejak 1 Oktober 2014)
Hamzah Gerindra Gerindra Kota Depok II
Rienova Seri Gerindra Gerindra Kota Depok II
Muhamad Sakam Gerindra Gerindra Kota Depok III
Iing Hilman Gerindra Gerindra Kota Depok III
Rezky M. Noor Gerindra Gerindra Kota Depok IV
Turiman Gerindra Gerindra Kota Depok V
Edi Masturo Gerindra Gerindra Kota Depok VI
Sri Utami PKS PKS
Qurtifa Wijaya PKS PKS Kota Depok II
Zeni Faizah PKS PKS Kota Depok III
Tengku Farida Rachmayanti PKS PKS Kota Depok IV Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (hingga 2017)
Muhammad Supariyono PKS PKS Kota Depok V Wakil Ketua (sejak 1 Oktober 2014)
Mohammad Hafid Nasir PKS PKS Kota Depok VI
Titi Sumiati PAN PAN
Igun Sumarno PAN PAN Wakil Ketua (sejak 1 Oktober 2014)
Lahmudin Abdullah PAN PAN Kota Depok III
Nurhasan PAN PAN Kota Depok IV
Azhari PAN PAN Kota Depok V
Fitri Hariono PAN PAN Kota Depok VI
Nurhasyim Golkar Golkar
Babai Suhaimi Golkar Golkar Kota Depok III [note 1]
Ervan Teladan Golkar Golkar [note 2]
Rudi Setiawan Golkar Golkar [note 3]
Tajudin Tabri Golkar Golkar Kota Depok IV
Juanah Sarmili Golkar Golkar Kota Depok V
Supriatni Golkar Golkar Kota Depok VI
Edi Sitorus Demokrat Demokrat
Mochammad Taufik Demokrat Demokrat
Pradana Mulya Demokrat Demokrat Kota Depok III
Endah Winarti Demokrat Demokrat Kota Depok V
Siti Nurjanah Demokrat Demokrat Kota Depok VI
Sri Kustiani PPP PPP
Qonita Lutfiyah PPP PPP Kota Depok III
Ma'mun Abdullah PPP PPP Kota Depok IV
Mazhab HM PPP PPP Kota Depok VI
Bernat Hanura Restorasi Nurani Bangsa
Nurjaman Hanura Restorasi Nurani Bangsa Kota Depok IV
Sasmita NasDem Restorasi Nurani Bangsa Kota Depok II
Slamet Riadi PKB Restorasi Nurani Bangsa Kota Depok III
Keterangan

      Pergantian Antar Waktu (PAW)

  1. ^ Mengundurkan diri setelah menjadi calon Wakil Wali Kota Depok dalam pemilihan umum Wali Kota Depok 2015
  2. ^ Dilantik 21 Oktober 2015 berdasarkan Pergantian Antar Waktu (PAW) menggantikan Babai Suhaimi.
  3. ^ Dilantik 22 September 2017 berdasarkan Pergantian Antar Waktu (PAW) menggantikan Ervan Teladan.[4]

Periode 2019–2024[sunting | sunting sumber]

Anggota DPRD Kota Depok terpilih melalui pemilihan umum legislatif Indonesia 2019 dan dilantik oleh Pengadilan Negeri Kota Depok berdasarkan berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 171.2/Dep/697/BEMKSM/2019 tanggal 28 Agustus 2019 tentang Pelantikan 50 Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Depok Masa Jabatan 2019–2024. Pimpinan sementara dijabat oleh Muhammad Supariyono sebagai ketua dan Yeti Wulandari sebagai wakil ketua.

Anggota DPRD Kota Depok dengan jumlah 50 kursi
Anggota Partai Fraksi Daerah pemilihan Catatan
Imam Musanto PKS PKS Kota Depok I
Tengku Farida Rachmayanti PKS PKS Kota Depok II Wakil Ketua Badan Anggaran
Tengku Muhammad Yusufsyah Putra PKS PKS Kota Depok II Ketua (sejak 27 September 2019)
Sri Utami PKS PKS Kota Depok III Ketua Fraksi
Ade Supriyatna PKS PKS Kota Depok III Wakil Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah
Muhammad Supariyono PKS PKS Kota Depok IV Wakil Ketua Komisi D
Hengky PKS PKS Kota Depok IV
Qurtifa Wijaya PKS PKS Kota Depok V
Ade Firmansyah PKS PKS Kota Depok V
Khairullah PKS PKS Kota Depok VI
Syarif Gasim Husin Al-Alatas PKS PKS Kota Depok VI
Mohammad Hafid Nasir PKS PKS Kota Depok I
Edi Masturo Gerindra Gerindra Kota Depok I Wakil Ketua Komisi C
Mohammad HB Gerindra Gerindra Kota Depok II Ketua Fraksi
Rezky M. Noor Gerindra Gerindra Kota Depok II
Yeti Wulandari Gerindra Gerindra Kota Depok III Wakil Ketua I (sejak 27 September 2019)
Turiman Gerindra Gerindra Kota Depok IV
Hamzah Gerindra Gerindra Kota Depok V Ketua Komisi A
Afrizal A. Lana Gerindra Gerindra Kota Depok V
M. Iman Yuniawan Gerindra Gerindra Kota Depok VI
Priyanti Susilawati Gerindra Gerindra Kota Depok VI Sekretaris Komisi B
Irfan Rifai Gerindra Gerindra Kota Depok VI
Imam Turidi PDI-P PDI-P Kota Depok II
Hermanto PDI-P PDI-P Kota Depok II Ketua Komisi B
Indah Ariani PDI-P PDI-P Kota Depok III
Fransiscus Samosir PDI-P PDI-P Kota Depok IV
Rudi Kurniawan PDI-P PDI-P Kota Depok V Sekretaris Komisi D
Ikravany Hilman PDI-P PDI-P Kota Depok V Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah
Ketua Fraksi
Yuni Indriany PDI-P PDI-P Kota Depok VI
Mad Arif PDI-P PDI-P Kota Depok VI Wakil Ketua Komisi A
Veronica Wiwin Widarini PDI-P PDI-P Kota Depok III
Hendrik Tangke Allo PDI-P PDI-P Kota Depok I Wakil Ketua II (sejak 27 September 2019)
Supriatni Golkar Golkar Kota Depok I Ketua Komisi D
Tajudin Tabri Golkar Golkar Kota Depok II Wakil Ketua III (sejak 27 September 2019)
Juanah Sarmili Golkar Golkar Kota Depok IV Ketua Fraksi
Nurhasyim Golkar Golkar Kota Depok V
Nurdin Al Ardisoma Golkar Golkar Kota Depok VI
Nurhasan PAN PAN Kota Depok II Sekretaris Komisi A
Azhari PAN PAN Kota Depok IV
Igun Sumarno PAN PAN Kota Depok V Ketua Fraksi
Lahmudin Abdullah PAN PAN Kota Depok VI Wakil Ketua Komisi B
Edi Sitorus Demokrat Demokrat Persatuan Kota Depok III Ketua Komisi C
Ketua Fraksi
Endah Winarti Demokrat Demokrat Persatuan Kota Depok IV
Mochammad Taufik Demokrat Demokrat Persatuan Kota Depok V
Mazhab HM PPP Demokrat Persatuan Kota Depok I Sekretaris Komisi C
Qonita Lutfiyah PPP Demokrat Persatuan Kota Depok VI
Tati Rachmawati PKB PKB–PSI Kota Depok II Ketua Fraksi
Abdul Hamid PKB PKB–PSI Kota Depok V
Babai Suhaimi[N 2] PKB PKB–PSI Kota Depok VI
Oparis Simanjuntak PSI PKB–PSI Kota Depok V
Keterangan

      Pergantian Antar Waktu (PAW)

Pimpinan[sunting | sunting sumber]

Ketua[sunting | sunting sumber]

Berikut merupakan daftar Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Depok.

No. Potret Ketua Mulai menjabat Selesai menjabat Partai Ket.
1 Sutadi 15 Oktober 1999 2 September 2004 Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan
Saleh Marta Permana
(Ketua Sementara)
3 September 2004 Oktober 2004 Partai Keadilan Sejahtera
2 Naming Djamhari Bothin
(1945–2017)
Oktober 2004 2 September 2009 Partai Golongan Karya
Agung Witjaksono
(Ketua Sementara)
2 September 2009 5 November 2009 Partai Demokrat
3 Rintis Yanto 5 November 2009 2 September 2014
Hendrik Tangke Allo official portrait.jpg Hendrik Tangke Allo
(l. 1975)
(Ketua Sementara)
3 September 2014 1 Oktober 2014 Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan
4 Hendrik Tangke Allo
(l. 1975)
1 Oktober 2014 2 September 2019
Muhammad Supariyono official portrait.jpg Muhammad Supariyono
(l. 1969)
(Ketua Sementara)
3 September 2019 27 September 2019 Partai Keadilan Sejahtera
5 Tengku Muhammad Yusufsyah Putra official portrait.jpg Tengku Muhammad Yusufsyah Putra
(l. 1970)
27 September 2019 Petahana

Pemilihan Ketua[sunting | sunting sumber]

2004–2009[sunting | sunting sumber]

Pemilihan Ketua DPRD Kota Depok dilaksanakan pada 27 Oktober 2004 dan Naming D. Bothin terpilih sebagai Ketua DPRD Kota Depok yang didukung oleh Fraksi Partai Golongan Karya, Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, dan Fraksi Persatuan Bangsa.[5] Naming berhasil memperoleh 25 suara, diikuti kandidat lain, yaitu Amri Yusra memperoleh 19 suara dan Agung Witjaksono memperoleh 1 suara. Amri Yusra didukung oleh Fraksi Partai Keadilan Sejahtera dan 7 anggota Fraksi Partai Demokrat, kecuali Agung yang mendukung dan memilih dirinya sendiri sebagai ketua.

Alat Kelengkapan Dewan[sunting | sunting sumber]

Selama kurun waktu 3 tahun DPRD kota Depok mengalami perubahan jumlah Fraksi dan susunan kepenguruan dalam Fraksi, yang semula pada awal pembentukannya berjumlah 6 Fraksi yang ditetapkan dengan Keputusan DPRD Kota Depok Nomor 01 tahun 1999 tentang Penetapan Pimpinan dan Keanggotaan Fraksi-Fraksi DPRD Kota Depok masa Keanggotaan 1999-2004 yang terdiri dari: Fraksi PDI.P, Fraksi PAN, Fraksi P.Golkar, Fraksi Madani (Gabungan dari PK, PKB, PBB dan PKP), Fraksi TNI dan Polri. Selanjutnya melalui Keputusan DPRD Kota Depok Nomor 06 tahun 1999 Fraksi DPRD menjadi 7 Fraksi, di mana Partai Keadilan (PK) memisahkan diri dari Fraksi Madani dan pembentuk Fraksi Partai Keadilan (F.PK).

Dengan semakin berkembangnya peran dan fungsi DPRD Kota Depok sebagai Badan Legislatif Daerah dan dalam rangka menghadapi tantangan millennium ke-2 serta pelaksanaan Otonomi Daerah seluas-luasnya, maka DPRD Kota Depok menetapkan Alat Kelengkapan DPRD yang terdiri dari Pimpinan DPRD, Komisi-komisi dan panitia-panitia. Oleh karena itu DPRD Kota Depok untuk pertama kalinya melakukan Pemilihan Pimpinan DPRD pada tanggal 27 September 1999 dan terpilih SUTADI S.H sebagai Ketua DPRD, H.Naming D. Bothin, M. Hasbullah R, S.PD dan M. Amien sebagai Wakil Ketua DPRD yang pada tanggal 15 oktober 1999 dilantik menjadi Pimpinan DPRD Kota Depok masa jabatan 1999-2004 dengan Keputusan Gubernur Provinsi Jawa Barat Nomor 60 tahun 1999 tentang Peresmian Pimpinan DPRD Kota Depok.

Selanjutnya dibentuk Alat-alat kelengkapan DPRD yang terdiri dari Panitia Musyawarah, Panitia Anggaran dan komisi-komisi dan ditetapkan dengan Keputusan DPRD Kota Depok Nomor 07 tahun 1999 tentang Penetapan Susunan Pimpinan dan Anggota Alat-alat Kelengkapan DPRD Kota Depok masa bhakti 1999-2004, selanjutnya Alat-alat kelengkapan DPRD kecuali Pimpinan DPRD mengalami 2 kali pergantian susunan Pimpinan dan keanggotaan, yaitu pada tanggal 20 Februari 2001 yang ditetapkan dengan Keputusan DPRD Kota Depok Nomor 07 tahun 2001 tentang Penetapan Perubahan susunan Pimpinan dan kenggotaan Alat-alat kelengkapan DPRD Kota Depok tahun 2001-2002 dan tanggal 2 April 2002 yang ditetapkan dengan keputusan DPRD Kota Depok Nomor 04 tahun 2002 tentang Penetapan Perubahan Susunan Pimpinan dan Keanggotaan Alat-alat Kelengkapan DPRD Kota Depok tahun 2002-2003 sebagai berikut:

  • Ketua Panitia Anggaran - Bambang Sutopo
  • Ketua Komisi A - Damanhuri
  • Ketua Komisi B - Ahmad Dahlan
  • Ketua Komisi C - Bernhard, SH
  • Ketua Komisi D - Agus Sutondo
  • Ketua Komisi E - Kusdiarto

Daerah Pemilihan[sunting | sunting sumber]

Pada Pemilu 2019, pemilihan DPRD Kota Depok dibagi kedalam 6 daerah pemilihan (dapil) sebagai berikut:[6]

Nama Dapil Wilayah Dapil Jumlah Kursi
KOTA DEPOK 1 Pancaran Mas 6
KOTA DEPOK 2 Limo, Cinere, Beji 9
KOTA DEPOK 3 Cimanggis 6
KOTA DEPOK 4 Sukmajaya 7
KOTA DEPOK 5 Tapos, Cilodong 11
KOTA DEPOK 6 Cipayung, Sawangan, Bojongsari 11
TOTAL 50

Lihat Pula[sunting | sunting sumber]

Catatan[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Ernawati mengikuti pemilihan umum sebagai calon Partai Golongan Karya (Golkar) dan keluar dari partai sekaligus mundur sebagai anggota parlemen pada 9 April 2013, kemudian bergabung dengan Partai Demokrat.
  2. ^ Babai Suhaimi mengikuti pemilihan umum sebagai calon Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), dipecat dari partai pada 6 Agustus 2019 akibat tuduhan penggunaan narkoba.

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b c d e f g h i j k l m n o p q r s t u v Dyah S., Indriani (2 Maret 2005). "Besok Polisi Serahkan 17 Tersangka Korupsi DPRD Depok". Tempo. Diakses tanggal 14 November 2020. 
  2. ^ "Koruptor DPRD Depok, Jadi Kandidat Ketua". Tempo. 26 Oktober 2004. Diakses tanggal 14 November 2020. 
  3. ^ "Pelantikan Walikota Depok Ditolak". Pikiran Rakyat.com. 2011-01-25. Diakses tanggal 2021-07-26. 
  4. ^ "Penggantian Antar Waktu (PAW), Rudi Setiawan Dilantik Jadi Anggota DPRD Kota Depok". Protokol dan Dokumentasi Sekretariat Daerah Kota Depok. 2017-09-22. Diakses tanggal 2021-07-24. 
  5. ^ "Tahanan Kota Terpilih Menjadi Ketua DPRD Kota Bogor". Tempo.co. 27 Oktober 2004. Diakses tanggal 8 Juni 2021. 
  6. ^ "Keputusan KPU Nomor 275/PL.01.3-Kpt/06/KPU/IV/2018 tentang Penetapan Daerah Pemilihan dan Alokasi Kursi Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten/Kota di Wilayah Provinsi Jawa Barat". KPU RI. 04-04-2018. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]