McLaren

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Britania Raya McLaren-Mercedes
McLaren Racing logo.svg
Nama resmiMcLaren F1 Team
Kantor pusatMcLaren Technology Centre Woking, Surrey, United Kingdom
51°20′45″N 0°32′52″W / 51.34583°N 0.54778°W / 51.34583; -0.54778Koordinat: 51°20′45″N 0°32′52″W / 51.34583°N 0.54778°W / 51.34583; -0.54778
Prinsipal timÉric Boullier
(Direktur Balapan)
Zak Brown (Direktur Eksekutif)
Technical director/sTim Goss
Neil Oatley
Peter Prodromou
Direktur teknisEric Boullier
PendiriBruce McLaren
Situs webwww.mclaren.com/formula1
Formula Satu musim 2022
Pembalap saat ini3. Australia Daniel Ricciardo[1]
4. Britania Raya Lando Norris[2]
SasisMCL36
MesinMercedes[4]
BanPirelli
Sejarah tim dalam ajang Formula Satu
Lomba pertamaGrand Prix Monako 1966
Lomba terkiniGrand Prix Inggris 2022
Ikut lomba915 (911 start)
Gelar konstruktor8 (1974, 1984, 1985, 1988, 1989, 1990, 1991, 1998)
Gelar pembalap12 (1974, 1976, 1984, 1985, 1986, 1988, 1989, 1990, 1991, 1998, 1999, 2008)
Menang183
Poin5895.5
Posisi pole156
Putaran tercepat161[a]
Klasemen 2021ke-4 (275 poin)
Arrow McLaren SP
Arrow McLaren SP logo.png
Kantor pusatIndianapolis, Indiana, Amerika Serikat
Pembalap05. Meksiko Patricio O'Ward[5]
07. Swedia Felix Rosenqvist[5]
86. Kolombia Juan Pablo Montoya
PabrikanChevrolet
Sejarah tim
Seri saat iniSeri IndyCar
Lomba pertamaIndianapolis 500 musim 1970 (Indianapolis)
Menang lomba20
Posisi pole21

McLaren Racing Limited merupakan sebuah tim balap mobil yang berkantor pusat di McLaren Technology Centre di Woking, Surrey, Inggris. McLaren dikenal sebagai tim kontruktor Formula Satu tertua kedua yang masih aktif hingga saat ini dan tim paling sukses kedua setelah Ferrari. McLaren telah memenangi 12 gelar juara dunia pembalap dan 8 gelar juara dunia konstruktor. Selain Formula Satu, McLaren juga berkompetisi di kejuaraan balap mobil roda terbuka Amerika sebagai tim dan konstruktor sasis, serta pernah berhasil memenangkan kejuaraan balap mobil sport Canadian-American Challenge Cup (Can-Am). Tim ini merupakan anak perusahaan dari McLaren Group selaku pemegang saham terbesarnya.

Tim yang didirikan pada 1963 oleh pembalap dari Selandia Baru, Bruce McLaren, ini memenangkan Grand Prix pertamanya pada Grand Prix Belgia 1968. Namun, kesuksesan awal mereka justru terjadi di Can-Am antara tahun 1967 dan 1971 ketika McLaren mendominasi kejuaraan tersebut. McLaren terus melanjutkan kesuksesan di Amerika Serikat dengan memenangkan Indianapolis 500 oleh Mark Donohue pada 1972 dan Johnny Rutherford pada 1974 dan 1976. Setelah Bruce McLaren meninggal dunia akibat kecelakaan dalam sebuah pengujian pada 1970, Teddy Mayer mengambil alih kepemimpinan tim hingga mereka berhasil meraih gelar Kejuaraan Dunia Konstruktor Formula Satu pertamanya pada 1974. Emerson Fittipaldi dan James Hunt kemudian memenangi Kejuaraan Dunia Pembalap, masing-masing pada 1974 dan 1976. Tahun 1974 juga menjadi awal kerja sama jangka panjang McLaren dengan sponsor rokok Marlboro.

Pada 1981, McLaren melebur menjadi satu dengan tim Project Four Racing milik Ron Dennis. Dennis kemudian menjabat sebagai kepala tim dan membeli kepemilikan McLaren. Peristiwa ini menandai dimulainya era paling sukses mereka yang memenangi total tujuh Kejuaraan Dunia Pembalap oleh pembalap Niki Lauda, Alain Prost, dan Ayrton Senna dan enam Kejuaraan Dunia Konstruktor menggunakan mesin Porsche dan Honda. Kombinasi pembalap Prost dan Senna mampu mendominasi balapan—mereka memenangi hampir semua balapan pada 1988—tetapi Prost pada akhirnya bergabung ke Ferrari karena persaingan tersebut. Tim Williams yang sama-sama berasal dari Inggris merupakan rival yang paling konsisten pada periode ini, dengan memenangi kejuaraan dunia konstruktor pada 1984 dan 1994. Pada pertengahan 1990-an, Honda mundur dari partisipasinya di Formula Satu, Senna pindah ke Williams, dan McLaren menjalani tiga musim tanpa kemenangan. McLaren baru kembali memenangi kejuaraan pada 1998 and 1999 bersama mesin Mercedes-Benz, sponsor West, mantan perancang mobil tim Williams, Adrian Newey, dan pembalap Mika Häkkinen. Pada tahun 2000-an, tim ini menjadi tim papan atas dengan pembalap Lewis Hamilton meraih gelar juara dunia pada 2008.

Pemasok mesin tim McLaren adalah pabrikan Jerman Mercedes-Benz. Operasional tim saat ini dipimpin oleh Eric Boullier, dengan pasangan pembalap yaitu Daniel Ricciardo dan Lando Norris

Namun di balik kesukesan yang telah diraih sampai ini, tersimpan juga cerita sedih yaitu di musim 2007 saat tim McLaren dinyatakan bersalah atas kepemilikan data mobil tim Ferrari yang dikenal dengan sebutan Spygate. Sebagai hukumannya mereka terkena diskualifikasi dari kejuaraan dunia konstruktor tahun tersebut.

Awal mula[sunting | sunting sumber]

Pendiri tim McLaren Racing, Bruce McLaren

Bruce McLaren Motor Racing didirikan oleh Bruce McLaren.[6] Pria kelahiran Auckland, New Zealand, itu mengawali karier balapnya di kampung halamannya pada pertengahan 1950-an. Debut Formula 1-nya dimulai pada 1959 bersama Cooper, dan ia menjuarai putaran terakhir musim sebagai pembalap Grand Prix termuda dalam usia 22. Terinspirasi oleh mantan rekan setimnya, Jack Brabham yang hengkang dan membangun tim sendiri, Bruce mendirikan 'Bruce McLaren Motor Racing Ltd.' dan membangun mobilnya sendiri. Mobil McLaren F1 bermesin Ford DFV itu mengawali debutnya pada 1966. Namun baru dua tahun kemudian berhasil mencatat kemenangan di Spa Francorchamps, dengan Bruce sendiri di balik kemudi. Tragisnya, Bruce tewas dalam kecelakaan saat mengetes mobil balap M8 CanAm di Goodwood, Inggris pada 2 Juni 1970. Lantas, operasional tim diambil alih oleh Teddy Mayer dan Phil Kerr.

Sejarah Formula Satu[sunting | sunting sumber]

1970-an[sunting | sunting sumber]

Pada 1974, tim menjalin kerja sama dengan Philip Morris (Marlboro), dan meraih gelar juara dunia pembalap dan konstruktor untuk pertama kalinya, bersama Emerson Fittipaldi. Duet Marlboro-McLaren lalu menjadi salah satu kerja sama sponsorship terlama dalam sejarah balap. Hubungan mereka berakhir pada 1995 ketika McLaren bergabung dengan Reemtsma (West). James Hunt kemudian menambah deretan trofi juara dunia kedua untuk McLaren pada 1976.

1980-an[sunting | sunting sumber]

Pada 1980 McLaren International didirikan saat tim bergabung dengan Project Four, organisasi tim Formula 2 profesional milik Ron Dennis. Di bawah pimpinan Dennis, dan John Barnard sebagai pimpinan desain tim, McLaren menjadi kekuatan dominan di pertengahan 1980-an. Dengan mesin Porsche-TAG Turbo mereka meraih tiga kali juara dunia berturut-turut bersama Niki Lauda dan Alain Prost (dua kali) di 1984-1985-1986. Beralih ke mesin Honda pada 1988, tim menjuarai 15 dari 16 balapan bersama Prost dan Ayrton Senna –sebuah prestasi luar biasa. Dan dominasi McLaren terus berlanjut hingga menghasilkan empat gelar juara dunia dan konstruktor berturut-turut, dengan Prost (1989) dan Senna (1988), (1990) dan (1991). Setelah Honda, McLaren menjalin hubungan singkat dengan Ford lalu Peugeot.

Meski tak meraih juara, McLaren masih bertahan di dua besar hingga akhir 1993. Kerjasama baru dengan Mercedes-Benz di 1995 melahirkan kemajuan baru di tim. Masuknya desainer Adrian Newey di 1998 membantu ‘menyulap’ MP4-13 menjadi rival berat dan mengantar Mika Hakkinen dan David Coulthard mempersembahkan gelar juara dunia sekaligus konstruktor. Hakkinen melanjutkan sukses kejuaraan di balik MP4-14 di 1999 dengan meraih juara dunianya yang kedua.

2000-an[sunting | sunting sumber]

Dominasi Ferrari dan Michael Schumacher yang makin kuat membuat McLaren gagal meraih gelar konstruktor di putaran terakhir. Musim 2000 dan 2001, McLaren terpaksa menelan kekecewaan akibat reliabilitas mobil yang buruk dan menjadi nomor dua setelah Ferrari.

Di akhir 2001, Mika Hakkinen mengumumkan pengunduran dirinya dan posisinya digantikan oleh pembalap muda rekan senegaranya, Kimi Raikkonen. McLaren terpaksa puas dengan posisi tiga konstruktor di belakang Ferrari dan Williams pada 2002. Di 2003, MP4-18A gagal diluncurkan akibat masalah mekanis dan struktural, dan McLaren kembali mencatat posisi ketiga konstruktor. Namun, Kimi Raikkonen mencatat prestasi cemerlang dengan menjadi satu-satunya rival Michael Schumacher di putaran akhir.

Pada 2004 tim McLaren hanya mampu menjuarai satu balapan saja yaitu di GP Belgia. Di tengah pesta pora yang dilakukan oleh tim Ferrari dalam menyambut gelar ketujuh Schumi, Kimi Raikkonen mampu menyelinap dan menjuarai lomba yang diwarnai safety car tersebut.

Pada 2005 tim McLaren diperkuat oleh duet Kimi Raikkonen dan Juan Pablo Montoya. Musim 2005 McLaren nyaris saja menjadi juara dunia untuk kategori konstruktor, tetapi gagal di beberapa balapan akhir dikarenakan masalah reliabilitas pada mesin Mercedes. Tim bahkan harus puas melihat Renault F1 menjadi juara dunia konstruktor.

Musim 2006 dengan duet pembalap yang sama sampai akhir GP AS, di mana Montoya hengkang setelah bertikai dengan tim, McLaren gagal menjuarai satu lomba pun. Posisi Monty digantikan oleh Alexander Wurz dan Pedro de la Rosa. Hasil terbaiknya adalah saat de la Rosa naik podium kedua di GP Hungaria di belakang sang juara Jenson Button. Kimi sendiri gagal finish gara-gara menyeruduk Vitantonio Liuzzi. Di akhir musim, Kimi akhirnya hengkang dari tim dan pindah ke Ferrari. Posisinya di McLaren digantikan oleh Fernando Alonso.

Tahun 2007 selain diperkuat Fernando Alonso, tim McLaren juga mengisi barisan pembalapnya dengan debutan Lewis Hamilton. Ia merupakan rookie pertama yang diambil McLaren sejak terakhir kali Michael Andretti pada tahun 1993. Sepanjang musim Hamilton tampil luar biasa, yang sayangnya malah menjadi masalah bagi Fernando Alonso. Alonso dan Hamilton lantas sikut-sikutan di beberapa balapan, di antaranya di GP Hungaria saat Alonso menahan laju Lewis saat babak kualifikasi. Perang saudara di McLaren ini kemudian dimanfaatkan dengan baik oleh tim Ferrari dan Kimi Raikkonen, yang akhirnya mampu mencuri gelar juara dunia di balapan pamungkas di GP Brazil. Musim 2007 juga menjadi musim aib bagi tim Inggris ini setelah mereka ketahuan memiliki data rahasia tim Ferrari setebal 780 halaman yang diselidiki berada di rumah Mike Coughlan. Coughlan mendapat data tersebut dari Nigel Stepney, salah satu pegawai Ferrari. Sebagai hukumannya, McLaren lantas harus rela terdiskualifikasi dari kejuaran konstruktor, meskipun dua pembalapnya masih diperbolehkan menjadi penantang gelar dunia.

Musim 2008 setelah menunggu selama sembilan tahun, akhirnya McLaren bisa kembali merasakan gelar juara dunia pembalap lewat Lewis Hamilton. Meskipun saat itu ia harus bertarung ketat dengan Felipe Massa dari tim Ferrari. Di GP Hungaria juga tercatatkan sejarah, di mana rekan setim Lewis yaitu Heikki Kovalainen akhirnya mampu menjadi Pembalap ke-100 yang bisa menjuarai lomba balap F1.

Tahun 2009 kembali McLaren mengalami kegagalan. Di mana tim konsumen mesin Mercedes yang lain yaitu Brawn GP mampu menjuarai beberapa balapan. Perbaikan pesat tanpa lelah yang ditunjukkan oleh seluruh karyawan McLaren membawa hasil positif saat Lewis Hamilton berhasil juara di GP Hungaria dan GP Singapura.

Mengawali Tahun 2015,McLaren akhirnya memutuskan untuk memperbarui kontrak mesin tidak dengan Mercedes-Benz,namun kembali bekerjasama dengan pemasok mesin asal jepang yang pernah bekerjasama pada era 80-90an yaitu, Honda.Honda baru memulai proses pembuatan mesin untuk Mclaren pada tahun 2013,mesin tersebut diberi nama Honda RA615H Hybrid,namun banyak sekali kendala yang dialami,akhirnya performa mesin pun sangat buruk dibanding pabrikan lain,namun Fernando Alonso menyatakan ia tetap optimis,karena mereka sedang "belajar berjalan sebelum bisa berlari".

Seri lain[sunting | sunting sumber]

Seri lain[sunting | sunting sumber]

Logo tim McLaren Extreme E.

Pada Desember 2020, Zak Brown mengumumkan niatnya memasukkan nama McLaren ke kejuaraan Formula E saat kontrak perusahaan sebagai penyuplai baterai habis. Pada Januari di tahun berikutnya, McLaren menandatangani opsi untuk memasuki kejuaraan tersebut untuk 2022.[7]

Pada Juni 2021, McLaren Racing mengumumkan akan memasukkan sebuah tim di seri Extreme E pada 2022. Tim tersebut akan dioperasikan McLaren Racing dengan personel di luar program Formula Satu.[8][9] Tanner Foust dan Emma Gilmour sudah dikonfirmasi sebagai pembalap untuk tim tersebut.[10]

McLaren juga sedang mengkaji regulasi LMDh untuk kemungkinan masuk ke Kejuaraan Ketahanan Dunia FIA dari 2024.[11][12]

Bedah tim[sunting | sunting sumber]

Personel saat ini[sunting | sunting sumber]

 
Nama Kebangsaan Posisi
Ron Dennis Inggris Pembina McLaren Group
Mansour Ojjeh Arab Saudi Investor
Martin Whitmarsh Inggris Team principal
Dave Ryan Inggris Direktur sport
Paddy Lowe Inggris Staf ahli aerodinamika
 
Nama Kebangsaan Posisi
Mark Williams Inggris Kepala penanggung jawab desain
Neil Oatley Inggris Wakil staf ahli aerodinamika
Lando Norris Britania Raya Pembalap Kedua
Daniel Ricciardo Australia Pembalap Pertama
Stoffel Vandoorne Belgia Test driver dan Pembalap Cadangan

Mantan personel tim[sunting | sunting sumber]

 
Nama Kebangsaan Posisi dalam tim
Bruce McLaren Selandia Baru Pendiri tim
Teddy Mayer Inggris Bos tim
John Barnard Inggris Staf ahli aerodinamika
Adrian Newey Inggris Staf ahli aerodinamika
Peter Prodromou Inggris Staf ahli aerodinamika
 
Nama Kebangsaan Posisi dalam tim
Steve Nichols Amerika Serikat Staf ahli aerodinamika
Nicholas Tombazis Yunani Staf ahli aerodinamika
Mike Coughlan Inggris Staf ahli aerodinamika
Mario Illen Inggris Direktur teknik mesin
Jo Ramirez Meksiko Manajer tim

Pembalap-pembalap terkenal[sunting | sunting sumber]

Nama Masa kerja Catatan
Selandia Baru Bruce McLaren 1966-1970 Pendiri tim dan peraih kemenangan lomba pertama untuk tim
Selandia Baru Denny Hulme 1968-1970
Amerika Serikat Dan Gurney 1970
Afrika Selatan Jody Scheckter 1972-1973
Brasil Emerson Fittipaldi 1974-1975 Juara dunia pembalap yang pertama untuk tim
Inggris James Hunt 1974-1977 Juara dunia di musim 1976
Kanada Gilles Villeneuve 1977 Memulai debut bersama McLaren sebelum hengkang ke Ferrari
Italia Andrea de Cesaris 1981 Pembalap Italia terakhir untuk McLaren, terkenal dengan gaya balapnya yang urakan
Austria Niki Lauda 1982-1985 Comeback berlomba usai pensiun sementara dan tampil sebagai juara dunia di 1984
Prancis Alain Prost 1984-1989 Juara dunia di musim 1985, 1986 dan 1989
Finlandia Keke Rosberg 1986
Brasil Ayrton Senna 1988-1993 Juara dunia di musim 1988, 1990 dan 1991
Austria Gerhard Berger 1991-1992
Amerika Serikat Michael Andretti 1993 Hanya bertahan satu musim saja
Finlandia Mika Hakkinen 1994-2001 Juara dunia di musim 1998 dan 1999
Skotlandia David Coulthard 1996-2004
Austria Alex Wurz 2001-2006 Tampil sebagai pembalap pengganti
Spanyol Pedro de la Rosa 2003-2009, 2011 Tampil sebagai pembalap pengganti
Finlandia Kimi Raikkonen 2002-2006 Runner-up musim 2003 dan 2005
Kolombia Juan Pablo Montoya 2005-2006 Hengkang dari tim di pertengahan musim 2006
Spanyol Fernando Alonso 2007, 2015-2018
Inggris Lewis Hamilton 2007-2012 Juara dunia di musim 2008
Finlandia Heikki Kovalainen 2008-2009
Inggris Jenson Button 2010-2017
Belgia Stoffel Vandoorne 2017-2018
Spanyol Carlos Sainz Jr. 2019-2020

Catatan kaki[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Includes John Surtees' fastest lap in the 1970 South African Grand Prix in a non-works McLaren.

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Australian Formula 1 star Daniel Ricciardo to join McLaren after spell with Renault". abc.net.au. Australian Broadcasting Corporation. 14 May 2020. Diarsipkan dari versi asli tanggal 13 September 2020. Diakses tanggal 14 May 2020. 
  2. ^ Richards, Giles (10 July 2019). "Lando Norris signs new McLaren contract after superb start to F1 career". The Guardian. Diarsipkan dari versi asli tanggal 13 September 2020. Diakses tanggal 26 February 2020. 
  3. ^ "Alpine's Piastri joins McLaren's pool of reserve drivers". www.formula1.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2022-03-20. 
  4. ^ Takle, Abhishek (28 September 2019). "McLaren to return to Mercedes engines from 2021". Reuters. Diarsipkan dari versi asli tanggal 28 September 2019. Diakses tanggal 28 September 2019. 
  5. ^ a b Malsher-Lopez, David (29 October 2020). "Rosenqvist confirmed at Arrow McLaren SP for 2021". motorsport.com. Diakses tanggal 2 January 2021. 
  6. ^ "MCLAREN IN FORMULA 1". mclaren.com. Diarsipkan dari versi asli tanggal 28 Mei 2008. Diakses tanggal 21 Januari 2022. 
  7. ^ Kew, Matt (11 Januari 2021). "McLaren signs option to join Formula E agreement from 2022". www.autosport.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 21 Januari 2022. 
  8. ^ "McLaren Racing - McLaren Racing to enter Extreme E in 2022". www.mclaren.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 21 Januari 2022. 
  9. ^ Wilde, Dominik (11 Juni 2021). "McLaren to join Extreme E in 2022". DirtFish (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 21 Januari 2022. 
  10. ^ Kew, Matt (3 November 2021). "McLaren Racing signs Emma Gilmour for maiden Extreme E tilt". www.motorsport.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 21 Januari 2022. 
  11. ^ Lloyd, Daniel (22 April 2021). "McLaren Clarifies Position on LMDh Evaluations – Sportscar365". sportscar365.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 21 Januari 2022. 
  12. ^ Coch, Mat (6 Agustus 2021). "McLaren chasing engine partner for WEC effort". Speedcafe (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 21 Januari 2022. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]