Carlos Sainz, Jr.

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Carlos Sainz Jr.
Formel12021-SchlossGabelhofen(15).jpg
Sainz pada tahun 2021
LahirCarlos Sainz Vázquez de Castro
1 September 1994 (umur 28)
Madrid, Spanyol
Karier Kejuaraan Dunia Formula Satu
KebangsaanSpanyol Spanyol
Tim 2022Ferrari[1]
Nomor mobil55
Jumlah lomba163 (162 start)
Juara dunia0
Menang1
Podium15
Total poin782.5
Posisi pole3
Lap tercepat3
Lomba pertamaGrand Prix Australia 2015
Menang pertamaGrand Prix Inggris 2022
Lomba terakhirGrand Prix Abu Dhabi 2022
Klasemen 2021Ke-5 (164.5 poin)
Situs webSitus web resmi

Carlos Sainz Vázquez de Castro Tentang suara ini audio , biasa disapa sebagai Carlos Sainz, Jr. Tentang suara ini audio  atau Carlos Sainz saja (lahir 1 September 1994) merupakan seorang pembalap mobil profesional asal Spanyol yang saat ini membalap di arena Formula Satu bersama tim Scuderia Ferrari. Ia merupakan putra dari mantan juara dunia Reli WRC, Carlos Sainz[2][3] dan juga keponakan dari Antonio Sainz yang juga berprofesi sebagai pereli profesional. Sainz Jr. memulai debutnya di ajang F1 pada Grand Prix Australia 2015 bersama tim Scuderia Toro Rosso yang mana ia juga menjadi bagian dari skema Red Bull Junior Team.

Pada pertengahan musim 2017, Sainz Jr. dipinjamkan oleh manajemen Red Bull kepada tim Renault untuk membalap di musim 2018. Sebuah perjanjian khusus lantas dibuat oleh kedua tim dengan Sainz yang sesegera mungkin bergabung dengan Renault mulai lomba Grand Prix Amerika Serikat 2017 untuk menggantikan posisi Jolyon Palmer. Usai bertahan di Renault selama semusim, Sainz Jr. lantas direkrut oleh McLaren untuk menggantikan posisi Fernando Alonso mulai musim 2019 sekaligus mengakhiri kontraknya dengan manajemen Red Bull. Bersama McLaren ia sukses meraih podium pertamanya saat finis di urutan ketiga di lomba Grand Prix Brasil 2019. Pada bulan Mei 2020, Sainz Jr. direkrut oleh tim Scuderia Ferrari sebagai pengganti Sebastian Vettel mulai musim 2021.

Karier Formula Satu[sunting | sunting sumber]

Sainz mengemudi untuk Red Bull di Young Drivers' Test di Silverstone pada Juli 2013

Pada 2013, Sainz diumumkan sebagai pembalap tes untuk Red Bull dan Toro Rosso sebagai bagian dari Young Drivers' Test di Silverstone.[4]

Toro Rosso (2015–2017)[sunting | sunting sumber]

2015[sunting | sunting sumber]

Pada 28 November 2014, diumumkan bahwa Sainz akan membalap di arena F1 bersama tim Scuderia Toro Rosso untuk musim 2015.[5] Ia bermitra dengan pembalap Belanda Max Verstappen di tim tersebut menyusul dipromosikannya Daniil Kvyat ke Red Bull Racing.[5] Sainz memilih nomor #55 sebagai nomor mobil permanennya. Ia berhasil masuk ke posisi start 10 besar dalam debut perdananya di Australia, dan menyelesaikan lomba di posisi sembilan.[6] Pada sesi latihan bebas ketiga di Grand Prix Rusia 2015, Sainz kehilangan kendali atas mobilnya saat memasuki area tikungan ke-13 di Autodrom Sochi, menabrak dinding dan kemudian menabrak tembok pembatas Tecpro. Setelah menghabiskan satu malam di rumah sakit, ia diizinkan untuk bisa turun lomba pada hari berikutnya namun gagal finis.[7] Pada lomba Grand Prix Amerika Serikat ia berhasil finis ketujuh yang merupakan poin terakhirnya tahun ini. Ia finis di posisi 15 di musim pertamanya bersama Toro Rosso.[8]

2016[sunting | sunting sumber]

Sainz mengawali musim 2016 dengan finis di urutan kesembilan di Australia, diikuti oleh hasil gagal finis di Bahrain. Dalam lomba di Cina, ia kembali finis di urutan kesembilan. Setelah gagal meraih poin pada Grand Prix Rusia, ia finish di urutan keenam di Spanyol, kedelapan di Monaco dan kesembilan di Kanada sebelum kemudian ia gagal finis dalam lomba di Eropa. Ia kemudian mencatat tiga kali raihan posisi finis kedelapan di Austria, Inggris dan Hongaria. Selanjutnya Sainz mencatat raihan finis tanpa pernah meraih poin sampai Grand Prix Amerika Serikat, di mana ia akhirnya bisa finis di urutan keenam. Ia lantas gagal mencatat poin di Meksiko, finis keenam di Brasil dan tanpa poin di Abu Dhabi. Di akhir musim, ia finis di urutan ke-12 di klasemen pembalap dengan total 46 poin.[9]

2017[sunting | sunting sumber]

Sainz mengemudikan Toro Rosso pada Grand Prix Malaysia 2017

Sainz memulai musim 2017 dengan finis ketujuh di Australia. Di Cina, ia membuat langkah paling berani saat lomba berjalan dengan menjadi pembalap satu-satunya yang memakai ban kering. Langkah ini berhasil dan ia finish di urutan kedelapan. Sainz gagal finis di Bahrain setelah bertabrakan dengan Lance Stroll ketika ia keluar dari pit yang menghasilkan penalti turun tiga posisi pada balapan berikutnya di Rusia. Pada lomba tersebut ia berhasil finis kesepuluh. Di Spanyol, ia sekali lagi finish di urutan ketujuh disusul kemudian finis keenam di Monako dengan menahan laju Lewis Hamilton. Di Kanada Sainz tersingkir dari arena usai terlibat insiden selepas start dengan Romain Grosjean dan Felipe Massa. Ia lantas finis di urutan kedelapan di Baku sebelum finis di posisi ketujuh di Hongaria setelah sebelumnya gagal mencetak poin di Austria dan Inggris. Memasuki sisa musim ia berhasil finis di urutan kesepuluh di Belgia, posisi 14 di Italia dan posisi 4 di Singapura. Pada Grand Prix Malaysia,[10] ia tersingkir karena masalah mesin kemudian di Jepang sekali lagi ia harus tersingkir kali ini karena insiden.[11]

Renault (2017–2018)[sunting | sunting sumber]

Pada 7 Oktober 2017, diumumkan bahwa Sainz akan menggantikan Jolyon Palmer dan akan bermitra dengan Nico Hülkenberg di tim Renault terhitung mulai Grand Prix Amerika Serikat 2017 dengan Daniil Kvyat yang kembali ke Toro Rosso untuk mengambil tempat lamanya. Dalam lomba pertamanya untuk Renault, Sainz menyelesaikan lomba di urutan ketujuh dan mengalahkan Nico Hülkenberg. Catatan yang diraih Sainz ini menjadi prestasi tersendiri karena sebelumnya Jolyon Palmer belum bisa melakukan hal tersebut sepanjang musim berjalan meski disisi lain Sainz juga terbantu oleh keputusan Hulkenberg yang tidak turun di sesi kualifikasi Q2 akibat terkena hukuman.

Performa yang kurang mengesankan diikuti pada lomba berikutnya di Meksiko. Sainz meraih posisi start kesembilan dengan selisih waktu sangat tipis dari Hülkenberg yang ada di urutan kedelapan. Sainz memulai lomba di urutan ketujuh setelah Daniel Ricciardo terkena penalti ganti mesin. Setelah lap pertama, Sainz naik ke posisi lima tetap dibelakang Hulkenberg usai Sebastian Vettel dan Lewis Hamilton bertabrakan diawal lomba. Namun tidak lama berselang, Sainz melintir di bagian trek yang berkecepatan tinggi dan terpaksa masuk pit untuk mengganti ban. Selanjutnya di sisa lomba kendala lain datang untuk Sainz yaitu masalah kemudi yang kemudian membuatnya terpaksa menepi ke garasi. Di sisa lomba akhir musim, Sainz gagal mencetak poin lagi.

Sainz menyelesaikan musim di posisi kesembilan dengan total 54 poin yang merupakan gabungan dari poinnya di Toro Rosso dan Renault.

2018[sunting | sunting sumber]

Sainz memiliki awal yang positif pada musim 2018 dengan meraih poin dalam lima dari enam lomba pertama musim meski dalam empat lomba ia selalu finis di belakang Hulkenberg. Dalam lomba Grand Prix Azerbaijan Sainz sukses finis di posisi kelima. Di akhir musim Sainz duduk di posisi kesepuluh dengan 53 poin.[12][13]

McLaren (2019–2020)[sunting | sunting sumber]

2019[sunting | sunting sumber]

Sainz dalam tes pramusim di 2020

Pada 16 Agustus 2018, diumumkan bahwa Sainz akan berlomba untuk McLaren mulai musim 2019, menggantikan rekan senegaranya Fernando Alonso yang memilih pensiun di akhir musim 2018.[14] Setelah awal yang sia-sia untuk musim ini karena masalah reliabilitas mobil di Grand Prix Australia dan terlibat dalam tabrakan di Bahrain dan Tiongkok, Sainz secara konsisten mencetak poin setelahnya dengan sering finis di posisi terbaik dibelakang enam pembalap teratas. Dalam lomba Grand Prix Brasil, Sainz awalnya finis keempat, setelah memulai lomba di posisi 20 atau terakhir setelah masalah mesin di kualifikasi, tetapi kemudian ia naik ke posisi podium ketiga setelah Lewis Hamilton menerima penalti karena menyebabkan tabrakan dengan Alexander Albon. Hasil ini menjadi podium F1 pertama untuk Sainz.[15] Di akhir musim Sainz telah hampir menggandakan total poinnya dari musim terbaik sebelumnya, 2017. Dalam lomba di Abu Dhabi Sainz berhasil melewati Hülkenberg di lap terakhir untuk menempati posisi kesepuluh, mencetak satu poin yang membuatnya mendapatkan posisi keenam di klasemen pembalap akhir musim.

2020[sunting | sunting sumber]

Sainz saat sesi tes pramusim 2020

Sainz memulai musim 2020 dengan finis di posisi kelima diikuti dengan posisi kesembilan di Grand Prix Austria dan Stiria. Pada kualifikasi GP Stiria, ia mendapat posisi ke-3, hasil kualifikasi karir terbaiknya saat itu; dan menyelesaikan balapan dengan lap tercepat pertamanya di Formula Satu, dan sekaligus membuat rekor trek Red Bull Ring baru.[16]

Sainz mengalami kebocoran ban di Grand Prix Inggris 2020 di putaran terakhir ketika ia berada di posisi keempat; ia akhirnya mengakhiri lomba di posisi ke-13.[17] Sedangkan di Grand Prix Ulang Tahun ke-70, Sainz mengawali balapan di posisi ke-12[18] dan menyelesaikan lomba di urutan ke-13[19] setelah mengalami masalah saat pitstop.[20] Pada kualifikasi Grand Prix Belgia 2020, Sainz mendapat posisi ke-7 namun tidak dapat mengawali balapan karena sebuah masalah dengan sistem pembuangan.[21][22] Di lomba selanjutnya Grand Prix Italia 2020, ia finis di posisi kedua di belakang Pierre Gasly, yang merupakan posisi terbaiknya sejauh ini.[23]

Ia menyelesaikan musim terakhirnya dengan McLaren di posisi keenam di Kejuaraan Pembalap, dengan 105 poin.[24]

Ferrari (2021–)[sunting | sunting sumber]

2021[sunting | sunting sumber]

Sainz bergabung dengan Scuderia Ferrari dengan durasi kontrak dua musim mulai musim 2021, menggantikan Sebastian Vettel[25] yang pindah ke Aston Martin.[26] Di Grand Prix Bahrain, ia memulai dan mengakhiri balapan di posisi ke-8. Ia kemudian memulai dari posisi ke-11 di Grand Prix Emilia Romagna dan finis di posisi ke-5, mengejar rekan setimnya, Charles Leclerc. Dia mendapatkan podium ketiga sepanjang karirnya, dan yang pertama dengan Ferrari, setelah finis di posisi ke-2 di Grand Prix Monako 2021.[27] Banyak yang telah memuji kemampuannya untuk beradaptasi cepat dengan Ferrari dibandingkan dengan rekan setimnya Leclerc di balapan-balapan pembuka musim.[28][29] Ia finis di posisi ke-4 di Grand Prix Hongaria, namun posisi finisnya berubah menjadi ke-3 setelah Sebastian Vettel terkena penalti.[30] Sainz memulai Grand Prix Rusia di posisi ke-2 dan menyalip Lando Norris di lap pertama. Namun pada akhirnya Sainz menyelesaikan balapan di posisi ke-3, podium ketiganya bersama Ferrari.[31][32]

2022[sunting | sunting sumber]

Sainz mendapat posisi ketiga pada kualifikasi Grand Prix Bahrain di belakang Max Verstappen dan rekannya Leclerc.[33] Ia bertahan di posisinya sampai Verstappen mundur dari balapan karena masalah pada mobilnya. Ia pun naik ke posisi kedua di dan membantu mengamankan finis 1-2 untuk Ferrari.[34] Pada April 2022, Sainz menandatangani sebuah perpanjangan kontrak dengan Ferrari sampai tahun 2024.[35] Sainz berhasil mendapat pole position dan kemenangan pertamanya di Formula Satu di Grand Prix Inggris.[36][37] Sainz berada di urutan ketiga di Grand Prix Austria ketika kegagalan mesin mengakhiri balapannya.

Catatan karting[sunting | sunting sumber]

Ringkasan karier karting[sunting | sunting sumber]

Musim Seri Tim Posisi
2006 Torneo Industrie — Minikart Ke-3
Copa de Campeones — Cadet Ke-2
2007 Spanish Championship — KF3 Ke-11
Torneo Industrie — KF3 Ke-12
Copa de Campeones — KF3 Ke-6
CIK-FIA Asia-Pacific Championship — KF3 Ke-3
2008 South Garda Winter Cup — KF3 NC
Trofeo Andrea Margutti — KF3 Ke-7
CIK-FIA European ChampionshipKF3 NC
WSK International Series — KF3 Ke-16
Monaco Kart CupKF3 Genikart-LTP Ke-12
CIK-FIA Asia-Pacific Championship — KF3 Ke-1
2009 South Garda Winter Cup — KF3 Tony Kart Junior Racing Team Ke-5
Trofeo Andrea Margutti — KF3 Genikart-LTP Ke-7
Spanish ChampionshipKF3 Ke-2
German Karting Championship — Junior KSM Racing Team Ke-12
CIK-FIA European ChampionshipKF3 Tony Kart Junior Racing Team Ke-2
CIK-FIA World CupKF3 Ke-24
WSK International Series — KF3 Ke-3
Monaco Kart CupKF3 Genikart-LTP Ke-1
Sumber:[38][39]

Catatan balap[sunting | sunting sumber]

Ringkasan karier balap[sunting | sunting sumber]

Musim Seri Tim Balapan Pole Kemenangan Lap tercepat Podium Poin Posisi
2010 Formula BMW Europe EuroInternational 16 2 1 2 5 227 Ke-4
Formula BMW Pacific 9 3 2 2 5 N/A NC†
Eurocup Formula Renault 2.0 Epsilon Euskadi 2 0 0 2 1 N/A NC†
Tech 1 Racing 2 0 0 0 0
European F3 Open De Villota Motorsport 4 0 0 0 1 N/A NC†
Formula Renault UK Winter Series Koiranen Bros. Motorsport 2 0 0 0 0 18 Ke-18
2011 Eurocup Formula Renault 2.0 Koiranen Motorsport 14 4 2 5 10 200 Ke-2
Formula Renault 2.0 NEC 20 8 10 12 17 489 Ke-1
Formula 3 Euro Series Signature 3 0 0 0 0 N/A NC†
Macau Grand Prix 1 0 0 0 0 N/A Ke-17
2012 British Formula 3 Championship Carlin 26 1 5 2 9 224 Ke-6
Formula 3 Euro Series 24 2 0 0 2 112 Ke-9
FIA Formula 3 European Championship 20 2 1 1 5 161 Ke-5
Masters of Formula 3 1 0 0 0 0 N/A Ke-4
Grand Prix Makau 1 0 0 0 0 N/A Ke-7
2013 GP3 Series MW Arden 16 1 0 2 2 66 Ke-10
Formula Renault 3.5 Series Zeta Corse 9 0 0 1 0 22 Ke-19
2014 Formula Renault 3.5 Series DAMS 17 7 7 6 7 227 Ke-1
2015 Formula Satu Scuderia Toro Rosso 19 0 0 0 0 18 Ke-15
2016 Formula Satu Scuderia Toro Rosso 21 0 0 0 0 46 Ke-12
2017 Formula Satu Scuderia Toro Rosso 16 0 0 0 0 54 Ke-9
Renault Sport F1 Team 4 0 0 0 0
2018 Formula Satu Renault Sport F1 Team 21 0 0 0 0 53 Ke-10
2019 Formula Satu McLaren F1 Team 21 0 0 0 1 96 Ke-6
2020 Formula Satu McLaren F1 Team 17 0 0 1 1 105 Ke-6
2021 Formula Satu Scuderia Ferrari Mission Winnow 22 0 0 0 4 164.5 Ke-5
2022 Formula Satu Scuderia Ferrari 22 1 3 2 9 246* Ke-5*

Karena Sainz adalah pembalap tamu, dirinya tidak memenuhi syarat untuk poin.
* Musim sedang berlangsung.

Hasil lengkap Formula 3 Euro Series[sunting | sunting sumber]

(key) (lomba dalam tebal menunjukkan pole position; lomba dalam miring menunjukkan lap tercepat)

Tahun Entri Mesin 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 D.C. Poin
2011 Signature Volkswagen LEC
1
LEC
2
LEC
3
HOC
1
HOC
2
HOC
3
ZAN
1
ZAN
2
ZAN
3
RBR
1
RBR
2
RBR
3
NOR
1
NOR
2
NOR
3
NÜR
1
NÜR
2
NÜR
3
SIL
1
SIL
2
SIL
3
VAL
1
VAL
2
VAL
3
HOC
1

Ret
HOC
2

Ret
HOC
3

5
NC* N/A
2012 Carlin Volkswagen HOC
1

2
HOC
2

5
HOC
3

2
BRH
1

4
BRH
2

6
BRH
3

4
RBR
1

16†
RBR
2

7
RBR
3

5
NOR
1

Ret
NOR
2

25†
NOR
3

19
NÜR
1

7
NÜR
2

15
NÜR
3

10
ZAN
1

11
ZAN
2

9
ZAN
3

5
VAL
1

Ret
VAL
2

10
VAL
3

6
HOC
1

Ret
HOC
2

13
HOC
3

11
Ke-9 112

Pembalap tidak menyelesaikan lomba tetapi diklasifikasikan karena menyelesaikan lebih dari 90% jarak lomba.

Hasil lengkap Seri GP3[sunting | sunting sumber]

(key) (lomba dalam tebal menunjukkan pole position; lomba dalam miring menunjukkan lap tercepat)

Tahun Entri 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 D.C. Poin
2013 MW Arden CAT
FEA

15
CAT
SPR

DSQ
VAL
FEA

5
VAL
SPR

3
SIL
FEA

13
SIL
SPR

13
NÜR
FEA

6
NÜR
SPR

5
HUN
FEA

5
HUN
SPR

2
SPA
FEA

Ret
SPA
SPR

13
MNZ
FEA

9
MNZ
SPR

9
YMC
FEA

DSQ
YMC
SPR

18
Ke-10 66

Hasil lengkap Formula Renault 3.5 Series[sunting | sunting sumber]

(key) (lomba dalam tebal menunjukkan pole position; lomba dalam miring menunjukkan lap tercepat)

Tahun Tim 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 Pos. Poin
2013 Zeta Corse MNZ
1
MNZ
2
ALC
1
ALC
2
MON
1

6
SPA
1

Ret
SPA
2

18†
MSC
1
MSC
2
RBR
1
RBR
2
HUN
1

7
HUN
2

22
LEC
1

16†
LEC
2

Ret
CAT
1

Ret
CAT
2

6
Ke-19 22
2014 DAMS MNZ
1

18
MNZ
2

1
ALC
1

1
ALC
2

4
MON
1

4
SPA
1

1
SPA
2

1
MSC
1

14
MSC
2

6
NÜR
1

1
NÜR
2

Ret
HUN
1

4
HUN
2

6
LEC
1

1
LEC
2

1
JER
1

15
JER
2

11
Ke-1 227

Pembalap tidak menyelesaikan lomba tetapi diklasifikasikan karena menyelesaikan lebih dari 90% jarak lomba.

Hasil lengkap Formula Satu[sunting | sunting sumber]

(kunci) (lomba dalam tebal menunjukkan pole position; lomba dalam miring menunjukkan lap tercepat)

Tahun Tim Sasis Mesin 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 WDC Poin
2015 Scuderia Toro Rosso Toro Rosso STR10 Renault Energy F1 2015 1.6 V6 t AUS
9
MAL
8
CHN
13
BHR
Ret
ESP
9
MON
10
CAN
12
AUT
Ret
GBR
Ret
HUN
Ret
BEL
Ret
ITA
11
SIN
9
JPN
10
RUS
Ret
USA
7
MEX
13
BRA
Ret
ABU
11
Ke-15 18
2016 Scuderia Toro Rosso Toro Rosso STR11 Ferrari 060 1.6 V6 t AUS
9
BHR
Ret
CHN
9
RUS
12
ESP
6
MON
8
CAN
9
EUR
Ret
AUT
8
GBR
8
HUN
8
GER
14
BEL
Ret
ITA
15
SIN
14
MAL
11
JPN
17
USA
6
MEX
16
BRA
6
ABU
Ret
Ke-12 46
2017 Scuderia Toro Rosso Toro Rosso STR12 Toro Rosso 1.6 V6 t AUS
8
CHN
7
BHR
Ret
RUS
10
ESP
7
MON
6
CAN
Ret
AZE
8
AUT
Ret
GBR
Ret
HUN
7
BEL
10
ITA
14
SIN
4
MAL
Ret
JPN
Ret
Ke-9 54
Renault Sport F1 Team Renault R.S.17 Renault R.E.17 1.6 V6 t USA
7
MEX
Ret
BRA
11
ABU
Ret
2018 Renault Sport F1 Team Renault R.S.18 Renault R.E.18 1.6 V6 t AUS
10
BHR
11
CHN
9
AZE
5
ESP
7
MON
10
CAN
8
FRA
8
AUT
12
GBR
Ret
GER
12
HUN
9
BEL
11
ITA
8
SIN
8
RUS
17
JPN
10
USA
7
MEX
Ret
BRA
12
ABU
6
Ke-10 53
2019 McLaren F1 Team McLaren MCL34 Renault E-Tech 19 1.6 V6 t AUS
Ret
BHR
19
CHN
14
AZE
7
ESP
8
MON
6
CAN
11
FRA
6
AUT
8
GBR
6
GER
5
HUN
5
BEL
Ret
ITA
Ret
SIN
12
RUS
6
JPN
5
MEX
13
USA
8
BRA
3
ABU
10
Ke-6 96
2020 McLaren F1 Team McLaren MCL35 Renault E-Tech 20 1.6 V6 t AUT
5
STY
9
HUN
9
GBR
13
ANI
13
ESP
6
BEL
DNS
ITA
2
TUS
Ret
RUS
Ret
EIF
5
POR
6
EMI
7
TUR
5
BAH
5
SKH
4
ABU
6
Ke-6 105
2021 Scuderia Ferrari Mission Winnow Ferrari SF21 Ferrari 065/6 1.6 V6 t BHR
8
EMI
5
POR
11
ESP
7
MON
2
AZE
8
FRA
11
STY
6
AUT
5
GBR
6
HUN
3
BEL
10
NED
7
ITA
6
RUS
3
TUR
8
USA
7
MXC
6
SAP
63
QAT
7
SAU
8
ABU
3
ke-5 164.5
2022 Scuderia Ferrari Ferrari F1-75 Ferrari 066/7 1.6 V6 t BHR
2
SAU
3
AUS
Ret
EMI
Ret4
MIA
3
ESP
4
MON
2
AZE
Ret
CAN
2
GBR
1
AUT
Ret3
FRA
5
HUN
4
BEL
3
NED
8
ITA
4
SIN
3
JPN
Ret
USA
RetP
MXC
5
SAP
32
ABU
4
Ke-5* 246*

Pembalap tidak menyelesaikan lomba tetapi diklasifikasikan karena menyelesaikan lebih dari 90% jarak lomba.
Separuh poin diberikan karena kurang dari 75% jarak lomba diselesaikan.
* Musim sedang berlangsung.

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Coch, Mat (14 May 2020). "Ferrari confirms Sainz as Vettel's replacement". speedcafe.com. Diarsipkan dari versi asli tanggal 17 August 2020. Diakses tanggal 14 May 2020. 
  2. ^ "Carlos Sainz". Diakses tanggal 6 July 2015. 
  3. ^ "Carlos Sainz Spain's original WRC and off-road hero!". Diakses tanggal 6 July 2015. 
  4. ^ Collantine, Keith (2013-09-03). "Ricciardo deal sets 2014 driver market in motion · RaceFans". RaceFans (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2022-04-01. 
  5. ^ a b "Sainz to race for Scuderia Toro Rosso". Scuderia Toro Rosso. Scuderia Toro Rosso S.p.A. 28 November 2014. Diakses tanggal 28 November 2014. 
  6. ^ Barretto, Lawrence (15 March 2015). "Lewis Hamilton beats Nico Rosberg to win". Autosport. Haymarket Publications. Diakses tanggal 15 March 2015. 
  7. ^ Benson, Andrew (11 October 2015). "Carlos Sainz to race in Russian Grand Prix after heavy crash". www.bbc.com. Diakses tanggal 13 September 2017. 
  8. ^ "2015 • STATS F1". www.statsf1.com. Diakses tanggal 18 December 2018. 
  9. ^ "2016 • STATS F1". www.statsf1.com. Diakses tanggal 18 December 2018. 
  10. ^ "Red Bull junior Gasly replaces Kvyat for Malaysia". espn.com. Diakses tanggal 5 October 2017. 
  11. ^ "Japan 2017 - Result • STATS F1". www.statsf1.com. Diakses tanggal 18 December 2018. 
  12. ^ "Carlos SAINZ - Grands Prix started • STATS F1". www.statsf1.com. Diakses tanggal 4 January 2018. 
  13. ^ "2018 • STATS F1". www.statsf1.com. Diakses tanggal 4 January 2018. 
  14. ^ "Carlos Sainz to race for McLaren from 2019". McLaren Formula One Team. 16 August 2018. Diakses tanggal 16 August 2018. 
  15. ^ Noor Rahardyan, Fuad (18 November 2019). "Start Terakhir di Brasil, Pembalap Spanyol Raih Podium Perdananya di Formula 1". indosport.com. Diakses tanggal 6 Mei 2022. 
  16. ^ George, Dhruv (2020-07-14). "Carlos Sainz Jr Breaks Lap Record at Styrian Grand Prix". EssentiallySports. Diakses tanggal 2022-04-02. 
  17. ^ "'Luck hasn't been with me' says Carlos Sainz after last-gasp tyre drama robs him of points at Silverstone | Formula 1®". www.formula1.com (dalam bahasa Inggris). 2 Agustus 2020. Diakses tanggal 2022-04-02. 
  18. ^ Bradley, Charles (9 Agustus 2020). "F1 70th Anniversary GP qualifying results, full grid lineup". www.motorsport.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2022-04-02. 
  19. ^ Kalinauckas, Alex (9 Agustus 2020). "70th Anniversary GP: Verstappen takes first win of 2020". www.motorsport.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2022-04-02. 
  20. ^ "Exasperated Sainz rues slow pit stop at Silverstone and 'consecutive setbacks' | Formula 1®". www.formula1.com (dalam bahasa Inggris). 11 Agustus 2020. Diakses tanggal 2022-04-02. 
  21. ^ Larkam, Lewis (2020-08-30). "Sainz out of F1 Belgian GP with exhaust failure". Crash (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2022-04-02. 
  22. ^ Smith, Luke (31 Agustus 2020). "McLaren awaiting analysis of Sainz PU that caused F1 Belgian GP DNS". www.autosport.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2022-04-02. 
  23. ^ "Gasly beats Sainz to maiden win in Monza thriller, as Hamilton recovers to P7 after penalty". www.formula1.com (dalam bahasa Inggris). 6 September 2020. Diakses tanggal 2022-04-02. 
  24. ^ "Carlos Sainz in 2020". Formula 1 Statistics (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2022-04-02. 
  25. ^ "Carlos Sainz confirmed as Charles Leclerc's Ferrari team mate for 2021, replacing Sebastian Vettel | Formula 1®". www.formula1.com (dalam bahasa Inggris). 14 Mei 2020. Diakses tanggal 2022-04-08. 
  26. ^ "Carlos Sainz confirmed as Charles Leclerc's Ferrari team mate for 2021, replacing Sebastian Vettel". formula1.com. 2020-05-14. Diakses tanggal 2020-05-14. 
  27. ^ "Sainz calls Monaco podium 'good boost' for Ferrari – but not expecting similar performance in Baku | Formula 1®". www.formula1.com (dalam bahasa Inggris). 3 Juni 2021. Diakses tanggal 27 September 2021. 
  28. ^ Mitchell, Scott (31 Mei 2021). "Sainz has shown why he deserves to be taken more seriously". The Race (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 27 September 2021. 
  29. ^ Gardner, Jay (26 Maret 2021). "Carlos Sainz is proving why he's one of the best drivers on the grid – and it's time people started noticing". FormulaNerds.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 27 September 2021. 
  30. ^ Matt, Morlidge (2 Agustus 2021). "Hungarian GP: Sebastian Vettel disqualified after insufficient fuel sample after race, loses P2". Sky Sports (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 27 September 2021. 
  31. ^ "Sainz thought podium chance was lost after early pit stop in F1's Russian GP". Crash (dalam bahasa Inggris). 2021-09-26. Diakses tanggal 2021-09-27. 
  32. ^ Fadli Ramadan, Muhammad (27 September 2021). "Carlos Sainz Sebut GP Rusia Jadi Balapan Terbaik bersama Ferrari". id.motorsport.com. Diakses tanggal 27 September 2021. 
  33. ^ "'I knew it was a matter of time' says Leclerc after opening 2022 season with pole position | Formula 1®". www.formula1.com (dalam bahasa Inggris). 19 Maret 2022. Diakses tanggal 2022-04-22. 
  34. ^ Richards, Giles (2022-03-20). "Charles Leclerc wins dramatic Bahrain F1 GP as Ferrari bring home one-two". the Guardian (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2022-04-22. 
  35. ^ "BREAKING: Sainz to remain with Ferrari until 2024 following contract extension | Formula 1®". www.formula1.com (dalam bahasa Inggris). 21 April 2022. Diakses tanggal 2022-04-22. 
  36. ^ "Carlos Sainz jr Sabet Kemenangan Perdana di Formula Satu". www.bola.net. 4 Juli 2022. Diakses tanggal 10 Juli 2022. 
  37. ^ "Carlos Sainz shines in Silverstone deluge to take British F1 GP pole". the Guardian (dalam bahasa Inggris). 2022-07-02. Diakses tanggal 2022-09-04. 
  38. ^ kartcom (2019-03-13). "Sainz Carlos" (dalam bahasa Prancis). Diakses tanggal 2021-11-30. 
  39. ^ "Carlos Sainz Jr. | Racing career profile | Driver Database". www.driverdb.com. Diakses tanggal 2021-11-30. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]