Tukang Bubur Naik Haji: The Series

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Tukang Bubur Naik Haji The Series
Tukang Bubur Naik Haji The Series.jpg
Posisi Kiri: (H. Muhidin, Rumanah, dan Robby).
Posisi Kanan: (Emak, Hj. Rodiah, Rere, dan Rathmadi)
GenreDrama
PengarangImam Tantowi
SutradaraH. Ucik Supra
PemeranUci Bing Slamet
Nani Wijaya
Andi Arsyil Rahman
Citra Kirana
Aditya Herpavi Rachman
Alice Norin
Latief Sitepu
Derry Sudarisman
Ben Kasyafani
Penggubah lagu temaPurwacaraka
PenggubahPurwacaraka
Negara Indonesia
BahasaIndonesia
Jumlah episode2185 (daftar episode)
Produksi
Produser eksekutifElly Yanti Noor
ProduserLeo Sutanto
LokasiJakarta
Bali & Semarang (spesial episode 1000, 25 Desember 2013)
Yogyakarta (spesial episode 2000, 31 Mei 2016)
Durasi30-240 menit (waktu bervariasi)
Rumah produksiSinemArt Productions
Rilis
Jaringan penyiarRCTI (Indonesia)
Astro (Malaysia)
Format visualSDTV (480i 4:3)
PAL (576i 4:3)
UHF (Digital DVB-T)
HDTV (1080i 16:9)
Format audioStereo
Dolby Digital 5.1
Datasat Digital 5.1
Sony Digital 5.1
Tanggal rilisSenin, 28 Mei 2012 –
Selasa, 7 Februari 2017
Kronologi
Diawali olehYusra dan Yumna
Dilanjutkan olehDunia Terbalik

Tukang Bubur Naik Haji The Series (TBNH) adalah sinetron Indonesia yang disiarkan di RCTI mulai 28 Mei 2012 hingga 7 Februari 2017.[1] Sinetron ini merupakan perkembangan dari serial film televisi Maha Kasih dengan episode Tukang Bubur Naik Haji. Pada masa awal penayangan, sinetron ini dibintangi oleh Mat Solar, Uci Bing Slamet, Nani Wijaya, Citra Kirana, Andi Arsyil Rahman, dan Latief Sitepu sebagai pemeran utama. Namun Mat Solar selaku pemeran utama yang memerankan tokoh sentral memutuskan untuk mundur karena kondisi kesehatannya yang tidak memungkinkan untuk melakukan syuting[2] dan ia telah merampungkan kontrak 200 episode.[3]

Pada tanggal 27 Februari 2013, sinetron ini mampu melewati sinetron Anugerah dengan 473-episode & pada tanggal 29 April 2013, sinetron ini mengalahkan Islam KTP dengan 558-episode, sehingga Tukang Bubur Naik Haji merupakan sinetron dengan episode terbanyak ke-3 di Indonesia. Pada 25 Juni 2013 sinetron ini mengalahkan Putri yang Ditukar dengan 676 episode, sehingga Tukang Bubur Naik Haji menempati peringkat kedua. Pada 28 Desember 2013 sinetron ini mengalahkan Cinta Fitri dengan 1002 episode, sehingga Tukang Bubur Naik Haji menempati peringkat pertama dari daftar sinetron dengan jumlah episode terpanjang. Pada tanggal 7 Februari 2017, sinetron ini akhirnya tamat sebagai sinetron dengan jumlah episode terbanyak sepanjang sejarah pertelevisian di Indonesia dan selama hampir 5 tahun sejak penayangan perdana pada tanggal 28 Mei 2012.[butuh rujukan]

Sinopsis[sunting | sunting sumber]

Cerita keseluruhan Tukang Bubur Naik Haji seperti menonton kehidupan masyarakat sehari-hari, yang di dalamnya termasuk perilaku kita sendiri. Kita yang seolah-olah seorang dermawan sejati, padahal sebenarnya kita sangat mengharapkan pujian orang. Sebenarnya ada kecenderungan kita ingin pamer. Bagaimana kita selalu berpenampilan suci, padahal apa yang kita lakukan seringkali keji. Bahkan kepada orang yang pernah menolong kita sekalipun. Kepalsuan-kepalsuan yang hanya kita sendiri yang tahu, selalu membuat kita tersenyum jengah. Kesemuanya disajikan secara manis dan lucu dalam serial ini.

Ada tokoh Bang Sulam (Mat Solar) yang penyabar, selalu tersenyum, ia memiliki usaha bubur ayam. Berkat ketekunan dan keikhlasannya, akhirnya ia bisa naik haji dan memperbesar usaha bubur ayamnya. Bang Sulam tinggal bersama Rodhiyah (Uci Bing Slamet) istrinya, dan Emak Haji (Nani Wijaya).

Tetangga Bang Sulam, H. Muhidin (Latief Sitepu) dan Hj. Maemunah (Shinta Muin), entah mengapa selalu memusuhi keluarganya. Bahkan anak mereka, Rumanah (Citra Kirana) dilarang berhubungan dengan Robby (Andi Arsyil Rahman), adik ipar Bang Sulam. Fitnah-fitnah tentang keluarga Bang Sulam pun berdatangan. Bagaimanakah keluarga Bang Sulam menyikapi segala nikmat dan cobaan yang ia dan keluarga hadapi sehari-hari?

Pemeran[sunting | sunting sumber]

Pemeran Peran
Mat Solar Haji Sulam
Nani Wijaya Emak Haji
Uci Bing Slamet Hajjah Rodhiyah
Citra Kirana Rumana
Andi Arsyil Rahman Robby Zidni
Alice Norin Rere
Aditya Herpavi Rahmadi
Latief Sitepu Haji Muhidin
Shinta Muin Hajjah Maemunah
El Manik Ustaz Zakaria
Anwar Fuady Pak Debong
Ben Kasyafani Fauzi/Oji
Annisa Trihapsari Hajjah Rumi
Nova Soraya Romlah
Cholidi Asadil Alam Ustaz Ghofar
Salim Bungsu Mang Odjo
Derry Sudarisman Machmud
Abdel Achrian Ncing Nelan
Dorman Borisman Haji Rasyidi
Rico Tampatty Pak Retno
Cut Keke Bu Retno
Mega Aulia Atika
Ujang Ronda Sobari
Edy Oglek Kardun
Lulu Zakaria Hajjah Rasuna
Fera Feriska Pipit Laksmita
Hamka Devito Siregar Tulang Togu
Tyas Wahono Ustaz Sulthony
Cut Syifa Maysaroh
Dewi Alam Purnama Soimah
Johan Jehan Ngadimin
Ricky Malau Ali Subadar/Badar
Nena Rosier Betari
Intan Pramita Dewi Laila
Pamela Chelsea Taroreh Rachel
Zahwa Aqilah Khofifah
Adam Rama Hisyam
Dina Lorenza Riyamah
Marini Zumarnis Umi Maryam
Connie Sutedja Nyai Hajjah Iroh
Adipura Hari Sukardi
Ravi Romario Joni
Juan Christian Farid
Wingky Harun Aki Daud
Etty Sumiati Nini Leha
Binyo Sungkar Tarmidzi
Dedi Maulana Malih
Lucky Perdana Zaki
Al Fathir Muchtar Fahmi
Najwa Anggi
Ali Bayu
Willa Julaiha Ncum
Sisy Syahwardi Neneng Markoneng
Sisca Liana Ety Suketi
Amelia Ekawati Ulah
Rizky Amelia Tutik
Gilang Rino Kirno
Ucha Limau Rojik
Tengku Firmansyah Anshori
Cindy Fatika Sari Lutfia
Hanggini Purinda Retto Hartati
Dwi Ayu Kurnia Yu Jum
Haydar Assegaf Elang Supandi
Mila Rahmawati Iren
Anissa Aziza Nurhasanah
Nabilah Zahra Azizah
Meidiana Hutomo Hajjah Aisyah
Asri Welas Epih
Lenny Charlotte Umi Enok
Fira Salsabila Zuraida/Ida
Lian Firman Rahman
Yono Daryono Man Damin
Dafi Thoriq Hunaifi Shidiq
Afrizal Anoda Sutan Taslim
Mutiara Sani Nak Boru
Devi Permatasari Ibunya Rio
Rionaldo Stockhorst Rio
Claudia Andhara Rindang
Sigit Antonio Pak Susilo
Rio Reifan Restu
Tetty Liz Indriati Herawati
Bella Tanesia Cindy
Marsell Juno Duryat
Syamsul Gondo Toha
Romi Pratama Putra Iping/Ipin
Monica Amanta Suti
Muhammad Rafiq Habibi Habibie
Safinah Kamaniya Rania Umairah Zidny
M.Syafiq Rawun
Lilis Ireng Mbak Pur
Panji Wardana Romy
Ichal Muhammad Bima
Zulfikar Nasution Farid (pemeran kedua)
Celine Evangelista Cathy
Ashraf Sinclair Rayhan
Erica Putri
Torro Margens Drs Suroso Kimpling
Qheyla Valendro Jessy
Irwan Chandra Wanman
Ayu Andriana Leny
Salman Alfarizi Ko Acong
Nadya Almira Laksmi

Kontroversi[sunting | sunting sumber]

Sinetron ini pernah ditegur oleh Komisi Penyiaran Indonesia dalam tayangan pada 1 Februari 2014 karena dinilai telah dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi pemilik lembaga penyiaran bersangkutan, khususnya oleh pemilik RCTI, Hary Tanoesoedibjo yang pada kala itu sedang terlibat dalam relasi politik dengan Wiranto sebagai capres dan cawapres yang telah dideklarasikan partai Hanura.[4]

TBNH spesial[sunting | sunting sumber]

Penghargaan[sunting | sunting sumber]

Tahun Penghargaan Kategori Nominasi Hasil
2013 Panasonic Gobel Awards 2013 Aktris Terfavorit Citra Kirana Menang
Aktor Terfavorit Mat Solar Nominasi
Drama Seri Terfavorit Tukang Bubur Naik Haji The Series Menang
Festival Film Bandung 2013 Sinetron Terpuji Tukang Bubur Naik Haji The Series
Pemeran Pembantu Wanita Terpuji Mega Aulia
2014 Panasonic Gobel Awards 2014 Aktris Terfavorit Citra Kirana Nominasi
Drama Seri Terfavorit Tukang Bubur Naik Haji The Series Menang
International Drama Festival Tokyo 2014 Drama Internasional Tukang Bubur Naik Haji The Series
2015 Panasonic Gobel Awards 2015 Drama Seri Terfavorit Tukang Bubur Naik Haji The Series Nominasi
Aktris Terfavorit Andi Arsyil Rahman
Aktris Terfavorit Citra Kirana
2016 Indonesian Television Awards 2017 Sinetron Terpopuler Tukang Bubur Naik Haji The Series
Indonesian Television Awards 2016 Aktor Terpopuler Andi Arsyil Rahman
Aktris Terpopuler Citra Kirana
Silet Awards 2016 Sinetron Tersilet Tukang Bubur Naik Haji The Series
Pemeran Orang Tua Tersilet H. Muhidin (Latief Sitepu)
Pasangan Sinetron Tersilet Robby & Rumana (Andi Arsyil Rahman) & (Citra Kirana)
Penghargaan dan prestasi
Didahului oleh:
Putri yang Ditukar
Panasonic Gobel Awards
Sinetron terfavorit

2013 dan 2014
Diteruskan oleh:
7 Manusia Harimau

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Tamat Malam Ini, Begini Cuplikan Episode Terakhir Tukang Bubur Naik Haji RCTI". newsth.com. Diakses tanggal 8 Februari 2017. 
  2. ^ "Penjelasan Sinemart Kenapa Mat Solar Hilang dari "Tukang Bubur Naik Haji"". tabloidbintang.com. 2 Februari 2013. Diakses tanggal 20 Agustus 2016. 
  3. ^ "Alasan Mat Solar 'Bajaj Bajuri' Berhenti Akting". tabloidbintang.com. 22 Januari 2016. Diakses tanggal 20 Agustus 2016. 
  4. ^ ""Tukang Bubur Naik Haji: The Series" Ditegur KPI". tabloidbintang.com. 5 Februari 2014. Diakses tanggal 20 Agustus 2016. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]