Mat Solar

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Mat Solar
Mat Solar.jpg
Mat Solar sebagai Calon Anggota Legislatif DPR RI dari Partai Persatuan Pembangunan untuk Pemilihan Umum Legislatif 2014
LahirNasrullah
4 Desember 1962 (umur 59)
Pejompongan, Jakarta, Indonesia
KebangsaanIndonesia
Nama lainMat Solar
AlmamaterFakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia (1983–1987)
Pekerjaan
Tahun aktif1978–sekarang
Partai politik  PPP (2014–sekarang)
Suami/istriIda Nurlaela
Anak3

Nasrullah, (lahir 4 Desember 1962) yang lebih dikenal sebagai Mat Solar adalah seorang pemeran, pelawak dan politikus asal Indonesia.

Karier[sunting | sunting sumber]

Nama Mat Solar didapatkan oleh anak kelima dari sembilan bersaudara dari pasangan H Muh Ali Sidik (alm) dan Hj Rosani ini ketika memerankan tokoh Mat Solar, pemeran utama dalam Teater Mama yang kerap mengisi acara di TVRI pada tahun 1978-1982. Dari teater komedi Betawi tersebut Nasrullah mengawali kariernya sejak duduk di bangku kelas II SMP. Awalnya pada tahun 1976 Teater Mama hanya menjadi ajang berkumpulnya remaja yang akan manggung jika diundang acara tujuh belasan di kampung atau di sekolah-sekolah. Namun kemudian teater ini menjadi salah satu teater paling 'nakal' karena berani mengkritik pemerintah Orde Baru yang berkuasa saat itu. Setelah berhenti beberapa tahun dari TVRI, Teater Mama coba kembali dihidupkan pada tahun 1990. Sayang karena kurangnya sambutan, program ini dihentikan.

Setelah itu nama Mat Solar seakan lenyap. Meski demikian tak sepenuhnya vakum, karena selain aktif berpolitik di parpol, Nasrullah juga bermain sebagai pemeran pendukung di beberapa sinetron, antara lain Senggal-Senggol (1996) di RCTI, Sorga Di Bawah Telapak Kaki Ibu (SCTV), Raja Sawer (ANTV), dan Luv (RCTI). Tak hanya itu, dia juga pernah berpartisipasi di Radio Suara Kejayaan (1986) dan menjadi manajer produksi di Bens Radio (1990). Nama Mat Solar kembali terangkat, seiring melejitnya sinetron Bajaj Bajuri. Ide sinetron tersebut muncul dari Hardi, Syarifuddin Jaluski, dan Nasrullah yang sepakat membuat sinetron yang mengangkat tentang bajaj. Sebelum menjadi Bajaj Bajuri, judul sinetron tersebut adalah Bajaj Bang Mamat. Bajuri adalah nama tokoh yang diperankan Nasrullah dalam film pertamanya Mendung Tak Selamanya Kelabu (1982).

Nasrullah yang pernah kuliah di Jurusan Sosiologi, FISIP UI selama 10 semester ini menikah dengan Ida Nurlela dan dikaruniai tiga orang anak, Idham Aulia, Mikhail Ali Sidqi, dan Haidar Rasyad.

Filmografi[sunting | sunting sumber]

Film[sunting | sunting sumber]

Tahun Judul Peran Keterangan
1982 Perawan Rimba
Dongkrak Antik Mat Solar
1983 Dilihat Boleh Dipegang Jangan Prasetyo
1984 Kinanti
Di Luar Batas
2009 Wakil Rakyat Supir bajaj

Sinetron[sunting | sunting sumber]

Tahun Judul Peran Produksi
N/A Surga di Bawah Telapak Kaki Ibu N/A N/A
2002 Lola & Liliput N/A Soraya Intercine Films
2002—2007 Bajaj Bajuri Bajuri GMM Pictures
Bajaj Baru Bajuri
2005 Maha Kasih (Episode: Tukang Bubur Naik Haji) Haji Sulam SinemArt
2006 Bang Jagur Bang Jagur
2007 Hidayah (Episode: Hidayahnya di Hari Maulid) N/A MD Entertainment
2007-2009 Cerita KTP Bang Usman
2008 Menuju SurgaMU Mahendra SinemArt
2009 Si Entong 2 N/A Indika Entertainment MegaVision Plus
2012—2013 Tukang Bubur Naik Haji the Series Haji Sulam SinemArt
Keterangan
  • N/A : Not Available

Penghargaan dan nominasi[sunting | sunting sumber]

Tahun Penghargaan Kategori Karya yang dinominasikan Hasil
2013 Festival Film Bandung Pemeran Utama Pria Terpuji Serial Televisi Tukang Bubur Naik Haji the Series Nominasi
Panasonic Gobel Awards Aktor Terfavorit Nominasi

Sejarah elektoral[sunting | sunting sumber]

Pemilu Lembaga legislatif Daerah pemilihan Partai politik Perolehan suara Hasil
2014 Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia DKI Jakarta III Partai Persatuan Pembangunan Tidak diketahui[butuh rujukan] N Tidak Terpilih

Pranala luar[sunting | sunting sumber]