Hidayah

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
Hidayah
Hidayah.jpg
Genre Religi
Misteri
Supernatural
Pembuat MD Entertainment
Pemeran Various Artis
Penggubah lagu tema Chossy Pratama
Lagu pembuka Hidayah, Desy Ratnasari
Lagu penutup Hidayah, Desy Ratnasari
Penggubah Iwang Modulus
Bahasa Bahasa Indonesia
Jumlah episode 150
Produksi
Produser Dhamoo Punjabi
Manoj Punjabi
Durasi 120 menit [19.00-21.00 WIB]
Rumah produksi MD Entertainment
Rilis
Jaringan penyiar Trans TV (2005-2006)
MNCTV (2007-2012)
Tayang perdana Senin, 11 Juli 2005
Tanggal rilis Senin, 11 Juli 2005 – Rabu, 27 Desember 2006
Kronologi
Diawali oleh Primadona
Dilanjutkan oleh Hidayah Cinema
Hidayah Reborn
Acara terkait Pintu Hidayah
Iman
Si Yoyo 3
Pranala luar
[www.mdentertainment.co
www.transtv.co.id
www.mnctv.com Situs web]

Hidayah adalah sebuah sinetron lepas serial yang telah ditayangkan oleh Trans TV dan diproduksi oleh MD Entertainment sejak tahun 2005-2006. Sinetron lepas ini telah dibintangi oleh semua artis (seperti Paramitha Rusady, Julia Perez, Vicky Burky dan lainnya). Di tahun 2007, sinetron ini telah ditayangkan ulang oleh MNCTV.

Sinopsis[sunting | sunting sumber]

Hidayah merupakan sebuah sinetron serial yang kisahnya berdiri sendiri tanpa ada kaitan dengan episode lain. Pesan moral di setiap ceritanya jelas, yaitu agar kita semua selalu mendapat hidayah (petunjuk dari Yang Maha Kuasa) dari setiap kisah yang disajikan, serta dijauhkan dari hal-hal buruk yang terkutuk. Penonton bisa melihat langsung di akhir cerita, tokoh-tokohnya yang jahat akan mendapat azab atas perbuatan mereka.

Daftar episode[sunting | sunting sumber]

2005
  1. * "Mati Suri Selama 3 Hari"
  2. * "Tanah Kubur Longsor dan Sukar Dikebumikan"
  3. * "Wanita Cantik Mati Dengan Dada Membusuk"
  4. * "Keracunan Dipetang Ramadhan"
  5. * "Lidah Menjulur di Ujung Usia"
  6. * "Jenazah Membungkuk di Dalam Kuburan"
  7. * "Dua Kaki Putus Akibat Tendang Ibu"
  8. * "Janda Soleha Berhati Emas"
  9. * "Merebut Tanah Saudara Kuburan Dipenuhi Tulang"
  10. * "Perut Besar Menjelang Ajal"
  11. * "Si Sombong Kaya Raya Jadi Babu"
  12. * "Jenazah Jatuh Ke Lubang Kubur"
  13. * "Perut Melepuh Menjelang Ajal"
  14. * "Kaki Lumpuh Akibat Durhaka Pada Suami"
  15. * "Suka Menghina Orang, Jenazah Sukar Dikebumikan"
  16. * "Penutup Keranda Tiba-Tiba Tersibak"
  17. * "Tidak Bersyukur Atas Karunia Allah, Seorang Ibu Kehilangan Anaknya"
  18. * "Kutu Keluar Dari Jenazah"
  19. * "Azab Bagi Pelacur, Bau Busuk Menjelang Sakratul Maut"
2006
  1. * "Meninggal Dengan Tubuh Meringkuk"
  2. * "Jenazah Terhanyut ke Sungai"
  3. * "Suka Mencuri, Kedua Tangan Jenazah Melepuh"
  4. * "Gadis si Pembawa Kabar"
  5. * "Azab Pedagang yang Curang dan Kikir"
  6. * "Suka Pergi Ke Dukun, Mata Jenazah Melotot, Mulutnya Menganga, Rambutnya Dipenuhi Kutu"
  7. * "Jenazah Penari Ular"
  8. * "Azab Seorang Mertua Dzalim"
  9. * "Azab Bagi si Kembar, Pembunuh Orang Tua Kandung"
  10. * "Kematian Majikan Yang Suka Menganiaya Pembantu"
  11. * "Azab Seorang Istri Yang Suka Selingkuh"
  12. * "Azab Istri yang Menggunakan Ilmu Sihir Untuk Menaklukan Suami"
  13. * "Syurga Wanita Muslim Ada di Telapak Kaki Suami"
  14. * "Janda Muda Pemakai Susuk Pemikat"
  15. * "Mayat Dinaungi Akar Tua"
  16. * "Suka Menyabung Ayam, Meninggal Mengeluarkan Jengger"
  17. * "Karma Seorang Pembantu Suka Mencuri Meninggal Dengan Jari Memanjang"
  18. * "Akhir Hayat Seorang Germo, Meninggal Setelah Memakan Kotoran Sendiri"
  19. * "Meninggal Tergenang Darah"
  20. * "Durhaka Terhadap Ibu, Menjelang Ajal Tubuh Bersisik Seperti Ikan"

Pranala luar[sunting | sunting sumber]