Ida Kusumah

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Ida Kusumah
Ida Kusumah, Star News X.7 (1962), p15.jpg
LahirSiti Endeh Ida Hendarsih Atmadi Kusumah
31 Agustus 1939
Bendera Hindia Belanda Batavia, Hindia Belanda
Meninggal25 November 2010(2010-11-25) (umur 71)
Bendera Indonesia Depok, Jawa Barat, Indonesia
Nama lainIda Kusuma, Ida Kusumah
Pekerjaanaktris
Tahun aktif1955 - 2010
Suami/istriBambang Soekarno (alm)
Natigor Lumban Tobing (alm)
AnakPernikahan dengan Natigor Lumban Tobing:
Ellan Satia Lumban Tobing
Doli Galih Lumban Tobing
Pernikahan dengan Bambang Soekarno:
Heru Sudewo
Euis Hendryawati


Siti Endeh Ida Hendarsih Atmadi Kusumah[1] yang sering disebut Ida Kusumah (lahir di Jakarta, 31 Agustus 1939 – meninggal di Depok, 25 November 2010 pada umur 71 tahun) adalah aktris Indonesia.

Karier[sunting | sunting sumber]

Pada tahun 1955 mulai terjun sebagai pemain film, peragawati, dll.[2] 1961 ia sempat menjadi peran utama dalam film "Malam Tak Berembun" dengan aktor A.N. Alcaff dan disutradarai oleh A.W. Sardjono. Dalam film pertamanya "Puteri Revolusi" 1955, ia bermain dengan aktor terkenal pada zaman itu, Soekarno M. Noor dan Turino Djunaedy dengan disutradarai oleh Ali Yugo. Selain itu ia sering sekali berperan sebagai pendukung film dan sinetron. Sejak tahun I962 aktif sebagai penyanyi dan penari yang menghibur prajurit TNI dalam Trikora, Dwikora maupun dalam penumpasan G30S.

Ia adalah satu dari empat bersama personel golden girls bersama Nani Widjaja, Connie Sutedja dan Rina Hasyim.

Pendidikan[sunting | sunting sumber]

  • SIA.[2]
  • Kursus-kursus bahasa Inggris.[2]
  • Kursus steno.[2]
  • Kursus tata buku.[2]
  • Keperagawatian pada Marion Glamour School.[2]

Raihan[sunting | sunting sumber]

  • Putri Peragawati I (1960).[2]
  • Ratu Jakarta III (1960).[2]

Kehidupan pribadi[sunting | sunting sumber]

Ida menikah dua kali, dan keduanya kini telah meninggal. Suami pertama adalah Bambang Soekarno, mereka memiliki anak bernama Heru Sudew dan Euis Hendryawati. Kehadiran orang ketiga membuat pasangan ini bercerai pada tahun 1967.[3] Sedangkan suami kedua Ida adalah Natigor Lumban Tobing, mereka memiliki anak bernama Ellan Satia Lumban Tobing dan Doli Galih Lumban Tobing.[4][5]

Meninggal dunia[sunting | sunting sumber]

Pada tanggal 25 November 2010, Ida meninggal dunia di Rumah Sakit Puri Cinere setelah mendadak terkena serangan jantung di tengah-tengah syuting sinetron Cinta Fitri Season 6.[6]

Filmografi[sunting | sunting sumber]

Sinetron[sunting | sunting sumber]

Acara lainnya[sunting | sunting sumber]

Iklan[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Ida Kusumah, diakses 19 April 2008
  2. ^ a b c d e f g h i j k l m n Apa Siapa Orang Film Indonesia 1926-1978. Disusun oleh Sinematek Indonesia. (Jakarta : Yayasan Artis Film dan Sinematek Indonesia, 1979). "Nyi Rd Siti Endeh Ida Hendarsih Atmadi Kusumah". Diarsipkan Filmindonesia.or.id. Diakses tanggal 4 Agustus 2015. 
  3. ^ [1]
  4. ^ Ida Kusuma: Maunya Sih Sama Antonio Banderas, diakses 19 April 2008
  5. ^ http://celebrity.okezone.com/read/2010/11/26/33/397413/ida-kusumah-sosok-disiplin-tepat-waktu
  6. ^ Artis Senior Ida Kusuma Meninggal Dunia

Pranala luar[sunting | sunting sumber]